NovelToon NovelToon
OBSESSION

OBSESSION

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Cintapertama / Bad Boy
Popularitas:2.4k
Nilai: 5
Nama Author: My. dark

Antara mencintai atau obsesi itu beda tipis nggak sih?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon My. dark, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kemarahan Arina.

Ponsel Jagat terus berdering, notifikasi nama mamanya terus muncul sejak tadi. Dengan tangan yang masih bergetar Jagat mengeser tombol hijau.

“Kamu di mana sayang?” tanya Herlina terdengar panik.

“Di toilet, mama pulang aja duluan.”

“Tapi kamu kan belum sembuh total Gat.”

“Aku gapapa,”

“Mama suruh jemput pak Agus ya, soalnya Mama sama Papa mau lanjut ke kantor.”

“Nggak usah, Jagat pesen taxy online aja.”

“Ya udah kamu hati-hati, langsung istirahat, jangan keluyuran.”

“Iya ma.” Jagat langsung mematikan panggilannya secara sepihak.

Beberapa saat kemudian taxy yang Jagat pesan datang, mereka masih saling diam, Jagat langsung mengantarkan Arina ke asrama nya.

“Kamu langsung pulang?” tanya Arina dengan ragu.

“Iya.”

“Aku minta ma-af.”

“Nggak perlu,”

“Jagat, jangan marah.” kali ini Arina terlihat penuh rasa bersalah.

Jagat menarik nafasnya jengah, “Cepetan pulang sana.” Usirnya yang terlihat jengah banget dengan Arina.

Arina langsung turun dari mobil tersebut, karena sungkan dengan sopir taxy yang sejak tadi melirik dari kaca spion mobil.

“Makasih.” ucap Arina dengan wajah sendunya.

“Jalan pak.” perintah Jagat tanpa menoleh ke Arina.

Baru saja Arina merebahkan tubuh lelahnya ke kasur, dia mendapati kabar bahwa Risky tangan patah karena kecelakaan.

Arina langsung menghubungi Mila, “Beneran,kapan?” cerocos nya langsung.

“Infonya pas perjalanan pulang dari turnamen yang kalian ikuti.”

“Thanks ya infonya.” ucap Arina dengan wajah tegangnya. Dia langsung mematikan ponselnya dan kembali bergegas.

“Jagat.” Gumamnya dengan yakin.

Dia bergegas menuju rumah Jagat, kali ini Arina yakin semuanya pasti perbuatan Jagat yang sudah sangat keterlaluan.

Waktu berlalu begitu saja, Arina sampai di depan gerbang rumah Jagat, yang terlihat sangat sepi.

“Non Arina?”

“Jagat di rumah bik?”

“Ada Non, kayaknya sedang istirahat, soalnya habis sakit.”

“Boleh masuk?”

“Udah ada janji?”

“Sudah.” Jawab Arina berbohong.

“Silahkan Non.”

“Makasih bik.” dengan wajah kesalnya Arina masuk lift menuju lantai dua. Dia mulai mengedor pintu kamar Jagat dengan keras.

Jagat yang baru saja terpejam di buat kaget dengan ketukan pintu yang keras. Dia bergegas membuka pintu kamarnya dengan wajah kesalnya. “Ar, ada apa?” tanyanya dengan muka bantalnya.

“Kamu pelakunya?”

Jagat mengeryitkan dahinya, “Maksudnya?”

“Halah, nggak usah pura-pura nggak tau deh, kamu kan pelakunya, siapa lagi coba,” kali ini Arina benar-benar berani menantang Jagat.

“Nggak usah teriak teriak aku nggak suka.” Kesal Jagat.

“Sama, aku juga nggak suka sama sifat kamu yang arogan itu.”

“Aku ngapain sih?”

“Pura-pura bodoh lagi.” geram Arina.

“Maksud kamu apasih?” Kesal Jagat yang saat ini sudah tak bisa dia tahan.

“Kamu kan yang buat Risky celaka, ini keterlaluan Jagat, kalau kamu marah ya marah aja sama aku, nggak usah lampiasin ke orang lain, nggak usah bikin orang lain celaka.” Lantang Arina semakin meninggi karena saking geramnya.

Jagat langsung terkekeh di hadapan Arina, “kamu semarah ini sama aku, gara-gara cowok lain, belain cowok lain secara terang terangan ini di hadapanku, kamu suka sama dia?” tanya Jagat dengan wajah datarnya dan dingin.

“Karena kamu keterlaluan Jagat.” tegas Arina.

“Kamu yang keterlaluan Ar.”

“Kamu Jagat.”

“Aku nggak nyentuh dia sama sekali.”

“Bohong.”

“Terserah.” Kesal Jagat. “Datangin aja dia, jenguk dia, tanya kejadiannya, kalau niatnya cari gara-gara nggak usah kesini, ke sana langsung.” teriak Jagat yang saat ini semakin pusing kepalanya.

“Ya kamu emang nggak ngapa- ngapain dia, tapi orangmu siapa yang tau.”

“Stop Ar.” Dengan wajah kesalnya Jagat kembali masuk ke kamar, dia melepaskan kaosnya dan menganti dengan hoodie tebalnya.

Wajah Arina sedikit tertegun saat melihat tubuh Jagat yang penuh dengan memar yang saat ini terlihat berwarna ke ungu ungguan.

“Ayok gue antar ke cowok yang buat Lu panik kayak gini.” tariknya dengan kasar.

...----------------...

“Hai, semoga suka ya, bantu Like, koment dan Vote.”

1
Anggye syahab
ssdapnyaaa..lanjut dund kak🥱🤭
My.Dark: Mohon ditunggu kak, dan jangan lupa like dan Votenya ya🙏😍
total 1 replies
Anggye syahab
Kak..buat smpe nikah yaa😭😭
My.Dark: Nikah ngak ya🤭
total 1 replies
Anggye syahab
kerennn
Anggye syahab
Sukaa ceritanya..ttp lanjut ceritaa ya kak🤗
My.Dark: 😍😍😍 terimakasih kak🙏
total 1 replies
Anggye syahab
lanjut ceritanya kak
My.Dark: Hai kak Anggye, Mohon di tunggu ya 😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!