NovelToon NovelToon
DENDAMKU BERUBAH JADI CINTA SEIRING WAKTU

DENDAMKU BERUBAH JADI CINTA SEIRING WAKTU

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Perjodohan / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: AuraAurora

ini karya pertama saya jadi mohon dukunganya,maaf cerita saya jika tak sebagus penulis lainya,selamat membaca...😃


Alex adalah seorang CEO yang menjalin kasih dengan gadis yang bernama Andien.

Tapi takdir berkata lain, Andien lebih memilih pergi dari Alex kerena menerima perjodohan yang di lakukan orang tuanya.

Karena kesalapahaman, menyebabkan Alex menyalahkan seorang gadis yang menjadi penyebab kandasnya hubungan Alex dan Andien.

Apakah yang dilakukan Alex terhadap gadis itu???


silahkan di mulai...😀

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AuraAurora, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Obrolan serius dan absurd

Flashback On

Di rumah sakit hanya tertinggal Papa, Mommy dan Alex. Alex yang duduk bersandar di sandaran kursi dan mengotak atik ponsel pintarnya, kemudian perhatiannya teralihkan oleh pertanyaan Mommy padanya.

"Alex apa tidak sebaiknya kamu menikah secepatnya?" tanya Mommy, karena Mommy tau di sekolah ada Alan yang terus mendekati Tiara. Mommy takut jika Alex tidak segera menikah Tiara akan jatuh hati kepada Alan, walaupun meski saat ini masih belum.

"Tapi Mommy masih di rumah sakit, akan lebih baik jika menunggu Mommy sembuh dulu," ujar Alex.

"Mommy sudah tidak apa-apa Alex, bagaimana kalau Sabtu saja kalian menikah," usul Mommy.

"Apakah tidak terlalu mendadak Mom?" tanya Alex yang rasanya kurang setuju.

"Mommy, benar yang di katakan Alex, apakah tidak terlalu mendadak?" Papa yang dari tadi hanya mendengarkan akhirnya buka suara.

Mommy menggelengkan kepalanya. "Tidak Pa, lebih cepat lebih baik," ujar Mommy.

"Baiklah terserah Mommy," akhirnya putus Alex.

Mommy pun tersenyum sumringah.

Flashback Off

Tiara masih tertegun dengan apa yang di dengarnya. "Om, bu-bukankah itu terlalu cepat ...." ucapnya lirih, dengan tangan yang mencengkeram tas yang ada di pangkuannya.

"Kau tidak perlu membantah, yang terpenting lakukan semua apa yang aku katakan." sahutnya tegas.

Tiara hanya diam saja mendengar perkataan Alex, toh walaupun dia mengungkapkan keberatannya juga tidak berguna.

Mobil yang mereka tumpangi melaju menuju rumah sakit untuk menjenguk Mommy, saat sudah sampai Tiara dan Alex segera berjalan ke arah ruangan Mommy.

Klek.

Pintu ruangan Mommy terbuka, Alex dan Tiara segera masuk ke dalam. Mommy dan papa yang berada dalam ruangan pun tersenyum melihat kedatangan mereka.

"Sayang," panggil Mommy pada Tiara.

Tiara segera mendekat dan memeluk Mommy. "Mom, apakah sekarang Mommy sudah baikan?" tanya Tiara seraya melepas pelukannya.

Mommy mengangguk. "Yah sekarang Mommy merasa sudah sehat," jawab Mommy dengan tersenyum.

"Sayang apakah Alex sudah cerita tentang rencana pernikahan kalian?" tanya Mommy dengan mengelus rambut Tiara yang tergerai.

"Sudah Mom," ucap Tiara dengan tersenyum.

"Bagaimana? Apakah kamu tidak keberatan?" tanya Mommy, tapi pandanganya penuh harap agar Tiara juga setuju.

Tiara mengangguk sebagai jawaban, Mommy yang melihatnya seketika berhambur memeluk Tiara. begitu juga dengan Tiara yang membalas pelukan Mommy.

Papa tersenyum melihat keakraban istrinya dan calon menantunya.

"Alex apakah semuanya sudah kamu persiapkan?" tanya Papa pada Alex.

"Sudah pa, Riko yang mengurus semuanya." jelasnya datar.

