NovelToon NovelToon
SELIR BODOH YANG MENAKJUBKAN

SELIR BODOH YANG MENAKJUBKAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Istana/Kuno / Fantasi
Popularitas:7.7k
Nilai: 5
Nama Author: Lisa

Xiao Yu dipaksa ikut pemilihan selir oleh orangtuanya demi mengangkat derajat keluarga. Padahal gadis ini ingin masuk militer.

Akhirnya ia ikut pemilihan selir dengan berpura-pura bodoh. Tapi sungguh suatu hal ajaib. Dia justru terpilih.

Ternyata pangeran Zhang Li sengaja memilih selir bodoh untuk protes pada raja bahwa ia lelah terus disuruh mencari seorang pendamping.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 19

Xiao Yu tergelak. "Kamu mau aku cari perhatian pada pangeran? Tidak penting. Apalagi para selir tidak di perbolehkan ikut berburu. Hanya melihat para pria menembak panah. Apa yang seru dari itu." Xiao Yu berbaring dengan malas.

Kepala Bao'er menggeleng.

"Untuk apa?" Bao'er menatap junjungannya dengan mata melotot tak percaya. "Yu'er! Ini perburuan agung! Bukannya selir lainnya sedang menyiapkannya. Mereka semua ingin tampil istimewa di depan pangeran," jelas Bao'er.

"Selir Huo Yan dan Selir Kui pasti akan tampil habis-habisan dengan gaun terbaik mereka untuk menarik perhatian Pangeran. Bahkan Selir Lan pun pasti bersiap dengan anggun!" imbuh Bao'er.

Xiao Yu menurunkan tangannya. Menghentikan latihan kuda-kuda, lalu menyapu keringat tipis di dahinya dengan lengan baju biasa.

Ia terkekeh pelan seraya menatap Bao'er dengan mata menajam. Naluri prajurit yang tersembunyi di balik wajah gadis polosnya mulai muncul.

"Bao'er, Hutan Selatan itu area terbuka yang liar, bukan panggung dansa di istana," tutur Xiao Yu santai seraya berjalan mendekati meja dan meneguk cangkir air dinginnya. "Biarkan Kakak Huo dan Kakak Kui sibuk memakai gaun-gaun tebal bersulam emas dan perhiasan berat yang membuat mereka susah bergerak. Makin mereka sibuk pamer, makin sedikit mata yang mengawasiku."

"Tapi... apakah kamu tidak ingin menarik perhatian Pangeran Zhang Li sedikit pun?" tanya Bao'er ragu.

"Sama sekali tidak," jawab Xiao Yu tegas seraya menyeringai tipis. "Untuk apa menarik perhatian pria yang menganggapku gadis bodoh dari perbatasan? Lagipula, pakaian biasa dan sepatu kulit yang nyaman itu lebih baik. Semua akan jadi buat mudah gerak dan jauh lebih berguna jika sesuatu yang berbahaya terjadi di hutan nanti."

Xiao Yu kemudian memiringkan kepalanya, menatap ke arah pintu keluar Paviliun Anggrek.

"Lagipula, aku bisa merasakan aura persaingan yang menyengat dari dua selir senior itu. Selir Huo dengan kesombongan dominannya, dan Selir Kui dengan lirikannya yang penuh permusuhan. Mereka pasti sedang merencanakan sesuatu di arena perburuan esok. Dan orang yang bergerak paling lincah tanpa pakaian merepotkanlah yang akan bertahan hidup."

Bao'er menghela napas pasrah, namun di dalam hatinya ia kagum pada kewaspadaan junjungannya. "Lalu, pakaian apa yang harus aku siapkan untuk kamu?"

"Pakaian berkuda paling ringkas yang kita punya," kekeh Xiao Yu.

*

*

"

Keesokan harinya.

Rombongan kereta kuda kerajaan bergerak meninggalkan istana menuju Hutan Selatan. Diiringi derap langkah pasukan pengawal berzirah. Keempat selir berada di dalam kereta kuda mewah yang disekat menjadi area pribadi masing-masing.

Di dalam keretanya, Selir Huo Yan sibuk memoles bedak dan merapikan jepit emas di rambutnya. Dia punya ambisi besar untuk dipuji Pangeran. Begitu juga selir Kui. Kedua selir ini sama-sama ingin dapat perhatian dari pangeran.

Ketika rombongan akhirnya tiba di area perkemahan Hutan Selatan yang megah di sore hari, suasana tampak sibuk. Pangeran Zhang Li keluar dari tenda utama untuk menyambut para selir.

Langkah kaki Pangeran Zhang Li terhenti. Di sudut perkemahan dekat deretan tenda pengawal, tampak keramaian yang tidak biasa. Pasukan berzirah yang biasanya berbaris kaku kini tampak berkumpul seraya tersenyum ramah.

"Ada apa, Feng Chuan?" tanya Zhang Li heran Pria ini menghentikan langkahnya.

Feng Chuan yang berdiri dekat tenda sejak tadi menoleh. Lalu membungkuk sedikit. "Selir Lan sedang membagikan ramuan penghangat tubuh untuk para prajurit, Yang Mulia."

