NovelToon NovelToon
Ruang Hati Opi Yang Diminta Mereka.

Ruang Hati Opi Yang Diminta Mereka.

Status: sedang berlangsung
Genre:Chicklit
Popularitas:7.3k
Nilai: 5
Nama Author: hopipahnp

(Terinspirasi kisah nyata, dikemas dengan imajinasi penulis)

Anak yang tak pernah diharapkan kehadirannya. Kelahirannya dianggap kesalahan, membuatnya dibenci dan menderita sejak lahir. Hingga akhirnya ia bangkit melukai rasa sakit itu, dan bersinar menjadi bintang yang tak akan terlupakan. 🕊️✨

⚠️ Siapkan tisu, cerita ini penuh air mata! Jangan penasaran setengah jalan, yuk baca sampai tamat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hopipahnp, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Si paling rendahan

Saat Hopipah membawa minuman pesanan Kenji dan teman-temannya, saat ia masuk tak sengaja menubruk punggung seseorang hingga minuman itu tumpah kena bajunya. Daka kesal karena tiba-tiba merasakan punggungnya basah dan lengket. Ia pun berbalik badan cepat.

“Maaf Kak—” ucap Hopipah terpotong karena ia langsung menatap orang yang tak sengaja ia tubruk tadi, dan itu adalah Daka, kakaknya. Daka yang melihatnya sungguh sangat kesal.

“Manusia sialan!!” emosi Daka dan mendorong Hopipah sampai jatuh ke lantai hingga keningnya terbentur cukup keras ke tembok.

Kenji yang melihatnya pun tak suka, langsung marah.

“Daka brengsek Lo, dorong anak orang sampai minuman gue jatoh! Lo yang ngehalangin jalan!” emosi Kenji yang menatap tajam Daka.

“Apaan sih Lo. Dia yang salah, main nabrak gue! Baju gue yang kena! Lagian ngapain dia ada di kelas kita!” sergah Daka yang tak nyaman dan melihat Hopipah dengan tatapan tajam penuh kebencian.

Wajah Daka yang terlihat tidak suka itu menjadi pusat perhatian Kenji serta teman-temannya. Pria yang duduk santai di tempatnya tanpa peduli dengan kondisi Hopipah, mengangkat sebelah alisnya angkuh.

“Tapi, Lo keterlaluan setan!” sentak Hendryk tak terima.

“Kenapa lo marah? Bukannya dia babu geng gila kalian? Suka Lo sama dia? Cowo playboy kaya elo suka juga cari mangsa modelan cewe dekil, selera Lo bisa rendahan gitu juga yah,” ucap Daka tersenyum sinis dan meledeknya habis-habisan.

Hendryk ingin menyahut, teringat ucapan dia yang dikatakan playboy selera rendah. Tapi terpotong oleh Kenji yang mendekat ke arah mereka dengan langkah tegas.

“Ini bukan masalah suka atau enggak. Tapi, Lo tau kan? Babu kita hanya boleh kita yang bully, orang lain yang sinting dilarang sentuh dia,” ucap Kenji bersedekap dada menatap penuh keangkuhan pada Daka.

“Cewe sok cantik kaya dia. Selera kalian terlalu rendahan, gue aja yang lihatnya benci dan jijik!” hina Daka dengan nada cibiran.

Hopipah memejamkan matanya rapat. Sakit hatinya mendengarkan lontaran kebencian Daka yang begitu tajam.

Hopipah menunduk, meremas rok abu-abunya dengan cengkraman kuat. Perlahan air matanya jatuh, membasahi pipinya.

“Aku juga ingin. Ingin sekali membenci mu, membenci kalian semua yang sedarah dengan ku. Tapi, aku belum bisa. Aku belum bisa membenci kalian,” batinnya yang menangis dalam hati.

Sementara mereka masih ribut saling sahut.

Hopipah mengeluh sakit pada kakinya yang terasa keseleo akibat jatuh tadi. Dorongan Daka itu bahkan membuat kepalanya terasa pening akibat benturan keras pada tembok. Ditambah tangannya juga terdapat goresan lecet yang cukup perih.

“Aduh,” keluh Hopipah berusaha menyeimbangkan tubuhnya yang terasa lemas.

“Hey, nggak usah dipaksain,” ucap Jefarel menahan tubuh Hopipah agar tidak jatuh lagi.

Tiba-tiba ada orang yang disukai Daka tiba, ya itu Lily menghampiri kelas itu.

“Daka, ini ada apa?” tanyanya melihat Daka dan lima pria yang cukup terkenal di sekolahnya. Mereka memang satu angkatan tapi Lily beda kelas dengan Daka dan kelima pria itu.

