NovelToon NovelToon
Lembaran Diary : Istri Seorang Preman

Lembaran Diary : Istri Seorang Preman

Status: tamat
Genre:Romantis / Badboy / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Sosial / Tamat
Popularitas:78.6k
Nilai: 5
Nama Author: AMY DOANK

Martini Salsabila Utari.

Dia adalah istri seorang preman terkenal bernama Gres Sandy.

Ini adalah kisahnya dan juga isi diarynya sejak masih di bangku SMP.

Kisah cinta juga persahabatannya yang penuh gejolak rasa serta dilema berwarna.

Kisah perjalanan hidupnya hingga menjadi istri dari seorang preman yang penuh suka serta duka pastinya.

Selamat membaca🙏🙏🙏Semoga tulisan sederhana author amatir ini mendapat kesan di hati para reader🙏🙏🙏

Mohon dukungan like, komen serta votenya jika berkenan🙏🙏🙏 Terimakasih banyak🙏🙏🙏😍😘💞

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AMY DOANK, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

LEMBARAN KESEBELAS

Hai my Dear Diary....

Apa kabarmu hari ini?.... Kalau hariku, entahlah. Tak bisa kujabarkan perasaan dalam hatiku.

Dingin dan kosong.

Setelah Subuh tadi aku diantar abang Rizal pulang kerumah. Tapi penerimaan Amih sungguh luar biasa.

Amih memaki-maki abang Rizal seenaknya.

Membuat hilang semua urat maluku, dengan berteriak histeris hanya ingin membuat Amih menghentikan tingkah konyolnya menyalahkan abang Rizal.

Ya! Abang Rizal sama sekali tak punya salah. Justru abang Rizal-lah penyelamatku, Dear!

Tapi Amih salah faham hingga hampir memukul wajah abang Rizal yang terkejut bukan kepalang.

"Amiiiih!!! Abang Rizal ga ada salah! Amih jangan pukul abang Rizal! Justru abang Rizal lah yang udah nyelametin Mar!"

Dear...! Kamu tahu apa yang terjadi setelah itu? Amih justru memukulku dengan membabi buta. Bersenjatakan gagang sapu ijuk yang lumayan berat untuk menggebuk tubuh kecilku ini.

"Maaf, Nenek! Martini hari ini sedang ada ujian kelulusan disekolahnya! Saya mohon biarkan Martini sekolah dahulu. Supaya dia ga kesiangan dan terlambat sekolah!"

Bug!

Bag!

Bug!!!!!!!!

Amih lagi-lagi memukul kami. Aku dan abang Rizal, hingga keributan ini memancing kerumunan para tetangga sekitar.

My Dear Diary...!!!

Sesak rasa didadaku tak tertahankan. Airmata ini mengalir tiada henti. Dan baru tersadar ketika abang Rizal berteriak-teriak memanggil namaku.

"Martiniiii!!! Siap-siap sekolaaah! Jangan sampe kamu bolos ujian sekolah!!! Zal pamiiiit!!"

Aku hanya mengangguk lemas.

Entah apakah aku bisa sekolah hari ini. Aku tak bisa memastikan lagi. Terlalu lelah untuk memulai hari yang penuh dengan perjuangan ini.

"Dasarr anak ga tau diuntung!! Kalo tau kelakuan lu bakalan kayak gini, gue pencet luuuuu... dari masih orok!!!"

"Amih! Stop, Amih! Mar masuk kamar! Cepat berangkat sekolah!!!!"

Mama melerai keributanku dan Amih. Membuat kerumunan bocah-bocah dan para ibu-ibu kepo bubar angkat kaki.

My Dear Deary...!

Akupun bisa sekolah meski dengan menanggung beban berat dipundak.

Fahmi ternyata mengantarkan tas sekolahku kerumah semalam. Dan pasti habis pula, Fahmi di-interogasi Mama juga Amih. Karena sempat kulihat Fahmi menatap sekilas wajahku dengan raut sebal.

My Dear Diary...

Selama 5 jam aku tersiksa bathin disekolah. Dingin dan senyap rasanya. Menggerayang aura negatif ditubuhku. Membuat suasana semakin suram dan gelap pekat menyelimuti diriku.

Rosita, Fahmi, bahkan Dudi seolah tak peduli padaku lagi.

Mereka seolah tak bisa melihatku yang nyata-nyatanya masih sekelas meski duduk seorang-seorang karena tengah ujian.

Otakku kosong. NOL.

Tak mampu menjawab soal-soal ujian yang terlihat buyar ambyar semua huruf didalam lembar pertanyaan.

Dear Diary!!! Menyesal aku masuk sekolah hari ini. Sangat, sangat menyesal!

Aku ingin mati saja. SUNGGUH INGIN MATI RASANYA!!!!!!

Ingin aku berlari berteriak meredakan rasa sesak yang membuncah didadaku.

Ingin aku menghilang sekejap seketika dari muka bumi yang sangat tak bersahabat ini.

Ingin aku melayang bebas bagai sebuah bulu halus yang terbang melenggang kearah manapun angin berhembus.

