NovelToon NovelToon
Dibuang Saat Hamil

Dibuang Saat Hamil

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / CEO / Single Mom
Popularitas:6.2k
Nilai: 5
Nama Author: Nona Jmn

Diana Veronika berniat memberi tahu kekasihnya tentang kehamilannya, berharap pria itu akan ikut bahagia.
Namun bukannya bertanggung jawab, Samuel justru meninggalkannya karena tak berani melawan orang tuanya dan memilih wanita dari perjodohan keluarga.
Hamil sendirian, Diana berusaha bangkit demi anaknya, hingga seorang CEO dingin perlahan hadir dalam hidupnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nona Jmn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Harga kehormatan

“Samuel.”

Diana menyambut kekasihnya dengan penuh antusias. Sudah beberapa hari mereka tidak bertemu, dan pagi ini Samuel tiba-tiba menghubunginya.

Samuel hanya tersenyum tipis sebelum menghampiri Diana.

“Akhirnya kamu datang juga,” ujar Diana penuh semangat. Ia menggandeng tangan kekasihnya dan membawanya masuk ke dalam kontrakannya. “Hari ini aku masak makanan kesukaan kamu.”

Samuel hanya mengangguk pelan.

Diana menuntunnya ke meja makan kecil yang sudah dipenuhi aneka hidangan.

“Kamu masak sebanyak ini?” tanya Samuel dengan nada tak percaya.

Diana mengangguk bangga. “Tentu, siapa lagi kalau bukan aku?”

Samuel terdiam sesaat, seolah memikirkan sesuatu. Tatapannya tertuju pada Diana dengan sorot mata yang sulit diartikan, hingga akhirnya ia mengembuskan napas berat.

“Sayang, ini. Aku yakin kamu pasti suka.”

Diana menyodorkan sepiring makanan berisi berbagai lauk kepada Samuel.

Samuel menerimanya. “Makasih.”

Diana mengangguk sambil tersenyum.

Mereka menikmati makan bersama. Diana terus bercerita dengan penuh semangat, sementara Samuel hanya menyimak dan sesekali menanggapi celotehan Diana.

Setelah makan selesai, Diana langsung membereskan bekas makanan mereka.

“Aku saja,” ucap Samuel seraya mulai mengangkat piring-piring kotor.

Diana menggeleng. “Tidak perlu, aku saja. Kamu duduk saja.”

“Kamu saja yang duduk. Kamu pasti capek buat semua ini. Sekarang giliranku,” ujar Samuel dengan nada yang tak ingin dibantah.

Diana tertegun sejenak, lalu akhirnya mengangguk.

Samuel mulai membereskan meja makan.

Diana tersenyum bahagia melihat Samuel yang begitu cekatan dan penuh perhatian.

Beberapa saat kemudian, Samuel menghampiri Diana yang sedang menunggunya di ruang tamu.

“Sudah?” tanya Diana.

Samuel mengangguk lalu duduk di sampingnya.

“Makasih, ya. Harusnya itu tugasku.”

“Tidak apa-apa, kamu sudah kelelahan.”

Diana tersenyum. Ia menatap Samuel dengan intens. Hari ini pria itu terlihat sangat berbeda dari biasanya.

“Sayang…”

Diana memanggil Samuel, tetapi pria itu justru melamun hingga suara Diana meninggi.

“Samuel.”

Samuel tersentak dan menatap Diana.

“Kamu ada masalah kantor sampai kamu melamun?” tanya Diana kembali dengan lembut.

Samuel hanya menatapnya sebelum menggeleng pelan. Ia lalu menyandarkan tubuh di sofa.

Keheningan menyelimuti mereka berdua hingga akhirnya—

“Aku mau ngomong sesuatu,” ucap Samuel dan Diana secara bersamaan.

“Kamu saja yang duluan,” ujar Samuel.

“Enggak, kamu saja.”

“Kamu.”

“Ih, kamu saja.”

Samuel menarik napas panjang lalu mengembuskannya kasar.

“Hubungan kita akhiri sampai di sini. Satu minggu lagi aku akan menikah. Aku tidak bisa melawan orang tuaku, dan aku harus menerima perjodohan ini.”

Plak! Plak!

Diana menampar kedua pipi Samuel secara bergantian.

Samuel tertegun. Ia sama sekali tidak menyangka reaksi Diana akan seperti ini.

