Cinta yang begitu besar hingga membuat seorang wanita bernama Maria, rela berpindah keyakinan hanya untuk memperjuangkan cintanya.
Kesalahan terbesar dalam hidupku adalah karena terlalu Mencintaimu,
dan kekecewaan terbesar dalam hidupku adalah karena perjuangan dan pengorbananku ternyata hanya sia sia, saat lelaki yang kuperjuangkan memutuskan menikahi wanita lain.
Ditengah luka dan kecewa yang dirasakannya. Muncul seorang pria tampan yang menerobos masuk kedalam kehidupannya dan selalu mengklaim bahwa Maria adalah miliknya.
Apakah Maria akan bersama dengan pria itu? Atau malah kembali bersama pria yang sudah mengecewakannya?
IG: NonaFi0609
Tekan ❤️ dan rate ⭐ ya, agar selalu bisa mengikuti alur ceritanya.
Mohon dukungannya, Terimakasih🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nona Fi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
L.A.T.M 20
Beberapa hari berlalu dan sudah beberapa hari ini juga kedua orang tua Maria Menemani Maria. Maria melewati hari harinya dengan perasaan Bahagia, keberadaan kedua orang tuanya benar benar ampuh membuat Maria melupakan semua kesedihannya. Maria sudah bisa melepaskan dan merelakan Reyhan. Bahkan Maria sudah bisa tertawa lepas seolah olah kesedihan tidak pernah menghampirinya.
Setelah merasa keadaan Putri Mereka sudah kembali seperti semula, Sekarang tiba Saatnya Henry dan Helda harus pulang ke Surabaya.
"Ayah tidak menyangka Jika kamu akan secantik ini dengan penampilan barumu Nak. Jangan pernah goyah, Dan tetaplah selalu teguh pada pendirian dan keyakinanmu. Jadilah Manusia yang lebih baik lagi. Ayah dan Ibu akan selalu mendoakan yang terbaik untukmu." Nasehat seorang Ayah pada Putrinya.
"Sayang, Kamu sungguh tidak mau pulang kerumah bersama kami?" Tanya Ibu kembali berusaha membujuk Maria untuk pulang ke Surabaya
"Bu, Aku Sudah merasa nyaman tinggal di Jakarta. Kota ini adalah rumah keduaku, Aku akan tetap menetap disini. Aku janji akan sering sering pulang mengunjungi kalian. Jangan Mengkhawatirkan aku ya, Aku pasti akan baik baik saja disini." Jawab Maria memberikan senyuman terbaiknya.
"Bukan karena Dia, Aku sungguh nyaman berada disini." Ucap Maria lagi melihat tatapan penuh selidik Ibunya.
"Kami percaya padamu. Putri kami selalu menjadi yang terbaik." Henry Mengecup pucuk kepala Maria yang tertutup Hijabnya
"Jika kamu bersedih apalagi merasa tidak bahagia. Itu sama saja kamu menyakiti Ibu dan Ayah nak. Jadi kamu harus pastikan untuk selalu bahagia ya Sayang."
"Percayalah aku akan selalu bahagia." Ucap Marua meyakinkan kedua orang tuanya.
"Ayah dan Ibu percaya padamu, Kami pulang ya sayang." Jawab kedua orang tua Maria bersamaan lalu bergantian memeluk Putri mereka.
"Hati hati." Maria tersenyum melambaikan tangannya pada Kedua orang tuanya, yang sudah masuk kedalam mobil yang akan mengantar mereka ke Bandara.
***
"Assalamualaikum... Malam Mah, Pah." Sapa Faizan pada Papa dan Mamanya saat masuk kedalam Rumah.
"Waalaikumsalam Zan." Jawab Aman dan Aliza orang tua Dari Faizan.
Faizan Ikut duduk disofa berusaha menahan tawanya dan berpura pura tidak melihat Seseorang yang sudah cemberut menatap kesal padanya.
