NovelToon NovelToon
My Women

My Women

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / CEO
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: Wisye Titiheru

Kisah Seorang wanita Angel Abraham yang harus menerima kenyataan bahwa suaminya, laki - laki yang berjanji mencintai dia dengan tulus, ternyata di jodohkan dengan pilihan omanya karena luka lama omanya . Kenyataan pahitnya dia harus berpisah dengan suami karena nyawanya sebagai taruhan, disaat dia sedang mengandung anak dari buah cinta mereka. Bagaimanakah nasib cinta seorang Angel Abraham??? Apakah suaminya menyesal???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menolong

Angel kembali beraktivitas seperti biasa, namun sekarang dia untuk sementara tidak di ijinkan membawa mobil sendiri. Karena perutnya sudah membesar. Sekarang kehamilan Angel sudah masuk delapan bulan dan mau sembilan bulan. Semua persiapan untuk melahirkan sudah disiapkan.

Dengan di antar Aaron, Angel tiba di rumah sakit. Setelah Angel turun, Aaron melanjutkan menuju ke Pratama Company. Namun sebelum keluar halaman rumah sakit, mobilnya diberhentikan oleh seseorang. Aaron kaget. Namun dari mobil itu keluar Kimberly.

"Aku mau bicara dengan kamu??"

"Ikut aku."

Akhirnya Aaron menuju ke sebuah cafe yang letaknya cukup jauh. Mobil Kimberly tetap mengikuti dari belakang. Aaron sudah menghubungi Rido menuju ke cafe yang akan dia tuju. Sampai di halaman parkir, Aaron langsung menuju ke dalam, tanpa menunggu Kimberly. Di meja pojok Aaron duduk menunggu Kimberly.

"Singkat dan jelas, apa yang mau kamu omongkan."

"Aku membutuhkan bantuan kamu???"

"Bantuan apa??"

" Aku butuh modal usaha, Vila punya mamiku terancam di ambil developer, adik mami mengadaikan di Bank."

Tidak sampai lima menit Rido sudah datang di cafe itu. Aaron langsung mengarahkannya ke mejanya.

"Masalah kamu akan dibantu oleh Rido." Langsung Aaron berdiri dari meja itu, namun sebelum pergi meninggalkan mereka.

"Aku tidak mau kamu ada dalam rumah tangga saya. Murni saya membantu karena kita berteman."

Kimberly sebenarnya kecewa dengan apa yang di katakan oleh Aaron setelah apa yang mereka alami. Hampir lima tahun itu, dia selalu menemani Aaron, menjadi teman tidurnya. Namun dia tetap berdiam diri dan sabar. Rido sesuai arahan Aaron membantu Kimberly, namun bukan dengan gratis. Ternyata ada saham Aaron melalui Rido ada di usaha itu. Setelah semua selesai menjadi kesepakatan satu point peting yang menjadi kesepakatan mereka adalah jangan perna berhubungan dengan Aaron dan keluarganya jika di langgar dia akan menarik semua dananya.

Untuk sementara usahanya di bantu oleh Aaron, dalam waktu tertentu. Kimberly harus bekerja keras mengembalikan uang Aaron dengan cara mencicilnya. Dengan cicilan yang kecil tanpa bunga. Hanya dengan persyaratan yang tidak mendekati Aaron dengan keluarganya.

Aaron sudah kembali ke rumah. Seperti biasa dia akan bekerja dari rumahnya. Untuk dua perusahaannya. Untung dia memiliki asisten yang pintar dan lincah dalam bekerja. Dion dan Rido adalah dua orang kepercayaannya.

"Buat apa, Kim memalang mobil sayang??" Aaron kaget mendengar pertanyaan dari istrinya. Dia tahu benar dan melihat, bahwa Angel sudah masuk ke dalam rumah sakit. Kenapa masalah di pintu gerbang masuk rumah sakit bisa dia ketahui.

Aaron menatap istrinya. Namun tangannya dengan cepat memeluk istrinya. Angel berusaha melepaskan pelukan itu, namun Aaron sangat erat memeluk istrinya. Dia sudah menghubungi Rido untuk kerumah, Aaron harus meluruskan masalah ini. Dia tidak mau Angel istrinya tidak percaya kepadanya. Dan dia juga tidak mau terjadi sesuatu kepada Angel istrinya jika over thinking mengingat kondisinya yang sedang hamil besar.

"Ibu Kimberly meminta bantuan bos sehubungan dengan usaha Vilanya yang bermasalah ulah adik mamanya."

