NovelToon NovelToon
DUA WAJAH SATU HATI

DUA WAJAH SATU HATI

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Sistem / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:848
Nilai: 5
Nama Author: Kenzy Elbarra

Siang hari, aku cuma Maxy — pegawai biasa yang diam-diam mencintaimu.
Malam tiba, aku berubah jadi Roxy — sosok percaya diri yang berani berdiri di hadapanmu.

Kamu tersenyum pada Roxy, tapi tak pernah tahu kalau dia itu aku.
Sampai kapan aku harus menyembunyikan siapa diriku?
Dan nanti… saat kamu akhirnya memilih, siapa yang akan kamu pilih?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kenzy Elbarra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 20

Setelah menghabiskan waktu yang cukup lama, "Wuuushh" Mobilku melaju pelan membelah jalanan kota yang mulai sepi. Lampu-lampu jalan berderet di sisi kiri dan kanan, memantul di kaca jendela yang sedikit terbuka. Angin malam berhembus lembut, membawa udara segar yang menenangkan.

Shella duduk di kursi penumpang, bersandar lepas, menatap ke luar jendela. Senyum belum hilang dari wajahnya. Sesekali dia menoleh ke arahku, lalu tersenyum malu dan kembali memandang jalanan di depan.

"Terima kasih ya, Roxy..." ucapnya pelan, memecah keheningan. "Hari ini... hari ini bener-bener jadi hari yang nggak akan aku lupa."

Aku melirik sekilas, tersenyum lembut. "Bukan karena nonton film atau makan enak kan?"

Shella menggeleng pelan. "Bukan".

"Tapi karena kamu ada di sana. Pas aku takut, pas aku capek, pas aku ngerasa nggak berharga... kamu datang dan bikin aku ngerasa sebaliknya. Itu yang bikin spesial." lanjutnya penuh kelembutan.

"Aku cuma mau kamu bahagia, Shella. Sesimpel itu." jawabku tegas.

Perlahan mobil memasuki jalanan di area perumahan Shella. "ciiiiiit" Aku melambatkan laju, menyesuaikan dengan kecepatan yang aman dan tenang. Sesampainya di depan gerbang rumah Shella, dia mematikan mesin sebentar.

"Sudah sampai," ucapku lembut.

Shella melepas sabuk pengaman, "klik". Tapi tidak langsung turun. Dia diam sebentar, menatap ke arah pintu rumah yang masih tertutup rapat. Lalu menoleh kembali ke arahku.

"Mau... mau masuk sebentar? Minum air putih aja?"

Aku tersenyum, meski ada keinginan untuk menyetujui, Aku menggeleng pelan. "Mungkin lain kali ya? Kamu pasti capek seharian."

"Istirahat yang cukup. Besok harus kerja lagi kan?" imbuhku pelan.

Shella mengangguk. "hmmmm". meski terlihat sedikit kecewa. "Iya... kamu bener. Makasih ya, Roxy. Hati-hati di jalan pulang."

"Kamu juga. Kunci pintunya ya" jawabku singkat .

"Klek" Shella membuka pintu, turun perlahan, lalu menutup pintu mobil dengan lembut. "Duk" Sebelum melangkah masuk, dia menoleh sekali lagi.

"Selamat malam, Roxy."

"Selamat malam, Shella."

Shella melangkah masuk ke halaman, "ciiiiiiit" membuka pintu gerbang, lalu menghilang di balik pintu rumahnya.

Aku menunggu sampai lampu ruang tamu menyala, tanda Shella sudah aman di dalam. Baru setelah itu menyalakan mesin lalu melaju meninggalkan perumahan itu. "Vrooomm".

Sepanjang perjalanan pulang, pikiranku melayang.

"Tawa Shella, tatapan matanya, cara dia tersenyum malu... semua itu terasa begitu nyata, begitu dekat. Tapi sekaligus terasa jauh, karena di balik semua itu ada kebenaran yang belum bisa kuucapkan." gumamku

Sesampainya di rumah, Aku mematikan mesin, duduk diam di dalam mobil sebentar, menatap ke arah pintu depan rumah yang gelap. Lalu turun, melangkah masuk, "klek" menutup pintu dengan pelan.

Di ruang tamu yang remang-remang, aku berdiri di depan cermin lemari yang berdiri di sudut ruangan. Menatap pantulan diriku — Roxy. Wajah tampan, pakaian rapi, postur tegap, aura percaya diri.

