Update 1 × 10 bab per 7 hari
*******************
Li Yu’er hanyalah seorang pekerja kantor biasa di dunia modern.
Hidupnya dipenuhi lembur, kopi pahit, dan rutinitas tanpa akhir… sampai sebuah kecelakaan merenggut nyawanya dan membuatnya terbangun di dunia Douluo Dalu.
Ia bereinkarnasi sepuluh tahun sebelum kelahiran Tang San.
Di dunia tempat kekuatan ditentukan oleh roh bela diri dan soul ring, Li Yu’er terlahir dengan bakat yang bahkan mampu mengguncang seluruh Spirit Hall
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mianno, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kota Suci Spirit Hall
Kereta Spirit Hall terus bergerak menembus malam.
Namun suasana di dalamnya berubah jauh lebih serius setelah Gu Yue mengatakan seseorang sedang menunggu mereka.
Li Yu’er langsung waspada.
Kalau sampai orang yang datang adalah pihak High Priest Hall…
maka situasinya mungkin akan lebih rumit dari perkiraan.
Sementara itu, Gu Yue perlahan membuka tirai jendela kereta.
Tatapannya tertuju ke kejauhan.
Dan untuk pertama kalinya—
Li Yu’er akhirnya melihat pusat wilayah Spirit Hall.
Di balik pegunungan besar yang membentang di cakrawala, cahaya emas samar terlihat menerangi langit malam.
Meski jaraknya masih sangat jauh, aura suci dari area itu sudah bisa dirasakan samar.
Li Yu’er sedikit menyipitkan mata.
“Itu…”
Gu Yue berkata pelan,
“Kota Suci.”
“Pusat Spirit Hall.”
Jantung Li Yu’er berdetak sedikit lebih cepat.
Kota Suci Spirit Hall.
Tempat yang di masa depan akan menjadi pusat konflik besar dunia Douluo.
Markas terbesar Spirit Hall.
Dan sekarang—
ia akan masuk ke tempat itu sebagai murid seorang tetua Worship Hall.
Kereta terus bergerak selama hampir satu jam lagi sebelum akhirnya melambat.
Dua pengawal Spirit Hall di luar terlihat langsung menegang.
Aura soul power samar mulai terasa dari depan jalan.
Tak lama kemudian—
WHUSSH!
Sosok berjubah putih tiba-tiba muncul tepat di tengah jalan.
Kereta langsung berhenti.
Li Yu’er otomatis menyipitkan mata.
Karena ia sama sekali tidak melihat kapan orang itu muncul.
Aura pria tersebut sangat tenang.
Namun justru karena terlalu tenang, tekanannya terasa lebih menyeramkan.
Gu Yue perlahan membuka pintu kereta lalu turun.
Li Yu’er mengikuti dari belakang.
Saat kakinya menyentuh tanah—
ia akhirnya bisa melihat sosok di depan dengan jelas.
Pria itu tampak berusia sekitar tiga puluhan.
Rambut pirang panjang terikat rapi di belakang.
Jubah putih keemasan dengan lambang enam sayap menghiasi tubuhnya.
Wajahnya tampan dan dingin.
Dan yang paling mencolok—
di dahinya terdapat simbol cahaya samar berbentuk malaikat.
Begitu melihat pria itu—
mata Gu Yue sedikit menyipit.
“Qian Lin.”
Pria bernama Qian Lin itu perlahan tersenyum tipis.
“Sudah lama tidak bertemu, Elder Gu Yue.”
Tatapannya kemudian perlahan berpindah.
Dan berhenti tepat pada Li Yu’er.
Dalam sesaat—
Li Yu’er langsung merasakan tekanan spiritual besar menyelimuti tubuhnya.
Bukan tekanan membunuh.
Melainkan seperti sedang diperiksa dari ujung kepala sampai kaki.
“Dia kuat…”
Sangat kuat.
Bahkan lebih kuat dari kebanyakan spirit master yang pernah Li Yu’er temui sejauh ini.
Gu Yue melangkah sedikit maju.
Secara samar menghalangi tekanan itu.
“Apa tujuanmu datang malam-malam begini?”
Qian Lin tetap tersenyum tipis.
“Aku hanya menjalankan perintah High Priest Hall.”
Tatapannya tidak lepas dari Li Yu’er.
“Atau lebih tepatnya…”
“Perintah dari Lord High Priest sendiri.”
Pupil mata Li Yu’er sedikit mengecil.
