NovelToon NovelToon
Rock Lee Kebangkitan Cheat Di Konoha

Rock Lee Kebangkitan Cheat Di Konoha

Status: sedang berlangsung
Genre:Naruto / Sistem
Popularitas:9.2k
Nilai: 5
Nama Author: Billy Author

Raymond yang dulunya penduduk bumi, mendapati dirinya bereinkarnasi menjadi Rock Lee di anime Naruto. Dalam kepanikannya menerima kenyataan, tiba-tiba dia membalikkan cheat yang dulu dia buat saat main game mobil sewaktu di bumi. Regenerasi tak terbatas dan kebal terhadap ilusi genjutsu. Uchiha Madara: Sialan apakah dia masih manusia. Penulis : hallo semua, saya ingin bersenang-senang membuat novel fanfic ini, selamat membaca..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Billy Author, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 19: Jejak Darah dan Pertemuan di Batas Hutan

Fajar hari kedua di Hutan Kematian tidak membawa kehangatan. Kabut tebal yang dingin justru semakin pekat, membatasi jarak pandang hanya sejauh lima belas meter di depan mata. Tim Guy kembali bergerak sejak matahari belum sepenuhnya terbit, melompati dahan-dahan pohon raksasa yang basah oleh embun pagi dengan formasi segitiga yang ketat.

Setelah bergerak selama kurang lebih tiga jam, bau udara di sekitar mereka mendadak berubah. Bau tanah basah yang segar tertutupi oleh aroma anyir yang sangat menyengat—bau darah yang masih baru.

Neji mendadak berhenti di atas sebuah dahan besar, matanya kembali menonjolkan urat-urat Byakugan. "Berhenti. Ada pemandangan yang tidak menyenangkan di bawah kita."

Lee dan Tenten mendarat di sampingnya, melihat ke arah dasar hutan yang dipenuhi oleh semak-semak belukar. Di sana, di atas tanah yang berlumpur, tergeletak tiga tubuh ninja dari desa Takigakure. Kondisi mereka sangat mengerikan; tubuh mereka kaku dengan ekspresi wajah yang dipenuhi ketakutan luar biasa, dan tidak ada luka tusukan senjata tajam. Tubuh mereka tampak hancur dari dalam, seolah-olah mereka telah dihantam oleh tekanan hidrolik raksasa yang meremukkan seluruh tulang mereka.

"Ini... ini menjijikkan," Tenten menutup mulutnya dengan tangan, wajahnya berubah drastis menjadi pucat. "Siapa yang melakukan ini? Tidak ada tanda-tanti pertarungan yang lama. Ini seperti pembantaian satu pihak yang terjadi dalam waktu beberapa detik saja."

"Jejak pasir," suara Lee memecah keheningan, nadanya terdengar sangat datar namun dingin. Dia menunjuk ke arah gundukan tanah di sekitar tubuh korban, di mana terdapat sisa-sisa butiran pasir hitam yang tidak selaras dengan tanah merah hutan. "Ini adalah perbuatan kelompok dari Sunagakure. Anak laki-laki dengan gentong pasir itu."

Neji melompat turun ke tanah, memeriksa salah satu tubuh korban dengan ujung jarinya. "Benar. Aliran chakra di dalam tubuh mereka hancur total karena tekanan fisik eksternal yang masif. Pasir itu... membungkus mereka dan meremukkan mereka hingga mati. Dan lihat ini... tas gulungan mereka sudah kosong. Gulungan mereka telah diambil."

"Bocah merah itu benar-benar monster," Tenten bergidik, ikut turun dari pohon namun tetap menjaga jarak dari mayat-mayat tersebut. "Kenapa dia harus membunuh mereka dengan cara sekejam ini jika hanya butuh gulungannya? Ini sama sekali tidak perlu!"

Karena dia tidak berburu gulungan, Tenten. Dia berburu nyawa untuk memuaskan dahaga monster di dalam dirinya, batin Reymond, menatap butiran pasir yang mulai tertiup angin hutan. Rasa antisipasi di dalam dadanya semakin bergejolak. Pertemuannya dengan Gaara di babak utama sudah tidak bisa dihindari, dan melihat bukti kekejaman ini hanya membuat Reymond semakin bersemangat untuk menguji kekuatan Gerbang Batinnya yang telah dimodifikasi.

"Kita harus pergi dari sini sekarang," kata Neji sambil berdiri kembali, membersihkan sisa lumpur di sandalnya. "Aroma darah ini akan mengundang hewan buas dalam waktu singkat, atau lebih buruk lagi, mengundang si pengguna pasir itu kembali jika dia merasa belum puas."

Mereka kembali melesat, meninggalkan area pembantaian itu dengan kecepatan yang ditingkatkan. Namun, tampaknya nasib baik tidak selalu berpihak pada mereka. Baru bergerak sejauh dua kilometer, insting bertarung Lee mendadak berdering kencang di dalam kepalanya.

[Peringatan: Deteksi fluktuasi chakra berniat membunuh dengan intensitas tinggi di arah jam dua belas.]

