NovelToon NovelToon
Dendam Cinta

Dendam Cinta

Status: tamat
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Tamat
Popularitas:216.4k
Nilai: 5
Nama Author: Rahma AR

Shakira membalas perbuatan Sam dengan hati sakit. Ngga disangka Sam hanya mempermainkan perasaannya. Padahal dia sudah menentang banyak orang demi bersama Sam

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rahma AR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hari yang berat

Mobil Bastian pun berhenti di parkiran rumah sakit.

"Kamu liburnya kapan?" Bastian menatap Shakira yang sedang melepas seatbelnya.

Bastian heran, gadis di sampingnya ngga pernah terpesona dengannya. Bahkan selalu cuek.

Apa dia ngga merasa bangga bisa berjalan di sampingnya? Bastian ngga bisa berhenti merasa kesal dengan sikap cuek Shakira.

"Minggu."

"Ooo.... Pantas kita tukar cincinnya hari minggu. Kamu pas libur rupanya. Jadi tinggal tiga hari lagi."

Shakira ngga menjawab, dia pun membuka pintu mobil.

Bastian mendengus kesal.

"Sebentar, kamu buru buru banget, sih. Besok jam makan siang, tunggu saya, ya. Saya mau ngajak kamu makan bareng. Sekalian bawain kontrak pernikahan. Kamu bisa baca sebwlum tanda tangan."

"Ya." Dengan malas Shakira keluar dari mobil.

Apa pun akan dia lakukan. Ini adalah akhir hubungannya dengan Sam.

Tanpa peduli dengan Bastian, Shakira berjalan cepat memasuki gedung rumah sakit.

Bastian tersenyum datar. Ada rasa penasaran dalam hatinya ingin mengenal calon tunangannya lebih jauh. Mungkin hatinya ngga terima kalo saingannya si vise presidrnt yang bahkan papanya pun segan padanya.

Juga dengan perempuan yang membuat junior ya berdenyut. Bastian hanya bisa mengumpat melihat kemesraan perempuan itu dengan vise president yang ternyata teman SMA Shakira.

Bastian pun masih teringat dengan tatapan terkejut gadis itu saat melihatnya.Tadi tanpa sadar Bastian menatap perut rata si cantik itu.

Kalo dia hamil bagaimana?

Bastian teringat juniornya ketagihan memasuki rumahnya itu. Masih sangat sempit. Neva-pacarnya tidak sesempit itu waktu pertama dia masuki. Padahal kedua perempuan itu sama sama sudah ngga vir gin.

Bastian menggelengkan kepalanya, untuk mengenyahkan pikiran kotornya agar segera pergi dari kepalanya

Tujuannya Neva setelah bercerai dari Shakira, tapi malah sekarang belok ke perempuan itu.

Dia sudah mulai ngga waras rupanya.

Juniornya berdenyut lagi membuat pikirannya ngga konsen. Hanya karena dia mengingat malam panas itu.

Body part perempuan itu memang spesial. Ngga bisa dibandingkan dengan Neva yang juga seksi. Jauh banget. Neva ngga ada apa apanya.

Perasaannya pada Neva bisa tergusur begitu saja gara gara perempuan yang ternyata tunangan orang lain itu.

Tapi perempuan itu sepertinya mencintai si vise president yang menyebalkan itu. Tapi sepertinya si laki laki itu menyukai calon tunangannya. Bisa Bastian lihat sorot cemburu di matanya ketika Shakira memilih ikut dengannya

Mungkin mereka bisa barter.

Satu senyum miring tercetak di bibirnya sebelum mobilnya bergerak meninggalkan parkiran rumah sakit.

*

*

*

Papa Shakira-Bagaskara sengaja mendatangi perusahaan keluarga besarnya.. Sejak menikah dan punya anak-Shakira yang sekarang berusia dua puluh lima tahun, beliau ngga pernah lagi menjejakkan kakinya di perusaahaan besar milik keluarganya.

Di lobi, dirinya ngga kesulitan saat menemui mama dan papanya di ruangannya. Rupanya namanya masih terdaftar sebagai putra bungsu dari Ridwan El Pasha.

Jadi saat dia menyebutkan nama lengkapnya, kedua resepsionis tampak menunduk hormat padanya dan langsung mempersilakannya dengan sangat sopan.

Saat memasuki ruangan orang tuanya, juga ada kakak tertuanya, Adhiswara.

"Sudah lama ngga ketemu, Bagas," senyum Adhiswara sambil menghampirinya.

Dia pun memeluk tubuh kaku adik bungsunya.

"Ayo, sudah lama kami menunggu kedatanganmu," sambut Adhiswara hangat. Dia pun membawa adiknya agar duduk di dekat kedua orang tuanya.

