NovelToon NovelToon
Ruang Imajinasi Iveline

Ruang Imajinasi Iveline

Status: sedang berlangsung
Genre:Ruang Ajaib / Romansa / Fantasi Wanita
Popularitas:25.2k
Nilai: 5
Nama Author: dee hwang

Iveline yang menderita setelah ayahnya menikahi selingkuhannya, ternyata mendapatkan keajaiban dari kalung yang diwariskan oleh ibunya yang telah meninggal.
”Apakah aku sudah mati?“
”Anda belum mati, anda saat ini telah berada di ruang ajaib yang berada di dalam kalung anda!“

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dee hwang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

3. Menjual perhiasan

“Anda yakin ini adalah tempatnya, Ratu— maksud saya, nona?” tanya Keira.

Iveline mengangguk dengan yakin. Saat itu, dia dan Keira baru saja keluar dari ruang Imajinasi. Karena Iveline bisa memilih kemana dia akan keluar, dia pun memilih langsung keluar di tempat sepi dekat dengan jalanan kota tempat banyak sekali toko-toko mewah berjejeran.

Tentu saja tujuan mereka adalah toko perhiasan, namun itu bukan sembarang toko. Itu adalah toko dari teman ibunya Iveline, yang merupakan putri dari pengusaha kaya raya dan sudah beberapa tahun berkecimpung di dunia bisnis, terutama bisnis perhiasan.

Teman ibu Iveline, Carla, sudah lama tidak ada kabar. Dia tentunya sangat kecewa dengan John, ayah Iveline. Dan Iveline sendiri, sangat sungkan untuk meminta bantuan dari teman-teman ibunya. Ada banyak kekhawatiran dalam benaknya, dan lagipula, ibu tiri dan ayahnya yang membuat mental Iveline menjadi ciut, tidak berani melaporkan apa yang dia alami pada siapapun.

Namun sekarang berbeda, Iveline harus berani untuk dirinya sendiri. Lagipula, ada Keira yang membantunya.

Mengenakan gaun dari bahan tweed yang terlihat mewah namun anggun, Iveline dan Keira berjalan memasuki toko tersebut.

“Kami ingin bertemu langsung dengan pemilik toko, apakah dia ada disini?“ Tanya Iveline.

Pegawai toko, yang tidak bisa mengenali wajah Iveline, karena memang menggunakan masker untuk menutupi sebagian wajahnya, mengangguk dan mempersilahkan keduanya untuk duduk di ruangan yang khusus dibuat sediakan untuk tamu. Terutama tamu VIP.

”Apakah anda memiliki janji dengan nyonya Carla?“ tanya pegawai tersebut.

Keira pun menjawab untuk Iveline yang masih gugup.

”Belum, tapi nona saya adalah putri dari Johnathan Dirga dan—“

”Oh! Anda nona Alea Dirga? Astaga, saya tidak mengenali anda, anda yang biasa membeli perhiasan disini atas nama tuan John, bukan?“ ucap pegawai tersebut, berusaha untuk tetap ramah.

Iveline yang mendengar itu, meremat tangannya, dia menjadi sangat gugup sekaligus marah. Ternyata, Alea dan ibunya sering membeli perhiasan di toko teman ibu Iveline, menggunakan nama ayahnya pula. Benar-benar tidak tahu diri.

Keira pun segera menyahuti setelah melihat Iveline yang sedang emosional.

”Bukan, nona ini adalah putri kandung dari pernikahan resmi, nona Iveline.“ ucap Keira.

Mendengar itu, pegawai pun terkejut dan merasa bersalah.

”Tapi, bukankah tuan Johnathan Dirga hanya memiliki satu putri dan satu putra?“ tanya pegawai tersebut bingung.

Keira pun ikut emosional mendengarnya, ”saya tahu anda tidak tahu apa-apa, namun Alya adalah istri kedua yang dulunya adalah selingkuhan tuan John, sementara nona Iveline adalah putri dari pernikahan resmi yang terhormat. Ibu nona Iveline adalah teman dari boss mu, jika boss mu tahu, dia pasti akan marah.“ ucap Keira.

Iveline yang mendengar pembelaan dari Keira, meraih lengan Keira karena dia tidak ingin Keira mengamuk disana.