"Neji, di depan kita!" Lee berteriak memperingatkan.

Tepat setelah kata-kata Lee keluar, semak-semak di depan mereka meledak. Bukan karena jutsu, melainkan karena hempasan ombak pasir raksasa yang meluncur deras, memotong jalur dahan pohon yang akan mereka injak.

BRRAAAK!

Tiga dahan pohon raksasa hancur berantakan menjadi serpihan kayu yang beterbangan. Tim Guy terpaksa melakukan lompatan mundur yang dramatis, mendarat di atas sebuah area terbuka yang dikelilingi oleh pohon-pohon mati yang meranggas.

Di tengah area terbuka itu, berdiri tiga sosok yang sangat familiar. Temari, Kankuro, dan di depan mereka... Gaara. Pemuda berambut merah itu berdiri dengan mata yang melotot lebar, urat-urat di sekitar matanya yang hitam tampak bergetar, memancarkan kegilaan murni yang bisa membuat ninja biasa lumpuh karena ketakutan. Pasir dari gentongnya menari-nari di sekeliling tubuhnya seperti ular yang siap mematuk.

"Ah... kita bertemu lagi, si alis tebal dari Konoha," Kankuro berbisik dari belakang Gaara, wajahnya dipenuhi keringat dingin. Dia sebenarnya tidak ingin terlibat pertarungan dengan Tim Guy yang terkenal kuat, namun dia tidak memiliki kekuatan untuk menghentikan Gaara yang sudah mencium bau darah dari mangsanya.

"Gaara, tenanglah... kita sudah mendapatkan sepasang gulungan, kita tidak perlu bertarung lagi di sini," Temari mencoba berbicara dengan nada selembut mungkin, melangkah mendekati adiknya dengan tangan yang gemetar.

"Diam..." Gaara mendesis, suaranya terdengar sangat parau dan bergetar oleh kegilaan. Dia tidak menoleh ke arah kakaknya, melainkan mengunci pandangan matanya yang haus darah sepenuhnya pada sosok Rock Lee. "Darah mereka di bawah sana... rasanya sangat hambar. Ibu... Ibu mengatakan padaku bahwa darah pemuda berbaju hijau ini... akan terasa jauh lebih nikmat. Dia memiliki jiwa yang sangat kuat... aku harus membunuhnya untuk membuktikan eksistensiku!"

Pasir di sekeliling Gaara mendadak meledak, membentuk tiga tangan raksasa yang siap mencabik-cabik apa saja di depannya.

Neji langsung mengambil posisi kuda-kuda Juken yang paling kokoh, Byakugan-nya aktif maksimal. "Lee, Tenten... bersiaplah. Orang ini tidak bisa diajak bicara. Dia benar-benar sudah gila."

"Aku akan memberikan tembakan bantuan!" Tenten dengan cepat membuka gulungan senjatanya, bersiap melepaskan hujan besi.

Namun, sebelum Neji atau Tenten bisa maju, Lee melangkah ke depan mereka berdua. Dia meletakkan tangan kanannya di depan dada, memberikan isyarat agar rekan satu timnya tetap di posisinya. Wajah kotaknya tidak menunjukkan ketakutan; yang ada hanyalah sebuah ekspresi fokus yang mendalam, berpadu dengan aura ketenangan yang sangat kontras dengan kegilaan Gaara.

"Neji, Tenten, mundurlah sedikit," ujar Lee, suaranya terdengar sangat tenang namun memiliki penekanan yang tidak bisa dibantah. "Orang ini... adalah lawan yang sudah lama kunantikan. Biarkan aku yang menghadapi pasirnya terlebih dahulu."

"Lee, jangan bodoh! Dia baru saja membantai satu tim sendirian!" Tenten berteriak cemas.

"Percayalah padaku," Lee menoleh sedikit, memberikan senyuman khasnya yang penuh percaya diri. "Masa mudaku tidak akan kalah oleh segunduk pasir gurun."

Dia berbalik kembali menghadap Gaara, melonggarkan sedikit perban di pergelangan tangannya. Di dalam kepalanya, Reymond berbisik, Mari kita lihat... seberapa cepat pasir perlindungan mutlakmu bisa bergerak menghadapi kecepatan murniku, Gaara.

1
aldo
lanjut author 🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏
The Music
lanjut lagi 🔥🔥🔥
Hadi Hadi
mantap 👍
Andi Akhasay: Mampir kak ke ceritaku.
total 1 replies
Aisyah Suyuti
goof👍
waktunya comeback
menarik
Hadi Hadi
good 👍
The Music
semangat thor👍🔥🔥
Hadi Hadi
mantap 👍👍
Hadi Hadi
up up up 😍😍
Hadi Hadi
is good 👍👍
Hadi Hadi
up up up 💪
Hadi Hadi
semangat 💪
Hadi Hadi
semangat
Hadi Hadi
good 👍👍
Hadi Hadi
lanjut 💪
Hadi Hadi
up up up 👍👍
Hadi Hadi
sikat 💪
Hadi Hadi
mantap 💪
Hadi Hadi
up up up 💪
Hadi Hadi
good 😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!