"Sistem, ubah aku jadi diriku sendiri" perintahku ke sistem.

- Perintah diterima..! -

Perubahan terjadi seketika. Halus, tanpa suara. Saat dia membuka mata kembali, yang menatap dari cermin adalah Maxy. Pakaian sederhana, penampilan biasa, tatapan yang lebih lembut tapi juga lebih sering ragu.

Kini aku sudah setuju dengan sistem, jadi aku sudah bisa dengan leluasa mengubah diriku, entah itu Maxy, atau Roxy.

Aku duduk di tepi tempat tidur, menunduk, ruangan ini sunyi, "tik..tik..tik" hanya suara detak jam dinding yang terdengar pelan dan teratur.

"Kenapa harus seperti ini..." gumamku pelan

"Huuuft" Aku menghela napas panjang, lalu mengusap wajah dengan kedua tangan.

"Kenapa harus Roxy, kalau yang Shella butuh cuma Maxy?"

"Kenapa harus Maxy, kalau Roxy yang bisa kasih Shella kenyamanan dan perlindungan?"

"Kenapa harus terpisah?"

"Kenapa nggak bisa jadi satu orang yang utuh?"

"Bukankah Maxy atau Roxy, itu tetaplah diriku?"

"Kenapa seakan Aku melawan Diriku?"

Semua pertanyaan itu terus berputar di kepalaku, berulang-ulang, seolah mencari jawaban yang tak kunjung datang.

Tiba-tiba udara di depanku bergetar pelan. Cahaya lembut muncul di udara, membentuk tulisan yang terang dan jelas, melayang di hadapanku tanpa kuminta.

DING!

Aku mendongak, terkejut. Aku tidak memanggil sistem. Kenapa Sistem yang muncul sendiri.

Halo, Maxy.

- Kamu bertanya kenapa harus dua wajah untuk satu hati?? -

Ini alasannya:

-- Tujuan sistem ini bukan untuk membuat kamu jadi orang sempurna.

Bukan untuk membuat kamu kaya raya secara instan, atau tampan tanpa usaha.

Tujuan sistem ini adalah agar kamu mendapatkan cinta yang tulus.

Cinta yang tulus tidak lahir dari kesempurnaan fisik. Tidak lahir dari kemewahan yang bisa dibeli uang. Cinta yang tulus lahir dari kehadiran, ketulusan, dan usaha yang nyata. --

Aku menatap tulisan itu lekat-lekat, membiarkan setiap kata meresap. Benar-benar meresap.

--Dua identitas ini ada untuk menunjukkan kepada Shella, kepada para pembaca, dan kepada dirimu sendiri.

Bahwa, seseorang bisa dicintai apa adanya.

Bukan karena dia tampan, bukan karena dia kaya, Tapi karena dia adalah dia..! --

--Karena itulah ada syarat yang tidak bisa diubah. --

Kamu harus menang sebagai Maxy, bukan sebagai Roxy.

Maxy yang sederhana, yang punya keterbatasan, yang berjuang dengan apa yang dia punya — dialah yang harus memenangkan hati Shella.

Roxy ada untuk menjadi pembanding. Untuk menunjukkan bahwa kemewahan dan penampilan yang memukau tidak bisa membeli hati yang tulus kalau tidak diiringi ketulusan. --

--Dan satu aturan utama yang tidak boleh dilanggar. --

--Kamu tidak boleh mengaku sebelum salah satu dari dua identitas ini mencapai tingkat kesukaan 100%.

Entah itu Maxy yang mencapai 100%, atau Roxy yang mencapai 100%.

Saat salah satu angka itu sampai ke puncak, barulah kebenaran boleh diungkapkan. --

--Sampai saat itu tiba... rahasia ini tetap harus dijaga. Bukan untuk menipu, tapi untuk memastikan bahwa cinta yang tumbuh adalah cinta yang sejati. cinta yang memilih, bukan cinta yang terpesona.--

Aku terdiam lama. Kata-kata itu terasa tegas, tapi juga ada kehangatan di dalamnya. Seolah sistem tidak sedang memberi hukuman, tapi sedang membimbing ke arah yang benar.

Aku berdiri, berjalan mendekat ke jendela, menatap ke luar ke arah langit malam yang gelap namun bertabur bintang.

