NovelToon NovelToon
Si Kembar Milik Tuan Asisten

Si Kembar Milik Tuan Asisten

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Nikahmuda / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:2.3k
Nilai: 5
Nama Author: Nouna Sagitarius

Karena kecerobohan nya sendiri seorang pria dewasa menarik tangan seorang gadis yang sedang berjalan dan dia membawanya ke suatu tempat.
Apakah yang terjadi kepada gadis malang itu?
ayok baca ceritanya hanya di noveltoon.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nouna Sagitarius, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Draft

Aku bisa menjelaskan nya." Ucap Arkan setelah melepas kan diri dari sang sekretaris.

"Tidak perlu itu bukan urusanku.!"

"Tidak, aku tetap harus menjelaskan nya, aku tidak mau kamu dan terutama anak-anak menganggap yg bukan-bukan.

Sedangkan Khanza memutar bola matanya malas, malas berurusan sama Arkan.

"Khanza kamu juga kerja di sini.?" tanya Arkan prihatin.

"Bukan urusan mu dan jangan ikuti saya.!"kata Khanza yang menekan kata-katanya.

Arkan hanya menatap punggung Khanza dengan iba, kehidupan apa yang di jalani sama Khanza selama ini dan kenapa satria membiarkan Khanza bekerja separah ini, Arkan mengepalkan tangan nya melihat Khanza berlalu lalang melayani pelanggan.

Tanpa meminum kopi yang telah dia pesan Arkan mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi,tujuan adalah bertemu dengan satria.

Kebetulan satria sedang lembur secepat mungkin Arkan melangkah kaki nya menuju ruangan satria lalu tanpa permisi dia langsung melempar sebuah kartu di meja satria.

Satria mengernyitkan kening nya melihat apa yang mendarat di meja nya lalu mendongak dan melihat Arkan.

"Kenapa menyuruh Khanza bekerja seperti itu." tanya Arkan marah.

satria mengangkat alis nya sebelah mendengar ucapan Arkan.

"Di situ ada banyak isi nya tolong suruh Khanza berhenti bekerja." lanjut nya yang membuat satria emosi.

"Apa maksud kamu, kamu merasa hebat karena banyak uang?!, jangan anggap kami membiarkan mu mendekati Khanza sama anak-anak nya kamu bisa seenak nya menuduh dan menghina kami!"

"Tanpa uang dari mu,saya juga masih bisa membiayai mereka.!"ucap satria tajam.

"Tapi kenapa Khanza kerja di cafe dan juga di toko roti.!"kata Arkan lagi.

"Khanza bukan perempuan yang menerima bantuan orang lain dan meminta bantuan pada orang lain.!"

"Dia membesarkan anak nya hasil dari kerja keras nya sendiri tanpa bantuan dari orang lain.!" ungkap satria dengan tatapan tajam.

"Tapi sekarang biar saya yang tanggung."ucap Arkan enteng.

"Memang seharusnya seperti itu,,, tapi itu dulu!, sekarang sebaik nya kamu simpan uang mu karena Khanza tidak membutuh kan nya lagi.!"

"Jangan sok perduli,jangan buat khanza ilfil dengan kelakuan mu karena Khanza tidak suka sama orang yang menyombongkan diri, lebih baik pikirkan cara bagaimana khanza memaafkan mu!." ucap satria menunjuk dada Arkan.

"Tapi saya tidak bisa melihat nya bekerja seperti itu, apalagi ini sudah malam dan anak-anak nya.."

"Kalau saja dulu kamu memikirkan apa yang kamu lakukan sama Khanza akan membuah kan hasil pasti Khanza tidak bekerja sekeras ini, seandainya dulu kamu tidak meninggalkan nya seperti barang bekas yang setelah di pake lalu di buang di tong sampah pasti Khanza tidak akan meninggalkan anak-anak nya seperti ini!, Tapi kamu merasa hebat dan meninggalkan nya setelah kamu nodai.!" cerca satria mengeluarkan uneg-uneg nya.

"Dan sekarang kamu datang seolah kami yang salah dan kamu penyelamat.!"lanjut nya lagi.

Arkan yang mendengar semua ucapan dari satria cuma bisa terdiam membisu benar apa yang di katakan satria seandainya dia dulu tidak meninggalkan Khanza pasti semuanya tidak seperti ini, seandainya dia buang ego nya dan menerima pernikahan dadakan itu pasti dia adalah laki-laki yang paling bahagia karena memiliki anak-anak yang lucu tapi sekarang cuma rasa penyesalan yang dia rasakan.

"Sebaiknya kamu keluar dari ruangan saya karna saya harus selesaikan pekerjaan ini karna istri saya sedang menunggu di rumah!." usir satria,tanpa permisi Arkan keluar tanpa membawa kartu yang sudah dia lempar kan tadi.

Seperti tidak merasakan capek Arkan mengendarai mobil nya kembali ke cafe melati dan saat dia memikirkan mobil nya dia melihat Khanza keluar dari cafe sambil mengendong Fadil yang sudah tidur dengan Farah yang di gandeng nya karena darah juga yang masih ngantuk.

