NovelToon NovelToon
Guzheng of The Moon

Guzheng of The Moon

Status: tamat
Genre:Romantis / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:532.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: Jengke Rin

Menjadi selir? Apa mau dikata. Seberapapun Yue menolak, ia tetap ditakdirkan untuk itu. Jadi percuma saja lari atau mengakhiri hidupnya hanya untuk terbebas.

Yang bisa Yue lakukan hanya berusaha untuk menjadi selir terbaik sepanjang sejarah Kerajaan Yuhan. Ia akan menakhlukkan hati sang kaisar apapun yang terjadi. Itulah sumpahnya saat menginjakkan kaki untuk kedua kalinya ke dalam istana.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jengke Rin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

II

“Apa?” ganti Yue bertanya balik. “Ah, tidak. ‘Kan Bibi sendiri yang bilang untuk menjauhi istana. Lagi pula aku bukan Ah Mei yang bisa melakukan apapun.”

“Astaga, bagaimana mungkin kau meremehkan dirimu sendiri. Harusnya kau lebih percaya diri. Ini pasti karena kau terlalu banyak bergaul dengan para pria kasar itu. Sudah kubilang untuk tetap di rumah. Kau bahkan tidak mau pergi ke perguruan.”

Yue hanya bisa tersenyum manis jika bibinya itu mulai berbicara panjang lebar. Meski menurut Paman Luo menyebalkan jika istrinya itu mulai bicara tanpa henti, tapi tidak dengan Yue. Ia suka saat bibinya itu mulai berbicara seperti ini. Ia merasa seperti diperhatikan.

“Dia hanya malu,” ucap Lou. “Lagi pula aku tidak berhak mengatur hidup Yue.”

“Kalau kau memang menyayangi gadis itu, harusnya kau lebih tahu seperti apa sifatnya,” tambah Lou.

Mungkin ini adalah bentuk ketidak sabaran Yu Long untuk menghadapi sikap penolakan Yue. Ia benar-benar jatuh hati pada gadis itu. Dengan status keluarga Hwang yang bisa dikatakan termasuk keluarga terpandang tidak menghentikan seorang Yue untuk menghajarnya saat sedang berusaha menyelamatnya seorang pria baya darinya.

Dengan membayangkan Yue hanya berbekalkan kayu kering yang ia pungut sembarangan dan berusaha mengancam akan membunuhnya jika dirinya tidak melepaskan pria malang yang menjadi mangsanya, sudah berhasil membuat Yu Long tersenyum bahkan tertawa seperti orang gila untuk beberapa hari kedepannya.

Ya, gadis itu memang pantas untuk diperjuangkan. Ia akan sabar menunggu. Tapi kesabarannya sirna saat melihat pengumuman di kota. Ia takut, Yue akan pergi darinya. Ia takut, gadis itu tergoda seperti halnya gadis-gadis lain.

“Kali ini aku bersungguh-sungguh, Paman.”

“Aku tahu, kapan kau tidak pernah bersungguh-sungguh, hah? Hanya saja yang sedang kita bicarakan ini adalah Yue. Gadis keras kepala itu.”

“Siapa yang keras kepala?” tanya Yue dari ambang pintu.

“Yu Long, kapan kau datang?” sapa Bibi Qing.

“Satu jam yang lalu, Bibi.”

“Hm, kau benar-benar penyabar, ya?” goda Bibi Qing. “Beruntung gadis yang akan menikah denganmu kelak.”

Yue merasa dirinya disebut secara tidak langsung seketika ia pun merasa malu. Tapi bukan berarti ia akan menerima Yu Long atau apa. Tentu saja Bibi Qing mengatahan hal seperti itu hanya untuk menggodanya. “Kakak, datang sendiri?”

“Hm.”

“Sepertinya kau ber....”

“Tu-Tuan, ada tamu!” kata Dao Feng dengan nafas tersengal.

“Ada apa ini?” tanya Hwang Luo yang ikut panik.

Paman Luo dengan tergopoh juga keluar sampai teras depan rumah. Yue pun bisa melihat mereka. Tamu-tamu yang tidak biasa pamannya itu sambut di rumah kecilnya ini.

“Hwang Luo,” sapa pria di atas kuda.

“Panglima, ada apa gerangan kau mampir dengan membawa anak buahmu? Tentu kau tidak hanya sekedar mampir untuk mencicipi arak buatan kedai kami, bukan?”

Pria kekar itu turun dari kudanya dan menyam-but pelukan dari Paman Luo.

“Sudah lama sekali aku tidak bertemu denganmu, Qi Xi,” ucap Hwang Lou dengan gembira.

“Aku punya firasat buruk soal ini,” gumam Bibi Qing lirih.

“Aku kemari untuk menyampaikan titah Sang Kaisar. Bolehkah?” kata Qi Xi dengan mengulurkan tangan. Berharap Sang Tuan Rumah akan mempersilahkannya untuk singgah.

“Tentu saja. Apa yang bisa kubantu?”

Paman Luo yang memang dulunya mantan kepala prajurit istana pun langsung sigap saat nama Sang Kaisar disebut.

“Kalian para lelaki, sebaiknya jadikan urusan ini lebih cepat selesai,” gerutu Bibi Qing.

“Seperti biasa, kau masih saja bermulut tajam, Qing,” ucap Qi Xi. “Baiklah, kenapa tidak. Kulihat semua orang sudah berada di sini.”

“Aku ingin menyampaikan titah Sang Kaisar, bahwa beliau menginginkan satu-satunya putri keluarga Hwang untuk menjadi salah satu calon selirnya,” tambah Sang Panglima.

Sengaja atau tidak, saat itulah Yu Long juga ikut mendengar titah itu dari bilik sebelah.

1
Fakhrur Razi
itulah wanita yang di ciptakan untuk drama
⁂❄︎❤︎Liya Nina❤︎❄︎⁂
bagus
Rieny Sartika
mudah amat berpaling 1 bulan nikah lg dasar..........kirain anak guzeng....najis amat iiiih
Rieny Sartika
iblis jg ada yg cinta terlalu....
Erna Ernawati
bukankah awalnya yue memng tdk minat ya jd selir?? knp skrg yue jd merasa takut kalah??
Erna Ernawati
alurnya sedikit kacau...mungkin hrs di ksh tanda utk pindah alur
Erna Ernawati
gaya bhsa dan penataan kalimat ok bngt..keyen
Sitti Asyiah naeni
😄😄😄😄😄kukira cuma aku yang pusing pertama kalinya banyak novel bikin pusing
im3ld4
Mmm .. mc cewek... ga ada kelebihan.. cm naif doang lebihnya.. bakal kayak sinetron di +62
im3ld4
Yawlaaah baik banget nian🤭
im3ld4
sip
im3ld4
oo
mejik tutik
nangis aku bacanya
Sulati Cus
itu ayahmu
Sulati Cus
nasib2
Sulati Cus
ah ikut nyesek
Sulati Cus
kasian yue
Sulati Cus
jgn blg klu ghu Zheng bls dendam demi kk nya
Sulati Cus
hadeeeh ada apa lg ini, kasian klu g jd
zie_o_c ✔: MISI NUMPANG PROMOSI KAK😀
Sambil nunggu update jan lupa mampir ke novel
pertama ku yg judulnya

"SNOW FLOWER"

Genre

-Romantis
-Time travel

Mohon saran dan kritiknya :")
total 1 replies
Lia Anggraini
suka...suka.. 🥰💃
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!