NovelToon NovelToon
Kau Renggut Mahkotaku, Ku Curi Hatimu.

Kau Renggut Mahkotaku, Ku Curi Hatimu.

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Nikah Kontrak / Hamil di luar nikah / Obsesi / Tamat
Popularitas:341.9k
Nilai: 5
Nama Author: Minaaida

Kehormatannya di renggut paksa oleh lelaki itu. Fathan yang berada di bawah pengaruh obat perangsang yang diberikan oleh teman - temannya akhirnya memperkosa Mitha. Akibat perbuatan tersebut, Mitha akhirnya hamil.

Baik Fathan maupun Mitha tidak saling kenal dan saling cinta. Namun, demi nama baik keluarga mereka, akhirnya mereka berdua memilih menikah dengan perjanjian bahwa mereka akan bercerai setelah anak yang dikandung Mitha lahir.

Apa yang akan terjadi setelah keduanya menjalani pernikahan kontrak itu. Akankah cinta hadir di antara keduanya. Terlebih setelah kedatangan Arumi, kekasih masa lalu Fathan yang ingin kembali bersama laki-laki itu. Sementara Mitha pun memiliki kekasih yang bernama Edo, yang selalu mencintai gadis itu dan mengatakan bersedia untuk menerima Mitha kembali setelah bercerai dari Fathan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Minaaida, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 20

Mitha sedang duduk seorang diri di kantin rumah sakit. Setelah dari kampusnya dia langsung ke rumah sakit dengan menumpang bareng Gadis. Dia tidak mau diantar Fatan, walaupun cowok itu sudah berbaik hati untuk menawarkan tumpangan.

Ogah banget dirinya berdekatan apalagi melihat tampang si Fatan yang hari ini mendadak menjadi sangat menyebalkan. Padahal Mitha sudah bela - belain berusaha belajar menerima dan membuka diri untuk Fatan. Tapi entah mengapa, semuanya kembali lagi terasa menyebalkan dan memunculkan kembali sebuah alasan untuknya membenci seorang Fatanul Faqih Bramantyo.

Semua itu berawal dari peristiwa tadi pagi. Peristiwa yang membuka matanya bahwa ternyata Fatan masih tak bisa berpaling dari masa lalunya.

Mitha masih mengingat dengan jelas, tadi pagi, saat bertemu Arumi, Fatan seolah melupakan dirinya. Fatan bukannya menyusulnya, tapi malah asyik berbicara dengan rubah Jepang itu. Mereka terlihat pembicaraan serius. Mitha tak tahu apa yang mereka bicarakan. Tapi tampaknya serius dan Arumi terlihat senyum - senyum. Dasar kecentilan...!!

Iya, Mitha menjuluki Arumi dengan rubah Jepang karena entah mengapa, mendadak Mitha merasa tidak suka terhadap Arumi setelah mengetahui bahwa Arumi itu adalah mantan Fatan yang masih mencintai Fatan yang saat ini berstatus sebagai suaminya.

Walaupun pernikahan mereka hanya pernikahan kontrak dan nantinya juga akan berakhir. Namun Mitha sungguh sangat kesal ketika pagi - pagi sudah melihat Si rubah itu datang ke kampus mereka.

" Permisi, apa kamu sudah kenyang hanya dengan makan menu 'melamun " di sini... " suara Edo membuyarkan semua lamunan Mitha yang sedari tadi pikirannya sudah berkelana entah kemana.

" Ganggu aja..." Mitha memasang muka jutek. " Suka - suka gue. Otak - otak gue. Gue melamun juga gratis. Kaga bayar. Lagian, ngapain juga lo ada di mari. Bukannya hari ini lo ada jadwal mendampingi operasi pemasangan Implant bareng dokter Rendi."

Mendengar jawaban Mitha, Edo garuk - garuk kepala sambil cengengesan cengar - cengir.

"Yaelah, markonah. Judes amat sih, jadi orang. Jadwal operasi gue masih lama. Jam empatan, noh. Sekarang gue mau makan dulu bareng lo sambil kita ngobrol... " balas Edo.

" Yaudah..., makan aja sendiri. Tapi nggak pake menu ngobrol.Nggak ada dalam daftar menu..!" ucap Mitha sambil hendak bersiap untuk pergi.

" Mau kemana, Mit...? Ini gue juga baru pesan makanan.Nah, elo sudah mau maen pegi - pegi aja...!" tanya Edo dengan mimik memelas.

