NovelToon NovelToon
Om Duda, Nikah Yuk?

Om Duda, Nikah Yuk?

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Cintapertama
Popularitas:3.8k
Nilai: 5
Nama Author: ummi asya

Usianya baru menginjak 20 tahun, dia masih kuliah semester empat. Kania Gabriela, gadis yang ceria dan manja itu bersahabat dengan Bella Anastasya yang memiliki seorang paman bernama Axel Niel Pradita Winata.

Laki-laki blesteran Jerman Jawa itu adalah seorang duda beranak satu. Kania mengenal Axel dari sahabatnya Bella yang juga blesteran Jerman Jawa dari mamanya.

Karena iseng sering mengobrol dengan Axel om dari sahabatnya, Kania justru mengajak laki-laki itu menikah.

"Om, nikah yuk?"

"Eh, bocah. Kuliah yang benar, jangan mikir nikah."

Begitulah ketengilan Kania pada

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ummi asya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

20. Sikap Bella

Pagi ini, Kania berdandan cukup cantik. Rencana yang semalam dia pikirkan tentu saja harus dia lakukan. Meski mamanya dan juga sahabatnya itu tidak merestui keinginannya untuk bertemu dan mengenal lebih jauh pada Axel.

Tapi dia tidak peduli, dia hanya ingin dekat dengan laki-laki matang tersebut. Jika nanti lebih dari mengenal, bukankah itu bonus?

"Pagi pa, pagi ma," sapa Kania dengan penampilan yang rapi dan tentunya wangi.

Pak Suryadi dan ibu Laras memperhatikan anaknya yang cukup rapi dan tentu sangat wangi. Itu bukan pertama kali, setiap mau berangkat ke kampus memang seperti itu. Tapi pandangan kedua orang tua Kania Iyo sangat berbeda melihat penampilan anaknya pagi ini.

Ibu Laras dan pak Suryadi saling tatap heran, Kania melihat kedua orang tuanya heran melihatnya hanya cuek saja. Dia duduk di kursi dan mengambil nasi goreng di mangkuk besar di pindahkan ke dalam piringnya.

"Sayang, kamu kok beda sih?" tanya pak Suryadi.

"Iya, kamu beda sekarang dandanannya," ibu Laras menimpali masih memperhatikan anaknya.

"Beda apanya ma? Aku biasa juga begini deh setiap mau berangkat kuliah," jawab Kania memasukkan sendok berisi nasi goreng ke dalam mulutnya lalu mengunyahnya dengan santai.

"Iya, biasanya seperti ini. Tapi kelihatan ada yang beda, apa kamu ganti parfum atau dandanannya yang ketebelan?"

"Ngga ma, ini udah biasa kok. Jangan curiga gitu deh." ucap Kania lagi.

Pak Suryadi menggeleng kepala, laki-laki itu hanya diam dengan perdebatan yang tidak penting itu. Dia menyelesaikan sarapan paginya dan segera pergi ke kamarnya.

Ibu Laras ikut bangkit dan mengikuti suaminya pergi, Kania masih asyik dengan sarapan paginya hingga nasi goreng di piring tinggal satu suap saja.

Mbok Siti datang mengambil piring-piring yang sudah kotor, perempuan itu melihat anak majikannya juga memang tidak seperti biasanya.

"Non Kania cantik banget," ucap mbok Siti, memuji.

"Masa? Aku cantik mbok?" tanya Kania, dia senang di puji mbok Siti dari pada mamanya yang curiga padanya.

"Iya, non Kania cantik banget hari ini."

"Cuma hari ini aja mbok? Biasanya?"

"Biasanya juga cantik, tapi sekarang lebih cantik," jawab mbok Siti.

Kania tersenyum senang, dia mengambil tasnya dan mendekat pada mbok Siti. Satu kecupan di pipi perempuan paruh baya itu mendarat manis, dan mbok Siti kaget lalu tersenyum senang.

"Aku berangkat deh mbok, bilang sama mama dan papa aku duluan berangkat," ucap Kania.

"Eh, ngga boleh mbok yang menyampaikan. Non Kania sendiri saja, itu lebih sopan," kata mbok Siti.

Kania cemberut, dia hendak langsung pergi tapi kedua orang tuanya sudah datang dan akhirnya Kania pun menyalami tangan kedua orang tuanya dengan senang hati.

_

Sepulang kuliah, pukul dua lebih tiga puluh. Kania langsung keluar tanpa menyapa Bella lagi, gadis itu terlihat buru-buru membuat sahabatnya heran dan segera mengejar Kania.

"Kania!"

Kania pun menoleh tampak Bella berjalan cepat mendekatinya, tapi Kania pun berbalik dan segera melangkah pergi seakan tidak peduli dengan panggilan Bella.

"Kania! Tunggu dong," ucap Bella, napasnya tersengal.

Untung dia bisa mengejar Kania dan mencegah tangannya, dia menarik napas panjang dan Kania menatapnya datar.

"Lo mau kemana?" tanya Bella.

"Gue mau pulang," jawab Kania, Bella mengerutkan dahi.

"Pulang? Tumben," kata Bella.

"Kenapa? Gue ngga boleh pulang cepat? Lo aja sering kan pulang cepat ninggalin gue."

"Sorry, gue ngga sengaja kok."

"Ngga sengaja? Emang Lo sengaja, Lo kan ngga suka gue suka sama om Axel?"

Bella diam sejenak menatap sahabatnya yang sedikit emosi, gadis itu menarik tangan Kania dan mengajaknya pergi. Kania ingin menolaknya tapi tangan Bella cukup kencang memegangi tangannya.

"Lo mau apa bawa gue?" tanya Kania.

Bella berhenti menatap Kania lalu menarik napas panjang.

