Bertemu kembali dengan mantan Kekasih, setelah bertahun-tahun putus. Bagaimana rasanya?!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Uni Ramadhani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Nina Cemburu
Pemotretan selesai setelah hampir 1 jam, Tentunya selama itu Reza harus tetap memakai maskernya guna membuat Nina tidak gugup. Setelah selesai pemotretan, Reza pun melihatkan hasil jepretannya kepada Nina.
"Gimana bagus gak hasilnya??" Ucap Reza kepada Nina dan Arum yang tengah melihat di layar laptop
"Bagus mas" Ucap Arum dengan nada lembut sementara Nina hanya bisa menjawab bagus didalam hati.
"Ini file nya mas bawa ya Nin, nanti mas minta editing sama orang kantor. Kalau sudah jadi mas kirim lewat email" Ucap Reza
"Boleh mas kalau gak repot" Jawab Nina
Baru kali ini lah Nina berkata ramah dengan Reza setelah 5 tahun lalu saat mereka masih bersama. Reza pun tersenyum kecil sampai tidak ada orang lain yang tau
"Ya udah mas balik ke kantor ya" Ucap Reza
"Gak mau minum dulu mas?? kayaknya mas Reza capek" Ucap Arum dengan penuh perhatian dan pasti membuat Nina sedikit panas
"Emm gak usah rum, Nanti di kantor aja sekalian" Ucap Reza yang saat melihat Nina hanya diam
Kemudian Reza beranjak keluar dari studio mini diikuti Nina dan Arum. Nina pun masuk kedalam ruangannya dan akan mengambil botol air mineral dingin untuk Reza, namun saat Nina sampai di depan pintu, Nina melihat Arum sudah memberikan botol mineral kepada Reza dan Reza pun menerimanya sembari tersenyum kepada Arum. Nina menyembunyikan botol air mineralnya di belakang punggungnya dan meremas kuat botol itu. Kemudian Reza menjalankan mobilnya meninggalkan Gerai.
Kemudian Nina membalik badan dan berjalan menuju meja kasir. Pikirannya masih terbayang bagaimana Reza tersenyum kepada Arum. Sementara si Reza sebenarnya melihat jika Nina membawakannya air mineral namun sengaja Reza sedikit bermain dengan Arum untuk memercikkan api cemburu di hati Nina dan ternyata itu berhasil. Nina begitu jelas terlihat cemburu melihat kedekatan keduanya. Setelah pemotretan Arum pun pamit kepada Nina. Dengan senyum palsu menutupi rasa cemburunya, Nina berusaha tetap ramah mengantar kepergian Arum.
****
Reza baru sampai di kantor, kemudian ia meminta Dimas untuk proses editing foto. Lalu Reza kembali ke pekerjaannya yang sudah menunggunya sedari tadi. Reza memanggil Asistentnya untuk membicarakan persiapan investasi secara diam-diam kepada Gerai milik Nina. Reza tidak ingin keluarganya sampai tau jika ia menginvestasikan dana kepada Usaha Nina demi melindungi Usaha kecil itu dari langkah jahat mama dan mantan istrinya.
Tanpa terasa waktu sudah menunjukkan pukul 11, sebentar lagi Aurel akan pulang sekolah. Dengan cepat Reza mengendarai mobilnya untuk menjemput Aurel, kemudian Reza mengirimkan pesan kepada Admin Nina kalau Reza akan menjemput Axel, karena Reza memang tidak memiliki nomer ponsel Nina. Lebih tepatnya Nina tidak ingin memberi nomer ponselnya. Mau meminta Rini pun juga tidak di beri, sepertinya Nina benar-benar ingin menguji Reza.
Hanya kelang beberapa menit saja Reza sudah sampai di sekolah. Nampak Aurel dan Axel baru keluar dari kelas kemudian mereka menyapa Reza yang sudah menunggunya di depan gerbang sekolah
"Anak-anak ayo masuk" Ucap Reza
"Tapi Om, Axel nunggu mama" Ucap Axel
"Mama kamu lagi banyak kerjaan Sayang, jadi Axel pulang bareng om dan Aurel ya" Ucap Reza
Akhirnya Axel dan Aurel masuk kedalam mobil kemudian mobil melaju ke gerai Nina. Saat di tengah jalan Reza mampir di sebuah rumah makan dan membeli beberapa macam makanan untuk mereka makan siang bersama. Tentu ini tanpa sepengetahuan Nina. Setelah selesai membayar di kasir, Reza melanjutkan perjalanannya menuju Gerai.
