NovelToon NovelToon
Kali Ini Aku Menyerah, Mas!

Kali Ini Aku Menyerah, Mas!

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / Penyesalan Keluarga / Selingkuh / Tamat
Popularitas:127.9k
Nilai: 5
Nama Author: Zhao_Xena

Pernikahan yang Ayra perjuangkan selama bertahun-tahun ternyata hanyalah kebohongan yang dibungkus cinta.
Dia begitu mencintai Arga, suaminya. Pria itu terlihat sempurna dimatanya—dewasa, perhatian, dan selalu mampu membuat Ayra merasa menjadi wanita paling beruntung di dunia. Hingga suatu hari, semuanya hancur dalam sekejap.
Ayra menemukan fakta menyakitkan yang selama ini disembunyikan rapat-rapat oleh Arga. Suaminya ternyata memiliki wanita lain dibelakangnya. Bukan orang asing… melainkan sekretaris pribadinya sendiri.
Yang lebih menghancurkan, hubungan terlarang itu telah melahirkan seorang anak laki-laki.
Anak yang selama ini Ayra rawat sepenuh hati. Anak yang dia peluk setiap malam. Anak yang dia anggap sebagai pelipur lara karena rumah tangganya belum juga dikaruniai buah hati.
Namun nyatanya… putra kecil itu adalah darah daging suaminya bersama wanita simpanannya.
Hati Ayra runtuh seketika. Semua kasih sayang, pengorbanan, bahkan cintanya terasa dipermainkan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zhao_Xena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 17 ~ Jemput Aku

Deg. Kalimat dokter itu membuat semua orang diruangan langsung terdiam.

“Hamil…?” ulang Arga pelan seolah tidak percaya dengan apa yang baru saja didengarnya.

Dokter tersenyum kecil sambil mengangguk. “Usia kandungannya masih sangat muda. Karena itu kondisi emosional Nyonya harus benar-benar dijaga. Jangan sampai terlalu stres lagi.”

Arga langsung menoleh pada Ayra yang masih tidak sadarkan diri diatas ranjang. Tatapannya berubah rumit.

Ada lega.

Bahagia.

Namun juga rasa bersalah yang semakin menghimpit dadanya.

Sementara dibalik pintu kamar, Shella berdiri mematung. Tangannya mengepal kuat saat mendengar semuanya.

Hamil?

Ayra hamil?

Wajah wanita itu langsung berubah dingin. Dadanya terasa panas dipenuhi kebencian. Selama ini satu-satunya alasan Nyonya Ratna menerimanya adalah karena dia bisa memberikan keturunan untuk keluarga itu.

Tapi sekarang, jika Ayra benar-benar hamil, bukankah posisinya perlahan akan tergeser?

Tidak.

Shella tidak akan membiarkan hal itu terjadi.

Perlahan wanita itu menggigit bibir bawahnya kuat sambil menatap pintu kamar Ayra dengan mata penuh kebencian.

••

••

Beberapa saat kemudian…

Kelopak mata Ayra bergerak pelan. Kepalanya masih terasa berat. Pandangannya buram beberapa detik sebelum akhirnya perlahan kembali jelas.

Langit-langit kamarnya.

Ayra mencoba bangun perlahan sambil memegang kepalanya yang masih sedikit pusing. Perlahan potongan-potongan kejadian barusan membuat hati Ayra kembali sesak.

Rumah tangga yang dia bangun dengan kasih sayang dan penuh cinta justru kini menghancurkan hidupnya oleh sebuah pengkhianatan serta kebohongan.

Ceklek. Pintu kamar terbuka pelan.

“Mama!”

Samuel langsung berlari kecil masuk kedalam kamar lalu memeluk Ayra hati-hati.

Ayra refleks memeluk anak itu erat. Dadanya langsung terasa sesak saat mengingat semua kenyataan jika Samuel adalah putra suaminya bersama wanita lain.

“Mama sudah bangun…” gumam Samuel polos.

Bi Imah ikut masuk sambil membawa segelas air hangat. Wajah wanita paruh baya itu tampak lega melihat Ayra sadar.

“Syukurlah Nyonya sudah sadar.” ucapnya pelan.

Ayra mengangguk kecil. Kepalanya masih terasa berat.

Namun tiba-tiba Samuel mengangkat wajahnya antusias. “Mama… kata dokter Sam bakal punya adik ya?”

