NovelToon NovelToon
Pewaris Phoenix Api Xiao Chen

Pewaris Phoenix Api Xiao Chen

Status: tamat
Genre:Fantasi Timur / Balas Dendam / Dikelilingi wanita cantik / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.7
Nama Author: APRILAH

Di dunia yang mengandalkan kekuatan sebagai hal utama, Xiao Chen terlahir tanpa memiliki akar spiritual. Membuatnya hanya bisa menjalani hidup sebagai manusia biasa. Tetapi takdir berkata lain, ia mendapatkan suatu berkah bertemu dengan sisa jiwa sang Ratu Phoenix, dan mewarisi kekuatan Phoenix Api yang sangat kuat. Tetapi, kenyataan pahit harus kembali dirasakannya, di mana keluarga Xiao di hancurkan, bahkan hanya menyisakan Xiao Chen seorang diri sebagai keturunan terakhir keluarga Xiao. Dendam, hampir mati. Menjadikan Xiao Chen tumbuh sebagai pria yang sangat kuat. Dan sejak saat itulah ia telah bertekad untuk membalaskan dendam keluarga Xiao. Namun, di saat ia menemukan kebenaran tentang pembantaian keluarga Xiao, dia harus memilih antara dendam dan cinta. Apakah dia dapat menemukan kekuatan untuk membalaskan dendam dan menyelamatkan orang yang di cintai? Dalam dunia kultivasi yang penuh dengan kekuatan dan kekuasaan, Xiao Chen harus menghadapi berbagai tantangan dan musuh kuat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon APRILAH, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pembantaian keluarga Xiao

"Ada apa ini?" ujar Xiao Hua, cemas.

Halaman depan kediaman keluarga Xiao penuh sesak. Semua generasi muda keluarga Xiao masih memenuhi halaman depan.

Di atas panggung, Xiao Hua— 45 tahun, seorang pria yang menjabat sebagai kepala keluarga Xiao saat ini. Xiao Hua bangkit dari tempat duduknya. Menatap langit cerah yang tiba-tiba saja mendung, menenggelamkan matahari di balik awan kelabu. Angin menjadi cukup kencang, membuat jubah merah Xiao Hua berkibar tertiup angin.

"Ada apa, suamiku?" tanya Ling Chen— 42 tahun. Seorang wanita dengan paras yang sangat cantik, dan walaupun ia pernah melahirkan seorang anak, tetapi berkat perawatan tubuhnya, ia mempunyai lekuk tubuh yang sangat anggun dan indah yang tersembunyi di balik gaun biru nya yang ketat.

Gemuruh guntur di langit mengeluarkan suara yang begitu memekakkan telinga. Semua pasang mata di kediaman keluarga Xiao tertuju ke langit. Menatap langit yang semakin gelap, bahkan membentuk pusaran awan kelabu.

"Aku rasa ada yang tidak beres!" ujar Xiao Hua. Kepalanya terangkat tinggi menatap langit.

Namun, sosok misterius hitam muncul di langit, seolah-olah dia keluar dari balik pusaran awan kelabu.

"Xiao Hua! Serahkan Giok Api Kuno kepadaku!" ucap sosok misterius yang tengah melayang di udara.

Xiao Hua tertegun sesaat. Kedua matanya membola bulat, ia sangat begitu terkejut atas apa yang telah di ucapkan sosok hitam misterius itu.

'Giok Api Kuno! Siapa orang ini, kenapa dia bisa mengetahui tentang Giok Api Kuno!' gumam Xiao Hua di dalam hatinya. Xiao Hua sangat begitu terkejut.

Lalu Xiao Hua pun maju selangkah, kepalanya terangkat menatap sosok misterius yang tengah melayang di langit.

"Siapa anda ini, Senior? Kenapa anda datang ke kediaman keluarga Xiao?" tanya Xiao Hua sembari membungkukkan tubuh sebagai tanda hormatnya.

Wush!

Orang itu menghempaskan tekanan udara yang sangat kuat, membuat semua orang di kediaman keluarga Xiao terkejut.

"Siapa orang itu?" kata seorang laki-laki muda keluarga Xiao.

"Hei— kau ... berani sekali bersikap lancang di kediaman keluarga Xiao, kau ingin mati!" teriak seorang bocah laki-laki sembari mengangkat telunjuknya, menunjuk sosok hitam misterius di langit.

Namun, salah satu tetua keluarga Xiao dengan cepat melompat dari atas panggung, kemudian segera membungkam mulut bocah laki-laki itu.

"Dasar bodoh, dia adalah seorang praktisi Kaisar Tempur, jangan gegabah! Kalau tidak ...." belum sempat ia menyelesaikan perkataannya, seketika sebuah serangan energi pedang berbentuk bulan sabit menyerangnya. Bahkan membuatnya seketika terbunuh dengan kepala yang terlepas dari tempatnya.

