NovelToon NovelToon
Menjadi Bunda Untuk Anak Nakal

Menjadi Bunda Untuk Anak Nakal

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Cintamanis / Contest / Duda / Tamat
Popularitas:881.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Siti Salmah Inara

Bertemu dengannya Membuatku Terpesona Tapi... Aku sadar bahwa dia adalah Ustadz. Apa Bisa perempuan biasa sepertiku bisa mendampingi seorang yang sangat alim?.

"Boleh kan Alif memanggil Kak Cia Sebutan Bunda?" tanya anak kecil polos itu kepadaku..
Hah, mimpi apa aku semalam, ayahnya itu Ustadz Cia, sadar sadar.

"No Alif, No aku bukan bunda mu" jawab ku seadanya.
" Makanya Alif ingin Kak Cia Jadi Bunda Alif" Jawab anak kecil ini tetap kekeh dengan permintaan nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Salmah Inara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rencana Rossa 1

Sebelum Membaca Di Dahulukan Like, Komen, Vote dan Beri Hadiah Apalagi Hadiah Koin saya sangat terharu dan berterima kasih sebanyak banyaknya.

Happy Reading❤️

.

.

.

.

.

Malam ini Rossa akan kembali pulang dari ponpes ke kampung halaman nya, Surabaya. Ia akan mengadu kepada ayahnya dan ingin menikahi Azzam secepatnya.

Sesampainya Rossa di rumah ia di sambut hangat oleh kedua orang tuanya serta adik perempuan nya berumur 15 thn masih bersekolah.

Keluarga Rossa keluarga yang di pandang dan di hormati masyarkat, ayah rossa juga seorang kyai di pondok pesantren nya.

Rossa pun istirahat di kamar.

Keesokan hari nya ia bangun pagi dan solat subuh, Rossa membantu ibunya memasak seusai itu mereka berempat sarapan pagi bersama.

Setelah itu Rossa ingin menyampaikan pada ayahnya, ayahnya yang melihat putri pertama nya gelisah tau ia ingin mengatakan sesuatu. Ayahnya bernama hafid berniat menanyakan setelah makan.

Waktu makan berakhir. Keluarga Rossa sudah kenyang dan sedang duduk di meja makan. Ibunya Rossa membereskan sisa piring Di bantu adiknya Rossa, intan. Setelah selesai mereka berdua duduk.

"Apa yang ingin kamu katakan Rossa?" Tanya ayah rossa hafid. Rossa tersentak dengan perkataan ayahnya. Ternyata ayahnya sedari tadi memperhatikannya.

"Yah Rossa ingin meminta sesuatu " jawab Rossa menunduk.

Ibu nya Rossa Mayra, dan adiknya intan menyimak pembicaraan nya.

"Katakan " ucap ayah rossa hafid. Sambil memperhatikan anaknya.

" Rossa ingin menikah dengan ustadz azzam ayah, Rossa mencintainya" ucapnya dengan pelan takut orang tuanya menentangnya.

"Azzam...Azzam apakah dia anak pemilik Ponpres di situ, anaknya awwab?" Tanya ayah hafid mengingat ingat .

Rossa mengangguk pelan menoleh ayahnya.

"Apa alasan mu ingin menikah dengannya?, bukankah Azzam sudah punya anak, otomatis dia duda beranak satu" ucap hafid kembali.

Ibunya Rossa Mayra terkejut sang anak ingin menikahi seorang duda.

"Jawab Rossa " timpal ibunya Rossa Mayra. Ia penasaran mengapa anaknya ingin menikah dengan nya.

"Rossa mencintainya ibu" ucap Rossa menatap ibunya.

Ayahnya Rossa hafid memangut mangut.

"Kenapa harus duda Rossa " ucap ibunya Rossa Mayra menatap instens mata anaknya. Rossa tersentak dengan jawaban ibunya.

"Ibu tak merestui jika kamu menikah dengan seorang duda " ucap ibu Rossa mayra, beranjak dari duduknya dan pergi.

Rossa tak menyangka jika ibunya tak merestuinya ia melihat ibunya yang sudah pergi dari pandangan nya.

Setelah sang istri pergi.

"Apa kau benar benar mencintainya Rossa , meski dia duda" tanya ayah Rossa hafid memastikan.

