Alvero Reynaldi Pewaris Kerajaan bisnis sang daddy sekaligus mewarisi kepemimpinan mafia Black Wolf
Nadila Nurtan Zillia di jual oleh paman nya untuk menanam modal untuk perusahaan Nurtan Group
bagaimana jika mereka tidak sengaja menghabiskan malam bersama yang menumbuhkan benih di rahim nadila
dan bagaimana kisah mereka setelah malam itu!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arn20, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
AGSM 3
"paman apa yang kau masukan dalam minuman ini?", tanya dila yang merasa mulai pening
"memang ada apa dila? kamu kenapa?" tanya sang paman pura pura tidak tau apa apa
kemudian sang paman menyuruh anak buah nya untuk membawa dila ke sebuah kamar
"dila anak buah paman akan mengantar mu ke kamar untuk beristirahat", ujar sang paman
"tidak paman dila ingin pulang saja", ucap dila mulai memberontak
"cepat bawa dia tuan alex sudah menunggu", ujar paman
"baik tuan", jawab anak buah sang paman yang kemudian membawa dila pergi menuju sebuah kamar
di lorong hotel dila terus memberontak
"tidak! aku tidak mau tolong lepaskan aku", ucap dila berontak
"diam nona! ikuti saja perintah tuan", ucap anak buah paman dila yang sudah jengah dengan dila karena terus memberontak
saat sedang menunggu lift dan saat lift terbuka keluarlah vero dari dalam lift, dila yang melihat itu mencoba meminta tolong
"tuan tolong aku!", ucap dila
"diam nona!", dengan menutup mulut dila dengan tangan nya, tapi kemudian dila mengigit tangan yang sedang menutup mulut nya
"tuan tolong aku, mereka akan menjualku", ucap dila
vero yang tadi hanya diam seketika bereaksi mendengar kata di jual
"lepaskan wanita itu!", seru vero
"jangan ikut campur dengan urusan kami jika tidak ingin mati", jawab anak buah paman nadila yang membuat vero seperti di tantang
dalam sekejap vero mengeluarkan pistol di balik punggung nya dan langsung menembak tepat di kening salah satu yang membawa dila dan teman nya pun langsung mengeluarkan pistol nya tapi kalah cepat karena vero sudah menembak nya terlebih dahulu
kemudian vero menghampiri dila yang terkulai lemah akibat obat perangsang dan vero mencoba mengecek kondisi dila
"apa nona baik baik saja?", tanya vero dan dila pun hanya diam saja
vero merasakan bahwa tidak sedang baik baik saja
"apa nona di beri obat?", tanya vero
dila hanya menganggukkan kepala nya saja
"tunggu sebentar nona, aku akan menghubungi rumah sakit!", ujar vero namun tertahan oleh dila
"tidak! tolong aku! aku sudah tidak kuat", ujar dila pelan
seketika dila bangkit dan memeluk vero lalu mulai menciumi leher vero dan melumat bibir vero
vero seketika merasakan ketertarikan pada dila yang kemudian membalas lumatan dila, vero membawa dila masuk ke dalam lift untuk menuju kamar suite milik nya
saat keluar lift vero dan dila tidak melepaskan lumatan mereka hingga sampai pintu kamar, vero membuka pintu kamar lalu membawa dila masuk dan membaringkan dila di ranjang suite nya
kini di tubuh mereka sudah sama sama polos tanpa sehelai benang satu pun
"apa kau yakin?", tanya vero di sela sela ciuman
dila hanya pasrah dengan anggukan kepala nya karena sudah tidak kuat menahan nafsu akibat obat perangsang yang dosis nya sangat tinggi
"jangan menyesal!", ujar vero yang kemudian melakukan penyatuan
vero melihat dila meneteskan air mata nya, vero menyadari ternyata ini pertama kali buat nya
"jangan khawatir aku akan bertanggung jawab!", seru vero yang terus melanjutkan penyatuan di antara mereka
entah berapa kali mereka melakukan penyatuan hingga pagi
pagi hari dila terbangun lebih dulu dengan pusing di kepala nya, dila melihat dirinya berada di sebuah kamar hotel
dila membalikan badan nya dan melihat seorang pria tampan sedang tertidur di samping nya dengan nyenyak
seketika dila membulatkan matanya.
...----------------...
Selamat Idul Fitri 1447 H! Mari kembali fitri dan suci. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita semua.
Taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin atas segala kekhilafan. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H.