NovelToon NovelToon
Luka Biru

Luka Biru

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.8
Nama Author: noviatul umi

nyatanya mencintai tanpa dicintai hanya memberikan banyak luka daripada bahagia. dia yang memberikan cinta dan ternyata dia juga memberikan luka. meskipun mencoba untuk bertahan diantara banyak luka yang dia berikan, ternyata tak kunjung mendapatkan cintanya, hingga akhirnya aku lelah untuk mempertahankan, lelah karena terus disalahkan.

yuk, baca keseruan lanjutan ceritanya. apakahkah dia akan mendapatkan bahagia dari orang yang dicintainya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noviatul umi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

20. Kepergian doni

Fero terus saja menatap biru yang sedang sibuk melayani pengunjung kafe yang lumayan banyak. Dari pertemuan tak sengaja mereka,  hingga akhirnya mereka menjadi dekat seperti sekarang. Bohong jika fero tidak menyukai biru,  sosok wanita yang tangguh dan baik.  Bukannya fero tidak ingin mengungkapkan tentang perasaannya pada biru tapi lebih tepatnya dia menunggu waktu yang tepat .

" biru kerja disini? Tanya fero

" iya,  kenapa? Tanya awan penasaran

" nggak,  nggak papa. Nanya aja. Ucap fero mengalihkan tatapannya kearah lain

Awan yang tau jika fero menyukai biru terkekeh geli melihat ketidakjujuran fero

" kalo suka,  ngomong aja.  Keburu diambil orang noh,  baru tau rasa kamu. Ucap awan tersenyum.

 

\*

 

Bima terus mondar-mandir dikamarnya,  ia baru saja mendengar dari sang mama bahwasanya bulan akan bertunangan dengan awan adiknya. Bima tidak ingin itu terjadi,  karena dia yakin bahwa bulan juga masih mencintai bima seperti bima yang masih sangat mencintai bulan.

Bima mengambil handphone diatas meja dan menghubungi nomor yang belakangan ini sering dihubungi tapi selalu tidak ada jawaban. Dan sampai saat ini masih tetap sama.  Bima masih saja terus menghubungi nya berharap dia akan menjawab panggilannya. Hingga suara yang sangat dia rindukan tertangkap dipendengarannya.

" halo..

" bulan.....

Bima masih tidak percaya jika sekarang dia sedang berbicara dengan bulan.

" halo, jika tidak ada hal yang penting.  Saya tutup.  Ucap bulan disebrang

" aku mau ngomong hal penting sama kamu.  Ucap bima cepat agar bulan tidak menutup telphonenya " aku mau mintak maaf sama kamu.  Ucap bima tulus

" ada lagi? Tanya bulan disebrang

" aku yakin kamu masih cinta sama aku,  jadi aku mohon tunggu aku pulang.  Karena aku masih sangat mencintai kamu.

" kamu jangan ganggu hidup aku lagi,  karena sekarang aku udah gak cinta lagi sama kamu.  Dan semua ini karena kamu. Ucap bulan disebrang yang kemudian langsung memutuskan sambungannya sepihak

Bima melemparkan handphone kasar,  kenapa bulan mudah sekali melupakan dia. Jika memang waktu bisa diputar,  bima tidak akan melakukan hal bodoh itu. Bima akan berusaha untuk bicara pada sang mama tentang semuanya.

                                         ***

Bulan luruh begitu saja ketika ia memutuskan sambungan telphone bima. Air matanya lolos begitu saja tanpa izin,  sampai sekarang rasa sakit itu masih ada. Bertahun-tahun bulan menunggu kabar dari bima berharap bima akan datang menemuinya walaupun hanya sebentar. Bohong jika bulan tidak rindu pada soaok bima, Bohong jika bulan bilang kalau saat ini bima benar-benar telah menghilang dari hidupnya.  Nyatanya masih ada sedikit perasaan yang tertinggal untuk bima. Saat seperti ini,  ketika bulan telah memiliki sosok lain yang sangat mencintainya,  kenapa bima harus kembali.  Kenapa tidak dari dulu,  kenapa baru sekarang. Ingin sekali bulan menayakan alasan kenapa bima menimggalkannya begitu saja waktu itu,  tapi lidahnya terasa kelu saat mendengar suara bima disebrang sana.

" bulan,  ada awan tuh dibawah. Ucap mama dari luar kamar

"iya ma,  bentar lagi bulan turun.

Sepulang dari cafe awan langsung pergi untuk menemui bulan dirumah. Karena sudah beberapa hari ini mereka tidak bertemu.

" hai sayang . Sapa bulan ketika sampai disamping awan. " kangen.  Ucap bulan sambil bergelayut manja dilengan awan

Awan juga merasakan hal sama seperti yang bulan alami.  Ia juga merasa kangen dengan kebersamaan mereka. " kamu habis nangis?  Tanya awan setelah melihat mata sembab bulan

Mendengar pertanyaan awan bulan menggelengkan kepala mengelak. Jika awan tahu tentang apa yang menyebabkan tangisan bulan,  bisa kacau semuanya. Karena sekarang bulan hanya ingin bersama awan. " nggak lah yang,  aku tadi tu ketiduran. Ucap bulan bohong

" aku ganggu kamu ya?  Tanya awan tidak enak

" nggak lah yang.  Oh ya kabar papa sama mama gimana?  Tanya bulan

" mereka baik,  malah sering nanyain kamu. 

" oh ya. Kapan-kapan aku main kerumah kamu.  Ucap bulan menatap awan

" kalo urusan kamu belum selesai,  nggak usah kesana dulu juga nggak papa. Kata awan memperingati bulan,  karena memang banyak hal yang harus bulan lakukan sebelum berangkat keluar negri

Bulan tersenyum bahagia mendengar perhatian awan padanya.  Sungguh bulan merasa menjadi wanita yang beruntung bisa dicintai awan. " iya,  lagian bentar lagi juga kelar.