" Lah, nih bocah. Makan aja pake ditemenin. Macam bocah TK. Kalo mau makan, lo makan aja sendiri, gue kagak nafsu... " jawab Mitha sambil berlalu.

Dia sebenarnya ingin menghindar dari Edo. Sejak kedatangan dia tadi pagi, Edo memang selalu berusaha untuk mendekatinya. Mitha tahu, cowok yang duduk di hadapannya ini pasti masih menyimpan sejuta tanya tentang dirinya dan juga tentang peristiwa tempo hari.

" Mitha, gue pengen lo ngomong jujur pada gue. Please, kali ini aja, gue pengen dengar sendiri semuanya dari lo. Please, Mit... " pinta Edo dengan sorot mata memohon. Mitha jadi nggak tega melihat Edo yang menatapnya penuh harap.

Akhirnya, dia kembali mendudukkan bokongnya di tempatnya semula.

Lama keduanya terdiam. Sampai makanan yang di pesan Edo datang. Edo kemudian menyantap sedikit makanan yang sudah dia pesan.

" Jadi, semua itu benar..? "

" Hah..? Apa..? "

" Gue nanya, semua yang gue dengar saat di rumah sakit itu benar. Lo dan Fatan beneran sudah Nikah. Dan bahkan kini lo sedang hamil" tanya Edo dengan mimik serius.

Nah loh, .....

Kini gantian Mitha yang jadi salah tingkah.

Jantung Mitha langsung berdetak kencang. Ini yang dia takutkan. Dia sudah bisa menduga, jika Edo pasti ingin membicarakan masalah kemarin. Apakah memang sudah saatnya dia jujur sama Edo, bathin Mitha sibuk bertanya.

" Mitha..... " Edo menyentuh tangannya dengan lembut.

Mitha langsung tergagap. Dia gelabakan sendiri sampai - sampai salah tingkah. Akibatnya gelas minuman milik Edo tumpah dan mengenai jas putih Edo.

" Maaf, aduh.... gue sungguh nggak sengaja, do! " kata Mitha.

Dia sungguh merasa tidak enak hati dengan kekacauan ini.

" Mitha...! Mitha.. sudah! Sudah!" . sentak Edo ketika Mitha masih saja sibuk membersihkan jas Edo yang terkena tumpahan minumannya.

Mitha langsung menghentikan kegiatannya. Lalu kembali duduk di bangku di hadapan Edo.

" Maafkan gue.... " bisiknya lirih.

" Maaf untuk apa..? " tanya Edo.

" Untuk semuanya... juga untuk semua kekacauan beberapa hari yang lalu. Gue sungguh tak tahu harus bagaimana cara gue mengatakan semuanya sama lo. "

" Jadi semua itu benar?"

Mitha hanya mengangguk dan tertunduk karena tak kuasa menahan kesedihan yang telah lama dia pendam. Mitha menceritakan semua apa yang telah terjadi dengan dirinya. Mulai dari pemerkosaan yang dilakukan oleh Fatan terhadap dirinya pada malam pelantikan itu, hingga kemudian akhirnya dia mendapati dirinya hamil akibat perbuatan Fatan. Juga tawaran Fatan untuk menikah dan semua perjanjian pra nikah antara mereka berdua."

Edo menghela nafas kesal. Selera makannya mendadak hilang. " Mengapa lo kagak cerita dari awal, mit. Apa ini yang lo bilang sahabat..? Andai saja lo cerita semuanya dari awal, mungkin saja gue bisa bantu lo.. " Jawab Edo.

" Gue takut dan malu, do. Lagian, apa yang bisa lo lakuin buat bantuin gue. Di sini sudah jelas - jelas, kalo Fatan sudah nodai gue sampai akhirnya gue hamil. Jadi, gue nggak punya pilihan lain selain menerima tawarannya untuk menikah guna nutupin kehamilan gue. Lagi pula dia sudah berjanji akan menjamin bahwa aku bisa lanjut kuliah meskipun aku sudah berbadan dua." jelas Mitha pada Edo.

" Jadi lo mau nikah sama bajingan itu lantaran dia ngejanjiin lo masih bisa kuliah meskipun sedang hamil, gitu..?"

Mitha kembali mengangguk pasrah.

Edo mengepalkan tangannya geram. Dia marah sekali setelah mengetahui alasan Mitha menikah dengan Fatan. Dia tidak terima karena Fatan dianggapnya telah merusak cita - cita dan masa depan Mitha.