"Aaaa!"

"Haaaa!"

Teriakan kekacauan pecah di kediaman keluarga Xiao. Semua orang sangat begitu terkejut. Bahkan Xiao Hua dan juga Ling Chen pun seketika mengeluarkan sayap spiritualnya.

Semua anggota keluarga Xiao sangat begitu ketakutan. Mereka masih berteriak dan terus berteriak panik.

'Tetua Xiao Jin, segera bawa pergi semua anggota keluarga, biarkan aku dan istriku yang akan menghadapi orang itu.' kata Xiao Hua berbicara kepada Xiao Jin dengan teknik telepatinya.

'Tapi Ketua ....,' jawab Tetua Xiao Jin.

Namun Xiao Hua langsung memotong perkataannya, 'tidak ada kata tapi, cepat, bawa semua orang pergi! Orang ini sangat kuat, tidak ada seorang pun di keluarga Xiao yang mampu menandinginya.' tegas Xiao Hua masih berbicara menggunakan teknik telepatinya.

'Ba— baiklah tetua, tetapi anda harus berhati-hati, jangan sampai terjadi sesuatu kepada anda, Ketua!' ujar Xiao Jin.

Xiao Hua terdiam, ia segera memalingkan pandangannya, kembali menatap sosok hitam misterius di atas langit.

"Xiao Hua, kau hanyalah seorang praktisi Raja Tempur bintang satu, apakah kau ingin melawanku?" ucap sosok misterius hitam itu dengan nada yang sangat begitu mengejek.

"Ternyata dia adalah seorang praktisi Kaisar tempur bintang delapan! Apa yang harus kita lakukan, suamiku?" tanya Ling Chen.

Xiao Hua terdiam, nampak ia berpikir dalam segala rasa kekhawatirannya.

"Istriku, pergilah! Jaga Xiao Chen untukku, biarkan aku yang akan menahan orang ini di sini!" ucap Xiao Hua dengan tegas.

Tetapi Ling Chen menolak dengan tegas. "Tidak, aku tidak akan membiarkanmu berjuang sendiri, aku akan di sini untuk membantumu, hidup dan mati terus bersama!" ujar Ling Chen.

Walaupun merasa enggan, tetapi Xiao Hua tersenyum sembari menatap istri tercintanya. Lalu ia pun berkata, "Baiklah, hidup dan mati bersama."

"Ha! Ha! Ha!" sosok misterius hitam itu tertawa dengan begitu lantang.

"Xiao Hua! Untuk menghadapi kalian berdua ... cukup bagiku hanya dengan satu jurus saja!" sosok hitam misterius itu berbicara dengan sangat sombong.

Tetapi Xiao Hua berdiri dengan tegak, tanpa keraguan, tanpa rasa takut. Membusungkan dadanya, menantang kekuatan mutlak.

"Coba saja jika kau mampu!" ucap Xiao Hua dengan nadanya yang tinggi. Kedua bola matanya membola bulat, memelototi sosok hitam misterius di atasnya.

"Ha! Ha! Ha!" sosok misterius hitam itu kembali tertawa sangat lantang. "Xiao Hua, kau yang memaksaku!" ucapnya dengan sangat geram.

Sosok hitam misterius yang tersembunyi di dalam jubah hitam itupun mulai bertindak. Luapan gas hitam yang begitu pekat keluar dari tubuhnya.

Melihat itu, jelas membuat Xiao Hua dan juga Ling Chen sangat begitu terkejut.

"Suamiku, apakah dia orang keluarga Wu?" tanya Ling Chen, serius.

Tetapi Xiao Hua menggelengkan kepalanya, lalu ia pun berkata, "Tidak, aku rasa dia bukan dari keluarga Wu, aku tahu betul bagaimana kemampuan dan juga keterampilan-keterampilan tempur yang dimiliki oleh mereka, keluarga Wu!" ujar Xiao Hao.

Namun, luapan gas hitam itu memenuhi langit di kediaman keluarga Xiao. Bahkan Xiao Hua dan juga Ling Chen belum sempat untuk bergerak. Tetapi tubuh mereka terpapar akibat menghirup gas hitam yang begitu mematikan. Di mana gas hitam itu sangat begitu beracun.

Bercak racun mulai menjalar dan terlihat berwarna ungu gelap di permukaan kulit Ling Chen dan juga Xiao Hua.

"Ra— racun! Kapan?" kata Xiao Hua sangat begitu terkejut. Penglihatannya mulai kabur, bahkan tubuhnya pun mulai melemah, lemas.

Namun, dalam sepersekian detik, Ling Chen tumbang, dan tubuhnya terjatuh dari ketinggian langit.