Semua di jelaskan tanpa di sembunyikan. Angel hanya bisa mendengar, jika dia sudah mendengar kata tolong, maka dia akan luluh hatinya. Dia bisa hidup seperti ini, karena di tolong orangtua Aaron suaminya. Angel sudah kembali ke kamarnya. Dan langsung tidur, karena bawaan hormon, maka dia sedikit sensitif jika melihat perempuan lain bersama suaminya.

"Sayang....." Aaron tidur disamping istrinya sambil membelai perut istrinya. Angel tidak merespon. Aaron tahu, istrinya ini belum tidur.

"Sayang ..... Mohon maaf."

"Aku cemburu kak."

Aaron mengangkat tubuh berbadan dua itu menghadapnya. Langsung di cium bibir istrinya sangat lembut dan mesra, namun begitu dalam.

"Tidak akan terulang sayang."

Akhirnya Angel tidur dalam pelukan dan belaian suaminya. Sebenarnya malam ini, Aaron ingin menyentuh istrinya, namun melihat mood Angel yang tidak baik. Dia menahan hasratnya. Dia tidak mau hubungannya nanti tidak di nikmati oleh mereka bersama.

Pagi - pagi sekali, Aaron sudah bangun dan langsung mandi air dingin. Karena gejolak hasrat yang dia tahan dari semalam. Angel yang peka langsung mengetuk pintu kamar mandi.

"Sayang...."

"Dek kenapa bangun pagi - pagi sekali, ini masih gelap sayang."

"Kenapa kakak mandi jam begini. Buka pintunya ade mau menemani kakak."

Aaron yang sudah tidak kuat menahan hasratnya langsung mencium bibir Angel istrinya sangat napsu. Dan akhirnya mereka pun melakukan hubungan suami istri, aktivitas ini sangat bagus untuk membantu ibu hamil melahirkan. Apalagi Angel akan melahirkan secara normal sama seperti ia melahirkan anak pertamanya seorang diri.

Penyatuan panas dan bergairah itu terjadi di pukul tiga subuh. Aaron menyalurkan hasratnya dengan terhormat tanpa melukai istrinya, meskipun dia sedikit liar waktu mau mencapai puncak kenikmatan. Angel sudah lemas dalam pelukan suaminya. Ritual tanda cintanya, setelah selesai berhubungan suami istri adalah mengucapkan terima kasih dan kemudian mencium kening dan bibir istrinya.

Meskipun suhu di kamar ini dingin, namun di jam tiga subuh ini, terasa panas. Peluh membasahi tubuh mereka berdua.

"I love you istriku. Only you my women yang ada di hatiku."

"Love you more sayang."

Aaron menarik selimut menutupi tubuh telanjang mereka. Sampai pukul tujuh baru mereka bangun. Aaron sudah menghubungi maminya untuk meminta tolong mengurus Ethan ke sekolah. Dia masih menemani Angel tidur.

Kemarin itu hari terakhir, Angel bekerja karena dia sudah cuti melahirkan. Karena hitungannya jika tidak hari ini atau ngak besok Angel akan melahirkan. Aaron juga sudah menghubungi Dion di Jakarta bahwa pekerjaannya terutama rapat dengan rekan bisnis di tunda sampai bulan depan, dia mau full berada di samping Angel istrinya melahirkan.

"Kak,.... Air ketubannya sudah pecah." Aaron yang mendengar istrinya berteriak dari kamar, dia langsung berlari dan langsung masuk ke kamar mandi. Begitu melihat kakinya sudah basah Aaron mengendongnya.

"Kak, bantu ade mandi dulu dan membersihkan organ intim ade."

"Sayang kamu baik - baik saja. Ini air ketubannya sudah keluar."

"Iya, adek baik - baik saja, jika kakak membantu ade."

Aaron langsung mengikuti instruksi istrinya. Meskipun mukanya sudah pucat. Sampai di lihat istrinya sudah bersih. Dia memakai handuk di badan dan kepala istrinya. dan mengendong keluar kamar mandi. Di ambil pengering rambut lalu mengeringkan rambut istrinya. Mami sudah masuk kamar dan memakai sarung tangan steril dia akan melihat anaknya sudah berada di pembukaan berapa.

"Sayang ini sudah pembukaan delapan. Dua lagi sempurna. Siap melahirkan."

Aaron sudah memakai baju daster bersama dalaman. Terjadi kontraksi hebat. Angel merasakan dorongan hebat itu. Dia mengelus perutnya dan berbicara dengan anaknya. Angel dan Aaron tidak mengetahui jenis kelamin anak mereka. Sengaja biar menjadi kejutan bagi mereka.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!