”Maaf nona, saya sedikit emosi, cepat panggilkan boss mu.“ ucap Keira.

”Oh! Maafkan saya nona! Saya akan segera panggilkan nyonya Carla!“

Pegawai pun pergi dengan cepat, dia takut jika Iveline marah padanya dan membuatnya dipecat.

”Nyonya! Ada tamu yang ingin bertemu dengan anda!“ Ucap pegawai itu.

Carla, yang sedang sibuk memilah-milah perhiasan mana yang bagus untuk dia kenakan di acara penting, menoleh pada pegawainya dengan kesal.

”Aku tidak memiliki janji apapun.“

”Ini adalah putri dari Johnathan Dirga, nyonya.“

Dahi Carla mengerut heran mendengarnya, ”jika itu putri dari istri barunya, atau putri dari selingkuhannya yang lain, usir saja, aku tidak mau berurusan dengannya.“

”Bukan nyonya, ini adalah nona Iveline! Katanya anda adalah teman ibunya—“

”Ivy? Dimana dia?“

Carla pun segera berdiri dan mengikuti pegawainya untuk menemui Iveline.

Setelah sampai di ruangan, dia bisa langsung mengenali Iveline yang sedang mengenakan masker tersebut.

”Ivy! Ini benar kamu kan, nak? Astaga… kenapa baru sekarang kamu datang menemuiku?“ Carla segera memeluk gadis itu dengan erat. Ada perasaan senang, sedih dan terharu, berkecamuk dalam dadanya. Dia juga merasa lega karena melihat Iveline baik-baik saja.

”Kamu tidak ada kabar sama sekali, nak, aku pikir ada hal buruk yang terjadi padamu, kau baik-baik saja, kan? Kenapa putraku bilang jika kamu dibully di sekolah? Putraku pasti bohong, kan? Aku tidak berani menghubungi mu, karena selalu diangkat oleh ibu tirimu atau saudara tirimu.“

Melihat Carla sepeduli itu dengannya, Iveline tidak bisa menahan tangisnya. Dia kembali memeluk Carla dan menangis keras.

Carla pun mengajak gadis itu untuk duduk kembali.

”Ceritakan apa yang terjadi padamu, nak… Tante Carla akan siap menolong mu, Tante ada disini untuk mu, sayang… jangan takut, John tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan ku, kau tahu itu, kan?“ ucap Carla, dia ikut menangis melihat Iveline.

Iveline kemudian menoleh pada Keira, ragu untuk mengungkapkan semuanya pada Carla. Namun ketika Keira mengangguk, itu artinya dia bisa memercayai Carla.

”Sebenarnya Tante, putra Tante benar tentang aku dibully, jadi…“

Iveline pun menceritakan penderitaan dia selama ini, semuanya, sampai dia bertemu dengan Keira.

”Keira adalah orang yang dikirimkan ibu saya untuk mencari saya dan menjaga saya, wajah saya kembali seperti semula, dan saya berhasil kabur juga berkat Keira.“ ucap Iveline.

Carla mengambil tisu yang disodorkan oleh pegawainya, yang juga ikut menangis mendengar kisah Iveline.

”Anak ku yang malang… jika tahu seperti itu, aku tidak akan membiarkan kamu tinggal bersama John, sayangku. Tapi kamu tahu kan, Tante tidak bisa merebutmu begitu saja, karena Tante hanya teman ibumu, bukan saudara ibumu. Sayang sekali ibumu sudah tidak memiliki saudara sama sekali, nak. Ya ampun, malangnya nasibmu, anak cantik.“ ucap Carla, sambil masih sesenggukan karena tangisnya.

”Saya sudah baik-baik saja karena adanya Keira, Tante, namun saya kemari ingin minta tolong pada Tante, untuk membeli perhiasan milik saya. Saya membutuhkan banyak uang untuk biaya hidup saya. Lagipula saya sudah berumur 18 tahun, sebentar lagi lulus SMA, dan saya bisa tinggal sendiri. Rencananya, saya ingin membawa adik saya, tapi sebelum itu, saya harus punya tempat tinggal yang layak.“ ucap Iveline.

