NovelToon NovelToon
Istri Yang Kau Sia-Siakan

Istri Yang Kau Sia-Siakan

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / CEO / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:27.3k
Nilai: 5
Nama Author: Nona Jmn

Alesha rela mengorbankan impian dan kebahagiannya demi rumah tangga yang ia perjuangkan sepenuh hati dan menerima hinaan dan cacian oleh keluarga suaminya.
Namun semua pengorbanannya berakhir sia-sia ketika ia mengetahui suaminya berselingkuh dan mengaku belum menikah.
Memilih pergi adalah langkah paling menyakitkan yang pernah ia ambil. Tetapi tanpa disadari, keputusan itu justru membawanya pada kehidupan baru yang lebih baik.
Alesha mulai bangkit. Ia ingin membuktikan bahwa keputusannya meninggalkan masa lalu adalah pilihan yang tepat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nona Jmn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Apa dia gadis kecilku?

"Dia Alesha."

Deg.

Untuk pertama kalinya, ekspresi Leon berubah.

Sangat tipis.

Nama itu kembali menghantam ingatannya.

Nama yang bertahun-tahun ia cari tanpa hasil.

"Angkat wajahmu," ucapnya dingin.

Lea menyenggol pelan lengan Alesha.

Alesha perlahan mengangkat wajahnya dan menatap Leon.

Deg.

"Wajah itu..." batin Leon.

Leon mengamati wajah wanita itu tanpa berkedip.

Namun sedetik kemudian, Leon menekan perasaannya sendiri.

Terlalu cepat menyimpulkan hanya akan membuatnya kecewa lagi.

Mungkin hanya namanya yang sama dengan gadis kecil yang selama ini ia cari.

Atau mungkin hanya sekadar mirip.

Bukankah di dunia ini ada banyak orang yang memiliki wajah serupa?

Sementara itu, Kevin tersenyum misterius saat melihat reaksi sahabatnya.

"Hmm."

Kevin berdeham, membuyarkan lamunan Leon.

Leon langsung menatapnya tajam.

"Dia yang gue maksud. Pengganti Almarhum Reno," ucap Kevin.

Leon kembali menatap Alesha.

"Apa kau sudah menguji kemampuannya?"

"Belum."

Tatapan Leon langsung berubah tajam.

"Lalu atas dasar apa kau membawanya ke sini?!"

Bentakan Leon membuat Alesha tersentak.

Refleks, Lea menggenggam tangan Alesha.

"Dia memang seperti itu. Nanti kamu harus sabar menghadapi kakakku itu," bisik Lea sambil tercengir.

Alesha hanya bisa menelan ludah dengan susah payah.

Kevin tersenyum tipis.

"Sabar, Bro. Jangan emosi," jawabnya santai. "Alesha ini lulusan terbaik di Universitas Global Solvara. Jurusannya sama dengan Reno. Gue yakin dia pasti bisa."

Leon tetap menatap Alesha tanpa berkedip.

Tatapan Leon menyapu wajah Alesha dengan tenang.

Mencari sesuatu yang bahkan ia sendiri tidak yakin masih ada.

"Lulus terbaik belum tentu mampu bekerja di sini," ucapnya dingin.

"Kau tidak boleh menilai dia terlalu cepat, Leon," ujar Kevin sambil mendekati bos sekaligus sahabatnya itu. "Jangan terburu-buru mengambil keputusan. Uji dia terlebih dahulu."

Leon menatap Kevin dengan dingin.

Namun Kevin hanya membalas dengan senyum tipis, lalu menepuk bahu Leon.

"Gue sudah menyiapkan semuanya di Ruangan Executive Assessment," ucap Kevin.

Kevin mundur beberapa langkah, lalu menoleh ke arah Alesha.

"Sha, kamu akan diuji sendiri oleh Leon selaku CEO Ananta Corporation."

Alesha menelan ludah.

Leon akan mengujinya langsung.

Menatap pria itu saja sudah membuat jantungnya berdebar tidak karuan.

Apalagi harus berada berdua dalam satu ruangan dengannya.

Namun, ia tetap mengangguk pelan.

"Baik, Tuan."

Kevin mengangguk puas.

Lalu ia memberi kode kepada Lea.

Lea yang paham langsung menoleh ke arah Alesha.

"Semangat. Kakakku nggak gigit kok. Hanya saja matanya memang seperti singa, sesuai namanya," bisik Lea sambil terkekeh.

"LEA!"

Lea langsung berbalik dan pura-pura tidak mendengar.

