NovelToon NovelToon
30 Hari Menjelang Perpisahan

30 Hari Menjelang Perpisahan

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Tamat
Popularitas:3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Mawar berduri

selow up

seorang istri yang di gugat cerai oleh suaminya disaat dia mengidap penyakit yang sangat parah.


Nadira harus menerima kenyataan ketika dia divonis kanker rahim stadium 3, yang hanya akan bertahan hidup selama 30 hari saja, bukan perhatian dan kasih sayang yang dia dapatkan, tapi kesakitan yang sangat luar biasa, kenapa?
karena suaminya menggugat cerai karena dia akan menikah lagi dengan perempuan lain.


bagaimana ceritanya?
silahkan baca kelanjutannya ya!
jangan lupa like, comen, serta votenya 🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mawar berduri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

munafik

...🌾bila seorang suami tidak bisa membuat istrinya tersenyum, setidaknya jangan membuat dia menangis, bila seorang suami tak mampu membuatnya bahagia, setidaknya jangan membuat dia menderita, bila suami tidak bisa menciptakan surga dirumahnya, setidaknya jangan membuatnya seperti di neraka, istri bukanlah boneka atau asisten rumah tangga yang dibebani kewajiban kewajiban untuk melayani suaminya, tapi dia adalah amanah yang memiliki hak atas suaminya 🌾...

...Happy reading...

...🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂...

"Kamu mau kemana mas, aku ini istri kamu, kamu tega ninggalin aku dalam kondisiku seperti ini? aku ini lagi sakit mas, harusnya kamu nemenin aku ke rumah sakit" teriak Nadira menghentikan langkah Bayu dan Elsa

"Udahlah, gak usah drama, memangny kamu gak malu dilihatin orang banyak seperti ini, aku kan sudah bilang mau menceraikan kamu secepatnya, jadi untuk apa aku mikirin kamu lagi, aku sudah tidak perduli" ujar Bayu

Bayu melanjutkan langkahnya berjalan menuju mobil meninggalkan Nadira yang menangis terisak.

"Ya Allah, disaat aku sedang lemah seperti ini kenapa mas Bayu malah pergi bersama wanita itu, aku sedang membutuhkan dia saat ini ya Allah, aku sudah tidak kuat lagi" batin Nadira

Nadira jatuh tersungkur ke lantai karena tak kuat menahan rasa sakit hati yang begitu dalam, dia menangis terisak dengan tubuh yang gemetar, serta keringat dingin yang bercucuran di sekujur tubuhnya.

"Apakah pantas dia memperlakukan aku seperti ini ya Allah, dia malah pergi tanpa memikirkan keadaan ku" batin Nadira

Nadira menjadi pusat perhatian di malam itu, semua orang tertuju kepadanya, derai air mata menjadi saksi kesakitanya sehingga membuat para tamu ikut menjatuhkan air mata karena rasa iba mereka terhadap Nadira.

"Ayo berdiri nak" tangan lembut seorang ibu membantunya bangkit lalu duduk di kursi

"Terimakasih Bu" ujar Nadira kepada ibu ibu paruh baya itu.

"Sama sama nak, siapa laki laki itu?" Tanya ibu ibu itu ingin tau

"Dia suami saya Bu" jawab Nadira menangis terisak

"Kenapa kamu harus menangisi laki laki seperti dia? Air matamu sangat berharga nak, tidak ada gunanya kamu menangis seperti ini, lepaskan dia, biarlah dia terbang sesuka hatinya" ujar ibu paruh baya itu

"Iya Bu, terimakasih" ujar Nadira tersenyum menghapus air matanya

"Kamu mau kemana nak? Kenapa wajah kamu pucat sekali? Kamu sakit?" Tanya ibu paruh baya

"Saya baru pulang dari rumah sakit Bu, dari tadi saya mencari angkutan umum, tapi tidak ada, saya malah melihat suami saya bersama perempuan tadi" jawab nadira tersenyum, dia mencoba menguatkan hatinya dihadapan ibu paruh baya itu

"Ya Allah, Sudahlah nak, biarkan saja, sekarang kamu pulang ya! anak anak kamu pasti sudah menunggu kamu di rumah, untuk suami kamu, kamu tidak perlu memikirkan dia, suatu saat nanti dia pasti akan menyesal telah melakukan ini terhadap kamu, sekarang tugas kamu hanyalah menjadi ibu yang baik untuk anak anakmu, berusahalah menjadi bunga yang indah bermekaran, dan ingat, jangan sekali kali kamu menunggu kumbang itu datang, karena dengan keindahan dan keanggunanmu kumbang itu akan datang dengan sendirinya" ujar ibu paruh baya itu

"Iya Bu, terimakasih" ujar Nadira tersenyum

"Sama sama, sekarang kamu boleh pulang, pakai saja taksi itu"

"Baik Bu, terimakasih" ujar Nadira tersenyum

Bagai sebuah keajaiban, Nadira bisa bertemu dengan ibu ibu yang baik seperti dia, dia tidak akan pernah melupakan semua perkataannya yang menentramkan hati.