Papa hanya menganggukkan kepalanya.

"Tiara sayang besok akadnya sekitar jam 10, setelah Mommy pulang dari rumah sakit." ucap Mommy.

"Iya Mom," jawab Tiara dengan tersenyum terpaksa, entahlah dia tidak punya jawaban lain selain itu.

Setelah percakapan mereka tentang pernikahan Tiara yang akan di selenggarakan besok selesai, Alex mengantar Tiara pulang ke apartemennya.

"Uhm, Om besok hanya akad saja kan?" tanya Tiara takut ke Alex saat berada di dalam mobil.

Alex melirik ke arah Tiara. "Tentu saja, kau pikir aku mau jika semua orang tahu kita akan menikah," ucapnya datar. Tapi di balik itu semua ada senyuman menyeringai dari Alex.

Dan seperti sebelum-sebelumnya mereka hanya diam hingga mobil Alex sampai di pelataran apartemen. "Cepat turun," usir Alex dingin.

"I-iya Om," sahut Tiara dengan cepat turun dari mobil Alex.

Setelah itu Alex langsung tancap gas pergi begitu saja, membuat Tiara lega seketika.

"Fiuh ...." Hembusan nafas lega Tiara.

Tiara melangkahkan kakinya ke apartemen Caca, bagaimana pun juga Caca harus tau kalau dirinya besok akan menikah.

Entahlah ini di sebut pernikahan atau hanya sebuah lelucon, hanya berselang satu hari dia menyanggupi setuju semuanya langsung terjadi. kekuasaan uang memang bisa mempermudah segalanya pikir Tiara.

Ting.

Tong.

Menekan bel pintu apartemen Caca, hingga tak lama pitu terbuka.

Ceklek.

"Ara!" panggil Caca. "Kamu baru pulang?" tanya Caca. Melihat Tiara yang masih menggunakan seragam sekolah. Caca tadi memang pulang sekolah segera masuk ke dalam apartemennya karena ingin nonton drakor yang baru ia beli jadi tidak tau jika Tiara belum pulang.

"Ayo masuk," ucapnya lagi.

Saat di dalam Tiara dan Caca duduk di sofa depan tv 50" yang memutar drakor Caca di temani snack dan minuman botol cepat saji.

"Ca," ucap Tiara memulai percakapan, tapi matanya masih tertuju pada layar lebar di depannya.

"Apa?" sahut Caca, juga sama yang di lakukan dengan Tiara masih fokus dengan yang di lihatnya.

"Aku besok menikah," ujarnya singkat padat dan mudah di mengerti.

"Oh ...." Jawab Caca, dengan masih konsentrasi pada drakornya.

Hingga sepersekian detik mata Caca membulat sempurna mendengar penuturan Tiara.

"Ha, kamu serius Ra?" tanya Caca yang langsung memutar tubuhnya menghadap Tiara dengan terkejut.

"Hhmm," jawab Tiara dengan menganggukkan kepalanya.

"Kok dadakan sih?" tanya-nya, terus pandangan bola matanya turun ke arah perut Tiara. "Ra kamu nggak hamil kan sama Om itu?" tanya Caca polos, karena terakhir pemandangan yang dia lihat antara Tiara dan Alex sangat intim.

Pletak.

"Ouch," Caca mengusap keningnya karena mendapat sentilan dari Tiara.

"Sembarangan," sembur Tiara. Tapi Caca hanya tersenyum tanpa dosa.

"Sorry," ucap Caca.

Tiara hanya menghembuskan nafasnya pelan. "Ini itu keinginan Mommy, jadi aku tidak tega untuk menolaknya," ujar Tiara.

Tiba-tiba. "Wah ... kalau begitu aku besok pagi-pagi harus beli baju yang bagus dan pergi ke salon," ucap Caca bersemangat.

Tiara hanya memutar bola matanya jengah melihat kelakuan sahabatnya, dia yang menikah tapi Caca yang bersemangat.

*

*

Di tempat lain, tempat orang melepas lelah dengan dentuman musik yang keras dan muda mudi yang bercampur jadi satu. Ada yang minum, ada juga yang sedang bermesraan tanpa tahu malu di lihat orang.

Di sinilah Alex dan para sahabatnya di Night Klub, di temani para wanita cantik dan **** tentunya.