Membuat Kevin menggeleng geli melihat tingkah dua saudara itu.

Sebelum meninggalkan ruangan, Kevin sempat menatap Alesha seolah memberi semangat.

Lalu ia berjalan keluar bersama Lea.

Klik.

Pintu tertutup.

Ruangan yang sebelumnya ramai langsung terasa sunyi.

Kini hanya tersisa Alesha dan Leon.

Ruangan yang mendadak sunyi membuat Alesha semakin canggung.

Ia bahkan bisa mendengar detak jantungnya sendiri.

Sementara Leon masih berdiri di tempatnya.

Tatapannya belum juga lepas dari wajah Alesha.

Semakin lama Leon memandang Alesha, semakin sulit ia mengabaikan perasaan mengusik yang muncul di dadanya.

Perasaan yang sudah lama tidak ia rasakan.

Namun, Leon segera menepis pikirannya.

Ia harus bersikap profesional.

"Ikut saya," ucap Leon dengan dingin.

Tanpa menunggu jawaban, pria itu langsung melangkah keluar ruangan.

"Baik, Tuan."

Alesha mengikuti Leon keluar dari ruangan dengan langkah pelan.

Suasana di sepanjang koridor terasa sunyi.

Leon berjalan di depan tanpa mengatakan apa pun.

Sementara Alesha terus berusaha menenangkan dirinya sendiri.

Jantungnya berdebar semakin cepat.

Beberapa menit kemudian, mereka berhenti di depan sebuah ruangan dengan pintu kaca otomatis.

Di samping pintu tertulis:

EXECUTIVE ASSESSMENT ROOM

Leon menempelkan kartu aksesnya.

Bip.

Pintu terbuka perlahan.

Alesha yang berdiri di belakangnya langsung tertegun.

Matanya membelalak.

Ruangan itu jauh berbeda dari yang ia bayangkan.

Berbagai layar monitor berukuran besar memenuhi dinding ruangan.

Beberapa menampilkan grafik keuangan.

Sebagian lainnya menampilkan data perusahaan, laporan proyek, serta berbagai angka yang terus bergerak secara real-time.

Di bagian tengah ruangan terdapat meja kerja modern dengan beberapa komputer berteknologi tinggi.

Cahaya dari layar monitor membuat suasana ruangan terlihat begitu profesional dan berkelas.

Mata Alesha bergerak ke segala arah, mencoba mencerna kemegahan ruangan tersebut.

"Masuk."

Suara dingin Leon membuyarkan kekagumannya.

Alesha segera melangkah masuk.

Leon berjalan menuju salah satu meja kerja.

Kemudian ia menekan beberapa tombol pada layar sentuh yang berada di hadapannya.

Beberapa data langsung muncul di monitor utama.

Leon berbalik menatap Alesha.

"Duduk."

Alesha mengangguk lalu duduk di kursi yang telah disediakan.

Leon menyilangkan kedua tangannya di dada.

Sorot matanya tetap tajam.

"Tugas pertama."

Alesha langsung menegakkan tubuhnya.

Leon menekan tombol pada monitor.

Seketika sebuah laporan keuangan lengkap muncul di layar besar.

"Perhatikan data ini."

Alesha mengalihkan pandangannya ke monitor.

Leon melanjutkan dengan nada datar.

"Dalam laporan ini terdapat beberapa kesalahan dan ketidaksesuaian data."

Ia menatap Alesha tanpa berkedip.

"Saya ingin kamu menemukan semuanya."

Alesha menelan ludah.

Leon lalu menunjuk salah satu komputer di depannya.

"Kamu punya waktu tiga puluh menit."

Setelah itu, tak ada lagi suara selain bunyi pendingin ruangan dan ketukan jari di atas keyboard.

Alesha menatap layar monitor yang kini dipenuhi angka, tabel, grafik, dan laporan yang sangat detail.

Ia menarik napas panjang.

Lalu perlahan meletakkan kedua tangannya di atas meja.

"Baik, Tuan."

Tanpa membuang waktu lagi, Alesha mulai membaca setiap data yang terpampang di layar monitor dengan penuh konsentrasi.

Alesha begitu fokus mengerjakan tugas yang diberikan kepadanya.

Ia sama sekali tidak menyadari bahwa sepasang mata terus memperhatikannya sejak tadi.

Leon bersandar di kursinya sambil menatap Alesha tanpa berkedip.

Wajah itu.

Nama itu.

Dan perasaan aneh yang terus muncul setiap kali ia melihatnya.