Lord High Priest.
Kalau benar seperti dugaannya…
berarti orang yang memperhatikannya sekarang memang Qian Daoliu.
Limit Douluo terkuat Spirit Hall.
Dan kemungkinan salah satu manusia terkuat di seluruh benua saat ini.
Gu Yue berkata dingin,
“Kalau hanya untuk pemeriksaan, tidak perlu sampai mengutus Angel Spirit Douluo.”
Li Yu’er diam-diam memperhatikan reaksi mereka.
Angel Spirit Douluo.
Jadi Qian Lin adalah spirit master tipe angel.
Tidak heran aura sucinya terasa sangat kuat.
Namun…
Freya di dalam tubuh Li Yu’er justru bereaksi aneh.
DEG.
Roh bela diri itu perlahan bergerak sendiri.
Bukan agresif.
Melainkan seperti… memperhatikan.
Dan di saat bersamaan—
Qian Lin tiba-tiba sedikit mengernyit.
Tatapannya berubah tipis.
Karena untuk sepersekian detik, angel spirit miliknya merasakan tekanan samar.
Sangat kecil.
Namun cukup membuat jantungnya bergetar.
“Barusan itu…”
Qian Lin langsung menatap Li Yu’er lebih dalam.
Sementara Gu Yue diam-diam mengutuk dalam hati.
Freya kembali bereaksi.
Untung kali ini tidak sampai memunculkan aura besar.
Namun jelas Qian Lin tetap menangkap sesuatu.
Beberapa detik kemudian, Qian Lin akhirnya berkata pelan,
“Anak ini memang menarik.”
Tatapan Gu Yue langsung berubah dingin.
“Qian Lin.”
“Jangan main-main.”
Qian Lin tertawa kecil.
“Kau terlalu serius.”
“Aku hanya penasaran.”
Ia lalu kembali memandang Li Yu’er.
“Namamu Li Yu’er?”
Li Yu’er menjawab tenang,
“Ya, Senior.”
Qian Lin memperhatikan wajah anak itu beberapa saat.
Lalu tersenyum tipis.
“Kau tidak terlihat gugup.”
Li Yu’er sedikit terdiam sebelum menjawab,
“Aku hanya percaya Guru tidak akan membiarkan sesuatu terjadi padaku.”
Gu Yue yang mendengar itu sedikit mengangkat alis.
Sementara Qian Lin justru tertawa kecil.
“Hahaha…”
“Anak ini pintar bicara.”
Namun setelah tawanya berhenti—
tatapannya berubah jauh lebih tajam.
“Kalau begitu…”
“Apa kau bersedia menjalani pemeriksaan soul power sekarang?”
Suasana langsung menjadi sunyi.
Dua pengawal Spirit Hall bahkan tanpa sadar menahan napas.
Karena mereka tahu—
ini bagian paling berbahaya.
Li Yu’er perlahan mengepalkan tangan di balik lengan bajunya.
Pemeriksaan soul power.
Kalau metode pemeriksaannya terlalu dalam, kemungkinan keberadaan Freya bisa terbaca.
Namun sebelum ia sempat bicara—
Gu Yue langsung berkata dingin,
“Tidak.”
Qian Lin menoleh perlahan.
“Tidak?”
“Anak ini baru saja mengalami penyergapan Black Specter.”
“Aku tidak akan membiarkan siapa pun menyentuh spiritual sea-nya sekarang.”
Tatapan Gu Yue sangat tajam.
Qian Lin sedikit terdiam.
Ia tentu tahu Gu Yue bukan orang yang mudah dipaksa.
Apalagi status mereka sebenarnya setara.
Namun perintah High Priest Hall juga tidak bisa diabaikan.
Suasana menjadi semakin berat.
Beberapa detik kemudian—
Qian Lin akhirnya menghela napas kecil.
“Baiklah.”
“Aku memang tidak berniat memeriksanya secara paksa.”
Tatapan Gu Yue tetap dingin.
Qian Lin lalu melanjutkan,
“Lagipula…”
“Lord High Priest hanya ingin memastikan satu hal.”
Tatapannya kembali jatuh pada Li Yu’er.
“Apakah aura yang muncul dari tubuhmu memiliki hubungan dengan angel lineage.”
Jantung Li Yu’er langsung berdetak lebih keras.
Jadi mereka memang merasakan aura Freya.
Namun mereka mengiranya berhubungan dengan angel spirit.
