NovelToon NovelToon
Ketika Donatur Memilih Mundur

Ketika Donatur Memilih Mundur

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Keluarga / Balas Dendam / Janda
Popularitas:13.6k
Nilai: 5
Nama Author: Leni Anita

Sebagai seorang wanita karir dengan gaji milyaran pertahun, Raisya tidak keberatan membantu keluarga suami nya.

Termasuk membiayai kebutuhan keluarga kakak ipar nya, serta biaya kuliah adik ipar nya. Bahkan semua kekuarga suami nya minta tinggal bersama di rumah nya, Raisya tidak keberatan.

Tapi saat Neta hamil di luar nikah, mertua nya meminta Raisya untuk mengadakan acara pernikahan mewah untuk putri nya.

Raisya menolak keinginan mertua nya, sehinga semua kebaikan Raisya selama ini langsung lenyap dalam waktu sekejap.

Mertua dan keluarga suami nya Raisya bahkan dengan tega membawa wanita lain sebagai calon madu untuk Raisya, agar dia mau menuruti keinginan mereka.

Raisya menolak dan memilih untuk berpisah, tapi malah Raisya yang di usir dari rumah nya sendiri.

Raisya tidak tinggal diam di tindas oleh suami dan keluarga nya, dia membalas semua nya dengan menghentikan semua bantuan keuangan yang selama ini dia berikan, dan dia mengusir mereka semua dari rumah nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

20

Sah.

Sah.

Sah.

Suara saksi terdengar menggema di ruangan yang sudah di dekorasi sangat indah itu, hari ini Neta dan Rian resmi menjadi pasangan suami istri.

Kebahagiaan itu di rasakan oleh semua orang, tapi hanya satu orang yang tidak datang ke sana, yaitu Raisya.

"Neta, selamat ya. Akhir nya kamu menjadi istri orang kaya, jangan lupa bagikan harta nya sama mbak!" Cika berbisik di telinga adik ipar nya.

"Tenang saja mbak, setelah ini kita akan menjadi orang yang kaya raya!" Balas Neta sambil tersenyum.

"Mas, hari ini aku sudah menepati janji ku. Aku sudah membiayai pernikahan Neta, sekarang giliran mu!" Dita berkata pada Dimas sambil memandang pasangan pengantin di depan nya.

"Iya Neta, kamu tenang saja. Kita juga akan menyusul Neta dan Rian setelah ini!" Jawab Dimas dengan yakin.

"Iya mas, aku sudah tidak sabar lagi!" Ucap Dita dengan bahagia.

Mereka pun melakukan foto keluarga, dan membagikan pesta pernikahan Neta di sosial media milik mereka masing - masing. Kebetulan hari ini adalah hari minggu, Raisya yang sedang bersantai di apartemen milik nya tersenyum melihat unggahan mereka.

"Bagus, hari ini Neta dan Rian sudah menikah. Besok aku akan datang ke sana, mengusir mereka semua!" Guman Raisya sambil tersenyum puas.

"Apa Neta sudah menikah Nyonya?" Tanya Bi Lilis yang kebetulan sedang menemani Raisya bersantai.

"Iya bi, bibi bisa lihat sendiri!" Jawab Raisya sambil menunjuk kan ponsel nya pada bi Lilis.

"Tuan Dimas benar - benar keterlaluan, dia benar - benar membawa wanita itu masuk ke dalam keluarga nya!" Bi Lilis menggelengkan kepala melihat foto mesra Dimas dan Dita.

"Biarkan saja bi, biarkan mereka berbahagia hari ini. Karena besok, mereka semua akan keluar dari rumah ku!" Ujar Raisya lagi.

"Bagus lah Nyonya, bibi tidak sabar lagi melihat mereka menderita!" Bi Lilis berkata sambil tersenyum.

Raisya dan bi Lilis sudah tidak sabar lagi menunggu hari esok, hari di mana mereka akan di usir dari rumah itu. Rumah milik Raisya, Raisya sudah menghubungi pengacara nya dan dia juga berencana membawa polisi untuk mengusir mereka. Raisya yakin, mereka tidak akan keluar dengan mudah nya dari rumah itu.