Awan mengambil tangan bulan dan mengeratkan tangannya untuk menggenggam tangan mungil bulan. Sebenarnya awan berat hati untuk berjauhan dengan bulan. Tapi awan juga tidak ingin egois,  bulan berhak untuk menggapai impiannya. Berpisah selama dua tahun juga tidak terlalu lama.  Karena mereka masih bisa bertukar kabar lewat media sosial yang sudah canggih sekarang.

" udah malem,  Aku pulang dulu. Ucap awan mengingat malam yang sudah semakin larut,  tidak enak dengan para tetangga komplek.

" iya yang,  hati-hati yah.  Sering-sering main kesini. Ucap biru mengantar awan sampai depan

" iya,  insaallah. Salam buat mama sama papa.  Assalamualaikum. Pamit awan pada bulan dan kemudian melajukan motornya meninggalkan rumah bulan.

Setelah sampai dirumah dan membersihkan diri. Awan langsung melihat hanphonenya diatas meja untuk menghubungi bulan. Tatapannya tertuju pada satu pesan dari orang yang selama ini susah sekali untuk dihubungi.  Perasaan awan tak karuan setelah melihat isi pesan dari doni . Awan buru-buru menelphone fero dan nando.

" halo fer....

" iya wan, kenapa?  Tanya fero disebrang

"lo dimana?  Tanya awan balik

" gue dirumahlah,  kenapa? 

" kita harus kerumah doni sekarang.

" lo dapet kabar dari doni,  oke sekarang gue kerumah lo. Ucap fero memutuskan sambungan

Setelah menempuh perjalanan kurang lebih satu jam,  fero,  awan dan nando telah sampai didepan rumah doni yang sudah ramai didatangi para tetangga . Mereka langsung masuk untuk melihat langsung keadaan doni,  pertahanan mereka luntur tatkala melihat doni yang sudah terbujur kaku didepan mereka. Tadi awan mendapat pesan yang memberitahu bahwa telah pergi meninggalakan mereka semua karena kecelakaan sehabis pulang dari kampus. Tak lama setelah mereka membacakan doa untuk kepergian doni,  sosok kakek yang sudah lanjut usia dengan kacamata yang terpasang dimatanya yang sudah rabun menghampiru mereka.

" kalian temennya doni?  Tanya sang kakek

Awan hanya mengangguka kepalanya tanpa bisa berkata-kata.  Lidah terasa kaku untuk sekedar menjawab pertanyaan sang kakek

" doni,  sering cerita tentang kalian pada kakek selama disini.  Terimakasih sudah mau menjadi teman cucu kakek yang bandel itu,  terima kasih sudah mau menasehati dan mendampingi cucu kakek. Ucap sang kakek sembari menghapus air mata dibalik kacamatanya " maafkan apa bila ada kesalahan yang doni perbuat sengaja maupun tidak sengaja. Tolong doakan doni agar ditempatkan ditempat terbaik disana. Ucap sanh kakek menepuk pundak awan,  fero dan nando kemudian pergi.

Air mata mereka seketika tumpah mendengar semua tentang doni.  Mereka sama sekali tidak menyangka doni akan pergi secepat ini meninggalkan mereka.  Tidak ada lagi doni yang akan bertengkar kecil dengan fero,  tidak akan ada lagi yang menyamakan nando tentang kejombloan mereka. Tidak ada lagi guyonan garing dari doni yang membuat tawa diantara mereka. Terimakasih doni telah memberikan tawa untuk kita semua,  selamat jalan untuk doni yang akan selalu ada dihati mereka. Semoga kamu mendapatkan tempat terbaik disana. Terimakasih untuk kehadirannya selama ini. Terimaksih dan selamat jalan.

                                    ***

1
Erlinda
sorry Thor aq stop sampai disini aq paling benci sama tokoh perempuan goblok kayak biru ini
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu wajib searchnya pakek tanda kurung dan satu novel lagi judulnya Caraku Menemukanmu
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
semudah itu kata maaf kau ucapkan
fulgoso fulgoso
andai membunuh tak dapt dosa
andai tak mendekam dipenjara
dah gw gorok leher loooooo
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
gila menjandakan istri hanya untuk membahagiakn janda laen..... goblok goblok
cicuca
baru baca d thn 2022... dr awal banjir mulu... mata ampe bengkak mana baca tengah malem... apa kabar besok??? susah melek dah matanya penuh air..
Sri Lestari
kau akan merasakan luka yg lebih dalam lagi dariku awan dan bulan
Sri Lestari
aku benci dengan mu Awan.kau sudah berbohong dan slalu berbohong.
Widya Asyanti
visualnya kurang begitu menarik
Widya Asyanti
emang ndak ada wajah2 indonssia thor
Widya Asyanti
emang bima kemana, dasar bulan jalang
Halina
dr awal awan emang permainin perasaan biru ,kenapa biru mau mau aja dijodohin. cinta sih cinta tpi kalo akhirnya gini
Toshio Inge
lead nya biru or bulan seh ???
Toshio Inge
biru move on aja kan awan nya emang sayang nya k bulan
Toshio Inge
kuyaaaaanngggg anjaaayyy lo padeee 👊👊👊
Toshio Inge
eeehhh koq nyium tangan bulan 👊
Toshio Inge
biru nyosor🤣
Toshio Inge
nama nya bagus2 yaa 🤣
mamamia
knp gak ada cerita awan menderita Thor??
Nur Syahidah Wanikma
biru orang ya cepat akrap
Nova Yuliati
happy ending juga 😍😍😍😍😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!