Follow IG @autumn_autumn94
Prisa Azalea anak kuliah semester akhir harus melakukan hal yang tak masuk akal dan terjebak dengan pernikahan kontrak bersama pria asing demi uang agar bisa menyelesaikan kuliahnya.
"Baiklah Alea, ini cuma setahun lo pasti bisa," batin Azalea, saat berada di depan penghulu.
Mau tau kelanjutan kisahnya ikuti terus keseruan cerita, "Nikah Kontrak Dengan Pria Asing"
happy reading semoga ada yang suka dengan karya ini.😊😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon diya widiya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Menjaga jarak
Azaalea pov
Hari berganti hari bulan berganti bulan tak terasa tenyata sudah 10 bulan pernikahan kontrak kami berjalan.
Perlakuan-perlakuan manis masih saja di berikan Gio kepadaku seolah aku semakin tak yakin akan bisa melepaskanya nanti untuk pergi.
Setiap hari ia selalu meberikan perhatian kepadaku melalui hal-hal kecil bahkan sampai ke hal yang besa, entahlah perasaanku tak bisa ku hindari sepertinya aku telah terjebak cinta dalam hubungan yang tak seharusnya ini.
Akhir-akhir ini aku selalu disibukkan dengan kegiatan kuliahku di sambi dengan menyusun skripsiku namun hal itu tak terasa berat karma selama ini Gio selalu memberikan bantuanya dalam mengerjakan tugas-tugas ku aku jadi sedikit terbantu.
Sepertinya aku mulai bergantung kepada Gio,'' tidak Alea kamu harus mulai berusaha menjauhinya karna tinggal 2 bulan lagi masa kontrak akan berakhir .'' batin Alea saat ini sedang termenung di balkon sambil memandang indahnya langit malam yang ditaburi ribuan bintang.
Malam semakin larut aku memutuskan untuk kembali ke dalam kamar dan ikut memejamkan mataku disamping Gio.
,,,
''Pagi sweathearth, sudah pagi tak biasanya kamu bangun terlambat ada apa huh?'' suara khas bagun tidur Gio menyadarkan Alea dengan mata yang berat dan masih mengantuk Alea pun bangun.
''Pagi.'' jawab Alea singkat dan mulai beranjak menuju ke kamar mandi hendak mengambil wudhu.
Tiba-tiba saja Gio menarik tangan Alea saat hendak beranjak dari tempat tidur hingga Alea terjatuh di dalam pelukan Gio, kini jarak mereka sengatlah dekat Gio langsung menyambar bibir ranum sang istri dan mulai mencium Alea dwngan intens tanpa sadar Alea pun mulai larut dalam permainan Gio.
Setelah ciuman berlangsung 2 menit Alea langsung tersadar dari perbuatan Gio.
Deg .''Ini salah Alea kamu harus mulai menghentikan kegiatan ini jangan sampai kamu terjebak terlalu dalam.'' Kata hati Alea sukses membuat mata Alea membulat sempurna menyadarkan akan jarak yang jarus ia jaga dengan Gio.
''Stop kak'' Alea mendorong dada Gio lalu buru-buru menjauh darinya.
''Aneh tak biasanya dia menolakku seperti ini, Ah mungkin dia mau PMS kali.''Batin Gio merasakan sedikit perubahan.
Kegiatan Alea di pagi hari telah selesai hingga ia sudah menyiapkan sarapan dan sekarang ia menemani Gio untuk sarapan bersama.
''Kak nanti aku pulang sama Sisil aja soalnya kami mau ada kegiatan di luar jadi kakak nggak perlu menjemputku.'' kata Alea sedikit gugup saat mengatakan itu takut Gil menolaknya.
''Begitukah, baiklah kalo begitu sweatheart tapi kali ini saja ya.'' kata Gio tanpa sedikit curiga.
''Aku harus mulai menjauh agar tak selalu bergantung denganya lagi.'' bati Alea.
''Ayo berangkat nanti kamu terlambat swetty '' kata Gio.
''Iya .'' Alea berjalan di belakang Gio mengikutinya tepat di belakang nya seperti anak ayam hingga Gio menghentikan langkahnya secara medadak membuat tubuh Alea terbentur dengan punggung Gio.
''Aduh,'' kata Alea terjungkal ke belakang akibat ulah Gio tak sengaja.
''Sweatheart kamu tak apa, maafkan aku aku tak sengaja aku tak tau kamu di belakangku'' Kata Gio panik melitat Alea yang sudah terduduk dan meringis menahan sakit.
''Tak apa kak ayo ''Alea bangkit dan berjalan meninggalkan Gio.
Mereka pun sudah berada di parkiran kampus setelah perjalanan beberapa menit dari rumah mereka.