Tiada satupun orang menyukaiku. Apalagi menyayangiku dan mencintaiku. Bahkan orangtuaku sendiri. TIDAK!!!!!!

Bullsh*t!!!!!! Tidak semua orangtua menyayangi anaknya setulus hati. Tidak ada orangtua mencintainya sepenuh jiwa.

Aku salah satunya.

Hhhhh... Lelah hatiku, Dear! Sangat teramat lelah rasanya!!!...

Entah, bagaimana bisa raga ini sampai pulang kerumah Amih dengan langkah gontai tak puguh karuan.

Aku telah pulang kerumah Amih. Berbaring diatas kasur busa yang telah tipis. Berusaha memejamkan mata sekejap guna melepas penat.

Dan seketika, aku teringat dirimu. Alhasil, inilah tulisan curahan hatiku padamu, My Dear Diary...

My Dear Diary...

Lagi dan lagi airmataku menetes. Sampai kapan danau dibalik kelopak mata ini mengering? Hhhhh... Tak kutahu jawabannya.

Kucari obat-obatan warung yang mungkin bisa menghilangkan kegundahan hatiku. Dimeja kecil dikamarku, semua kubongkar termasuk laci-lacinya.

Berharap ada lima, enam butir saja. Guna menenangkan sakit kepala dan juga sakit hati yang terus-terusan berdenyut sedari tadi bahkan sejak masih disekolah.

Dear,... aku ingat kamar Amih!

Dikamarnya pasti ada obat sesak nafas yang biasa ia konsumsi. Aku ingat, ia sering menyetoknya dalam jumlah banyak.

Aku izin keluar dulu, Dear!... Tepatnya kekamar Amih. Mencari-cari obat yang mampu meringankan semua beban hidupku.

Uppppsss...!! Amih masih duduk didepan layar tabung kotak 14 inci.

Dear...! Jantungku berdegub kencang. Seperti seseorang yang akan melakukan "DOSA" saja. Aku hanya bisa menelan saliva.

"Amih!"

"Apeh?!"

"Amih punya peniti?" tanyaku gugup.

"Cari aje ndiri, noh! Kayanye mah ada dilaci lemari gua!"

Aku menghela nafas sejenak. Lalu melangkah pelan memasuki kamar Amih yang juga tak terlalu besar. Hanya 3x3 meter sama persis besar kamarku. (untuk ukuran kamar dirumah-rumah petak pinggiran kota Jakarta, itu sudah termasuk besar).

My Dear Diary...!!!

Kamu tahu, apa yang kutemukan dilaci-laci kamar Amih? Aku,... akuuuu...mmmmh, aku tak sengaja mengambil salah satu dompet kecil milik Amih.

Itu tergeletak didalam laci lemari Amih.

Diantara peniti, obat-obatan warung Amih dan ada sekitar 7-8 dompet kecil nyaris mirip, hanya samar beda motif saja.

Dear Diary,...

Kamu tahu apa isinya? Mau tahu?... Sini, kukasih tahu...! Isinya adalah kalung emas beserta liontinnya 10 gram dan 2 gram!

Ya Allah ya Tuhanku!!!! Apa yang akan kulakukan dengan kalung mas Amih ini?

Allah pasti melaknatku karena kinipun aku sudah menyandang predikat "PENCURI"

Ya Allaaaaaah..!!!!!

Kamu bisa kabur dari rumah ini, Martini! Itu disuratnya tertera angka Rp. 6.600.000,00.

Kamu bisa melarikan diri dari pernikahanmu dengan bang Dodi.

Kamu juga bisa memulai hidup baru dengan jiwa yang baru, Martini!!!

Setan-setan bergentayangan dikepalaku, Dear!! Menyuruhku melakukan suatu hal yang "TIDAK PERNAH" aku lakukan sebelumnya.

Aku tidak pernah dididik untuk jadi seorang "PENCURI". Tidak!!!!!

Meski mama dan Amih adalah orangtua yang cuek, tapi masih membekas perkataan beliau bahwa aku tidak boleh mengambil seenaknya pensil, penghapus milik teman disekolah ketika usiaku 7-8 tahun.

Sekali aku berani mengambil barang orang yang bukan milikku, tetap Allah memerintahkan malaikat Atit menuliskan dosa mencuriku. Dan aku tak ingin itu menjadi kebiasaan buruk 'menodai' hidupku.

My Dear Diary...!!!!

Aku tak ingin menjadi pencuri. Tidak akan pernah ingin mencuri! Aku harus mengembalikan dompet kecil ini lagi ketempatnya semula.

Aku sudahlah "Anak haram".

Sahabat "Penghianat".

Masa' harus juga mendapatkan label "Pencuri".

Tidak, ya Allah!!! Jangan tambah lagi penyiksaan hidupku ini dengan karma-karma dimasa lalu, mungkin!

Dan aku juga tidak boleh punya niatan pergi dari rumah ini.

Kenapa?... Karena aku tak tahu harus pergi kemana?... Harus bergantung pada siapa?