******

Hari yang di tunggu Raisya pun tiba, pagi ini Raisya meminta izin untuk tidak masuk bekerja. Raisya melajukan mobil nya dengan kecepatan kencang menuju ke rumah nya, di belakang nya mobil pengacara nya mengikuti diri nya. Begitu pun dengan sebuah mobil polisi, Raisya tidak ingin menunda lagi untuk mengusir mereka dari rumah nya.

"Hari ini semua nya akan di mulai, Mas. Tidak ada lagi donatur kalian semua, akan ku pastikan kalian semua menderita tanpa aliran dana dari ku!" Guman Raisya.

Mobil Raisya berhenti di halaman rumah nya, Raisya turun dari dalam mobil nya. Begitu pun dengan pengacara nya, dia mengikuti Raisya.

"Bagai mana bu Raisya?" Tanya Pak Fahmi.

"Saya sudah sangat siap, pak!" Jawab Raisya sambil mengangguk kan kepala nya.

Raisya menekan bel yang ada di samping pintu, dia menunggu pintu itu di buka. Kembali Raisya menekan bel hingga berulang kali, sehingga penghuni yang ada di dalam nya merasa terganggu.

"Siapa sih yang bunyikan bel terus menerus?" Omel Mama Rika dengan geram.

Suara bel yang tidak berhenti membangun kan penghuni rumah yang sedang tertidur nyenyak, padahal hari sudah cukup siang. Dimas sendiri izin tidak bekerja hari ini, karena capek setelah acara pesta pernikahan Neta kemarin.

"Ma, siapa sih yang udah bertamu pagi- pagi begini?" Tanya Dimas yang baru saja turun dari lantai atas.

"Iya Ma, buruan bukain pintu. Gangguin orang tidur aja!" Omel Alvin sambil mengucek mata nya.

"Cika, kamu buruan bukain pintu. Mama capek banget nih!" Mama Rika memberi perintah pada menantu nya tersebut.

Dengan langkah kesal, Cika pun berjalan ke arah pintu. Dia ingin memaki tamu tak tahu diri itu, bikin keributan pagi - pagi di rumah orang lain.

Ceklek.

Pintu pun terbuka, dan betapa terkejut nya Cika setelah melihat siapa yang ada di depan pintu.

"Siapa Cik?" Tanya Mama Rika dari dalam.

Sebelum Cika sempat menjawab pertanyaan dari Mama Rika, Raisya mendorong pintu hingga terbuka dengan lebar. Dengan langkah anggun, dia berjalan masuk ke dalam rumah dan di ikuti oleh pengacara nya.

"Raisya, ngapain kamu datang ke sini pagi- pagi buta? Gangguin orang tidur aja!" Hardik Mama Rika.

"Ini bukan lagi pagi buta, Ma. Tapi ini sudah siang, kalian aja yang pemalas!" Raisya menjawab nya dengan santai.

"Siapa mas?" Tanya Dita yang baru saja turun dari lantai atas.

"Woow, bagus sekali. Baru beberapa hari saya pergi, kau sudah berani membawa wanita lain masuk dan tidur di dalam rumah ku!" Raisya berkata sambil melipat tangan di dada.

"Raisya, rumah ini milik kami. Dan kami berhak membawa siapa saja masuk dan tinggal di rumah ini, itu bukan urusan mu!" Mama Rika berkata demgan geram.

"Sejak kapan aku memberikan rumah ini pada kalian? Ini adalah rumah ku, dan aku punya bukti nya!" Raisya kembali berkata.

"Jangan lupa Raisya, sertifikat rumah ini ada di tangan ku!" Dimas berkata sambil tersenyum sinis.

"Benar kah itu? Apa kau bisa membuktikan nya?" Tanya Raisya.

"Sayang, ambil sertifikat nya!" Dimas memberi perintah pada Dita.

Dita bergegas naik, dia mengambil sertifikat rumah yang dia simpan dan memberikan nya pada Dimas.

"Ini bukti nya, sertifikat rumah ini ada di tangan ku!" Jawab Dimas sambil tersenyum penuh kemenangan.

"Sertifikat asli nya ada di tangan ku, karena yang kalian pegang adalah sertifikat palsu!" Ujar Raisya.