" Tapi sebentar lagi kami akan bercerai... "

" Maksud lo, apa Mit..? " tanya Edo tak mengerti.

"Yah, sesuai perjanjian kami, begitu anak dalam kandunganku ini lahir, kami akan bercerai. Anak ini akan ikut Edo. Dan aku bebas untuk kembali melanjutkan kuliahku, cita - citaku." jelas Mitha lagi.

Mulut Edo terbuka lebar setelah mendengar semua penjelasan Mitha. Tanpa sadar dia bergumam. " Itu artinya sebentar lagi lo bakalan jadi jandanya Fatan..?

" Itu semua tak akan terjadi....! " sahut sebuah suara dari arah belakang mereka.

" Kak Fatan... ! " seru Mitha dengan keterkejutan yang terlihat jelas di matanya. Mata Fatan melotot dengan tangan terkepal menahan emosi.

" Kamu, istri macam apa berdua - duaan dengan laki-laki lain dan menceritakan aib suami dan keluargamu, hah..? tanya Fatan dengan sorot mata tajam.

" Aku...., aku tak bermaksud begitu. Aku hanya... "

" Hanya supaya dia bisa mengerti dan berbelas kasih padamu, lalu kamu bisa kembali merajut kasih dengannya, begitu? Jangan mimpi. Aku tak akan pernah menceraikan kamu..! "

" Tapi, ... Kak Fatan...? Kamu sudah berjanji padaku. Kita sudah membuat perjanjian tentang ini sebelum menikah."

" Maaf, aku berubah pikiran. Sekarang ayo pulang..! " Fatan langsung menarik tangan Mitha dan berlalu dari tempat itu.

" Mitha, jika kamu sudah resmi bercerai dengannya, aku bersedia menikahmu ..." kata Edo.

Mitha terdiam mendengar perkataan Edo yang tak di sangka - sangkanya. Sedangkan Fatan, emosinya langsung tersulut.

Dia berbalik dan melayangkan pukulan telak di rahang dokter muda yang ganteng itu hingga membuatnya jatuh tersungkur.

" Jangan mimpi lo mau dapetin istri gue, karena sampai mati pun gue nggak akan menceraikan dia, ngerti, lo!! "

Setelah itu, Fatan berlalu dari tempat itu sambil menarik paksa tangan Mitha yang masih saja terpaku diam tak bergerak.

1
Wirda Wati
mengerikan punya teman seperti itu😭🤣💪
𝓹𝓮𝓷𝓪𝓹𝓲𝓪𝓷𝓸𝓱: halo kak baca juga d novel ku 𝙖𝙙𝙯𝙖𝙙𝙞𝙣𝙖 𝙞𝙨𝙩𝙧𝙞 𝙨𝙖𝙣𝙜 𝙂𝙪𝙨 𝙧𝙖𝙝𝙖𝙨𝙞𝙖 atau klik akun profil ku ya😌
total 1 replies
Hariyati Hariyati
Luar biasa
Wiji Lestari
maaf, versi author sj, jd g bolak balik cerita nya. 1 topik 3 versi,"Mitha pov", "Fatan pov", Author pov. ✌✌✌✌
Syamsul Imanudin
ceritanya bagus cuman unsur bahasanya buat pribadi kurang klop tapi keseluruhan ceritanya menarik tapi kalau menurut saya hanya sampai fatan & mitha memutuskan untuk melanjutkan pernikahan mereka
Nita
Bagus
Nuroden Lina
mitha jgn sebut aku muluk sih..jelek banget
Nuroden Lina
please mitha ngak usah pake aku terus..ngak seru dong
Nuroden Lina
mitha gelar dirinya aku..ngak suka pake aku..gelar mitha aja sih
Nuroden Lina
jangan gelar aku..aku..bosan bacanya
Ida Harry
ditunggu lanjutannya thor
Sri Wulan Hazariah
suka sama jalan cerita nya
SariRani
Mantaaap
Syufnira Wati
nggak dilanujutkan thor
Minaaida: tamat, dek
total 1 replies
Hera sasuwe
bagus ceritanya
Rini Haryati
lanjut thor
semangat
Heri Wibowo
Kok belum dilanjut ya Thor
Azliya
kebanyakan pov, sekalian aja pake pop mie
Rini Haryati
lanjut thor
semangat
keren
Heri Wibowo
Ayo Gadis selamatkan Mita
Heri Wibowo
Wah siap-siap Belah Duren
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!