Air mata Diana langsung mengalir deras. Dadanya terasa sesak mendengar ucapan Samuel.

“Di mana janji kamu, hah? Di mana janjimu ingin memperjuangkan cinta kita? Cuma segini perjuanganmu untuk meminta restu pada orang tuamu, hah?” suara Diana meninggi. “Setelah kamu mendapatkan semuanya, dengan entengnya kamu ingin mengakhiri hubungan ini. Dasar pengecut!”

“Diana, aku tidak ingin menjadi anak durhaka karena melawan kedua orang tuaku,” ucap Samuel.

“Kenapa baru sekarang, hah? Kenapa tidak dari dulu saat orang tuamu tidak merestui kita?” bentak Diana. “Kenapa baru sekarang setelah semuanya sudah sejauh ini?”

Air matanya terus mengalir deras.

Samuel terdiam. Lidahnya terasa kelu untuk mengucapkan sepatah kata pun.

“Kamu tidak ingin mengecewakan orang tuamu, tapi kamu justru menyakiti aku, brengsek!”

Plak!

Satu tamparan lagi mendarat di pipi Samuel.

Samuel memegang pipinya yang terasa perih. Ia menatap Diana dengan datar.

“Sudahlah. Keputusanku sudah bulat. Aku tidak ingin mempunyai hubungan apa pun lagi denganmu. Anggap saja hubungan ini tidak pernah terjadi,” ucap Samuel dengan enteng, membuat emosi Diana semakin memuncak.

Samuel bangkit dari duduknya, bersiap meninggalkan Diana.

“Kamu tidak bisa mengakhiri hubungan ini begitu saja setelah kamu merenggut kesucianku. Kamu harus bertanggung jawab,” ucap Diana dengan nada dingin.

Samuel mengembuskan napas berat lalu membalikkan tubuh menatap Diana.

“Apa maumu sebenarnya?”

“Aku ingin kamu bertanggung jawab. Hanya itu,” jawab Diana tegas.

“Aku tahu kamu tidak ingin melepaskanku begitu saja, kan? Kamu ingin jadi Nyonya Samuel Dirgantara, kan? Kamu tenang saja, aku akan kasih kompensasi untukmu. Katakan, berapa uang yang kamu inginkan?” ucap Samuel.

Diana merasa harga dirinya benar-benar diinjak oleh Samuel.

Plak!

Ia kembali menampar Samuel.

Samuel memejamkan mata. Harga dirinya terasa tercabik setelah Diana menamparnya untuk keempat kalinya.

“Sebanyak apa pun uang yang kamu berikan tidak akan bisa mengembalikan kehormatanku yang kamu ambil secara licik, Tuan Muda Samuel Dirgantara,” ucap Diana lantang.

“Terserah kamu mau bicara apa, Diana. Hubungan ini sudah berakhir. Lupakan semua ini, anggap saja kita tidak pernah saling kenal,” ucap Samuel dengan enteng lalu melangkah menuju pintu.

Diana mengepalkan kedua tangannya erat.

“Kamu harus bertanggung jawab, Samuel! Aku hamil!”

Deg!

1
Prafti Handayani
Lanjut thor..Gass tross....
Nona Jmn: Besok ya kak😋😍
total 1 replies
Prafti Handayani
Thor di tunggu lanjutannya...
Nona Jmn: Besok ya kak😋😍
total 1 replies
Prafti Handayani
FIX istrimu Pelacur Samm...
Selamat menikmati kesengsaraanmu...
SELAMANYA!!!
Prafti Handayani
Calon suami dan Daddy buat Diana dan Debay.Mudah"an pria ini lebih berkuasa dri kel Samuel dan Citra.Biar Diana bs bls dendam.Dan calin Daddy bs melindungi Diana dan Debay slmnya.Niar debay nti gag bs diambil alih sm samuel dan keluarganya saat nti tau sam dan citra gag bs punya anak.
Mpusss...
Lia Rahmawati
katanya si Diana pergi jauh,tapi ko toko rotinya Deket sama toko rotinya yang punya si jahat?
Nona Jmn
Hai, kak. Akhirnya mampir di novel baruku😋😍
tia
jahat banget iren ,,makany toko u sepi
tia
semoga karma menghampir u Samuel sekuritas
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!