NovelToon NovelToon
AKSARA DI BALIK TATTO

AKSARA DI BALIK TATTO

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / CEO
Popularitas:2.7k
Nilai: 5
Nama Author: WA_19019

Di mata Arum, Angkasa Wardana tampak seram badan tinggi besar, bertato ukiran Jawa di lengan kanan, dan berwibawa. Namun, di balik penampilan itu, tersimpan suara lembut dan tutur kata halus. Pertemuan tak sengaja si penulis novel dengan pengusaha sukses itu, perlahan mengungkap makna mendalam di balik setiap goresan tinta dan tato yang menghiasi lengan lelaki itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon WA_19019, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PERTEMUAN DULU DAN SEKARANG

Setelah kerjaan dikantor senggang,tumpukan berkas sudah dia tanda tangani,dan semua laporan sudah dia periksa semua.

sudah lama rasanya Angkasa tidak punya waktu luang,dimana dia bisa bernapas lega tanpa memikirkan berkas dan dokumen yang belum dia periksa.

Sore itu dia dan dewa memutuskan untuk merefresh pikiran mereka ke kedai kopi terkenal dipusat kota. Tempatnya tidak terlalu mewah,tapi nyaman untuk mereka santai sejenak untuk melepas penat.

Angkasa memakai kemeja hitam lengan panjang yang dia gulung sampai siku,memperlihat kan tato ukiran aksara jawa yang indah ditangan kanannya. Wajah tampannya terlihat lebih santai,namun aura wibawa dan ketegasan itu tetap terlihat kuat,membuat siapapun yang melihatnya segan dan kagum.

Mereka duduk di meja deket kaca besar yang menghadap ke jalan raya. Begitu diluar kantor muka dingin angkasa langsung hilang berganti menjadi angkasa yang sederhana,lemah lembut,jahil.

"rasanya udah lama kita baru bisa begini y,sa. duduk santai,ngobrol ngalor ngidul,tanpa harus mikirin berkas dan laporan mana yang lebih dulu harus di periksa dan tanda tangan." ucap dewa sambil menyesap kopinya pelan

Angkasa tersenyum tipis " iya ya,wa.kerjaan kemaren numpuk banget,aku sampe penat"

Dewa tersenyum miring " aku tau obatnya biar penatmu hilang"

Angkasa langsung menoleh dan menatap dewa tajam dengan alis diangkat sebelah

"cari istri,jadi penatmu akan hilang" Dewa tertawa lebar

Angkasa mendengus mendengar usul dari sahabatnya itu

"iya juga y,kadang aku juga bingung aku kerja keras begini buat siapa y kalo pulang kerja ujung ujungnya sendirian dirumah dengan rumah yang sebesar itu" ucap Angkasa sambil menatap keluar jendela

Dewa geleng geleng kepala sambil tersenyum miring "nah itu dia masalah utamanya cuma satu,kamu terlalu pemilih. Padahal banyak cewek yang mau sama kamu,yang antre buat jadi istri kamu. Kamu malah terlalu pilih pilih dan suudzon duluan kalo ada cewe deketin kamu"

"loh siapa yang suudzon,lagian wajar dong aku pemilih. Aku cuma mau nikah sekali seumur hidup dan itu dengan wanita yang tulus,nerima aku apa adanya. Dan yang paling penting itu cewe mau sama aku karna aku angkasa bukan mau sama aku karna harta aku." ucap angkasa tak mau kalah

Pembicaraan mereka terua berlanjut. Membahas banyak hal mulai dari usaha, kenangan konyol masa SMA,sampai tingkah absurd mereka dulu.

Angkasa sesekali tertawa mendengar dewa menceritakan tingkah konyol mereka dulu,sampai tiba tiba pintu kedai itu terbuka dan bikin lonceng kecil yang ada diatas pintu bunyi.

Di detik itulah angkasa terkejut dan dunianya terasa berhenti. Dia diam mematung,mata tajamnya tak lepas dari gadis yang baru saja masuk ke kedai

Dia Arum Sekarwangi,gadis itu masuk dengan langkah riang dan terlihat sangat mempesona,rambut hitam panjangnya dia kunci kuda,wajahnya yang seperti boneka barbie yang hidup cantik alami,matanya berbinar cerah,dan bibir pink alaminya selalu terukir senyum manis.

Disebelah arum ada Intan,sahabatnya.yang mengajak dia ke kedai kopi karena penasaran dengan menu andalan kedai kopi itu.

Arum dan Intan memilih meja yang kosong,dan kebetulan tanpa disengaja meja mereka persis di hadapan meja angkasa dan dewa,hanyak terpisah jarak sekita berapa senti saja.

Angkasa sejak Arum masuk,mata dia tidak pernah lepas memandang arum. Dia terpana dengan kecantikan dan senyuman Arum,hatinya yang tertutup rapat seolah tiba tiba terbuka,bergetar hebat dan sulit dijelaskan rasanya.