"Baik sekali ibu ibu itu, dia mengingatkan aku kepada almarhumah ibu, benar kata ibu ibu itu, aku harus berusaha menjadi bunga yang indah, meskipun kondisi ku seperti ini,aku tidak boleh kalah dengan perempuan seperti elsa" batin Nadira

Nadira masuk ke dalam taksi itu, dia melambaikan tangannya sembari tersenyum manis.

"Selamat tinggal Bu, semoga kita bisa bertemu lagi" batin Nadira

"Perumahan asry pak" ujar Nadira kepada supir taksi itu

"Baik Bu"

Taksi itupun berjalan meninggalkan cafe itu melaju dengan kecepatan tinggi menuju perumahan Asry, Nadira tampak tersenyum, dia merasakan ketenangan hati setelah mendengar perkataan ibu ibu tadi.

...🌺 Keadaan di rumah 🌺...

"Ka, bunda sama ayah kok belum pulang juga ya?" Tanya Sifa kepada kakaknya

"Sebentar lagi dek" jawab Ilham yang sedang asyik menonton film kesukaannya

"Sifa sudah ngantuk ka" ujar Sifa dengan matanya yang sudah terlihat seperti lampu 5 wat

"Kalau kamu sudah ngantuk, kamu tidur duluan saja, kakak masih mau nunggu bunda, besok kan libur de, ini kesempatan kita nonton sampai malam" ujar Ilham menoleh ke arah adiknya

"Iya kak" ujar Sifa dengan nada pelan

Setelah dilihat oleh kakaknya, ternyata Sifa sudah tertidur pulas di sampingnya.

"Ya Allah, ternyata Sifa benar benar ngantuk, kasian Sifa" ujar Ilham

Ilham bangkit dari duduknya berjalan menuju kamar membawa selimut Sifa.

"Kamu tidak di sini dulu ya dek, sebentar lagi bunda pulang ko" ujar Ilham menutupi tubuh adiknya dengan selimut

...Tok...

...Tok...

...Tok...

"Assalamualaikum" Bayu masuk ke dalam rumahnya dengan mengucapkan salam

"Waalaikumsalam ayah" ujar Ilham

Ilham berlari menghampiri ayahnya lalu mencium tangan ayahnya sembari tersenyum manis

"Anak pintar" ujar Bayu tersenyum

Bayu menggendong Ilham berjalan menuju ruang tamu

"Mana adik kamu sayang? Kok ayah gak liat?" Tanya Bayu kepada anaknya Ilham

"Ade udah tidur ayah, ituu Ade!'' Ilham menunjuk Sifa yang sedang tertidur pulas di sofa

"Ya Allah sayang, adik kamu ko tidur di sofa, memangnya bunda belum pulang?" Tanya Bayu merasa tidak enak

"Belum ayah, tadi bunda telpon, katanya bunda masih di jalan" jawab Ilham merasa sedikit khawatir kepada bundanya

"Oh iya nak, ya sudah, ayah pindahin Ade dulu ya, kamu tunggu disini" ujar Bayu

Bayu memindahkan Sifa ke kamarnya, dia merasa bersalah kepada kedua anaknya karena pulang larut malam.

''Kemana Nadira? kenapa sampai jam segini dia belum pulang juga?'' batin bayu

Dengan penuh kasih sayang Bayu menyelimuti tubuh Sifa dengan mata yang berkaca-kaca, dia mencium kening Sifa lalu pergi meninggalkan kamar itu untuk menemani Ilhaam yang masih menonton televisi.

"assalamualaikum mas" ujar Nadira yang baru saja pulang

Nadira mencium tangan suaminya dengan wajah yang masih tampak kesal, dia langsung berjalan menuju ruang atas masuk ke dalam kamarnya untuk istirahat.

"Waalaikumsalam" jawab Bayu.

Dia memperhatikan Nadira yang berjalan tanpa berkata apapun kepadanya.

"kenapa dia? oooooh, aku tau, dia pasti marah gara gara tadi aku tinggalin dia di cafe, biarin aja lah, gak penting juga" batin Bayu

Dia berjalan menghampiri Ilham yang sedang duduk di sofa.

"Ayah, sini nonton bareng Ilham" ujar Ilham menyuruh ayahnya untuk duduk di sampingnya.