''Aku duluan ya kak buru-buru nih. ''kata Alea membuka pintu mobil dan berlari meninggalkan Gio.
''Hey kenapa terburu-buru kamu belum memberikanku kiss perpisahan '' kata Gio mendengus kesal namun tak dihiraukan oleh Alea solah ia tak mendengarkan teriakan Gio.
''Kenapa dia bersikap aneh padahal ini masih awal dia datang, alasan macam apa yang dipakainya sepertinya ada yang tak beres'' kata Gio.
Alea berlari dan menghilang di balik tembok namun ia berhenti disana sambil menyandarkan dirinya disana.
''Maafin aku kak, aku gak ada maksud menjauhi kakak tapi sepertinya keadaan saat ini mengharuskan kita untuk menjaga jarak lagi.'' kata Alea lirih di belakang dinding sambil meneteskan air matanya ia segera menghapus nya dan pergi ke kelasnya.
''Al kok tumben kamu udah datang pagi bukanya kamu nggak ada jadwal pagi hari ini'' kata Sisil tepat berjalan di belakangnya .
''Eh iya nih mau kembaliin buku ke perpus'' kata Alea mencari alasan.
''Eh tadi gue ketemu Gio di depan dia nanya ke gue katanya lo nggak mau di jemput mau janjian sama gue emang kita mau kemana?''
''Lo bilang apa ke dia Sil?'' Alea tampak panik takut Sisil memberitahukan mereka tak janjian.
''Aku iyain aja sih tadi, kenapa emangknya lo ada masalah?''
''Syukur deh, yah begitulah Sil'' kata Alea bernafas lega.
Mereka duduk di kantin Alea mulai meceritakan permasalahanya dan menjelaskan ia ingin mulai menjauhi Gio agar tak sulit saat Gio pergi nanti.
''Jadi lo udah jatuh cinta sama Gio, Al ?'' tanya Sisil memekik di hadapan Alea.
''Em sulit diartikan sih Sil gimana perasaan gue saat ini'' kata Alea,Gimana kita nggak terbuay dengan semua perlakuan dan kebaikan nya selama ini apa lagi kami setiap hari melakukan semuanya bersama-sama '' kata Alea mulai lesu.
''Gue ngerti maksud lo Al,Gue juga bingung maaf ya Al udah jerumusin lo ke masalah ini'' kata Sisil dengan muka menyesalnya pasalnya ialah biang kerok dari hubunganya Alea dan Gio saat ini.
''Nggak kok Sil gue nggak nyesel harusnya kan gue nggak baper sama perlakuanya, dan harus profesiolnal juga'' kata Alea.
''Ya tapi kan tetep aja Gue yanga salah maafin gue ya Al''.
''Eh Ngomong-ngomong kenapa lo nggak ungkapin aja perasaan lo ke dia Al mana tau Dia juga suka sama Lo jadikan nggak usah di putusin kontraknya '' kata Sisil asal.
''Nggak Sil aku nggak mau melanggar kesepakatan ini,jika nanti setelah kontrak berakhir dan kami bertemu kembali aku sih maunya kita memulainya karna memang saling mencintai bukan atas dasar kontrak, tapi kalo emang dia bukan jodohku ya mau apa lagi '' kata Alea dengan senyuman getir di wajahnya.
''Atau mau aku bantu nanti ku bilang sama Gio kalo kamu suka sama dia, eh tapi aku heran sih Al masak iya seromantis-romantisnya Gio sama lo doi ngga pernah bilang cinta sama lo Al atau sayang kah ?'' kata Sisil dengan penuh keheranan.
''Nggak pernah Sil, lagian dia juga cuma memberikan perhatian ya wajar sih dia emang baik sama siapa aja gue liat.'' kata Alea.
''Inget ya Sil jangan pernah lo bilang apapun tentang perasaan gue ke Gio Janji ya '' kata Alea denga penuh penekanan.
''Iya-iya Al gue janji.''
''Kasian banget sih kamu Al'' kata Sisil
''Sudah lah jangan dibahas lagi lain kali kalo Gio tanya kita mau jalan bilang iya aja ya jangan lo bilang nggak ok , Bantuin Gue kali ini '' kata Ale penuh permohonan.
''Iya Gue janji''
Merekapun kembali melakukan kegiatanya hari ini Alea mengajak Sisil untuk berjalan-jalan di Mall untuk sedikit mencari hiburan menghilangkan sedikit penat dan beban fikiranya saat ini dengan berjalan-jalan.
/////
tbc
aku prnh bca pas di link fb. ini sdh ada apknya, jd cri2 lg. bru ktmu. 🤣🤭