NovelToon NovelToon
Sistem Raja Wisata: Gunung Legendaris Warisan Kakek

Sistem Raja Wisata: Gunung Legendaris Warisan Kakek

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Fantasi
Popularitas:5.5k
Nilai: 5
Nama Author: Nissa Safira

Semua orang menganggap Gunung Sumber Abadi hanyalah tempat wisata gagal yang dikutuk, tetapi bagi Rizky Santoso, warisan yang dibuang oleh seluruh keluarganya ini adalah awal dari segalanya. Tepat saat ia menerima beban hutang dan kawasan wisata yang hancur itu, sebuah sistem misterius bangkit dan memberinya kekuatan untuk mengubah gunung tandus menjadi destinasi kelas dunia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nissa Safira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6

Gemuruh! Gemuruh!

Langkah kaki Pak Joko mendadak kaku saat mereka tiba di depan kolam air terjun.

Mulutnya menganga lebar melihat aliran air deras yang memancarkan pendaran cahaya pelangi lembut di bawah sinar matahari pagi.

"Ini kan tebing batu yang tadinya kering kerontang," ucap Pak Joko dengan suara tergagap.

"Dari mana datangnya air sebanyak ini?"

"Dan kenapa airnya bisa memancarkan warna pelangi?"

"Ini adalah Air Terjun Pelangi, keajaiban baru dari Gunung Sumber Abadi," jawab Rizky sambil merentangkan kedua tangannya.

"Inilah sumber cahaya yang membuat heboh warga desa semalam."

Pak Joko jatuh terduduk di atas batu besar di pinggir kolam karena kakinya terasa sangat lemas.

Pemandangan di depannya ini benar-benar menghancurkan akal sehatnya sebagai penduduk asli lereng gunung.

"Bapak coba cuci muka pakai air itu, rasanya sangat segar," saran Rizky sambil menunjuk ke arah pinggir kolam.

Pak Joko menuruti saran itu dengan gerakan melambat seperti orang yang sedang terhipnotis.

Dia meraup air jernih itu dan membasuhkannya ke wajahnya yang keriput dimakan usia.

Byurrr.

Seketika, sepasang mata Pak Joko terbelalak lebar.

Rasa dingin yang menyegarkan meresap cepat ke dalam pori-pori kulitnya.

Dia tanpa sadar meminum sedikit air tersebut dari telapak tangannya sendiri.

Gluk.

Dalam hitungan detik, napas Pak Joko yang tadinya ngos-ngosan tiba-tiba menjadi sangat teratur dan tenang.

Rasa sakit di lutut dan pinggangnya yang sudah menahun tiba-tiba menghilang tanpa sisa.

"Gusti nu Agung, air apa ini?" seru Pak Joko sambil berdiri dengan tegap tanpa bertumpu pada lututnya lagi.

"Badan bapak terasa sangat ringan seperti saat bapak masih perjaka dulu!"

"Air itu punya khasiat alami untuk menghilangkan pegal-pegal dan menyegarkan tubuh Pak," jelas Rizky tersenyum puas.

"Bagaimana menurut Bapak?"

"Apakah tempat wisata ini masih layak disebut sebagai tempat kutukan yang gagal?"

Pak Joko menggelengkan kepalanya dengan kuat berulang kali.

"Tidak nak Rizky, bapak salah besar selama ini," ucap Pak Joko dengan mata berkaca-kaca penuh kebahagiaan.

"Tempat ini bukan kutukan, ini adalah surga penyembuh yang jatuh dari langit!"

"Bapak akan memberitahu semua warga desa di bawah agar tidak usah takut lagi naik kemari."

"Bapak harus pamit sekarang untuk menyebarkan berita bagus ini kepada orang-orang di balai desa."

Tanpa menunggu balasan dari Rizky, Pak Joko langsung berlari kecil menuju gerbang keluar.

Langkah kaki bapak tua itu terlihat sangat lincah dan bersemangat berkat efek dari meminum air terjun pelangi.

"Jangan lupa rantangnya nanti saya kembalikan ke warung ya Pak!" teriak Rizky dari kejauhan.

"Bawa saja nak, istri bapak pasti senang kalau kamu memakannya sampai habis!" balas Pak Joko sambil melambaikan tangan tanpa menoleh.

Rizky hanya bisa tersenyum lebar melihat tingkah lucu pengunjung pertamanya itu.

Kini tempat wisatanya mulai mendapatkan sentimen positif dari penduduk lokal, dan itu adalah langkah awal yang sangat krusial.

Rizky kemudian duduk santai di atas batu tepi kolam dan menyantap sarapannya dengan sangat lahap.