Aku hanyalah anak perempuan berusia 15 tahun. Yang introvert dan tidak punya teman sama sekali.

Lalu, kalau aku kabur dan melarikan diri, harus kemana aku pergi?

Aku inisiatif kembali ke kamar Amih. Mengembalikan dompet kecil berisi kalung emas Amih ketempatnya semula.

My Dear Diary...

Tolong ingatkan aku jika langkahku salah! Aku tak ingin semakin terperosok kedalam kubangan dosa yang kadung menenggelamkan kehidupanku hingga mungkin masa depanku.

My Dear Diary...

Meski aku hanyalah anak haram,... tapi aku tak ingin berbuat sesuatu yang diharamkan pula. Aku berharap Allah Ta'ala memberiku kesempatan menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Aamiin ya Allah ya Robbal'alamiin...

Met siang menjelang sore my Dear Diary! Aku lelah, ingin rehat sejenak. Tidur menenangkan hati serta jiwaku yang rapuh.

Thanks for everythings, my Dear Diary!... Tetaplah bersamaku, temani hari-hariku. Karena hanya kamulah satu-satunya tempat curahan hatiku. Selain Tuhanku Allah Ta'ala tentunya!

Bye, my Dear Diary...

Love U,

- Martini Salsabila Utari -

-Bersambung-

1
Qaisaa Nazarudin
Ternyata nikah dgn temen yusof..😂😂
Qaisaa Nazarudin
Kok feeling ku mengira kalo jodohnya itu Yusof..🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Biasanya aku baca kisah CEO nikah sama2 Sultan..Tapi tetap selingkuh dan gak pernah bersyukur memiliki isteri yg cantik juga kaya,Dan istri yg selingkuh walaupun sudah punya suami yg baik dan Tajir, Noh sekarang aku baca kisah preman insyaf,Tapi sayangnya Sad ending..huaaaaaa...😭😭😭
Embun Kesiangan: huaaaa😭😭😭terhura otor🫰🥰 lope2 buat Kakak ♥️
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Untung aja Ahmad udah tobat ya..kalo dia meninggal karena penyakitnya juga,Dia meninggal dlm keadaan beriman,bukan dlm keadaan nya yg dulu..
Qaisaa Nazarudin
KOK MALAH SAD ENDING SIH THOR..😭😭😭
Qaisaa Nazarudin
Syurga Allah tempat mu Martini..Penderitaan mu sudah berakhir,Tapi kasian anak dan Suami yg kamu tinggalkan..😭😭😭😭
Embun Kesiangan: lope2 Kakak 🙏 makasih banyak udah dukung Martini 🥰♥️
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Ririe gak ada riwayat sakit jantung kan,Lalu kenapa tiba-tiba ada serangan jantung mendadak...
Qaisaa Nazarudin
Gak pernah aku denger yg kayak gini..Tuh juga ketubannya udah beberapa jam pecah tapi masih belum lahiran,bisa lemas baby di dalam tuh,Harusnya di Caesar aja biar cepat, biar dua2 nya selamat ibu dan anak..🤦🤦🙇🙇
Qaisaa Nazarudin
Tapi sayangnya kebahagiaan yg Ahmad rasakan tidak lah lama,Ririe meninggalkan nya utk selama2 nya..
Qaisaa Nazarudin
Ternyata Fahmi sodaranya Martini,Aku tertanya-tanya kemana Fahmi selama ini,Katanya dia suka sama Martini,Kok Martini malah nikahnya sama org lain..
Qaisaa Nazarudin
OMG..😳😳😳
Qaisaa Nazarudin
SEKERAS APAPUN HIDUP,TIDAK SEMESTI NYA KAMU MELUKAI PERASAAN ISTRI KAMU,HATI WANITA ITU LEMAH,MUDAH MENANGIS,SEKALI HATI WANITA ITU PATAH DAN DILUKAI DIA TDK AKAN PERNAH MEMANDANG KE BELAKANG..
Qaisaa Nazarudin
🙄🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
KARMA IS REAL...👍👍👍👍
Qaisaa Nazarudin
Dasar JALANG...😡😡😡
Qaisaa Nazarudin
Cinta katanya?? Bulshit..Kalo CINTA gak mungkin dia nyiksa istrinya,Kalo CINTA gak mungkin di memperlakukan isterinya dgn kasar,Kalo CINTA gak mungkin dia masih memikirkan MANTAN dari isterinya sendiri... BENAR2 GILA NIH ORANG..DUH JANGAN SAMPAI DIA KETEMU SAMA MARTINI LAGI..PLEASEEEE 🙏🙏🙏🙏🥹🥹THOR
Qaisaa Nazarudin
Sokorin..
Qaisaa Nazarudin
Alhamdulillah Semiga di permudahkan..🤲🤲🤲
Qaisaa Nazarudin
Dudi pleaseee bawa Martini pergi sejauh mungkin..
Qaisaa Nazarudin
Kenapa perannya Martini jadi vewek lemah thor, kesel aku ama Martini..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!