Gu Yue sedikit menyipitkan mata.
“Dan hasilnya?”
Qian Lin tersenyum tipis.
“Aku belum yakin.”
“Tetapi…”
Tatapannya menjadi lebih dalam.
“Angel Spirit-ku merasakan sesuatu yang sangat aneh dari anak ini.”
Freya di dalam tubuh Li Yu’er kembali bergerak samar.
Namun kali ini Li Yu’er buru-buru menekannya.
Ia tidak boleh membiarkan Freya bereaksi lagi.
Qian Lin terus memperhatikan Li Yu’er beberapa saat sebelum akhirnya berkata,
“Karena Elder Gu Yue sudah menerimamu sebagai murid…”
“Untuk sementara High Priest Hall tidak akan ikut campur.”
“Namun nanti setelah kau tiba di Kota Suci…”
“Lord High Priest ingin bertemu langsung denganmu.”
BOOM.
Meski nadanya tenang, kalimat itu tetap memberi tekanan besar.
Bertemu langsung dengan Qian Daoliu.
Salah satu manusia terkuat di era ini.
Li Yu’er langsung merasakan tekanan tak terlihat di pundaknya.
Gu Yue sendiri tampak tidak terlalu terkejut.
Seolah ia memang sudah memperkirakan hal itu.
Qian Lin kemudian melangkah mundur perlahan.
“Aku hanya menyampaikan pesan.”
“Perjalanan kalian aman mulai sekarang.”
Setelah mengatakan itu—
WHUSSH!
Tubuhnya langsung menghilang seperti cahaya.
Begitu saja.
Tanpa jejak.
Li Yu’er diam beberapa detik sebelum akhirnya berkata pelan,
“Guru…”
“Apakah Lord High Priest sangat kuat?”
Gu Yue menatap langit malam beberapa saat.
Lalu perlahan menjawab,
“Kalau seluruh Benua Douluo dibagi berdasarkan kekuatan…”
Tatapannya berubah dalam.
“Maka orang tua itu berdiri di puncak.”
Li Yu’er langsung terdiam.
Meski sudah tahu dari novel asli, mendengar pengakuan langsung dari Gu Yue tetap terasa berbeda.
Gu Yue kemudian kembali naik ke kereta.
“Masuk.”
“Kita lanjutkan perjalanan.”
Li Yu’er mengikuti tanpa banyak bicara.
Namun pikirannya terus memikirkan satu hal.
Qian Daoliu ingin bertemu dengannya.
Dan entah kenapa—
ia merasa pertemuan itu mungkin akan mengubah hidupnya jauh lebih besar dibanding menjadi murid Gu Yue.
…
Menjelang pagi.
Kereta akhirnya mencapai gerbang utama Kota Suci.
Dan saat Li Yu’er melihat kota itu untuk pertama kalinya—
ia benar-benar terdiam.
Tembok emas raksasa membentang sejauh mata memandang.
Bangunan-bangunan putih megah berdiri seperti istana surgawi.
Lambang enam sayap Spirit Hall terlihat di mana-mana.
Dan yang paling mengerikan—
aura soul power di kota ini begitu padat hingga udara terasa berbeda.
Spirit master kuat ada di mana-mana.
Bahkan penjaga gerbang saja minimal Spirit Elder.
Li Yu’er akhirnya benar-benar memahami satu hal.
Spirit Hall…
bukan sekadar organisasi biasa.
Melainkan monster raksasa yang menguasai seluruh benua dari balik bayangan.
Saat kereta memasuki kota—
banyak orang langsung memberi hormat kepada Gu Yue.
Tatapan hormat. Takut. Dan kagum.
Status seorang tetua Worship Hall benar-benar tinggi.
Namun saat Li Yu’er sedang memperhatikan suasana Kota Suci—
DEG.
Freya tiba-tiba bereaksi lagi.
Kali ini jauh lebih kuat.
Li Yu’er langsung mengernyit.
Karena ia bisa merasakan sesuatu memanggil Freya dari arah pusat kota.
Aura itu sangat suci.
Sangat besar.
Dan sangat menyesakkan.
Tatapan Li Yu’er perlahan bergerak ke kejauhan.
Di sana—
berdiri sebuah bangunan emas raksasa yang menjulang tinggi ke langit.
Holy Angel Hall.
Dan entah kenapa—
Freya di dalam tubuhnya terus bereaksi ke arah tempat itu.