Menurutku kisah cintaku hanyalah hayalan saja, karena wajahku yang jelek dipenuhi jerawat yang banyak. Eh ternyata, kisah cintaku lebih dari Drakor Korea yang selalu ku lihat dilayar laptop ku. Seperti mantan SMA ku ternyata menjadi sang penolong dihari pernikahan ku, dia bersedia menjadi suamiku.
Saat dewasa ayah ku dan ibu tiri ku bersaingan karena ingin menjodohkan ku. Dan ternyata lelaki yang dijodohkan oleh ibu tiri ku ternyata adalah kekasih ku. Saat aku dewasa aku tidak tahu bahwa ibu yang ku anggap sebagai ibu kandung ku ternyata adalah ibu tiri ku.
Dulu, aku pernah dijodohkan oleh ayah ku dengan Syauqi. Tapi kami berdua menyiapkan rencana dengan perjodohan ini. (Oke yang mau dijodohin sama orang tuanya pakai cara jitu dari cerita ku dan Syauqi😂). Dan akhirnya aku dan Syauqi tidak jadi di jodohkan, tak lama kemudian aku menikah dengan kekasihku. Tapi pernikahan ku hancur karena ibu tiri ku yang mengaku kalau dia adalah ibu kandung ku. Ternyata kekasih ku adalah selingkuhan nya. Betapa hancurnya hati ku dan ayahku saat itu karena melihat kekasih ku dan situasi saat itu.
Kekasihku memalukan ku dihadapan semua orang. Dan akhirnya ada seorang penyelamat yang bersedia untuk manjadi suami ku.
Menurut kalian gimana sih tentang kisah cintaku bersama Syauqi setelah menikah?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon s*y*a, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kauqi????
Saat itu hari hujan yang sangat lebat. Membuat diri ku agak ketakutan tapi harus gimana lagi saat itu aku mengambil keputusan untuk pergi dari rumah Syauqi.
"Oya apa aku bisa meminjamkan aku payung.....????" ucap ku kepada Syauqi.
"Maka nya jangan selalu nyusahin orang.......!!!!" ucap Syauqi kepada ku sambil memberikan payung.
"Oya kalau begitu aku pulang dulu....!!!!! dan maaf sudah menyusahkan mu.....!!!!" ucap ku kepada Syauqi.
Saat itu aku langsung pergi, aku melihat Syauqi melihat ku dari depan pintu.
"Apa yang aku lakukan ini salah....????" ucap Syauqi di dalam hati.
Syauqi pun langsung menutup pintu rumahnya.
Saat itu aku berfikir bahwa Syauqi adalah lelaki yang sangat egois dia hanya memikirkan ego nya saja, dan sekarang aku tidak tau kemana arah untuk pulang.
Saat aku baru sampai keluar dari pagar rumah Syauqi, tiba tiba saja aku melihat mobil dari belakang ku.
"Heiiii....... ayo masuk....!!!!" ucap Syauqi kepada ku.
"Kenapa dengan nya yang tiba tiba baik seperti ini....????" ucap ku di dalam hati.
"Woiiii...... apa kau peka terhadap suara?????" ucap Syauqi kepada ku.
"Tadi kau kan yang menyuruh ku pergi dan tidak menyusahin orang lain.....!" ucap ku kepada Syauqi.
"Oke.... kalau begitu demi kucing ku saja....!!!!" ucap Syauqi kepada ku.
"Apa kau mau membayar dana terhadap kucing ku itu.....!!!!!" ucap Syauqi kepada ku.
"Oke oke....!!!!" ucap ku sambil masuk kedalam mobil Syauqi.
"Kau kenapa diciptakan menjadi cewek yang keras kepala....!!!!!" ucap Syauqi kepada ku.
"Dan kau kenapa juga di ciptakan menjadi cowok yang sangat dingin sedingin batu es....?????!!!!!" ucap ku kepada Syauqi.
"Oya meong...... pantesan ya kamu mempunyai pipi chubby seperti ini ya meong....!!!!!" ucap ku kepada Syauqi sambil menyindir nya.
"Nama kucing ku ini bukan meong....!!! jadi jangan sekali kali kau panggil nama nya sesuka hati mu!!!!" ucap Syauqi kepada ku.
"Terus siapa nama kucing kesayangan mu ini....????" ucap ku kepada Syauqi.
"Nama nya..... nama nya Vika.....!!!!!!" ucap Syauqi kepada ku sambil tersenyum sendiri.
"Apa kata mu....!!!! berani sekali kau memberikan nama kucing nama ku.....!!!!!" ucap ku kepada Syauqi.
"Tidak tidak aku hanya bercanda.....!!!!" ucap Syauqi kepada ku.
"Oya karena kau berani memberikan nama kucing mu ini nama ku jadi nama mu juga harus di selipkan pada nama kucing ini...…!!!!!" ucap ku kepada Syauqi.
"Kalau begitu nama nya......... kauqi....!!!!" ucap ku sambil tersenyum.
Saat itu aku melihat Syauqi menahan senyuman nya, dan aku baru teringat perkataan Mama Syauqi, apa bila dia sedang gugup atau canggung kepada ku berarti dia ada perasaan khusus pada ku.
Tak lama kemudian aku mencium aroma yang kurang enak.
"Hei.... apa kau sedang buang angin????" ucap Syauqi kepada ku.
"Apa ucap mu.....!!!! aku tidak mungkinlah buang angin sembarangan!!!!!" ucap ku kepada Syauqi.
"Apa jangan jangan Kauqi pup lagi......????!!!!!!" ucap ku kepada Syauqi.
"Kalau begitu kita akan mampir dulu ke Supermarket????" ucap Syauqi kepada ku.
"Untuk apaan kita kesana????" ucap ku kepada Syauqi.
"Ya pergi membeli popoklah untuk Kauqi....!!!!" ucap Syauqi sambil memarkirkan mobilnya di parkiran.
Aku dan Syauqi pun langsung masuk ke dalam Supermarket.
"Oya.... nama popok nya Kauqi apaan ya????"ucap ku kepada Syauqi.
"Apa popok yang ini????" ucap ku kepada Syauqi.