Zhang Li menaikkan satu alisnya, lalu melangkah mendekat. Di tengah kerumunan itu, Selir Lan yang bersahaja dengan gaun hijau mudanya tampak sibuk membagikan cangkir-cangkir kayu berisi seduhan herbal hangat. Senyum lembutnya memancarkan kehangatan yang tulus di tengah udara sore Hutan Selatan yang mulai menusuk.

Zhang Li menaikkan satu alisnya. "Dia pintar membuat ramuan?"

"Benar, Yang Mulia. Keterampilannya dalam mengolah herbal cukup dikenal," jawab Feng Chuan singkat.

"Aku tidak tahu itu," gumam Zhang Li pelan.

Rasa tertarik membawa langkah Pangeran Zhang Li mendekat ke arah Selir Lan. Di tengah kerumunan itu, Selir Lan yang bersahaja dengan gaun hijau mudanya tampak telaten membagikan cangkir-cangkir kayu berisi seduhan herbal hangat. Senyum lembutnya memancarkan kehangatan yang tulus di tengah udara sore Hutan Selatan yang mulai menusuk.

"Perhatianmu pada kesehatan rombongan sangat terpuji, Selir Lan," puji Pangeran Zhang Li singkat dengan nada hangat saat berdiri di dekatnya.

Selir Lan terkejut kecil, lalu menunduk anggun penuh hormat. "Hamba hanya ingin membantu kenyamanan para pengawal yang telah bertugas keras, Yang Mulia."

Tak jauh dari sana, Selir Huo Yan dan Selir Kui memperhatikan interaksi itu. Kedua mata selir senior tersebut memicing tajam, memperlihatkan tatapan iri dan tidak senang yang membakar dada. Mereka yang sejak awal sibuk bersolek dengan gaun mewah merasa terasingkan hanya karena kesederhanaan Selir Lan yang mendadak mencuri perhatian Zhang Li.

"Lihat wanita itu... berpura-pura baik hanya untuk mencari muka," bisik Selir Huo Yan dengan napas tertahan, meremas saputangannya erat-erat.

Selir Kui tersenyum dingin di sampingnya, meski matanya berkilat penuh permusuhan. "Sangat pandai mengambil hati Yang Mulia. Tapi mari kita lihat... seberapa lama kehangatannya bisa bertahan di hutan ini."

Sementara itu, dari area peristirahatan Paviliun Anggrek, Xiao Yu yang juga melihat keramaian itu ikut melongok penasaran.

"Ada apa, Bao'er?" tanya Xiao Yu.

"Selir Lan ternyata pintar membuat ramuan, Nona," jawab Bao'er pelan. Di depan banyak orang, Bao'er tetap menjaga panggilan hormat untuk junjungannya.

"Oh, benarkah? Hebat," puji Xiao Yu jujur. Tidak ada nada cemburu sedikit pun dalam bicaranya. Menurutnya kalau ada selir yang membuat pangeran tertarik merupakan keberuntungan untuknya. Dia tidak harus basa-basi didepan pria itu.

Dari sudut lain, Selir Huo Yan dan Selir Kui memperhatikan Pangeran Zhang Li yang melangkah mendekat ke arah Selir Lan dengan tatapan iri yang kentara. Mereka yang sibuk berhias gaun mewahnya merasa tersaingi oleh kehangatan bersahaja yang ditunjukkan Selir Lan.

Tidak jauh dari sana, Selir Kui berdiri di balik bayangan tirai tendanya. Matanya yang dingin memicing, menyaksikan Pangeran Zhang Li yang masih berbincang hangat dengan Selir Lan. Dada Selir Kui bergemuruh dibakar rasa cemburu dan iri yang tak kalah hebat.

"Nona... Selir Lan benar-benar pandai menarik perhatian Yang Mulia," bisik Mei-Li pelayan pribadinya dengan raut cemas.

Selir Kui terkekeh pelan. Ia menyilangkan kedua tangannya di balik lengan baju sutra ungu mewahnya.

"Biarkan Huo Yan meluapkan kemarahannya itu," desis Selir Kui.

Mei-Li menunduk seraya mendengarkan dengan saksama. "Maksud Nona?"

"Jika Huo Yan bergerak untuk menyingkirkan Selir Lan, bukannya akan membuat sainganku berkurang untuk mendapat perhatian pangeran?" tanya Selir Kui sambil berkeling.

"Oh, benar, Nona!" Mei-Lin berseru senang.

1
Nia mie
lanjuuttt. semangadd thorrr💪💪
Fauziah Rahma
masih menunggu ketahuan selir xiao
Nia mie
suka ceritanya❤️semangat kk othor🔥💪
Nia mie
menurut saya karya ini luar biasa. . .dengan alur cerita yang runtut dan tidak bertele tele. ceritanya menarik. pemilihan kata dalam kalimatnya jelas dan tepat sasaran.
Pa Muhsid
selir lan kekasih tabib mo mungkin
Nia mie
up 🙏💪
Fauziah Rahma
ini lebih bahaya, diam nusuk dari belakang
Inah Ilham
tak kirain Pangeran milih Xiao Yu karena sudah tau rahasianya eh ternyata gegara dia gadis bodoh🤣🤣🤣🤣
paijo londo: 🤦🤦q juga jadi ikutan salfok dgn pilihan pangeran yg keliru🤭🤭🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!