NovelToon NovelToon
Cinta Pertama Si Gadis Cupu

Cinta Pertama Si Gadis Cupu

Status: tamat
Genre:Cintapertama / CEO / Cinta pada Pandangan Pertama / Tamat
Popularitas:105.5k
Nilai: 5
Nama Author: Nita.P

"Dia cinta pertamaku, dan aku ingin berjuang untuk mendapatkannya"

Irena, gadis berkacamata yang sebelumnya bahkan tidak mempunya teman pria, namun tiba-tiba jatuh cinta pada pandangan pertama pada seorang pria tampan bernama Andreas. Pertama kali merasakan jatuh cinta, membuat dia antusias untuk bisa mendapatkan hati pria itu. Meski tidak jarang perjuangannya sama sekali tidak dihargai oleh Andreas. Bahkan pria itu seolah tidak menganggap kehadirannya.

"Sebaiknya kau berhenti berjuang dengan perasaanmu itu, karena aku tidak akan pernah membalas perasaanmu, semuanya hanya sia-sia"

Berbagai macam penolakan Irena bisa pahami, dia tidak menyerah begitu saja. Namun, ketika Andreas sendiri yang mengatakan jika dia tidak akan pernah mencintainya, karena ada perempuan lain yang dicintainya. Maka saat itu semua harapan runtuh tanpa jejak, semua perjuangan sia-sia. Dan Irena mulai mundur, mengasingkan diri dan mencoba melupakan cinta pertamanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita.P, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ajakan Pergi Bersama

Irena terbangun pagi hari, dan yang pertama kali dia lakukan setelah terbangun, adalah mengecek ponselnya. Menunggu balasan pesan dari Andreas, tapi ternyata pria itu hanya membaca pesannya saja tanpa berniat membalas. Membuatnya menghela napas kecewa.

"Lagian apa yang aku harapkan? Benar kata Yumna, dia tidak mungkin mau padaku"

Irena mengisi daya ponselnya, lalu keluar kamar untuk bersiap kuliah hari ini. Setiap pagi selalu ada perdebatan di depan pintu kamar mandi. Ketika Irena ingin masuk ke dalam kamar mandi yang cuma satu saja di rumah ini, selalu saja adiknya menyalip masuk duluan.

"Farel, Kakak duluan ih"

"Gak tahan Kak, sudah di ujung ini"

Irena mendengus kesal dengan memukul pintu kamar mandi. Dia berjalan ke arah meja makan dan duduk disana. Memperhatikan Ibu yang sibuk membuatkan sarapan.

"Kak buatkan dulu kopi buat Ayah"

"Iya Bu"

Secangkir kopi Irena bawa ke teras depan, menyimpannya di meja samping Ayah duduk di sebuah kursi usang disana. Lalu Irena ikut duduk di kursi kosong disana.

"Adek kamu masih belum selesai di kamar mandi, Kak?"

"Iya ish, Farel selalu saja lama kalau di kamar mandi"

"Tidak papa, lagian masih pagi juga. Nanti kalau ada uang lebih, kita buat kamar mandi satu lagi biar kalian tidak selalu berebut"

"Iya Yah"

Ayah meminum kopi hitamnya dengan tenang, menyapa beberapa orang tetangga yang lewat di depan rumah mereka. "Ayah berangkat bareng Farel?"

"Ya, nanti Farel biar Ayah yang sekalian antar. Kakak berangkat sendiri saja"

Irena mengangguk pelan, Ayah adalah seorang guru di sebuah sekolah dasar. Usianya yang sudah cukup tua, sebentar lagi akan segera pensiun. Dan sudah saatnya Irena menggantikan Ayah untuk membiayai Farel setelah nanti Ayah pensiun.

"Kakak masuk dulu ya Yah, mau mandi"

"Iya Kak"

Kesederhana dalam keluarga ini tidak cukup membuat mereka saling mengeluh. Meski terkadang sering kekurangan, tapi selama keluarga saling menguatkan dan penuh kasih sayang, maka semua masalah bisa terlewati. Irena selalu bahagia berada dalam lingkungan keluarga yang harmonis, orang tua yang lengkap dan saling menyayangi.

Setelah bersiap, Irena memesan ojek online untuk pergi ke Kampus. Hanya mempunyai satu motor, dan itu digunakan oleh Ayahnya. Bukan berarti Irena tidak bisa mengendarai motor, tapi karena tidak ada motor yang bisa dia kendarai, jadi harus naik ojek online. Irena juga sedang mencoba menabung agar bisa membeli motor sendiri, meski bekas yang penting bisa digunakan.

"Iren" Yumna datang dan langsung merangkul bahunya. Irena tersenyum padanya. "Bagaimana? Apa kau sudah mengirim pesan pada Kak Andreasmu itu?"

"Sudah"

"Lalu, apa dia menjawabnya?"

