NovelToon NovelToon
Dipaksa Menikah

Dipaksa Menikah

Status: sedang berlangsung
Genre:Contest / Penyesalan Suami / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Selingkuh / Berbaikan
Popularitas:4.4M
Nilai: 4.7
Nama Author: Linda Nufus

Inilah Awal kisah sebenarnya. Kisah seorang perempuan yang terpaksa menjalani janji suci yang diikrarkan dalam satu rangkaian "pernikahan."
Namun, nyatanya pernikahan ini bukan hanya kedok dari perjodohan belaka, tetapi semua ini terselimuti oleh harta, tahta kuasa dan kedengkian pria-pria tua itu saja.

Lagi, kepahitan pun harus Crystal telan mentah-mentah. Saat pria yang belum genap 24 jam menjadi seuaminya itu membawa wanita lain dikamar pengantin mereka.

Lalu apa yang akan Crystal lakukan ketika mengetahui suaminya selingkuh tepat di hari pernikahan mereka?
Sebuah awal dari kehidupan baru yang tak pernah terbayangkan olehnya. Di Mana
takdir yang tak kau harapkan malah membawamu ke dalam jeratnya, tidak ada yang bisa menghindar. Semua orang seakan menatapnya dan berkata "Menyerahlah!" Tapi, sanggupkah dia melepas takdir yang kian membelenggu nya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Linda Nufus, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

DUA KABAR

Seperti biasanya Crystal bangun pagi, setelah selesai mandi dan berpakaian rapi. Crystal turun ke bawah, ia sungguh tak sabar ingin sarapan. Entah kenapa pagi ini perutnya keroncongan. Mungkin efek semalam pikirnya.

Crystal berjalan menuruni tangga dan benar saja, di sana sudah tersaji Roti bakar dan susu. Awalnya ia bingung karena setiap pagi sudah ada sarapan untuknya akhir-akhir ini.

Pernah terpikir oleh Crystal bahwa yang menyiapkan semua ini adalah Sean, tapi mana mungkin. Setelah kehamilan kekasihnya, Sean jarang pulang ke rumah.

Crystal mengedikkan bahunya acuh, ia duduk dan makan sarapan yang sudah di siapkan untuknya...karena sungguh ia benar-benar merasa lapar.

"Ngomong-ngomong Jika bukan Sean siapa yah?" Crystal menengok ke setiap penjuru ruangan.

Dan ternyata semuanya terlihat sepi..

Ia mengembungkan pipinya kesal.

"Masa iah Hantu" ujarnya pada diri sendiri..

Crystal mencoba mengabaikan pikirannya, ia segera menghabiskan sarapannya dan menunggu Alex menjemputnya seperti biasa.

...********...

"Hallo.." kata seseorang di sebrang telepon.

"Apa kau sudah mengurus semuanya?" Ujarnya pelan.

"Iya Tuan, Saya sudah mengurusnya. Tuan tinggal berangkat dua hari lagi dan makanan itu sudah saya antarkan sesuai alamat yang Tuan minta."

Pria itu tersenyum senang. "Baiklah, terimakasih. Jangan lupa Kau kirimkan saja ke rumahku."

Mematikan teleponnya, pria itu menatap padatnya kota Seoul dari kaca jendela mobil yang ia biarkan terbuka begitu saja.

Udara pagi begitu dingin terasa menusuk, Ia merapatkan mantelnya. Menatap hamparan pohon-pohon yang tertimbun putihnya salju.

"Aku menyukai musim ini, tapi aku tidak menyukai kenangan yang mempertemukan aku dengan gadis itu." gumamnya pelan.

...********...

"Sayang... kenapa kau terlihat buru-buru sekali. Aku dan anak kita masih merindukanmu setiap hari kau selalu bekerja." Rengek Sulli manja.

Sean memutar bola matanya bosan. Entah kenapa ia ingin menjahit bibir wanita yang ada di hadapannya ini. Setiap menit selalu memiliki banyak tingkah yang membuatnya selalu kesal..

"Sul, aku memiliki banyak sekali pekerjaan yang harus aku selesaikan dalam kurun waktu dua Minggu ini." Ujar Sean pelan.

"Lagi pula.- Sean memegang kedua bahu Sulli lembut. - aku 'kan sudah menemanimu di apartemen ini dua malam, sekarang aku harus bekerja, ok?"

"Baiklah, tapi kenapa kau terlalu memporsir tubuh hanya untuk bekerja dan bekerja. Kau juga perlu istirahat Sean." Ujar Sulli dibuat kesal.

Sean terdiam. Jika teringat pembicaraan Ayahnya beberapa hari lalu, ia jadi merasa bingung apa yang harus ia lakukan.

"Sayang, Sean." panggil Sulli kesal melihat Sean yang Malah melamun.

"Eh?" Sean tersadar dari lamunannya, ia menatap wajah Sulli yang menatapnya kesal lalu ia melirik jam tangannya.

"Bulan depan, aku akan di pindahkan ke perusahaan cabang yang ada di Gangnam. Jadi aku harus segera menyelesaikan pekerjaan ku disini."Jelas Sean.