Tak terasa air mata Arkan menetes,seberat itu kehidupan yang di jalani oleh Khanza, pagi di toko malam di cafe itu yang ada di benak nya.

Benar kata satria seandainya dia tidak meninggalkan nya Khanza tidak akan merasakan kesusahan seperti ini.

Dan sekarang dia datang dan langsung menyodorkan uang dan menyuruh Khanza berhenti bukanya terharu malah Khanza akan semakin membenci nya apalagi kesengsaraan yang Khanza alami berawal dari diri nya.

Saat Khanza keluar dari area cafe,Arkan menurunkan kursi agar Khanza tidak bisa melihat nya.

Dengan pelan Arkan mengikuti Khanza sampai ke rumah nya,dan setelah melihat Khanza masuk ke dalam rumah Arkan melajukan mobil nya dia juga ingin istrahat karena besok dia akan kembali mengejar maaf Khanza.

Keesokan pagi nya setelah sarapan Farah sama Fadil sudah bersiap -siap ke sekolah.

"kalian jangan nakal dan belajar yang rajin supaya pintar dan jadi orang sukses."kata Khanza setelah itu dia meninggalkan ke dua anak nya.

"Fadil Farah ...." panggil Arkan karna Arkan pagi-pagi buta sudah berada di depan rumah Khanza dan saat Khanza keluar dia mengikuti nya dari belakang hingga dia tau di mana sekolah anak-anak nya.

"paman.." panggil ke duanya dan saling pandang.

"kenapa paman bisa di sini dan tau sekolah kami.?" tanya Farah.

"Maaf tadi ayah..umm maksud nya paman mengikuti mobil mama." ucap ya dan cepat-cepat meralat kata nya

Fadil sama Farah saling pandang dan melangkah ke arah arkan walau bagaimanapun mereka masih anak-anak dan mereka tidak tau permasalahan orang tua nya. Mereka sedih kalau melihat ibu nya sedih tapi juga tidak tega melihat ayah yang mereka rindukan juga sedih apalagi mereka merindukan sosok seorang Ayah.

Kasih sayang yang mereka dapat kan sangat luar biasa di berikan oleh mama nya hingga mereka tidak membutuh kan yang lain tapi lama ke Lamaan mereka juga ingin merasakan kasih sayang dari ayah nya,mereka juga rindu sama ayah mereka dan kadang sering merasa iri melihat teman-teman nya di antar jemput oleh ayah mereka.

"ayah...."panggil Fadil

"ayah ..."begitupun Fara dan mereka langsung memeluk Arkan yang di balas sama Arkan.

Arkan mensejajarkan diri nya agar anak-anak nya bisa memeluk nya.

Arkan menangis begitu juga dengan si kembar, mereka mengeluarkan keluh kesah nya, unek -unek yang selama ini terpendam.

"maaf....maaf kan ayah...ayah janji tidak akan meninggalkan kalian lagi."kata Arkan di sela tangis nya.

"Ayah jahat...,pergi nya lama dan meninggalkan kami." kata Farah.

"maaf...ayah minta maaf." ucap nya yang mengerat kan pelukan nya mencium aroma anak-anak nya yang selama ini tidak dia ketahui.

"Farah benci sama ayah."mau cap nya.

"iya ayah tau.."

"Fadil juga benci sama ayah."

"maaf."hanya itu yang bisa Arkan katakan.

Kejadian itu tidak luput dari pantauan seseorang dan orang itu juga meneteskan air mata nya.

...,🌷ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ🌷...

1
Teh Euis Tea
benar kt Khanza klu ga di nafkahin lahir bathin dan istri tdk ridho maka jatuh talak 1
Rohmi Yatun
cerita yang menarik 👍
Dew666
👑👑👑
Teh Euis Tea
saling kenallah kan mereka suami istri
Teh Euis Tea
jgn salahkan mereka klu bermulut pedas itu turunan dari km Arkan
Teh Euis Tea
ada aj halangan mau ketemu istri yg hilang
Teh Euis Tea
ngelakuin sekali klu tokcer mah langsung jd arkan, apa lg klu ke2nya subur langsung jadi itu
Teh Euis Tea
mungkin itu istrinya arkan
Teh Euis Tea
jgn2 itu anak bosnya klu ga anak arkan
Isabela Devi
asisten masa Uda ketemu anaknya ga bisa mengenalnya
tia
lanjut thor
Supryatin 123
baru mampir thor❤️❤️ Lnjut thor 💪💪
Dew666
💃💃💃💃
Nouna Sagitarius: Masya Allah tabarakallah...
terimakasih kak bintang nya🙏
total 1 replies
Soraya
mampir thor lanjut
Teh Euis Tea
hadir baca thor, baru bab 1 tp sudah penasaran, bos sm asisten sama2 di tinggal istri kabur😁
Ma Em
Mungkin Dika dulu menyakiti hati istrinya makanya sang Ayah menyembunyikan nya .
Isabela Devi
knp ayah yg sembunyikan istri Dika
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!