“Oh elo pacarnya, urus tuh cowo Lo main dorong-dorong anak orang. Hingga hampir celaka parah,” ucap Ryker kepada Lily yang langsung menghampiri Daka yang masih tersulut emosi, dan ia pun memperhatikan baju Daka yang terkena minuman.

“Daka, kamu nggak apa-apakan?” tanya Lily dengan nada lembut dan cemas.

“Enggak apa kok, aku baik,” jawab Daka disertai mengusap kepala Lily dengan lembut dan sayang.

Yang lainnya melihat itu merasa malas, berbeda dengan Hopipah. Melihat perlakuan Daka terhadap wanita yang disukanya begitu lembut, tapi tidak dengannya.

“Siapa dia? Cantik sekali sepertinya aku pernah bertemu? tapi luar biasanya dia bisa buat Kak Daka jadi selembut itu. Apa dia gadis yang disukai Kak Daka?”

“Sikapnya begitu lembut dan tulus, kepada orang terkasihnya tapi tidak pada ku yang selalu bersikap kasar dan menyakiti,” batin Hopipah mengepalkan tangannya lembut di depan dada, dan mulai sangat membencikan perbedaan sikap itu.

“Kamu bawa baju ganti? Kalau bawa setidaknya kamu bisa ganti,” kata Lily dengan nada lembut, yang hanya diangguki Daka.

Hopipah membuang nafas kasar dari mulutnya, merasa nyeri sekali pada pergelangan kakinya. Air matanya keluar karena rasa sakit itu.

“Jangan dipaksain berdiri, Opi,” ucap Hendryk, membantu Hopipah agar tubuhnya seimbang, dilihat Keleo, Ryker, Jefarel dan Kenji.

Hopipah menggeleng lemah, “Aku malu Kak. Aku mau pergi,” ucapnya lirih.

Bibirnya mencebik, menghapus kasar air matanya. Karena Hopipah tidak mau diam, dan kekeh ingin keluar dari sana dengan kakinya sendiri. Dengan tekad yang besar, tiba-tiba Hendryk menggendong Hopipah ala bridal style. Aksi itu langsung membuat seisi kelas menjerit heboh.

Aksi itu langsung membuat seisi kelas menjerit heboh.

Sontak Daka, Kenji dan Keleo dan dua teman lainnya ikut menoleh dan langsung melongo melihat itu.

“Minggir!” teriak Hendryk lewat di tengah-tengah Daka dan Kenji, membelah jalan mereka.

“Widih gila, takut perhatiannya sekedar playboy aja,” ledek Jefarel yang melihat aksi temannya itu. Keleo hanya diam melihat itu dengan tatapan yang sulit diartikan.

Hendryk yang cukup populer di sekolah itu, tentunya membuat seluruh siswa heboh saat melihat pria berparas tampan dan ke-playboy-an-nya itu menggendong seorang gadis.

“Aaaaahh, cowo gueee gendong ceweee!” teriak dari salah satu siswa yang telah jadi korban ke playboy-an Hendryk. Seluruh siswa melihat ia melewatinya menuju ke UKS.

“Kak, turunkan aku,” Hopipah semakin malu. Ia menutupi wajahnya di bahu kekar Hendryk agar tidak dilihat orang lain.

“Diamlah,” ucapannya tetap melangkah santai, mengabaikan jeritan siswa lain.

“OMG! itu cewe siapa? bagaimana bisa ayang beb gue, gendong!” kurang lebih seperti itu jeritan para siswa yang dominan wanita, dan mungkin dari salah satu sekian telah menjadi korbannya. Mereka sangat penasaran, seperti apa wajah gadis yang digendong siswa tampan yang memiliki senyum manis itu.

Hendryk membawa Hopipah ke UKS, menemani gadis itu diobati.

 

Di tempat lain, Saga berjalan cepat menuju ruangan ayahnya, dengan raut wajah penuh amarah yang meluap-luap. Saat sudah berada di depan pintu ruang kerja pemimpin perusahaan. Saga menendang pintunya keras, dan suaranya langsung berteriak menggema seisi ruangan.

“Papa!” teriak Saga mendekat dengan napas memburu.

“Saga, apa-apaan kamu. Bisakah kamu bertindak sopan!” ucap Freddy menatap tajam putra sulungnya.

“Aku akan kembali sopan, jika Papa berhenti memperdulikan anak sialan itu!” bentak Saga melemparkan sebuah foto dan bukti yang menunjukkan Freddy memberi uang pada Hopipah diam-diam.

Freddy menghela nafas berat. Matanya terpejam erat. Bagaimana pun cara ia lakukan, selalu ketahuan. Setiap ketahuan, putrinya pasti akan kena masalah dan semakin disakiti.