Deg. Ayra langsung mengernyit bingung.

“Apa?”

Bi Imah tampak tersenyum haru. “Dokter bilang Nyonya sedang hamil.”

Dunia Ayra seakan berhenti beberapa detik. “Hamil…?” ulangnya lirih.

Perlahan tangannya naik menyentuh perutnya sendiri. Tiba-tiba Ayra teringat beberapa hari terakhir. Tubuhnya memang sering lemas. Kepalanya mudah pusing. Bahkan beberapa kali ia merasa mual tiba-tiba.

Namun selama ini Ayra mengira itu hanya karena kelelahan dan terlalu banyak pikiran. Ayr benar-benar tidak menyangka jika ada kehidupan kecil didalam dirinya sekarang.

Anak dari dirinya… dan Arga.

Dan justru kenyataan itu membuat dadanya semakin sesak. Karena anak ini hadir disaat rumah tangganya sedang hancur-hancurnya.

Sebenarnya Bi Imah juga bingung harus merasa bahagia atau justru semakin iba melihat keadaan Ayra saat ini. Wanita paruh baya itu sudah bekerja dirumah keluarga Arga sejak lama. Dia tau persis Ayra adalah wanita yang baik dan juga lembut.

Karena itu Bi Imah benar-benar tidak menyangka jika keluarga Arga tega menyembunyikan kenyataan sebesar ini dari Ayra selama bertahun-tahun.

Hati kecilnya terasa perih melihat kondisi Ayra sekarang. Namun bagaimanapun juga kabar kehamilan ini tetaplah kabar bahagia yang selama ini paling dinantikan Ayra.

Dengan ragu-ragu akhirnya Bi Imah tetap memberanikan diri bicara.

“Selamat untuk kehamilannya, Nyonya…” ucapnya pelan.

Ayra hanya diam. Tatapannya kosong lurus kedepan. Tubuhnya memang ada disini, tapi pikirannya terasa melayang jauh entah kemana.

Hamil…

Dulu dia selalu membayangkan dirinya akan menangis bahagia saat mendengar kabar ini. Tapi sekarang yang terasa justru sesak yang begitu dalam.

Perlahan Ayra menarik napas panjang sebelum akhirnya bertanya lirih,

“Apa Mas Arga sudah tau tentang hal ini?”

Bi Imah mengangguk kecil. “Sudah, Nyonya. Dokter langsung yang menyampaikannya.”

Dada Ayra kembali terasa nyeri. Jadi Arga sudah tau. Pria itu tau dirinya sedang mengandung anak mereka… tepat setelah semua kebohongan itu terbongkar.

“Kalau begitu… tolong bawa Samuel ke kamarnya. Aku butuh istirahat.” suaranya terdengar pelan dan lemah

Bi Imah segera mengangguk pelan. Dia tau keadaan Ayra saat ini pasti masih sangat lemah.

“Baik, Nyonya.” ujarnya lembut.

Bi Imah lalu menoleh pada Samuel yang sejak tadi duduk disamping Ayra sambil memegang tangan wanita itu erat-erat.

“Ayo, Tuan kecil…”

Samuel langsung menggeleng cepat. “Gamau… Sam mau sama Mama.” gumamnya pelan.

Hati Ayra langsung mencelos. Anak kecil itu bahkan tidak tau apa-apa.

Samuel tidak salah.

Dia hanya korban dari semua kebohongan orang dewasa disekitarnya. Meskipun sekarang hati Ayra selalu sakit setiap melihat wajah Samuel, tapi Ayra tidak sedikitpun ingin membenci anak itu.

Justru sebaliknya.. Ayra ingin semua orang yang telah mempermainkannya kini akan merasakan kehancuran dalam hidup mereka.

Perlahan Ayra membelai rambut Samuel lembut sambil memaksakan senyum tipis diwajah pucatnya. “Sam main sama Bi Imah dulu ya… Kepala Mama masih pusing, Mama butuh banyak istirahat.”

Samuel langsung menatap wajah Ayra polos. Matanya tampak sedih. “Mama sakit?” tanyanya pelan.

Ayra mengangguk kecil.

Dan seketika Samuel langsung memeluk Ayra hati-hati. “Kalau gitu Mama cepat sembuh ya…” gumamnya manja.