Dimatanya Arum terlihat sempurna,namun bukan hanya karna kecantikan Arum.ada alasan lain yang membuat dada angkasa menjadi hangat.

Dia ingat,dia ingat betul wajah itu. Wajah yang pernah ia cari cari saat masa kuliah dulu.

sekitar tujuh tahun yang lalu,saat dia sedang buru buru sambil bawa tumpukan buku tebal dan berkas penting,kakinya tersandung tangga deket perpustakaan kampus.

Dia hampir jatuh,berkas dan buku yang dia bawa jatuh berantakan. Dan disaat itulah,datang seorang gadis berambut panjang hitam bergelombang,kulit putih bersih,wajah bak barbie.

Gadis itu membantu angkasa membereskan buku dan berkas yang berceceran,dengan senyum paling manis.

"hati hati y mas,banyak sekali bawaannya sampe hampir jatuh" ucap gadis itu lembut,suaranya begitu indah di telinga Angkasa

Y dan gadis itu adalah Arum.saat itu angkasa begitu terpukau,ingin sekali berkenalan,dan mengajaknya ngobrol lebih lama tapi yang keluar dari mulut angkasa hanya "Terima kasih"

Arum?dia hanya tersenyum ramah,memberikan buku dan berkas itu. Lalu pamit pergi karena dia masih ada kelas hari itu.

Saat itu keduanya sama sama sibuk dengan tugas kuliahnya,jurusan mereka pun beda

Angkasa yang sibuk dengan usaha dan kuliah, arum sibuk dengan tugas dan kegiatan lainnya.

Hari berganti minggu,minggu berganti bulan,dan tahun berlalu. Angkasa selalu berharap agar bisa ketemu lagi dengan gadis itu. Tapi takdir seolah sedang mempermainkan dia, mereka belum pernah bertemu lagi,bahkan sampe lulus kuliahpun mereka belum pernah ketemu lagi.

Mungkin arum lupa momen itu,bagi Arum itu hanya pertolongan kecil biasa,kejadian kecil yang gak terlalu membekas di ingatannya.

Tapi bagi angkasa,itu adalah momen yang paling dia ingat sampai kapanpun.Wajah Arum tersimpan jelas diingatannya,menjadi bayangan yang tiba tiba muncul saat dia sedang sendiri.

Angkasa menunduk,berusaha menutupi rasa gugupnya yang tidak masuk akal. Dia mencoba bersikap tenang,pura pura fokus mendengarkan cerita dewa. Tapi matanya kadang suka curi curi pandan ke Arum.

Arum sama sekali tidak menyadari kalau dia sedang diperhatikan,karna dia terlalu serius dengan tabletnya.tapi saat gak sengaja matanya melihat keseberang meja dia,dia melihat sosok laki laki berwajah tegas,mata tajam,dan bertato arum hanya berpikir

"wah mas itu keliatan gagah, dan Aura wibawanya kuat sekali"

Hanya itu,dia tidak ingat sama sekali kalo dia dulu pernah bertemu dengan laki laki yang duduk di seberang meja dia. Bagi arum angkasa hanya orang asing yang gak sengaja duduk berhadapan.

"sa?ANGKASA? Dengerin gak sih aku ngomong?" ucap Dewa dengan sedikit menepuk pelan bahu sahabatnya itu

Angkasa tersentak,buru buru dia memalingkan wajah,pipinya sedikit memerah tapi sikap cueknya itu menutupi semua.

"Eh,iya apa tadi?sorry lagi gk fokus tadi."

Dewa menyipitkan mata menatap sahabatnya curiga,dia mengikuti arah pandang mata angkasa dan melihat dua gadis yang sedang duduk tepat di depan seberang meja mereka.

"ekhmmm...ada yang kepincut nih." dewa berdehem dan pasang muka jahilnya

"jangan bilang kamu kenal sma mbak cantik yang berambut panjang itu?" ucap dewa lagi

Angkasa menggeleng pelan,berusaha menutupi salah tingkahnya itu" gak,gk kenal.cuma sekilas wajahnya familiar."

Angkasa menyesap kembali kopinya,matanya sesekali melirik arum lagi

"tunggu sebentar lagi,kali ini aku tidak akan melewatkan kesempatan ini " batinnya

1
Achmad
sudah tamat kah
Wulandari Ayuningtyas: belum masih berlanjut
total 1 replies
Alia Chans
"Menulis cerita ini membutuhkan waktu berjam-jam, tetapi satu like mungkin mampu menghapus lelah itu dalam sekejap. Semangat✍️☕😍
Wulandari Ayuningtyas: iya bener banget....semangat juga buat kk y
total 1 replies
Achmad
menarik sekali Thor ceritanya
Wulandari Ayuningtyas: wah terimakasih
total 1 replies
Achmad
semangat Thor
Achmad
semangat sehat
Achmad
semangat Thor
Achmad
saya suka Thor lanjut semangat
Wulandari Ayuningtyas: ok semangattt😁
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!