“Maaf, Saga. Adikmu sudah besar, dia pertama kalinya datang bulan, dan tidak memegang uang sepeserpun. Papa mengirimkan uang untuk kebutuhannya dan sedikit uang jajan. Itu saja,” ucap Freddy menjelaskan dengan kejujurannya.

“Apa?” Saga terkekeh sinis, “Oh, bagus dong, kalau dia sudah besar. Berhenti peduli padanya, atau aku akan meminta teman-temanku, atau diriku sendiri, menggilainya hingga hamil!” ucap Saga melengkungkan satu sudut bibirnya, dan terlihat menyeringai seram.

“Saga!” pekik Freddy dengan matanya yang membulat kaget, dan wajahnya yang memerah penuh amarah bercampur ngeri.

“Kamu jangan gila, dia adikmu sendiri!” sergah Freddy menatap tajam putranya yang sudah tak punya hati.

“Aku tidak memiliki adik perempuan yang kotor itu!” balas Saga dengan nada dingin tanpa rasa bersalah.

“Saat ini aku tidak mempersalahkan. Aku akan biarkan dia menikmati apa yang kau berikan kemarin. Tapi, hari kemudian, jika kau memberikan sesuatu padanya lagi, aku akan melakukan apa yang aku katakan. Aku tidak akan segan melakukannya, Pa!” ucap Saga menekan setiap katanya dengan tegas dan mengancam.

“Lima ratus ribu, uang bulanannya pun harus kau hentikan! ingat itu!”

Setelah mengatakan itu, Saga pergi dengan senyum kepuasan di wajahnya.

Tubuh Freddy terasa lesu, ia mengenal bagaimana watak putranya. Ia tidak bisa membantah atau melawan.

“Jika aku benar-benar tidak memberi Hopipah uang lagi. Bagaimana putriku bisa makan nanti dan memenuhi kebutuhannya. Uang yang kuberikan saja, sangat kecil dan pas-pasan,” batinnya.

Freddy menyandarkan tubuhnya di kursi kebesarannya, bahunya terasa lemas untuk tetap tegap.

“Maafkan Papa, Hopipah. Papa tidak bisa melakukan apapun,” batinnya penuh penyesalan dan rasa bersalah.

1
-Thiea-
laporin aja sama kepala sekolah biar dikeluarin. 😡
-Thiea-
abaikan aja. anggap aja guk guk sedang menggonggong..
-Thiea-
mau ngapain lagi trio kucing garong ini. gak ada habisnya 🤨
-Thiea-
gak usah sok dekat kamu. najis Opi lihatnya. 😑
-Thiea-
kalo soal makan paling cepat kamu ya. 😁
-Thiea-
percuma selesai tapi gak paham.
MayAyunda
semakin seru lanjut kak
☘️🍀Author Sylvia🍀☘️
pergi sendiri emangnya gak bisa ta?
☘️🍀Author Sylvia🍀☘️
Kenji ini pembully nya hopipah ya thor
☘️🍀Author Sylvia🍀☘️
lebih berani anaknya daripada ayahnya 😄
☘️🍀Author Sylvia🍀☘️
PD banget si Daka ini, emangnya Lily beneran suka sama kamu🤭
Putry Chan
ini anak kek sial gitu ya hmm sepertinya aku harus bikin Zara lebih sial lagi
Putry Chan: anak yang tidak di inginkan, tidak sengaja terjadi gitu aja antara dua orang yang tidak terikat maupun memiliki hubungan apapun dua orang yng udh punya keluarga membuat sebuah kesalahan
anak yang tidak di inginkan bukannya ini GK ada bedanya sama sial
total 2 replies
-Thiea-
tinggal minta ganti uang aja Pi sama Kenji..😁
@Semua orang: besok aku mampirnya soalnya baru pulang maulid
total 1 replies
-Thiea-
ini merendah untuk meninggi kayaknya ya..😁
-Thiea-
masih sirik aja Lo.. makanya jadi cewek jangan terlalu jual murah. cowok tuh gak suka sama cewek kegatelan.😁
-Thiea-
lebih tepatnya dianggap setan. jadi gak terlihat.
-Thiea-
masih aja hidup ni tiga cewek setan..😑
-Thiea-
panggilannya campur-campur ya Thor. kadang aku kamu, kadang gue loe. kalo bahasa gaul gini, pake aku kamu biasanya karena udah mulai ada rasa.
@Semua orang: heeh 😁🤭 ya gitulah
total 1 replies
-Thiea-
itu juga yang kupikirkan. enak banget dong mereka kalo masih bisa bebas. sementara hopipah hidupnya udah hancur lebur.
-Thiea-
sebenarnya bagusnya di penjara aja tuh semuanya. tapi, ya sudahlah ya. apapun yang penting kedepannya kamu benar-benar bisa hidup tenang..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!