"Apa keberadaanku disini tidak nampak ya kak?" Sindir Shakila adik Faizan saat Kakaknya hanya menyapa Kedua orang tua mereka dan mengacuhkan nya
"Haiii Princess Shakila. Kurangi makannya ya agar berat badanmu juga berkurang." Ucap Faizan menggoda Adiknya.
"Pah.. Mah..." Rengek Shakila atau yang lebih sering disapa Shasha mencari pembelaan Pada orang tuanya
Kehangatan selalu tercipta Di dalam Kediaman Keluarga besar Rajesh. Faizan yang terkenal dingin diluar sana, akan selalu hangat kepada keluarganya.
"Zan. Kamu tidak pernah menetap lama disini. Untuk kali ini Mama minta kamu menetap di jakarta ya?" Ucap Aliz kembali mencoba keberuntungannya membujuk Faizan untuk menetap di Jakarta.
"Baiklah Mah." Jawab Faizan membuat adik dan kedua orang tuanya tentu saja terkejut bukan main mendengarnya.
"Apa kakak sungguh akan menetap disini?" Shasha dengan cepat bangkit dari duduknya dan pindah duduk disamping Faizan
"Kenapa kalian jadi terkejut. Apa aku salah menjawab? Apa kalian tidak senang aku menetap di Jakarta." Faizan bingung melihat respon dari keluarganya
Bagaimana mungkin Mereka tidak terkejut mendengar jawaban Faizan. Karena biasanya sekeras apa keluarganya meminta, Faizan tidak akan pernah mau jika diminta untuk menetap di jakarta.
"Bukan begitu Zan, Syukurlah. Kami senang jika akhirnya kamu akan menetap di Jakarta. Lagian untuk apa kamu mempunyai ribuan pekerja jika masih saja kamu yang harus terjun langsung ke lapangan." Jawab Aliza cepat sebelum Faizan mengubah Keputusannya
"Tapi Aku Akan tinggal di Penthouse ku sendiri Mah." Sambung Faiza
"Meskipun mama berharap kita tinggal bersama dirumah ini, Tapi tidak masalah. Mama tidak keberatan Asal kamu menetap di Jakarta." Jawab Aliz Senang
"Kamu tinggal di Penthouse Zan?" Tanya Aman Papa Faizan yang sedari tadi hanya diam mendengarkan obrolan Anak dan Istrinya
"Iya Pah, Ridwan sudah mengurusnya." Jawab Faizan tersenyum
"Kak, Aku curiga deh! Pasti ada sebabnya kakak setuju untuk menetap disini? Apa kakak sudah punya pacar?" Tanya Shasha mencoba mengorek infomasi lebih dalam
Mendengar ucapan Shakila, Faizan tersenyum sembari berkata, " Fokus saja sama Kuliahmu. Anak kecil harus rajin belajar."
"Mah, Pah. Aku keatas ya. Gerah!!" Ucap Faizan bediri lalu mulai melangkah menaiki anak tangga menuju kamarnya.
"Pah, Mah. Apa mungkin Kakak sedang jatuh cinta?" Tanya Shakila pada orang tuanya.
"Huss... Anak kecil nggak boleh ngomong tentang Cinta cintaan." Jawab Aliz Mengacak acak gemas rambut putrinya.
"Ih... kenapa sih kalian selalu bilang aku masih kecil. Aku sudah 22 Tahun." Ujar Shakila merajuk berdiri menghentakkan kakinya lalu pergi meninggalkan kedua orang tuanya yang hanya tertawa menanggapinya sikap Putri mereka.
.
.
***Eps selanjutnya tidak akan terlalu menguras air mata lagi Ya. Mohon dukungannya selalu dari kalian agar Author semakin semangat nulisnya dan agar ide ide semakin bermunculan.
Yang Mau ngobrol dan tanya tanya seputaran karya Author boleh gabung di grub chat ya.
Follo juga Ig Author NonaFi0609 Jika berkenan🙏🙏🥰🥰***