Carla pun terlihat bingung, ”kau bahkan tidak memiliki uang sama sekali, sayang? Lalu kami tinggal dimana?“

”Untuk sementara, saya ada tempat tinggal, namun tidak bisa untuk tinggal dengan adik saya. Jadi, bisakah Tante membeli perhiasan saya?“

Keira pun mengeluarkan kotak perhiasan yang sangat cantik dari tas yang dia bawa.

Carla dan pegawai sudah takjub hanya dengan melihat kotak perhiasan tersebut, lebih takjub setelah kotak itu dibuka.

Berbagai perhiasan yang indah dan berkilauan berada di dalamnya. Keira juga menunjukkan pada mereka sertifikat keaslian dari perhiasan tersebut.

”Saya, Keira adalah seseorang yang diamanahkan untuk menyimpan semua perhiasan ini untuk diberikan pada nona Iveline, saya juga akan selalu menemaninya dan setia padanya. Itulah tugas saya disini.“ ucap Keira.

Carla menatap Keira dengan tatapan terharu, ”terimakasih karena kamu tidak mengkhianati kepercayaan itu, Keira… tapi aku tidak pernah mengenal mu selama berteman dengan Ivana.“

Keira tersenyum lalu menjawab, ”jika saya berkata bahwa saya adalah putri dari Vera, apakah anda percaya?“

Carla pun terkejut mendengarnya, ”oh tuhan! Pantas saja kamu diberi amanah seperti itu… Vera adalah asisten paling setia dari Ivana. Aku akan membeli semua ini, Iveline, semua perhiasan ini sangat cantik, aku akan memeriksa semuanya untuk mengetahui harganya.“

Iveline mengangguk, ”baik, Tante Carla.“

1
Mommy Dza
Vote send 👍❤️
Diah Susanti
katanya dirahasiakan, kok captionnya ivy company🤨🤨🤨🤨
mygood heart
EVELYIN KAN SUDAH PUNYA KEKUATAN UTK BUAT PERUSAHAN NGAPAIN BUTUH INVESTOR SEGALA TINGGAL TRING EMAS BEJIBUN JUAL HARGA TRILYUN BAHKAN DESILIUN JGN OON DEH
mygood heart
Punya ruang imajinasi kok bego hrsnya punya kekuatan utk menghancurkan klrg sampahnya dsr OON
mygood heart
NGAPAIN BINGUNG2 BUAT KUAT JAGO BELA DIRI CIPTAKAN EMAS YG BYK DAN UANG YG MELIMPAH DI RUANG IMAJINASINYA MCNYA JGN TERLALU OON DAH OTHOR BIKIN GEMES READERS
Zanahhan226
‎Halo, Kak..

‎Mampir dan dukung karyaku, yuk!

‎- TRUST ME

‎Kritik dan saran dari kakak akan memberi dukungan tersendiri untukku..
‎Bikin aku jadi semangat terus untuk berkarya..

‎Jangan lupa juga untuk Like, Komen, Share, dan Subscribe, ya..

‎Ditunggu ya, kak..
‎Terima kasih..
‎🥰🥰🥰
Lala Kusumah
Ivy semangat dan bahagia selalu ya 🙏🙏🙏
Lala Kusumah
aaaahhh jadi kabita 🫣🫣🤭🤭😂😂
Mamah Kaila
alah g harus dilanjut bacanya, yg satu lemah bisanya cm nangis yg satu lagi sok tegas
Lili Inggrid
lanjut
azka aldric Pratama
hadir
Lala Kusumah
cepat jujur Jo biar plong 🤭😂👍🙏🫰
Wahyuningsih
q mampir thor
Lala Kusumah
ayo dong Jo lebih berani lagi ungkapkan perasaanmu itu sama Ivy
Nadira ST
💪💪💪💪💪💪🥰🥰🥰🥰🥰☕☕☕☕
Lala Kusumah
😂😂😂😂😂
Lala Kusumah
wow Keira jadi umpan nih 😁😁😁
Lala Kusumah
lanjuuuuuuuuut, jangan lama lama ya updatenya 🙏🙏🙏
Lala Kusumah
lanjuuuuuuuuut
Lala Kusumah
ish si Jhon itu pengen ditonjok kali ya 😡😡👊👊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!