NovelToon NovelToon
Jangan Sentuh Anak-anakku

Jangan Sentuh Anak-anakku

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / CEO / Balas Dendam
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: Ummu Umar

Biah merupakan seorang Single parent yang membesarkan ke-tujuh orang anak, dan diantaranya adalah anak dari adiknya sendiri yang meninggal dalam kecelakaan.

Hidupnya yang dulu bisa berada dirumah setiap hari kini harus berjuang seorang diri untuk membesarkan mereka.

Suaminya meninggal karena menolong seorang perempuan yang hendak diperkosa oleh beberapa orang, dia meninggal sehari sebelum adiknya meninggal dunia dan menitipkan kedua putranya kepadanya

Mampuka dia membesarkan mereka dengan segala himpitan ekonomi dan juga penghinaan orang-orang??

Novel terbaru kami yang penuh kisah inspiratif dan juga tangis

Silahkan dukung kami🙏🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ummu Umar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 20

Aminah yang berada diseberang mengepalkan tangannya, dia yakin ayahnya memang sudah merencanakan segalanya untuk merampas hak anak-anaknya kembali.

"Baik aku akan datang, jika anakku sampai terluka seujung kuku saja, jangan salahkan aku jika aku melupakan hubungan darah dengan anda tuan Adam Hermawan". Jawab Aminah dengan dingin.

Adam yang berada diseberang sempat tertegun sejenak tapi mengabaikannya dan langsung tertawa keras.

"Tidak usah ber omong kosong Biah, datang saja kesini dan pastikan kamu mengalihkan seluruh warisan ibumu padaku setelah ini, dan jangan bertingkah macam-macam". Ucapnya langsung menutup telponnya.

Dia lupa jika perempuan yang dulu dia ancam Dnegan cara yang sama sudah bertransformasi menjadi anak dewasa yang memiliki pemikiran dan perencanaan matang yang tidak bisa dia lawan.

"Kamu salah mencari lawan ayah, aku tidak akan tinggal diam dan menangis pasrah seperti dulu saat kamu mengancam aku, akan ku perlihatkan padamu apa yang bisa dilakukan oleh anak ini". Ucapnya dalam hati.

Dia menghubungi semua kenalan nya termasuk tim miliknya dan juga kenalan suaminya saat masih menjadi aparat negara, dia sangat tahu tim suaminya itu sangat solid dalam membantu satu sama lain dan dia akan meminta tolong untuk mengamankan hal itu.

Setelah itu dia menghubungi beberapa wartawan televisi nasional dan memberikan keterangan untuk bekerja sama dalam hal yang tak pernah ayahnya duga.

Setelah semuanya selesai, dia menjemput anaknya yang lain ke sekolah mereka dan membawanya ketempat yang aman yaitu markas polisi tempat dulu dia dan suaminya tinggal sebelumnya.

Dia memakai pakaian kasual dan sepatu cats serta rompi anti peluru yang tidak kentara jika dipakai didalam bajunya yang kebesaran.

"Aku akan membalas setiap tetes airmata yang kalian jatuhkan dari kami". Ucapnya dengan tangan mengepal erat.

Dia menjalankan mobilnya dan semua pasukan sudah siaga ditempat nya, ayahnya tidak tahu Biah sudah tahu dimana lokasi sang anak sebelum dia mengatakannya karena sudah terdeteksi pada jam mereka masing-masing.

Biah masuk kedalam seorang diri, ayahnya hanya berpikir dia wanita lemah yang bisa dihajar sesuka hati seakan dia lupa jika anaknya ini memiliki riwayat hidup dan tumbuh dalam lingkungan kemiliteran yang sarat dengan kedisiplinan dan juga latihan yang ketat.

Tak ada yang tahu jika perempuan yang selalu tampil sederhana itu adalah salah satu penembak jitu yang merupakan salah satu tim terbaik yang dimiliki negara masa kini hanya saja dia memang tidak pernah menampakkan segalanya yang dia miliki.

Benar kata orang jangan pernah melihat orang dari penampilannya karena kadang penampilan itu bisa menipu.

Biah melangkah anggun kedalam ruangan dengan wajah yang tenang walau terlihat jelas amarah yang berkobar dimatanya melihat anaknya dalam keadaan terikat dan mulut dilakban .

"Aku sudah datang, sekarang lepaskan kedua putraku". Ucapnya dengan dingin tanpa rasa takut sedikitpun.

Ayahnya tidak pernah tahu bahwa orang-orang yang dia anggap sebagai anak buah setia adalah bagian dari tim anaknya .

