Bagaimana jika Cinta pertama yang kamu pendam selama ini, Tiba-tiba menjadi saudara tirimu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon My. dark, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kenapa Membenci ku?
03.00 Dini Hari
Jantung Senja berdetak dengan kencang saat mendengarkan dentuman dari balkon kamarnya, dia menahan nafas saat pintu kaca yang menghadap arah balkon berusaha di buka oleh seseorang yang menggunakan jaket hitam.
Senja segera turun dan mengambil gunting yang ada di lacinya, sebagai senjata ketika nyawanya terancam.
Senja menahan nafasnya saat pintu tersebut berhasil di buka, dengan sigap Senja berlari dan ingin menyerang, tetapi naasnya tangannya langsung di tahan dengan kuat.
"Lu mau bunuh gue? " tanya Biru dengan ketus.
"Kak Biru? " ucap Senja dengan suara bergetar. "Kak Biru darimana? " tanya nya dengan gugup.
"Bukan urusan Lu, " jelas Biru lalu menepis tangan Senja, dan keluar dari kamar Senja melalui toilet kamar mereka yang terhubung.
Senja terjingkat kaget saat Biru membanting pintu kamar mandinya.
Saat ini Senja perlahan mendekati pintu penghubung kamar mereka, dengan sekuat hati dia memberanikan dirinya sendiri untuk mengetuk pintu tersebut.
Tetapi siapa sangka saat tangan Senja sedikit terangkat, Biru sudah lebih cepat membukanya, dengan tatapan mengintimidasi dia melihat Senja.
"Maaf, " ucap Senja gelagapan dan juga canggung. "Kak Biru, sebenarnya aku mau minta maaf, udah buat Kak Biru nggak nyaman, dan marah, tapi aku juga ingin tau alasan Kak Biru, kenapa tiba-tiba benci sama Senja?" tanya Senja dengan wajah takutnya melihat tatapan dingin Biru.
Biru langsung tersenyum smirk tanpa menjawab pernah menjawab pertanyaan Senja selama ini, yang terus berulang kali Senja tanyakan, semenjak pernikahan kedua orang tuanya.
"Aku bersedia menebusnya, dengan apapun, asal Kak Biru memaafkan ku, " ucapnya lagi dengan cepat dan yakin.
"Benarkah? " tanya Biru dengan penuh selidik.
Bibir Senja langsung tersenyum, dan menganggukkan kepala dengan cepat, "Benar..!! " ucap Senja dengan yakin. "Bagaimana caranya agar Kak Biru memaafkan ku? " tanyanya lagi dengan semangat.
"Kamu harus bayar nyawa Mamaku, " jawab Biru dengan suara beratnya, dan membuat Senja langsung tercengang. "Yang udah di renggut oleh perempuan jalang itu secara perlahan, Dan Lu harus bayar itu, " jelasnya lagi dengan penuh penekanan.
"Maksudnya? " Senja ingin memastikan. "Kakak mau aku mati? " tanya Senja dengan suara tercekat.
Biru hanya tersenyum remeh di hadapan Senja. "Tapi Tante Anna meninggal karena bunuh diri, apa salahnya Mama? protes Senja yang membuat Biru langsung naik pitam dan mendorong tubuh ramping Senja.
Arghh.... Sssttt.... Sakittt...!!! rengek Senja melihat siku nya yang memar terkena tembok.
Biru langsung mencengkram leher Senja dengan kuat, "Lu tau nggak, Nyokap Lu berbuat tak senonoh di kamar nyokap gue, pada saat Nyokap gue sakit keras?" teriak Biru murka, wajahnya sudah terlihat merah padam, matanya memerah dengan sempurna, Senja mulai melihat luka yang Biru pendam selama ini. "Setiap hari...!!! " teriaknya lagi di hadapan Senja yang saat ini nyaris kehabisan nafasnya.
"LU TAU NGGAK, BAGAIMANA HANCURNYA HATI MAMA GUE, YANG UDAH DI HIANATI OLEH SESEORANG YANG DIA CINTAI DAN DI ANGGAP NYA SEBAGAI SAHABAT, " bentaknya lagi. "Hingga dia mengakhiri semua rasa sakitnya sendirian, tanpa ada yang peduli tentang perasaan nya, dan dia ninggalin gue sendirian Senja, " ucapnya yang saat ini melemah dan air matanya menetes perlahan.
Biru langsung menghempaskan Senja dengan sekuat tenaga, hingga membuat Senja terjatuh ke lantai. "Dan gue yakin, Lu nggak mampu menebusnya, " jelas Biru yang saat ini berbalik ke kamarnya dan kembali membanting pintu kamar mandi dengan keras, hingga memberikan suara dentuman.
...----------------...
"Semoga Suka Ya☺"
semangat 🙏😍