"Apa Azzam juga mencintaimu?" Tanya ayah Rossa lagi. Pertanyaan ini Rossa begitu kaget, Rossa pun berfikir membohongi orang tuanya agar ia benar benar menikahi Azzam

"Iya ayah mas Azzam juga mencintai Rossa, kami saling mencintai" ucap Rossa menyakinkan

Maafkan Rossa ayah, tapi Rossa sangat mencintai mas Azzam, apapun Rossa lakuin agar menikah dengan Azzam, batin rossa

"Tenang saja 3 hari lagi kita akan melamar anaknya awwab, azzam, soal ibumu, ayahmu yang akan menaklukannya, yang terpenting kalian sangat mencintai. Jangan sampai terhalang oleh restu orang tua." Ucap ayah Rossa berlalu menemui istrinya.

"Lah kenapa kita yang melamar, bukanya Cowo nya mba yang kesini?" Tanya intan bingung menatap kakaknya, Rossa.

"Diem Kamu, ini Urusan kakak" ucap Rossa menyuruh adiknya pergi.

"Yaudah lah " jawab adiknya Rossa beranjak dari duduknya dan pergi ke kamar.

Tingggalah Rossa sendirian.

"Apapun itu aku rela, demi mendapatkan mas Azzam " ucap Rossa tersenyum kemenangan.

"Sebentar lagi ustadz Azzam akan jadi milikku" ucap Rossa meneguk segelas air putih di tangannya.

...****************...

Cia dan teman teman nya sudah lulus menyandang sarjana dan sekarang Meraka akan melanjutkan bagaimana kehidupannya Nanti.

Sekarang mereka sedang merayakan kebersamaan nya di rumah Cia.

Mereka sedang mempersiapkan bakar bakar untuk nanti malam di rumah Cia.

Mereka berada di kamar Cia sambil berbincang bincang untuk nanti malam. Dan sebentar lagi sahabatnya, Lisa akan menikah karna perjodohan konyol.

"Akhirnya Kita lulus juga ya" ucap ku Cia sambil berbaring di kamarku. Lisa sedang duduk di sofa. Fatimah duduk di bawah sofa Lisa.

"Emm, tapi bentar lagi Lisa bakalan nikah, huaaa, kita kekurangan sahabat satu" timpal Fatimah sambil membaca Komik miliki Cia.

"Bakalan rindu kamu Lis " ucapku menatap Lisa yang sedang bermain hp.

"Kamu bakalan sibuk dengan rumah tanggamu" ucapku.

"Walaupun gitu, gue juga akan sempet kok menemui kalian." Ucap Lisa menaruh hp nya.

Aku beranjak dari kasur dan memeluk mereka berdua.

Pelukan yang masih berstatus sigle, yang masih keluar rumah sesuka hati. Tanpa ada larangan kecuali keluarga.

Tanpa terasa pelukan kami yang hangat menimbulkan air mata yang mengalir begitu saja.

Suasana terharu hanya diam tak bersuara dari kami bertiga.

"Udah deh jangan cengeng" ucap Lisa setelah melepaskan pelukannya, Lisa berusaha setegar mungkin .

Gue harus kuat, jangan sampai terlalu larut kesediahan, gue juga sayang banget sama kalian ci, FA, namun bagaimana lagi, mau ga mau gue bakalan nikah dan punya keluarga, umur gue juga sudah sangat cukup, batin Lisa menatap kedua sahabat nya yang masih menangis.

"Kalian berdua jalani hidup kalian, raihlah cita cita kalian, lama lama kalian juga pasti akan nyusul" ucap Lisa berusaha tersenyum.

"Saya masih terharu " timpal Fatimah menghapus air matanya dengan tisu begitu pula denganku .

Kak Irfan yang sedari tadi mendengarkan mereka ikut hanyut.

"Hei, sudah siang sebaiknya makan dulu, mommy sudah nyiapin" ucap kak Irfan mengalihkan perhatian mereka.

Mereka semua menoleh pada asal suara, kak Irfan berdiri di tengah pintu. Setelah itu Irfan pergi meninggalkan kami.