Nama yang sama.

Wajah yang terasa tidak asing.

Namun Leon sudah terlalu sering berharap dan berakhir kecewa.

Karena itu, kali ini ia memilih menunggu.

Namun matanya tetap tidak bisa lepas dari sosok Alesha.

"Apa dia gadis kecilku?" batin Leon.

1
merry
nenek lampir minta di timpuk x pkai panci,, gk berubah sex pdh ank y krj dan kekurangan mknn,, yg mndul juga ankmu nek bukn mntn mantu mu itu
merry
bgmn robi tau klo alesya itu mntn istri dr mantu y sndri ya🤭🤭🤭psti robi bklnn bilng aldo itu bodoh ya krn lpsinn wanita pintar kyk alesya🤭🤭🤭
merry
perbaiki dri mu ret rawat ankmu dan cari krj yg menghasilkan uang,,, wlpun aldo msh nanggung biaya mu,
merry
beda x risa aldo bhong blm nikh y gppp tau belakang juga gpp tgl kmu ajj responnya gmn nnti aldo pyn alasan barang x juga 🤭🤭 tp kmu hamil ank org risa bpknya mau tanggung jawab kmu ajj gk mau jdi siapa yg plg pembohongan besar kmu atau aldo,, atrann aldo ngmg ddpn mertuanya dan talak tu risa jugaa ngempanin ank org blm fakta risa juga jhat sm mm dan adikmu
merry
mntn istri mu gk hamil hamil 3 thn lmy,,
merry
pdhl kmu juga bhingin aldo risa ngku ankmu ank aldo pdhl ank ya raka
Ayudya
mantap
Nona Jmn: Terima kasih😍😍🙏🙏
total 1 replies
merry
Leon tu singa loh 😆😆tau kn singa klo dh dh ngamuk kyk gmn 🤭🤭🤭
merry
Rosa tu Leon
Ma Em
Alhamdulillah Alesha sdh mengingat Leon teman masa kecilnya .
Syahdu: Gak akan bosen deh, Novel ada chat lucunya😆 di I Love you Brutally. Cewek yang naksir kakak kelas secara terang-terangan! Terima kasih dukungannya🤍🫶🏻😆
total 1 replies
Ma Em
Alesha pernah kecelakaan dan lupa ingatan makanya Alesha tdk ingat punya teman masa kecil nya .
merry
syukuri dpt mantu kurg ajr,, dijadiin babu drmh sndrii
Anonim
BACOT MMQ🖕🖕
Ma Em
Leon sdh menemukan gadis teman masa kecilnya semoga benar Alesha reman masa kecil Leon dan berjodoh Alesha dgn Leon , Aldo sdh menikah dgn wanita pilihan nya apakah benar anak yg dikandung Risa adalah anaknya Aldo .
Hatnah Batulicin
peran Alesha org nya terlalu lemah dan letoy 😝😝😝
Anonim: Asli.... kekurangan vitamin
total 2 replies
Hatnah Batulicin
terlalu bnyk KTA "hah"disetiap dialog nya
Anonim: awokawok emang lawak awokawok blok
total 1 replies
dome🌬️🌀🌀🌀
lanjut Thor bikin cerita yg bikin tensi naik🤣🤣🤣🤣🤣
ayoookkkk semangat
semangat
💪💪💪💪💪
dome🌬️🌀🌀🌀
yookkk gelud yookkk Mak, sini biar saya smackdown

😤😤😤😤😤😤😤😤😤kuweseeellleee rekkk...
dome🌬️🌀🌀🌀
haduuhhhhh... Jagan lembek laahhh kau wahai wanita. sudah dihina diremehkan ga dihargai sekarang disakiti secara verbal dan fisik apalagi yg kau harapkan dari si biyawak suamimu. gila digampar masih bisa ngarep dibela. digampar yaa neng digampar.. udah kayak ga ada harga diri lagi lu. ngapain masih ngarep laki percaya sama kamu
dome🌬️🌀🌀🌀
eehhhhhh.... Mak lampir, itu bukan tanggung jawab mantumu yaa buat nafkahi kluarga kalian. setres kan kalian. coba brobat dl sapa tau gila.
yg Suai siapa tapi yg dituntut nafkahi siapa. kan gendeng yaaa.. ga DA kewajibannya mantu atau istri menafkahi keluarga nya apa lagi menafkahi kluarga suami.😄😄😄
ibu ini lupa minum obat inii pastii makanya rada kumat 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!