Irena menggeleng pelan, wajahnya berubah sendu. "Sepertinya aku yang terlalu berharap Yum, benar yang kamu ucapkan dia tidak mungkin mau dengan perempuan seperti aku"

Yumna menghela napas pelan, dia mengelus bahu sahabatnya ini. "Yasudah, sebaiknya lupakan saja"

Irena hanya mengangguk pelan, mereka berjalan menuju kelas.

*

Beberapa minggu berlalu, pesan yang pernah di kirim oleh Irena pada Andreas masih terabaikan begitu saja. Irena juga sudah kembali menjalani aktivitasnya tanpa terlalu memikirkan tentang Andreas lagi. Hanya pertemuan pertama dan jantungnya yang berdebar saat melihatnya, membuat Irena meyakini jika dia telah jatuh cinta pada pria itu.Tapi sekarang, dia mulai terbiasa lagi dengan kegiatannya sehari-hari tanpa memikirkan Andreas lagi.

Namun, malam ini sebuah pesan masuk membuat Irena sedikit tertegun dan bahkan hampir tidak percaya. Melihat pesan dari nomor ponsel Andreas.

Malam ini bisa pergi denganku bersama teman-temanku? Hanya untuk nongkrong biasa.

Setelah berminggu-minggu, akhirnya Andreas mengirimnya pesan dan langsung mengajaknya untuk pergi malam ini. Irena tidak bisa menahan senyum membaca pesan itu. Tanpa menunggu lama dia langsung membalsnya.

Boleh Kak, aku tidak sibuk kok. Lagian besok akhir pekan dan aku libur kuliah.

Irena menatap ponselnya dengan senyum yang tidak pernah pudar, masih tidak menyangka jika Andreas akan tiba-tiba mengiriminya pesan seperti itu.

Aku jemput di taman kota, kau tunggu disana.

Baik Kak.

Setelah menentukan tempat untuk bertemu, Irena segera bersiap-siap. Berdiri di depan lemari bajunya yang usang, menggulir setiap gantungan baju yang semuanya hanya baju biasa dan tidak ada yang bagus.

"Aduh, aku harus pakai baju yang mana ya? Tidak punya baju yang bagus lagi"

Mengeluarkan dua gantungan baju, mencocokan di tubuhnya sambil menatap di depan cermin. Mengambil gantungan baju yang lainnya, dan kembali mencocokan di tubuhnya. Terus bergulir seperti itu untuk beberapa saat.

"Tapi Kak Andreas mengatakan jika ini hanya pergi nongkrong bersama teman-temannya. Ah, berarti aku bisa memakai baju yang lebih santai"

Akhirnya Irena tidak pusing lagi soal baju, dia memakai baju yang dia punya. Pergi keluar kamar dan menemui adiknya di kamar sebelah. Farel yang sedang sibuk bermain game di ponselnya hanya menoleh sekilas pada Kakaknya yang masuk.

"Dek, anterin Kakak ke Taman Kota"

Farel langsung menatap Kakaknya penuh curiga, melihat penampilan Irena yang sudah cukup rapi malam ini. "Mau apa ke Taman Kota malam-malam begini?"

"Em, itu..." Irena sedikit ragu dan bingung bagaimana menjelaskan pada adiknya. Karena dia juga tidak mungkin mengatakan jika dia akan menemui seorang pria disana. "Kakak ada tugas yang harus dikerjakan sama teman Kakak, tapi teman Kakak tidak bisa jemput sampai kesini, jadi kita janjian di Taman Kota. Kamu anterin Kakak ya, pakai motor Ayah"

Farel menatap Kakaknya dengan penuh curiga. Membuat Irena memalingkan pandangannya karena takut ketahuan jika dia sedang berbohong saat ini.

"Ada bayarannya gak?"

Irena menghela napas pelan, adiknya ini memang perlu di sogok dengan uang jika ingin dia menuruti keinginannya. "Nanti Kakak tambahin uang jajan sama top up game kamu itu. Asal nanti jemput Kakak lagi disana, nanti Kakak telepon kalau sudah pulang"

"Oke"

Akhirnya Irena bisa pergi dengan di antar adiknya menggunakan motor Ayah. Irena juga meminta izin pada ibu dan Ayah dengan alasan yang sama seperti pada Farel. Meski awalnya Ayah sedikit curiga, tapi akhirnya dia mengizinkan Irena pergi.

Menunggu di Taman Kota, dia mengirim pesan pada Andreas dan mengatakan jika dirinya sudah sampai di Taman Kota. Menunggu beberapa saat sampai akhirnya sebuah mobil mewah berhenti di depannya berdiri.Kaca jendela mobil itu terbuka dan menampilkan Andreas di balik kemudi dengan jaket kulitnya yang terlihat sangat pas di tubuh tegapnya. Tangan kekar yang memegang kemudi dengan jam tangan mahal yang melingkar di pergelangan tangan. Pemandangan ini membuat Irena sejenak terpaku.

"Masuklah, nanti terlalu malam"

Irena mengangguk pelan, dia membuka pintu mobil dan masuk. Berada di dalam satu mobil dengan pria tampan yang dia kagumi dan suka selama ini, cukup membuat jantungnya berdebar kencang.