Sulli di buat terkejut dengan apa yang di dengar nya barusan. Pindah? Lalu bagaimana dengan dirinya.

"Bagaimana denganku? Bagaimana dengan anak ini?" Tanya Sulli sendu.

"Maafkan aku, mungkin kau terkejut. Tapi aku tidak bisa menolak perintah Appa kali ini." jelas Sean.

"Maksudmu, kamu akan meninggalkan aku?" Tanya Sulli merasa tak terima dengan keputusan Sean.

"Tidak. kamu tidak boleh meninggalkan aku. Kalau kau berani meninggalkan aku, aku akan datang ke rumah orang tua mu dan mengatakan semua nya." Ancam Sulli.

Sean menoleh ke arah Sulli. Ia menatap tajam wajah wanita di depannya. "Jika saja kau berani menginjakkan kaki di rumah orang tuaku dan menemui mereka, aku benar-benar akan membunuhmu." Ujar Sean Marah. Sean menarik lengannya dari genggaman Sulli dengan kasar dan pergi meninggalkan wanita itu yang masih terbengong di tempatnya.

Sulli memandang kesal pintu apartemennya yang terbuka, memperlihatkan punggung kekasihnya yang semakin menjauh. "Bajingan." Desis Sulli kesal.

"Semenjak wanita itu datang, Sean semakin bertingkah aneh. Ia juga mulai sering marah-marah padanya, apa yang harus aku lakukan lagi. Aku tidak ingin wanita itu bahagia di atas penceritaan ku, aku menginginkan ia menderita selamanya."

...********...

"Hey. Ada apa denganmu?" Tanya Alex tiba-tiba yang datang entah dari mana.

Crystal mendongakkan kepalanya tersenyum manis ke arah Alex "Tengah berpikir." Jawabnya asal.

"Jangan terlalu berpikir keras, kau akan cepat tua nanti" Ujarnya terkekeh. Alex membukakan penutup minum itu dan menyodorkannya kearah Crystal, "Nih minum, supaya rileks."

Crystal menerima minuman yang diberikan Alex padanya. "Terimakasih."

"Apa kau menyelesaikannya dengan baik?" Tanya Alex kembali.

Crystal menganggukkan kepalanya, "Hanya tinggal pengambilan gambar untuk film." Jawabnya pelan.

"Kau terlihat tidak bersemangat." Ujar Alex merasa khawatir. Alex menyandarkan tubuhnya di sofa panjang itu sambil melentangkan kedua lengannya, "Apa ada sesuatu yang mengganjal?" Tanya Alex melirik ke arah Crystal yang menopangkan dagunya dan menatap ke arah dirinya dengan intens "Sepertinya, jadwalku harus di perbaiki." Ujar Crystal lirih.

Alex mengernyitkan dahinya bingung dan berkata, "Kenapa? Apa ada sesuatu yang terjadi?"

"Sean di pindahkan Appa mertua ke Perusahaan Cabang yang ada di Gangnam, otomatis aku sebagai istrinya akan ikut dengannya." Jelas Crystal.

Alex mengacak rambut Crystal gemas, "Kupikir kenapa. Masalah itu kau tidak perlu khawatir, aku akan membicarakan hal ini kepada Direktur. Jadi, santai saja. nikmati kepindahan mu dengan suami mu, okay." Ujarnya dengan cengiran yang menjengkelkan.

Crystal mendengus kesal dan segera merapihkan rambutnya yang kini telah berantakkan. "Terimakasih, kau memang yang terbaik."

"Sudahlah, mari kita pergi ke cafe sebrang." Ujar Alex tiba-tiba yang membuat gerakan tangan Crystal yang tengah merapikan rambutnya terhenti.

Wajahnya berubah senang, ia memang tengah membutuhkan minuman dingin untuk menyegarkan suasana hati dan pikirannya. "Let's go." Teriak Crystal senang. Tanpa menunggu persetujuan lagi, Crystal segera menggandeng lengan Alex dan menariknya ke Cafe sebrang.

...*********...

Setelah menghabiskan berjam-jam di cafe bersama Alex- managernya. Ia akhirnya memutuskan untuk pulang ke rumahnya. Dengan tubuh yang lebih ringan dari sebelumnya Crystal berjalan gontai menuju rumahnya, setelah sampai ia menjadi tidak bersemangat. Karena ia pasti sendiri lagi di rumah yang sebesar ini.

Cklekkk...

Crystal dengan pelan membuka pintu rumahnya, tanpa berpikir kenapa pintunya tak dikunci. Crystal melanjutkan langkahnya begitu saja, tapi sangat disayangkan ketika kedua bola matanya melihat sesuatu yang membuatnya terluka. Ia sangat amat terkejut saat ia masuk kerumahnya, ia melihat dua orang itu tengah duduk santai di sofa miliknya. Langkah yang tadi terasa ringan, kini memberat. Seolah melarang untuk melangkah lebih jauh lagi.