Dengan tangan gemetar ia memeluk balik tubuh kecil Samuel erat-erat. “Iya sayang… Mama akan cepat sembuh…”

Perlahan Ayra membelai rambut Samuel lembut sambil memaksakan senyum tipis diwajah pucatnya.

Bi Imah segera menuntun tubuh kecil Samuel keluar dari kamar tersebut, memberikan waktu untuk ayra lebih banyak beristirahat.

Ceklek. Pintu kamar kembali tertutup pelan. Dan seketika kamar itu kembali sunyi.

Senyum diwajah Ayra langsung menghilang. Wanita itu menghela napas panjang sambil menyandarkan tubuhnya perlahan ke kepala ranjang. Kepalanya masih terasa berat, namun rasa sakit didadanya jauh lebih menyiksa.

Perlahan Ayra menoleh kearah nakas disamping ranjang. Ponselnya masih tergeletak disana.

Dengan tangan lemah, Ayra meraihnya lalu membuka layar ponselnya. Tatapannya kosong beberapa detik sebelum akhirnya mencari satu nama dikontaknya.

Tanpa ragu, Ayra langsung menekan tombol panggil.

Tuut…

Tuut…

Tak butuh waktu lama sampai panggilan itu tersambung. Suara seseorang langsung menyapanya dari sebrang.

“Jemput aku sekarang…” bisiknya lirih penuh ketegasan.

1
...
mampus ... syukurin ... kadang didunia ini memang lebih banyak orang tak tau diri dari pada manusia yang tau berterima kasih
Zhao_Xena: betul kk..🤭🤭
total 1 replies
Dewi Yanti
ngapain datang ayra aneh bgt
cinta semu 2
baca maraton g sempat kasih ulasan yg pasti karya u Sangat bagus Thor🥰🥰🥰🥰
Zhao_Xena: waahh... terimakasih banyak sudah bersedia membacanya hingga akhir kak....🥰🥰🥰
total 1 replies
Rina Arie
good
tris tanto
lha gk iku nyelawat gitu 🤭
Febriana Merryanti
wkwkwkwwwkkkk nikmatnya nenek lampir
You `ka
akhirnya aku selesai membacanya.. selamat ayra dan Tristan, semoga selalu bahagia.. terimakasih banyak untuk ceritanya author..😊
Zhao_Xena: sama-sama kak... terimakasih juga sudah mengikuti alur ceritanya..🥰🥰
total 1 replies
You `ka
ayra tidak dendam Lisa, meskipun keluargamu telah memperlakukannya buruk. justru dia merangkul mu..
You `ka
semoga Oma Gloria tidak apa-apa. ayra akan menikah sebentar lagi..
You `ka
baut bagaimana pun Andre tetap adik kamu Arga... dia seperti itu karena nyonya Ratna membuangnya.
You `ka
ayra berhasil mendidik Sam menjadi anak yang penuh kasih sayang. Dia juga tidak membenci Shella
You `ka
kamu hebat sebagai kakak Arga.. belajar lebih dewasa lagi Lisa. Tristan sejak awal memang bukan punya kamu.
You `ka
terharu aku bacanya... akhirnya semuanya saling memaafkan, karena memang tidak ada manusia yang sempurna.. kita semua belajar dari kesalahan masing-masing...😌😌
You `ka
benar apa kata nyonya Ratna, Shella... jadi pribadi yang lebih baik lagi. kamu masih memiliki Samuel
You `ka
penyesalan memang selalu datang terlambat Shella.. tapi tidak ada kata terlambat untuk memperbaiki diri. kamu bisa mulai belajar menjadi lebih baik sekarang
You `ka
satu persatu orang yang kamu sayangi pergi meninggalkan kamu Shella.. itu semua karena hasil apa yang kamu tanam.
You `ka
dih! nggak tau diri kamu Lisa... seandainya saja kamu tau kalau ayra itu calon istrinya Tristan, apa kamu bakal bisa tetap sombong begini..
You `ka
si ratu Kepo Lisa, mau ngapain kamu? Rama nggak akan kasih tau pasti
You `ka
sakit kan? Arga? Shella? sama seperti apa yang dirasakan oleh Ayra, bahkan mungkin lebih dari kalian..

Arga kamu nggak usah sok bijak, kamu sama saja seperti Shella.. pantas kalian berdua
sunaryati jarum
Lisa belum mulai sudah patah, untung Aira melarang Tristan memecatmu.Tristan cari kesempatan ,awas jangan melampaui batas.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!