"Tampaknya kamu biasa saja melihat kedua anakmu terikat, atau memang kamu tidak perduli karena mereka hanya keponakanmu?". Ejek sang ayah berusaha memprovokasi agar sang anak meledak .

Biah hanya tersenyum tipis menatap ayahnya dengan tatapan meremehkan .

"Saya bukan anda tuan Adam, mereka adalah anak-anak saya sama seperti anak kandung saya, hanya saja saya memberi anda sesuatu pelajaran untuk bisa membedakan mana lawan dan mana kawan".

Biah melirik kedua orang yang berada disamping sang ayah seakan memberi kode .

Mereka mengedipkan mata memberi kode dan langsung menodongkan senjata kepada kepala Adam.

Adam mematung mendapatkan serangan yang tiba-tiba itu, dia mengalihkan pandangannya kepada kedua orang itu dan kembali kepada anaknya seakan dia baru memproses apa yang sebenarnya terjadi.

"Aku bukan Biah kecil yang bisa kamu tindas ayah, karena kamu tidak pernah peduli pada kami sampai-sampai kamu tidak tahu jika aku adalah komandan pasukan khusus yang ditugaskan untuk menyelidiki para mafia hukum dan juga para aparat negara yang menggunakan kekuasaan dengan seenaknya".

Biah tersenyum tipis melihat wajah ayahnya yang memucat karena baru mengetahui fakta yang ada.

"Aku dan suami ku adalah satu kesatuan khusus yang dibentuk pemerintah 15 tahun yang lalu, aku memang kuliah ekonomi dan hukum untuk menghapus identitas ku sebagai prajurit elit, aku memang berpenampilan biasa untuk menghindari semua yang mencolok dari kehidupan agar bisa memantau segalanya sampai ke akarnya dan anda adalah salah satu targetnya".

Tubuh Adam nyaris limbung mendengar ucapan anaknya itu, itu artinya selama ini negara memang sedang mengincarnya untuk dihukum berat karena perbuatannya memang sudah melampaui batas.

"Kau tidak bisa melakukan ini pada ayah Biah, ayah ini orangtua kandungmu". Cicitnya mulai ketakutan.

Biah tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan ayahnya yang terkesan ketakutan dan mencari jalan keluar saat dirinya terdesak.

"Itu benar jika anda ayah saya, tapi saya juga seorang prajurit taat akan hukum, sumpah dan kesetiaan untuk mengabdi pada negara itu adalah harga mati pada prajurit setia".

Biah melangkah anggun kehadapan sang ayah sambil mengedarkan semua pandangannya, kalian semua sudah mendengarnya jadi silahkan masuk kedalam sini untuk bertanya langsung kepada lelaki ini agar mendapatkan berita ekslusif, dan kalian semua para anggota bawa dan kawal dia".

Adam mengepalkan tangannya, dia tidak punya pilihan lain selain melawan, dia menyikut badan orang yang disampingnya dan mengambil pistolnya kemudian mengarahkan kepada cucunya itu .

"Aku tidak akan mati sendirian Biah, setidaknya jika aku mati kamu akan kehilangan kedua keponakanmu ini sehingga kamu tidak akan punya muka jika harus berhadapan dengan kedua adikmu di neraka". Bentaknya dengan suara menggelegar.

Biah melangkah tenang sementara kilatan kamera sangat ramai dibelakangnya.

Biah mengarahkan senjatanya dengan tenang seakan tidak terganggu dengan ancaman sang ayah, dia memang sengaja tidak berbalik agar para wartawan tidak mendapatkan fotonya, dia bahkan memakai masker untuk menutupinya.

Dor suara tembakan menggema .

saat akan menembak sang cucu sang anak lebih dulu menembak tangannya sehingga pistol yang dia pegang akhirnya jatuh.

Tapi salah satu anak buah Adam ternyata sudah merencanakan rencana cadangan untuk kabur seperti ini

"Menyingkir". Teriak Biah langsung membuat wartawan berlarian keluar setelah mendapat video serta gambar yang mereka ingin kan tadi.

Sang anak buah ayahnya melempar zat beracun sehingga asapnya mengepul, Biah langsung berlari kemudian mencari sang anak untuk melepaskannya.

Dia mengambil pisau yang ada didalam sakunya tapi saat akan membuka ikatan itu dengan kasar dia mendengar suara tidak biasa didalam baju sang anak.

Dia tertegun sejenak, tangannya mengepal erat dan air matanya terus berjatuhan tetapi dia berusaha tetap tenang

"Aku tidak akan pernah memaafkan mu lelaki bajingan, jika aku bisa memilih aku tidak ingin terlahir menjadi anakmu". Teriak Biah dengan suara menggelegar.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!