"Bro tumben lo ngajak kita ke sini?" ucap Reymond yang biasa di panggil Rey, dengan menenggak minuman bewarna merah di tangannya.

"Iya, kusut banget tuh muka!" sahut Leo, setelah itu mereka berdua tergelak kencang.

"Gue besok nikah," jawab Alex.

"Widih, udah nggak sabar tuh Andien, baru juga pacaran beberapa bulan udah minta di nikahin aja." ledek Rey berkelakar.

"Gue gak nikah sama Andien," jawabnya datar, sontak saja keduanya sahabatnya diam seketika.

"Terus?" Leo yang terkejut.

"Gue di jodohin sama Mommy," ujar Alex.

"Hahahaha," tawa Rey dan Leo bersamaan.

"Dengan siapa?" tanya Rey di selah tawanya.

"Anak sekolah SMA," jawabnya, yang semakin membuat kedua temanya tergelak kencang hingga kepalanya tertarik ke belakang.

Alex hanya mendengus melihat respon kedua temanya.

"Brengs*k lo berdua," ucap Alex, tapi tak menghentikan tawa sahabatnya.

"Wah habis ini si phyton bakalan punya rumah bersarang," celetuk Rey, setelah reda tawanya. Phyton adalah adik kecil milik Alex.

"****," umpat Alex. "Gue emang gak pernah jajan sembarangan kayak lo berdua," ujarnya. "Emangnya si uler sawah sama si belut yang suka cari rumah baru," ejek Alex ke Rey dan Leo.

"Sial*n lo," umpat Rey dan Leo bersamaan. Uler sawa adalah si adik kecil Rey dan si belut adalah adik kecil Leo.

Akhirnya pembicaraan absurd mereka berlanjut hingga jam 2 pagi.

...----------------...

...kenapa di sini ada panggilan aku-kamu dan elo-gue, aku cuma melihat keadaan dengan siapa mereka berbicara....

...jangan lupa vote, like dan komen. terima kasih. semoga sehat selalu. aminnn....

1
Ra~~~~~
Udh kuduga psti diculik ke hotel 🤣
Ra~~~~~
🤣🤣🤣
Ra~~~~~
dapet perawan g tuh 🤣
ibeth wati
Luar biasa
Fina Fitriani
bagus ceritanya,,lucu dan bikin senyum2 sendiri serta konflik yg ringan dan tidak berbelit2...ayok thor ditunggu nih kisah2 anak2 ..😊💪💪😘
Sandisalbiah
kecewa sih krn Tiara selemah itu
Sandisalbiah
jd hanya karena pendapat Tiara tentang perjodohan Andine membuat Alex jd dendam pd nya.. picik sekali pemikiran Alex...
Sandisalbiah
hadir thor
Ade Syafira Suhardin
pertemuan singkat hubungan sebagai adik Kaka yg sangat bermakna meskipun tak sedarah 😭😭😭
Ade Syafira Suhardin
Luar biasa
Ade Syafira Suhardin
caca kamu memang polos tapi kamu juga ah yah begitulah 🤣🤣🤭
Fitriyani
hahaa,,,,bau jigong g tu 🤣🤣🤭✌️
Fitriyani
contoh itu papa Nathan Alex,,yg sllu ada utk mommy jessy
Fitriyani
dasar cowo egois kamu Alex,Tiara ktmu cowo lain g d sengaja,marah,kamu sndri g cerita ktmu sm mantan,yg bikin kamu uring2an
Fitriyani
waaah, musuhnya Alex,mantan Bella jg,jgn2 nti mereka krj sm pula🤦
Fitriyani
hahaha,,,
mommy n papa nya nikah muda,ini anknya mpe 30 blm nikah,,kasian kamu Alex,ntar kburu tuir kamu Alex🤭
Fitriyani
aaah,,papa Nathan,,,gemesh deh,,,
aku baca ttg mommy Jessy n papa Nathan dulu,baru ksni,,,
Fitriyani
pdhal Jessy n Nathan wlwpun dingin,tp g kasar,Alex kok ky temperamen bgt GT y...🤣🤭
Maya Kurniawati
ko tmn2 papa Nathan g ad yang nongol y
💗vanilla💗🎶
mampir jg di sini , ini anknya jesy kan ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!