"Jadi..." gumamku pelan pada diri sendiri,

"Roxy bukan tujuan akhir. Roxy cuma alat.

Yang penting... yang Shella cintai nanti... itu Maxy.." Aku mengangguk mulai paham.

Aku merenungkan kembali kejadian hari ini.

Saat Aku melindungi Shella dari Arif sebagai Roxy, saat dia memanjakannya di bioskop dan di kedai mie, saat dia melihat Shella tersenyum bahagia.

Itu semua memang membuat Shella senang, dan rasa sukanya naik ke 51%. Tapi kalau kemajuan itu hanya datang dari Roxy... apa artinya? Kalau yang dicintai Shella cuma Roxy, bukan dirinya yang sebenarnya?

Itu bukan kemenangan. Itu cuma kemenangan topeng.

Dan kalau begitu, apa gunanya?

Aku kembali duduk di tepi tempat tidur, pikiranku mulai tersusun pelan-pelan.

Kalau Aku harus menang sebagai Maxy... berarti aku harus lebih berani tampil sebagai diriku sendiri.

Lebih berani berbicara dengan Shella sebagai Maxy, bukan hanya mengandalkan Roxy untuk menyelesaikan masalah.

Lebih berani menunjukkan bahwa meskipun sederhana, meskipun terbatas, aku tetap bisa diandalkan, tetap bisa melindungi, tetap bisa membuat Shella bahagia.

Bukan dengan uang sistem. Bukan dengan penampilan yang diubah. Tapi dengan diriku sendiri.

"Baiklah..." bisikku pelan ke ruangan yang sunyi.

"Aku mengerti sekarang. Roxy boleh bantu, boleh hadir. Tapi yang harus menang... Itu, aku. Maxy....!!!"

"Huuuuft" Aku menghela napas panjang, kali ini terasa lebih ringan. Bukan karena beban hilang, tapi karena arah sudah jelas.

DING!

Penjelasan selesai.

Tetap berjuang, Maxy. Kejujuran adalah kemenangan yang paling berat, tapi juga yang paling abadi.

Cahaya tulisan perlahan memudar, menghilang sepenuhnya, meninggalkanku sendirian di ruangan yang tenang. Tapi aku tidak merasa sendirian lagi. Aku tahu ke mana harus melangkah.

Besok pagi, Aku akan kembali menjadi Maxy. Bukan orang lain. Bukan versi yang diubah. Tapi dirinya sendiri — dengan segala keterbatasan, segala ketulusan, dan segala keberanian yang bisa kukumpulkan.

Dan kalau nanti Arif kembali mengganggu... Aku tidak perlu selalu berubah jadi Roxy untuk melindungi Shella. Aku bisa melindungi sebagai Maxy juga. Bukan dengan kekuatan fisik semata, tapi dengan ketegasan, dengan kesetiaan, dengan kehadiran yang tak tergantikan.

Karena pada akhirnya, cinta sejati tidak butuh dua wajah. Cukup satu hati yang tulus.

Dan itu yang akan aku buktikan...!!!

 

1
Salwina Riyani
Marni datang lagi..😍😍😍😍😍😍
Lylik Kurniawan
iya.. platform nya memang aneh.. masa beranda isinya cm top tier wkwkwk🤣🤣🤣🤣
Kenzy Elbarra
ceritanya bagus..tapi sayang gk dimunculin diberanda sama platform /Puke//Puke//Puke//Puke/
Lylik Kurniawan
😍😍😍😍😍😍😍
Lylik Kurniawan
Bagus. beneran fresh.. aku ksih bintang 5
Lylik Kurniawan
bagus dan beda. like this!!!😍😍😍
Kenzy Elbarra
hehehe 😍😍😍
Salwina Riyani
mewek gw ... 🤣🤣🤣🤣🤣
Salwina Riyani
😍🤭😍🤭🤭😍🤭😍😍
Salwina Riyani
wadidawwww... 😍
Salwina Riyani
heran.. pdhl ini novel bagus.. knpa msh sepi ya
Salwina Riyani
nusuukkkm
Salwina Riyani
seruuuuu.....!!! bener bener beda dari yang lain.. byee bye CEO... bosen gw ma alur CEO wkwkwk
Salwina Riyani
seruuuu.... 😍😍😍😍😍😍
Ma Xy
gasssss terussss kak...
Ma Xy
lanjutkan kaka.. saya suka🙏😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!