Tidak membutuhkan waktu lama mereka pun sampai di gerai Nina. Kemudian Axel dan Aurel turun dari mobil dan disusul Reza sembari membawa makanan kedalam gerai
"Assalamualaikum ma" Ucap Axel menyapa Nina yang tengah berdiri menghitung belanjaan pembeli
"Wa'alaikumsalam sayang,,, eh ada Aurel juga yahh" Ucap Nina
"Iya ma" Ucap Aurel spontan
Nina kembali kaget namun malah membuat Reza tersenyum.
"Axel bawa Aurel ke ruangan mama ya,, ini mama mau selesaiin tugas mama dulu" Ucap Nina
"Baik ma" Ucap Axel yang kemudian mengajak Aurel dan juga papa Reza masuk ke dalam ruangan Nina.
Setelah selesai menghitung belanjaan customer, Nina pun meninggalkan meja kasir dan di gantikan oleh Nana. Saat Nina masuk kedalam ruangannya terlihat Reza yang baru memulai sholat bersama Axel dan Aurel, kemudian Nina menyelinap dan masuk ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu kemudian ikut di barisan sebelah Aurel. Mereka pun beribadah bersama....
Setelah selesai beribadah, Reza mengajak Nina dan anak-anak untuk makan siang bersama. Awalnya Nina menolak, namun akhirnya luluh karena Axel dan Aurel yang memintanya. Perasaan Nina masih terbawa cemburu saat melihat Reza dihadapannya.
"Ma,, Axel mau makan sendili" Ucap Axel
"Baiklah" Ucap Nina yang mengambilkan nasi, lauk dan juga sayur dipiring Aurel
"Aurel juga ya ma, gak papa kan kalau aulel panggil mama kayak Axel ?" Ucap Aurel dengan polosnya
Nina mengangguk dengan senyum kaku, Rasanya agak aneh saja di telinga Nina saat Aurel memanggilnya dengan sebutan mama. Kemudian Nina mengambilkan makanan yang sama di piring Aurel
"Papa juga dong ambilin ma" Ucap Reza dengan wajah tanpa rasa malu lagi.
Nina membulatkan matanya dengan rasa tidak percaya mendengar ucapan Reza seperti itu. Kejadian itu membuat Axel dan Aurel cekikikan.
"Yahhh papa ikut-ikutan kita juga" ucap Aurel dengan tawa nya
Nina masih memegang sendok dan belum memberikan nasi dipiring Reza.
"Ayoo ma,,, papa kan laper" ucap Reza dengan senyum jahilnya.
Kemudian Nina mengambilkan makanan juga untuk Reza. Lalu mereka makan bersama siang itu. Tampak seperti keluarga yang hangat dan bahagia. Terbesit rasa bahagia di hati Nina maupun Reza.
Setelah selesai makan siang bersama, Aurel dan Axel bermain bersama sementara Nina dan Reza hanya melihat mereka bermain
"Nin, kamu mau yah nerima Investasi dari mas" Ucap Reza
"Enggak mas! aku gak mau terikat sama mas!" Ucap Nina
"Nin,,, mas mohon mau yah... kamu pelajari dulu kontraknya ini, kalau kamu merasa dirugikan, gak papa kamu tolak aja" Ucap Reza kemudian memberikan berkas kerjasama kepada Nina.
Nina membacanya dengan teliti, Nina jadi bingung kenapa di kontrak itu jelas sangat menguntungkan untuk Nina bukan untuk Reza.
"Mas ini gak salah?" Ucap Nina
"Gak ada yang salah. Mas hanya meminta 5% dari keuntungan saja, itu lebih dari cukup" Ucap Reza
"Haha mas ini lucu! kenapa gak sekalian aja mas kasih kalau cuma segini" Ucap Nina menahan tawanya
"Gak masalah kalau kamu maunya gitu, Asalkan kamu jadi istri mas, gimana??" Ucap Reza
Nina menoleh ke arah Reza dan tatapan mereka bertemu. Jantung keduanya berdebar kecang saat yang bersamaan. Keduanya larut dalam pikiran masing-masing, saling mencari kebenaran dari setiap rasa yang ada. Kemudian Nina tersadar dalam lamunannya dan langsung memalingkan pandangannya.
"Beri aku waktu untuk memutuskan" ucap Nina dingin
"Tentu, kalau bisa secepatnya" Ucap Reza
Kemudian Reza dan Aurel berpamitan pulang karena Reza akan kembali ke kantor setelah mengantar Aurel pulang kerumah. Sementara Nina kembali mempelajari isi kerjasama yang di tawarkan oleh Reza kepadanya.
.
.
.
.
Mampir ke love Rain yukk😉
yg tau kasih info ya terima kasih