"Jujur ya ci, kakakmu itu sangat arogan kecuali sama keluarganya, Mana ada cewe yang suka sama si arogan kek gitu " ucap Lisa melihat punggung kak Irfan yang sudah tak terlihat.

"Tapi kak Irfan sangat menyayangi orang yang dia sayangi, kalau suatu saat kak Irfan menyukai wanita pasti dia akan menjaga dan menunjukan sikap lembutnya" Ujar Fatimah tersenyum sambil membenarkan kaca mata bulatnya.

Kak Irfan lama lama kenapa aku tambah suka ya, batin Fatimah tersenyum.

"Kenapa tuh senyum senyum sendiri" tanya Lisa penuh selidik.

Fatimah menyadari tatapan mata tajam dari kami langsung salah tingkah.

"Eh, emm maksudku" ucap Fatimah menggaruk garuk apa dia salah ya dalam ucapanya.

"Gak sih, menurutku apa yang di katakan Fatimah benar" ucapku membenarkan.

Lisa tak pikir panjang Karana perutnya sudah keroncongan lebih mementingkan perutnya dari pada bahas kakaknya Cia yang Arogant.

"Gue duluan makan, udah rindu nih masakan buatan Tante sari" ucap Lisa langsung keluar dari kamar, diikuti kami di belakangnya.

...****************...

"Mas, aku nggak akan restuin anak ku Rossa menikah dengan seorang duda meski dia ustadz sekalipun " Ucap Ibunya Rossa di kamarnya bersama suaminya.

"iya aku tau, tapi apa kamu tega orang yang saling mencintai tapi terhalang oleh restu orang tua.?"

"kalaupun begitu kenapa kita harus melamar laki laki, banyak lamaran datang setiap hari tapi di tolak mentah mentah oleh Rossa, Dan sekarang Kenapa Kita yang harus melamar bukan di lamar" cercah pertanyaan Mayra ibunya Rossa.

"Kau tau umur Rossa 28 tahun Meski kita yang melamar tapi tak apalah cinta itu memang buta" ucap ayahnya Rossa hafid.

Ibunya Rossa diam tak bergeming.

anak ku memang cinta buta nyatanya ingin menikah dengan duda beranak satu, batin ibunya Rossa mayra

"jadi gimana Kamu restuin kan hubungannya?, 3 hari lagi kita akan kesana, tidak usah membawa apapun kita ingin melihat dulu calon nya Rossa yang buat anak kita tergila gila padamu" ucap ayahnya Rossa melihat reaksi istrinya .

ibunya Rossa Mayra diam membisu mendengarkan perkataan suaminya, di rasa tidak ada penolakan, ayahnya Rossa berfikir istrinya mulai merestuinya.

1
Shaluna 👑
berasa di tangkap nya alif/Facepalm/
Shaluna 👑
udah punya anak loh, anak kamu momy /Facepalm/
Shaluna 👑
hahahaha 🤣
Shaluna 👑
wkwkwk 🤣
asridiani
berbohong Thor bukan berhobong 🤭🤭
asridiani
berbohong Thor bukan berhobong 🤭
asridiani
mobil yg kena paku, nasib nya gmn Thor?😅
asridiani
gagal fokus kalimat pertama Thor😅, "celana jeans sedang merutuki.....

nama nya siapa sih ,ku penasaran akhirnya 🤭
Call Me Salma: huhuhu typo typo🤭
total 1 replies
Tri Hartati
.
Tri Hartati
o p onl p on. . p PP z
Ditaa
mending ganti bahasa "udah bukan jaman dulu lagi." jgn pake tahun 2021
Ida Sagita
lanjuttt thorr udah sya bom like
Priskha
fokus thor nulisnya banyak typo nich 😁😁😁😁
Call Me Salma: Maaf yah banyak Typo, Saya manusia biasa
total 1 replies
Yuli Yuli
lanjut thor,jgn gantung🙏😂
Call Me Salma: Btw Masih pada mau lihat Extra Part selanjutnya? 😅
total 1 replies
Atoen Bumz Bums
sm fatimah
Lizz Wiwik
Maryam atau Aisyah
Lizz Wiwik
namanya IRFAN bukan Arfan jgn bikin bingung
Lizz Wiwik
anak pak ustadz pastinya
Mari ani
mampir nih
Irma Herawati
😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!