"Lo mau ketemu om Axel ngga?"

"Apa?!"

Bella berdecih, menatap sekeliling koridor kampus yang sudah mulai mahasiswa dan mahasiswi keluar dari kelasnya. Bella menarik tangan Kania lagi.

"Gue mau ketemu om Axel, Lo mau ikut ngga!" tanya Bella membuat Kania kaget dan kemudian tertawa cengengesan.

"Mau dong, gue mau ketemu idola gue. Heheh," jawab Kania.

"Cih, segitu aja Lo seneng banget. Nyesel gue ajak Lo," kata Bella.

"Jangan nyesel dong, mungkin aja gue nanti jadi Tante Lo yang cantik dan baik hati."

"Hwuek! Pengen muntah dengar ucapan Lo," kata Bella.

"Jangan dong, ayo kita ke kafe om Axel," ucap Kania, kini dia yang menarik tangan Bella.

Tapi Bella bertahan, dia kaget dengan ucapan Kania itu.

"Tunggu."

"Apa lagi sih? Ayo dong kita ketemu om Axel," kata Kania.

"Lo udah tahu ya?"

"Tahu apa?"

"Lo udah tahu kalau om Axel itu punya kafe?" tanya Bella lagi, membuat Kania kaget juga.

Ia menatap sahabatnya dan menarik napas panjang, melepas tangan Bella pelan.

"Kemarin gue pergi jalan sendiri dan ngga sengaja gue lihat ada kafe yang baru di buka dan peresmian. Jadi gue pikir dari pada bosan mending gue datang aja ke kafe itu, dan gue juga kaget ternyata kafe itu milik om Axel. Lagian sih, Lo ngga ngajak-ngajak gue di peresmian kafe om Axel. Jahat banget sih Lo," Kania menjelaskan panjang lebar hingga ucapannya justru menyalahkan Bella.

Bella sendiri juga tidak percaya dengan penjelasan sahabatnya tentang jalan-jalan yang dia juga menolak ajakan Kania.

"Sorry, gue ngga ngajak Lo ke peresmian kafe om Axel. Makanya gue sekarang ajak Lo datang kesana sama-sama, biar gue ngga di kira tega sama sahabat sendiri," kata Bella.

"Cih, dasar Lo ya. Ya udah ayo kita ke sana, gue ngga sabar deh ketemu sama om Axel yang ganteng," ucap Kania.

Bella menatap sinis, tapi kemudian dia pun pergi juga dengan Kania.

"Gue bonceng sama Lo," ucap Bella.

"Lo ngga bawa motor?"

"Ngga, gue sengaja minta di anterin mama sekalian pergi ke pasar modern. Udah ayo kita pergi, gue udah bilang sama om Axel kalau pulang dari kuliah mau mampir ke kafe," kata Bella.

Kania segera menaiki motornya lalu mengenakan helm, Bella juga ikut naik di belakang Kania dan kuda besi itu pun siap untuk pergi ke kafe Axel.

"Om Axel, i'm coming!"

"Ish, norak Lo!"

"Hahah!"

_

_

******

1
Aditya hp/ bunda Lia
nah om Axel ajah suka kenapa kalian yang pada repot ...
Aditya hp/ bunda Lia
Thor bisa gak kalo Kania dibuat ngilang dulu gitu biar si bela ngerasa bersalah nyesel dan klimpungan nyari sama karyawan kafe juga yang gak suka sama Kania biar di marahin sama om Axel ... gemes aku emang Kania centil, genit kesannya gak tau malu tapi ya wajarlah yah yang dia kejar juga bukan suami orang. .
Aditya hp/ bunda Lia: 🫰🫰🫰🫰🫰
total 2 replies
Aditya hp/ bunda Lia
magang ikut magang kalo sampe Kania berjodoh sama Axel terus nikah kamu mau ikut nikah juga bela?
💗 AR Althafunisa 💗
Lanjut ka 🥰
Aditya hp/ bunda Lia
yang satu kekeh mau jadi Tante nya bela si bela kekeh gak mau ... terus gimana denganom Axel nya....
Aditya hp/ bunda Lia
ditilang pak pol .... lagian si bela emang gak suka banget yah kalo Kania suka sama Axel ke apa yah ... ? 🤔
Aditya hp/ bunda Lia
kepikiran omongan om nya tuh si bela makanya ngajak Kania
Aditya hp/ bunda Lia
ini si bela mati2an banget yang gak suka kalo Kania Deket sama om nya itu kenapa? cemburu atau apa?
Aditya hp/ bunda Lia
masih terus berjuang untuk dapet restu dari mamah mu yah .... mohon dulu sama othor ntar si mamah dibikin luluh 😁
Aditya hp/ bunda Lia
gak apa-apa juga bela Kania Deket sam.om mu udah duda juga ....jangan sensi gitu
Yanti Gunawan
nyebelin amat sie km bell sumpah ...
Aditya hp/ bunda Lia
👍👍👍
Aditya hp/ bunda Lia
eleeh .. eleeeh ternyata cuma mimpi 😂😂
Aditya hp/ bunda Lia
Hayo .. debat terus 😂
Yanti Gunawan
jgn lebay deh mah...yg seumuran jg blm tentu baik
Aditya hp/ bunda Lia
ya elah ... ganggu ajah siapa sih ... jangan bilang itu si bela 😂
Aditya hp/ bunda Lia
gak apa-apa dia jodoh mu ...
Aditya hp/ bunda Lia
dan aku berharap si Danish pria berengsek yang cuma mau harta emely ...
Aditya hp/ bunda Lia
Kaniaaaa ... duda is coming 😂😂
mama yogi
salah juga sih si kania ini,,,atau si bella naksir om nya juga,mungkin bukan om kandung 🤠
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!