"Tidak, istriku!" teriak Xiao Hua. Ia pun segera turun untuk menyelamatkan istrinya. Tetapi racun di dalam tubuhnya telah memasuki jantung, bahkan membuatnya sangat sulit untuk mengambil satu tarikan nafas pun.

"Ke— kenapa ini bisa terjadi ...." Xiao Hua menggantung ucapannya. Ia benar-benar sudah tidak dapat untuk mempertahankan kesadarannya.

Hanya dengan gas beracun, Xiao Hua dan juga Ling Chen pun tewas begitu saja. Bahkan sosok misterius hitam itu tidak memberikan waktu untuk keluarga Xiao melarikan diri.

Semua anggota keluarga Xiao tewas akibat menghirup udara yang telah terpapar oleh gas beracun.

"Aku sudah bilang, membunuh kalian ... cukup dengan satu jurus!" ucap sosok hitam misterius sangat merasa puas.

Dia pun mengambil cincin ruang penyimpanan milik Xiao Hua dan juga Ling Chen. Tetapi ia tidak menemukan benda yang di carinya, Giok Api Kuno.

Sosok hitam itupun memasuki kediaman utama kepala keluarga Xiao, dan ia terus mencari dan terus mencari hingga keseluruhan ruangan. Tetapi ia tidak menemukan apa yang tengah ia cari, membuatnya sangat begitu kesal dan marah.

"Aahh! Bajingan! Di mana Giok Api Kuno itu!" teriaknya dengan sangat begitu kencang.

Merasa putus asa karena barang yang di carinya tidak juga ia temukan, sosok hitam itu kembali terbang melayang di udara.

Gumpalan gas hitam membentuk sebuah bola yang bergulir hebat berwarna hitam keunguan. Lalu ia pun membuat sebuah hujan racun, menghujani seluruh kediaman keluarga Xiao, dan juga mayat-mayat anggota keluarga Xiao yang berserakan di halaman.

"Karna aku tidak menemukan apa yang di inginkan oleh ketua, maka aku akan menghabisi keluarga Xiao sampai ke akarnya!" gumam sosok hitam itu dengan sangat merasa marah.

Di tengah-tengah udara yang telah terpapar gas beracun, ia pun mengeluarkan sebuah jurus kuat, jurus itu nampak seperti bola api yang turun dari langit. Di tambah lagi dengan gas beracun, ketika bola jatuh di tanah, ledakan supernova meluluh lantakkan kediaman keluarga Xiao, sehingga yang tersisa hanyalah puing-puing reruntuhan, dan mayat-mayat yang dalam keadaan tubuhnya tercerai berai.

Keluarga Xiao, telah berakhir.

1
Amiera Syaqilla
hello author😁
APRILAH: hallo kak
total 1 replies
wiralingan77 wisa
keren..
berpengalaman..
semangat Thor💪 🔥
APRILAH: terimakasih kak 🙏
total 1 replies
Cecilia
kehokian mc
Mo Xiao Lam
Ehh...sudah sampai bab 30 baru tau nama author nya April ah imut banget kodenya 😍🙏
APRILAH: /Grin//Grin/🙏🙏
total 1 replies
Cecilia
HAHHHHH, cwek? kukira cwo jir
APRILAH: awowkwkwkwk 🤣
total 1 replies
Cecilia
terlalu terang2an sih, yg ada malah jadi sasaran ntar
Cecilia
apa2an tiba2 banget😭
APRILAH: mwehehehe
total 1 replies
Mo Xiao Lam
oh kalo marah langsung tampar aja tuh wanita di depanmu
APRILAH: mwehehe
total 1 replies
Cholisi Muhlis
oke
Pandeka Garang
terlalu banyak penggunaan kata sangat begitu, membola bulat, tidak ada kata2 lain yang lebih tepat thor, rancu dan tidak enak membacanya
Pandeka Garang
penggabungan sangat dengan begitu merupakan pemborosan kata tor, dan penggunaan kata sangat begitu malah terlalu sering
wiralingan77 wisa: betul..jgn terlalu boros kata²..
cukup simple aja akan lbh menarik 👍
total 2 replies
Pudan
ketawa ngk jelas hhhhhhh
Pudan
👍👍👍
Pudan
good
Afie Fie
koq melompat Thor..kan Xiao chen bisa kelarkan sayap nya
Hendrik Hendrik
kompor 😄😄
Cecilia
akhirnya 1m🗿
APRILAH: mwehehe, Alhamdulillah
total 1 replies
Nur Wakhid
⭐⭐⭐⭐⭐
Sis Nurhayati
👍👍👍😍
APRILAH: 🙏🙏/Grin/
total 1 replies
Akagami
luar biasa mantap
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!