Aku benar-benar sudah jatuh cinta padanya.

Bersambung

Ini ceritanya mundur ya, sebelum Davin bertemu Yumna.

1
Maria
Bgus
Tika Rostika
happy ending,, cerita Marvin udah baca tamat juga, Carita Davin, bara, tinggal nunggu cerita bayu thor. semangat
Nita.P: Cerita Bayu sudah rilis, ayo mampir dan ramaikan. Judulnya BENIH SATU MALAM TUAN CASSANOVA
total 1 replies
Angga Gati
luar biasa ceritanya
sukses utk selalu berkarya kak🥰🥰🥰🥰🥰
Kar Genjreng
ahirnya TAMAT terimakasih Kak Author sebenarnya terahir ini sibuk jadi baru baca nya maaf ya Kak Author biasanya cuma baca sendiri begitu berahir ada temannya 😁👍,,itu Malvin kenapa kejam haduhhh mabok bacanya
Nita.P: makasih tetap setia ya.. huhu terhura😭😭
total 1 replies
Erna Riyanto
Akhirnya happy ending cerita Andreas...Bara,,Davin,,,Andreas,,,sdh selesai.mksih Thor...ditunggu cerita tiga teman Davin yg lainnya
Nita.P: Cerita Bayu sudah rilis, ayo mampir dan ramaikan. Judulnya BENIH SATU MALAM TUAN CASSANOVA
total 2 replies
Uba Muhammad Al-varo
akhirnya happy ending, terima kasih kakak Author, ceritanya bagus, keren dan menghibur semoga kakak Author selalu sehat, selalu semangat dan selalu sukses dalam berkarya, aamiin...🙏❤️💪💪💪
Nita.P: Cerita Bayu sudah rilis, ayo mampir dan ramaikan. Judulnya BENIH SATU MALAM TUAN CASSANOVA
total 2 replies
AlmiraAzniAdzkia🥰🌺
hemm,,,tamat andreas,,blum ikhlas sih sebenernya di tmatin,,,🤭😍
Kar Genjreng
biar kamu gerik bng
Uba Muhammad Al-varo
benar kata Andreas.......Irena, kalau lelaki yang sudah bersuami itu selingkuh dan menghalalkan segala cara demi nafsu syahwatnya yaitu lelaki bodoh juga lelaki sialan, kalau diibaratkan kotoran yang menjijikan melebihi kotoran yang dikeluarkan binatang 👿👿👿
Kar Genjreng
siap komandan akan kesana bila sudah siap dan ada waktu Ok tenang cuma Malvin itu group mana apa sahabat mereka berempat kah belum di jawab dari kemarin
Nita.P: iya, dia masuk di grup five boy crazzy😭
total 1 replies
Dew666
🏆🏆🏆🏆🏆
Kar Genjreng
bukankah yang di group boy itu hanya 4 ya ,,Davin,,barra,,bayu,,, Andreas ,,,ko ada Malvin,
Nita.P: Marvin kan yang baru pulang dari luar negeri. ada loh di cerita Davin udah aku sematkan
total 1 replies
Kar Genjreng
👍 sudah mampir' tapi baru baca dikit tapi lebih miris ya ,,😭😭
Uba Muhammad Al-varo
wahai para suami di seluruh Indonesia, semoga kalian semua nya bisa lebih mencintai, menghormati, menyayangi,memuliakan istri mu, lihatlah perjuangan istri mu dari mengandung, melahirkan, merawat dll anak2mu jangan sampai kau suami menyesal di kehidupan setelah kematian mu,ingat ajab akhirat lebih pedih,maaf🙏🙏🙏
congrats Irena, Andreas
Nita.P: mampir di cerita Marvin jangan lupa hey kalian😭
total 2 replies
Uba Muhammad Al-varo
coba kalau semua suami seperti Andreas gimana beratnya perjuangan istrinya melahirkan anak suami nya, nggak ada iya suami yang berselingkuh dan menyakiti istrinya lahir dan batin 🤔🤔🤔
Kar Genjreng
😂 Andreas gembeng,,,banget Irena kalau lahiran jangan teriak sakit,,,masalahnya ketika bikin. teriaknya enak enak lagi lagi
begitu melahirkan bilang sakit terus dan terus ahhh malu donggg ,,,
Kar Genjreng
ga ada katanya ngilang tu coba cek dan R chek Thor
Kar Genjreng
ga ada pemberitahuan maka itu tidak tau diriku sayannggg
Uba Muhammad Al-varo
semoga proses kelahirannya Irena dan debay nya diberikan kelancaran, kemudahan dan keselamatan.....🙏💪💪💪💪💪
Kar Genjreng
semangat Irena nah lahiran Normal lebih menyenangkan dari pada cecar Karni kalau normal sakitnya hanya sekitar satu mingguan saja tetapi kalau operasi bisa lama katanya ,,,👍 semoga sukses leburan nya dan selalu berdoa agar di mudahkan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!