Kenapa secepat itu Sean membawa gadis itu di rumah mereka, Crystal menarik nafasnya pelan. ia mencoba mengabaikannya dan tetap berjalan menuju kamarnya. Tapi, keinginannya tak terkabulkan begitu saja saat seseorang memanggil namanya.

"Crystal." Panggil Sean.

Suara itu, ia tahu itu suara Sean suaminya. Ada apa dengan si bodoh itu memanggilnya. Crystal dengan terpaksa menghentikan langkahnya, ia mencoba menguasai suasana hatinya agar tak tersulut emosi, kemudian menoleh ke arah Sean.

"K-kau sudah pulang.?" Ujar Sean saat ia melihat gadis itu tengah berjalan melewatinya, dengan gelagapan ia cepat-cepat melepaskan jemari Sulli yang tengah merungkuh lengannya. Sedang Sulli, gadis itu menatap tak suka dengan prilaku kekasihnya.

Melihat itu, Crystal hanya menatap datar keduanya, meski hatinya berkata agar ia segera menghindar dari hadapan mereka. "Apa aku mengganggumu?" Tanya Crystal dengan nada dingin. Ia malas dengan kedua orang menyebalkan di depannya.

"Tidak. Bukan itu maksudku." Jawab Sean cepat, ia bingung harus memulai bicara dari mana dengan Crystal dan ia tak ingin membuat Crystal salah paham dengan situasi yang sedang terjadi. Ia tau Crystal mungkin tak peduli dengan semua ini, tapi melihat Crystal yang seperti itu entah kenapa membuatnya terluka. Sean menghela nafasnya lemah. "Aku ingin berbicara denganmu, bisakah?"

Crystal menatap bingung raut wajah sean yang terlihat sendu, apa yang ingin sean bicarakan.

"Apakah aku harus menyetujuinya?" Tanyanya.

Sean menganggukkan kepalanya dengan cepat, berharap Crystal akan menyetujui nya.

"Baiklah." Akhirnya Crystal menyerah, ia tetap mengikuti hatinya di bandingkan logikanya yang terus berkata tidak.

1
Rini Retnowati
lama sekali upnya ya thor sampai udh ganti tahun
milk shake🍓🥤
Luar biasa
milk shake🍓🥤
ada gk yah visual dari setiap pemeran
Dezi Sri
kapan up lagi
Yanimama Kembar
ceritanya bagus tp sayang up nya lama.
anti pebinor pelakor
faktanya yang jadi masalah dalam sebuah novel bukanlah pelakor dan pemeran utama pria (suami) buat salah tapi yang membuat novel bermasalah adalah pebinor dan pemeran utama wanita (istri) buat salah

kita bongkar
*pelakor, novel hadir 1000 pelakor tidak jadi masalah karena pelakor pasti dilaknat, dibuat hina, dan akhirnya dibinasakan (ADIL)

*pemeran utama pria (suami) melakukan kesalahan juga tidak jadi masalah karena suami dibuat dapat balasan, menderita, menyesal, mengemis maaf, berjuang dapat kesempatan dan akhir dia membahagia istri (ADIL) dan posisi tidak karena di kebanyakan novel posisinya digantikan pebinor

yang jadi masalah
*pebinor jadi masalah karena kalian begitu memuja dan spesial kan sosok ini, dan semua kesalahan kalian benarkan, bahkan pebinor lebih spesial dari sang suami sah, dia bisa bebas peluk istri orang, bisa bebas menghina dan memprovokasi suami orang, semua kelakuan bejatnya dibenarkan dan akhirnya dia diberi wanita lain dan bahagia dan pebinor berpeluang besar menggantikan posisi pemeran utama pria (EGOIS)

*pemeran utama wanita (istri) jadi masalah karena semua kelakuannya kalian benarkan, apapun kesalahannya kalian tutup mata dan membenarkannya dan malah balik menyalahkan suami posisi aman 100% (EGOIS)
Rini Hayati
akhirnya ada lanjutannya
G
lanjut trus thooorrrrrrr
Irra Ajahh
d tunggu up nya
G
update nya knpa lama bner thooorrrrrrr
Sunflower Olaf
Thor kenapa bru update???
lindanufus: Lagi sibuk kerja, belum bisa bagi waktu maksimal. mohon maaf yah 🤕😫
total 1 replies
lindanufus
Saya suka
Piki Ranawati
nanggung
Claricia Zefany
😭😭😭 aku nangis baca nya, kenapa sesedih ini....
Yanti Barokah Yanti
nice😘😘
Jade Meamoure
huh bagusan cari laki yang lain aja timbang sakit gimanapun jejak perselingkuhan tetap menyakitkan jika teringat walaupun dah terima dgn lapang dada
Desi Wulandari Kosasi
bagus ceritanya dan bisa merasakan jadi tokoh-tokoh nya...
Tri Wijayanti
katanya mau bersikap lbh baik sean,nyatanya dingin2 juga😭
Tri Wijayanti
aq nungguin udah laama kelanjutannya thor,udah kayak nungguin chat dr pacar yg lagi LDR an ya Allah🤭
ﹺ                         ﹺ
Lanjut donk thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!