Nyam nyam.

Setelah rantangnya bersih tanpa sisa, Rizky teringat pada hadiah yang belum dia buka dari misinya semalam.

"Sistem, buka Kartu Keterampilan Acak milikku sekarang," perintah Rizky di dalam batinnya.

Ding!

Layar biru langsung muncul melayang dan menampilkan sebuah kartu emas yang berputar cepat.

Kartu itu berhenti berputar dan pecah menjadi titik-titik cahaya yang masuk meresap ke dalam dahi Rizky.

[Selamat! Host mendapatkan Keterampilan Pasif: Mata Lensa Dewa Level 1.]

[Deskripsi: Host memiliki insting sempurna untuk mengambil foto dan video dengan sudut pengambilan, pencahayaan, dan komposisi terbaik.]

[Setiap konten visual yang direkam oleh Host akan memiliki daya tarik magis sebesar sepuluh persen untuk menahan pandangan penonton.]

"Wow, ini kemampuan yang luar biasa praktis!" puji Rizky dengan mata berbinar kagum.

"Aku sedang memikirkan cara untuk mempromosikan tempat ini di internet, dan sistem langsung memberiku alat yang paling kubutuhkan."

Di zaman sekarang, kekuatan viral di media sosial adalah raja dari segala taktik promosi bisnis.

Rizky merogoh saku celananya dan mengeluarkan ponsel pintar usangnya yang layarnya sudah retak di bagian ujung.

"Walaupun kameraku jelek, insting dari keterampilan ini pasti bisa menutupinya," gumam Rizky dengan optimis.

Dia mulai mengangkat ponselnya dan mengarahkannya ke aliran Air Terjun Pelangi.

Tiba-tiba saja, otaknya seolah memproses ratusan perhitungan matematis tentang sudut cahaya dan arah bayangan.

Tangannya bergerak sendiri mencari posisi yang sedikit miring ke arah timur untuk menangkap bias matahari pagi secara sempurna.

Cekrek!

Rizky melihat hasil jepretannya di layar ponsel dan menahan napas karena kagum.

Foto air terjun itu terlihat sangat hidup, dramatis, dan memancarkan aura magis yang kuat meskipun tanpa proses penyuntingan sama sekali.

"Hasilnya benar-benar seperti mahakarya fotografer profesional kelas dunia," ucap Rizky takjub.

"Dengan foto sebagus ini, aku hanya perlu membuat akun media sosial resmi untuk Gunung Sumber Abadi."

Rizky menghabiskan waktu dua jam berikutnya untuk merekam video pendek dan mengambil puluhan foto dari berbagai sudut.

Dia merekam detail kemewahan di dalam Toilet Bintang Lima dan keindahan abadi dari Air Terjun Pelangi.

"Sekarang saatnya mengunggah semua ini ke aplikasi video pendek dan berbagi foto," batin Rizky sambil berjalan duduk di teras loket karcis.

Jari-jarinya dengan lincah mengetikkan kalimat promosi yang sederhana namun memancing rasa penasaran orang banyak.

"Surga tersembunyi yang baru bangkit dari kematian panjang."

"Gunung Sumber Abadi kini hadir dengan keajaiban yang tidak akan kalian temukan di belahan dunia mana pun."

"Datang dan rasakan sendiri kesegaran air penyembuh dari surga pelangi."

Setelah memastikan semua unggahan berhasil terkirim, Rizky meletakkan ponselnya di bangku kayu.

"Umpan sudah ditebar ke dalam lautan internet," gumam Rizky dengan senyum misterius di wajahnya.

"Sekarang aku hanya perlu duduk manis dan menunggu ikan-ikan besar mulai berdatangan menggigit pancinganku."

Ding!

[Pemberitahuan Sistem!]

[Misi Harian diterbitkan: Tarik minimal lima pengunjung umum berbayar sebelum matahari terbenam esok hari.]

[Hadiah Keberhasilan: 100 Poin Wisata.]

[Hukuman Kegagalan: Saldo Poin Wisata akan dikurangi 50.]

"Hanya menarik lima pengunjung berbayar dalam sehari?" ulang Rizky dengan nada santai.

"Itu adalah misi yang terlalu mudah untuk seorang calon Raja Wisata sepertiku."

1
Eka Yudha
Bagus sih meskipun fiksi tapi ceritanya hidup
Rifqy Channel
kak nissa segera update ini gue suka pokoknya sampe 100 Bab pun gak apa-apa karena suka bangett
Nissa Safira: terima kasih kak atas dukungannya🙏
total 1 replies
Rifqy Channel
i like it
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!