Pak Fahmi mengeluarkan sertifikat rumah yang asli dari dalam tas nya, dia dia memperlihatkan pada semua orang.

"Pak Dimas, ini adalah sertifikat asli rumah ini. Sertifikat atas nama bu Raisya, dan tanggal dan tahun yang tertulis di sini jauh beberapa tahun lebih awal dari tanggal di buku nikah kalian. Jadi rumah ini sah sebagai milik klien saya!" Pak Fahmi berkata sambil mengangkat sertifikat yang asli.

"Apa maksud nya ini Raisya? Kau sengaja menjebak kami?" Tanya Mama Rika dengan geram.

"Iya, aku sengaja meletakkan sertifikat palsu di dalam kamar ku dan menyelamatkan sertifikat asli nya. Karena aku tahu, kalian pasti akan melakukan hal ini!" Jawab Raisya sambil tersenyum.

"Kurang ajar kau Raisya, jadi kau sengaja menjebak kami dengan sertifikat dan juga perhiasan palsu!" Mama Rika semakin meradang mengetahui semua nya.

"Perhiasan palsu? Apa Mama yang mencuri semua perhiasan ku?" Tanya Raisya dengan tatapan yang penuh dengan ejekan.

"Perhiasan,,, ti,,, tidak. Mama Tidak tahu!" Jawab Mama Rika dengan gugup.

Secara tidak langsung Mama Rika sudah mengakui bahwa dia lah yang sudah mencuri semua perhiasan milik Raisya dan juga sertifikat rumah itu di hadapan pengacara dan juga polisi.

1
Lee Mba Young
bner bner kluarga benalu mereka itu.
stela aza
1 keluarga benalu semua
Ramadhani Putra
loh dah selesai to..kirain masih panjang
Ramadhani Putra
numpang...tp pada ga tau diri
Ma Em
Dimas dan keluarganya tdk tau diri hdp cuma jadi benalu tapi merasa dia yg berkuasa dan mengakui punya orang , ada lagi si Alvin hdp nya cuma mengandalkan orang lain padahal sdh punya istri tapi tdk mau usaha heran ini orang orang otaknya apa ditaro didengkul .
Bunga Seruni
😄😄😄
di dunia nyata ada gk ya modelan org2 bgni .. 😄
Ayunda
keluarga benalu
Ma Em
Ayo Raisya cepat usir para benalu itu buat si Dimas , Bu Rika Beta juga Cika dan Alvin serta gundiknya Dimas usir mereka semua biar mereka menjadi gembel , hdp cuma numpang saja sombong nya kebangetan , ditunggu Thor eksekusinya .
Lilik Lailiyah
lanjut kak penasaran
Oma Gavin
wah ngga sabar lihat drama pengusiran dan dita yg ngereog habis duit banyak hasil utangan ngga dapat rumah idaman
Melinda Cen
makin seru aja , biar tau rasa tuh keluarga toxic lanjutkan💪
Lee Mba Young
lanjuttt
Lilik Lailiyah
keluarga toxsis
Melinda Cen
penasaran mau liat semua keluarga dimas di usir, dan semua org tau kebusukan dita biar tau rasa. Raisya ceriakan dimas , dan dimas menyesal. lanjut💪
Ma Em
Silahkan Dimas kamu menikah dgn Dita dan Dita katanya mau menguasai rumahnya Raisya tdk taunya setelah Dimas menikah lagi dgn Dita nanti diusir sama Raisya jadi gembel mereka nanti .
Oma Gavin
biarkan dimas bahagia menikahi dita hbs itu langsung gugat cerai dan usir semua keluarganya bila perlu jual rumah tsb dan belikan rumah baru yg tidak meninggalkan kenangan pahit keluarga toxic suami mu
Ma Em
Raisya kamu wanita yg. sukses jgn mau diinjak injak harga dirimu oleh Dimas dan keluarganya , lbh baik cepat usir para benalu yg tdk tau malu itu
Noor hidayati
itu maksudnya apa ya"kalian tamu"terus"lada"
Rapika Ramie
udah sampai bab 15 ayatnya itu" aja
Noor hidayati
apa maksud kalimat itu thor di aman alamatnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!