"Iya sayang"

"kenapa aku tidak enak hati seperti ini? aku merasa tidak enak kepada Nadira, kenapa ya aku jadi seperti ini? kenapa aku ingat dia terus?" batin Bayu

...bersambung...

1
falea sezi
ibunya berbunga bunga mau dpet kon.. baru. ampe. lupa. ma anak😒 ma garpu aja. klo gatel. buk. janda gatel
Napiah AL Hafidza
baru nyadar Bayu kemarin2 kemana aja🤔
Larass
aku salfok sama tulisan author nya yang ngagalibrig harus nya kan gemetar ajh gtu🤭😂
Rita Eka Juliana
/Heart//Heart//Heart/
Hanum Anindya
ceritanya bagus kak. semangat ya 😊
Hanum Anindya
wow keren banget kak ceritanya kayanya. ini pernah. mampir deh novel yang menurut aku bagus banget ceritanya. semngat ya kak! maaf baru mampir lagi🙏😘
👑Keluarga author
⭐⭐⭐⭐⭐
Prapti Wati
ini novel sdh gk ada kelanjutanya apa ya.
Adelia Syavira Eryani
jd ga suka ama perannya nadira deh
Siti Aisyah
penerbangan Singapore -jakarta, cm 1jam 50 menit. tidak sampai 2 jam. Mkn author bisa Googling terlebih dulu biar ceritanya terlihat lebih real. cm saran saja. terimakasih atas ceritanya, sangat menarik dan menguras air mata. tp sayang, ada beberapa hal yang selalu diulang2.
Adelia Syavira Eryani
diatas td ktny 2 bula. skrng 2 tahun bingung euy
Adelia Syavira Eryani
bingung deh kan awalny cmn 2 bulan di Singapura ya trus si bayu jg bru 2 bulan nikah ko tbtb udh ada anakny aja ama elsa thor ? ktny jg 2 hari lg dia mau plng dr Singapore tp skrng dia udh ama dokter reza gmn ? bingung
Lory Yati
sangat menarik
winda
alur ceritanya bagus
Sahrul Hasena
setiap anak punya pikirannya masing masing.... mungkin sekarang ilham berpikir bahwa ibunya sudah tak sayang. lagi seperti dulu ..karena terlalu sibuk dg urusannya sendiri 😚😚😚...
seorang anak pun dapat memaafkan kesalahan orang tuanya sendiri seberapa besar pun kesalahannya 😚😚 disiniii kita jangan dulu menghakimi orang lain karena mereka memiliki sudut pandang yang berbeda... 😏😏😏 dg ilham yang merasa di abaikan oleh bundanya☺😢😢dan kemudian datang ke Ayahnya dan disitu dia merasakan kasih sayang ayahnya... 🤗🤗
sesungguhnya seorang anak itu hanya ingin di mengerti , dipahami, dan disayangi. 🤗🤗 tanpa alasan..
Sahrul Hasena
kasihan ilham.... jadi dewasa sebelum waktunya... semoga nanti dikemudian hari tidak ada dendam yang terselip di benak Ilham untuk kedua orang tuanya......... 🤗🤗🤗
Sahrul Hasena
Nad.. kok kamu jadi gini sih😴😴😴😴... benar kata ilham bunda sudah benar benar berubah. 😏😏😏nadira ingat jangan sampai kamu menyesal👿👿👿👿
Sahrul Hasena
nadira sampai disini apa kamu gak ngeh sama perlakuannya ilham??? ilham sebenarnya sayang sama bundanya.. tapi disisi lain iya merasa kecewa karena seolah olah tidak di anggap oleh bundanya. sampai mw fitting baju pun tak pamit dulu sama Ilham...
Nadira kami senang melihatmu bahagia... tapi kenapa kamu melupakan perasaan anak anakmu??? .
Nadira luangkanlah waktumu sebelum ijab kobulmu untuk anak anakmu.... dengarkanlah jeeitan hati mereka😍😢😢😢😢
Sahrul Hasena
salut sama ilham dengan usia yang terbilang masih di bawah umur sudah tau permasalahan yang sedang di hadapi orang tuanya
ilham yang sabar ya naaak.... mungkin bundanya Ilham tidak tau kalo ilham sudah swdewasa ini... dan tak ingin melihat ilham sedih. 😊😊😊
ilham yang semangat ya... untuk memberi semangat pada bunda,, agar Bunda selalu bahagia.. 💪💪😘😘
Poetree Feetria Natazha
Sekarang kehidupan Elsa udah mulai tdk tenang.... selalu dibayang2i ketakutan terkena penyakit mematikan...semoga Aja nanti dgn dpt penyakit yg berbahaya Elsa bisa melupakan niat jahatnya yg Akan menghancurkan kebahagiaan keluarga nadira...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!