"Ma, pa, ayo, dong, jangan kaku," ucap Adhiswara berusaha mencairkan suasana.

Bagaskara menghela nafas panjang. Setelah sembuh, baru kali ini Bagaskara melihat lagi papanya.

"Apa tujuan kamu ke sini?" tanya mamanya.datar.

"Sudahlah, ma." tegur suaminya yang sepertinya sudah lelah.

"Aku mohon, putuskan pertunangan Kira. Dia berhak bahagia dengan pilihannya. Bukan dipilihkan," ungkap Bagaskara langsung.

Dia sudah menjauhkan diri dan hidup sederhana. Harusnya sedikit uang untuk pengobatannya ngga bisa ditukar dengan kelangsungan hidup putrinya seumur hidup.

"Sudah rerlambat."

"Terlambat maksud mama? Mereka belum tukar cincin," bantah Bagqskara ngga percaya.

"Kita sudah tanda tangan, Bagas. Kita sudah memberikan mereka akses di pertambangan, mereka juga sudah memberikan kita akses di media group mereka," jelas Adhiswara ngga enak hati. Dia dan papanya sudah berusaha menentang keputusan mamamya yang tergesa gesa. Tapi mamanya tetap bersikeras.

Bagaskara terhenyak, beberapa lamanya dia terdiam, ngga bisa bersuara. Nafasnya tercekat.

"Kamu jangan banyak protes. Istri dan putrimu sudah setuju dari lima tahun yang lalu," sentak mama Bagaskara penuh penekanan.

Pastilah setuju. Saat itu kedua perempuan yang sangat dia cintai itu takut kehilangannya, batin Bagaskara marah. Dia sudah semakin muak dengan sikap serakah mamanya.

"Kenapa mama ngga bisa tulus sama aku. Kenapa aku ngga dibiarkan mati saja! Teganya mama menukarnya dengan hidup putriku!" Kemarahan Bagaskara meledak.

"Bagas!" Adhiswara terpaksa membentak adiknya.

"Kamu ngga boleh bicara begitu," sergah papanya yang terlihat serba salah harus membela siapa.

"Siapa yang egois! Nyatanya mama terap mengijinkanmu hidup nyaman bersama istri dan putrimu setelah keberadaanmu diketahui!"

Suara mananya terdengar dingin, sangat menusuk.

"Kamu tau, kan, kalo mama nggak akan pernah membiarkan pengkhianat hidup dengan tenang?! Tapi kamu pengecualian!" sambungnya lagi ngga kalah dingin dan menusuknya.

"Mama....."

"Katrin. Sudah!" Ridwan El Pasha-papa Bagaskara terpaksa membentak istrinya.

"Kenapa? Itu benar, kan? Anak ini tidak tau berterimakasih!"

Tubuh Bagaskara gemetar tambah emosi mendengar caci maki mamanya.

"Lagi pula, jodoh yang aku pilihkan bukan sembarangan."

"Tapi keluarganya meremehkannya."

"Biar saja. Salah, kan, putrimu yang hanya mau jadi perawat saja," tegas mamanya sarkastik

"Apa salahnya dengan kerjaannya. Mulia karena merawat orang sakit," bela Bagaskarz ngga kalah sarkastik.

"Itu bagimu, bukan bagi golongan pebisnis!"

"Karena itu jangan ganggu hidup putriku!"

Oma Katrin tertawa ngga mempedulikan lirikan keras suaminya.

"Salahkan istri dan putrinu. Mama ngga pernah memaksa mereka!"

"Mama manipulatif hingga mereka terpaksa menurutinya!"

"Baguslah kalo kamu mengerti."

Bagaskara menggusar kasar rambutnya. Stes dan frustasi setiap kali adu pendapat dengan mamanya. Karena itu dia memilih pergi dan menghilang bersama istrinya. Tak dinyana kecelakaannya membuat dia harus berurusan lagi dengan keluarganya.

"Papa cukup mengenal Bastian. Dia anak yang lumayan baik," ucap panya untuk menurunkan ketegangan yang tercipta gara gara perdebatan istri dan putranya, yang ngga mau mengalah.

"Aku juga mengenalnya. Soal keluarganya ngga masalah. Mereka hanya sangsi kalo Shakira bukan keturunan El Pasha. Karena itu sahammu ku alihkan atas nama Shakira. Dua puluh persen," pungkas Adhiswara.

"Aku ngga mau menerima apa pun saat memutuskan pergi," tolak Bagaskara.

"Karena itu aku memberikannya untuk Shakira. Papa, mama dan Adelia sudah setuju."

Bagaskara terdiam, dia masih terkejut mendengarnya.

"Terima saja. Hanya itu yang. bisa mensejajarkan posisi anakmu di mata mereka," sahut mamanya sinis.

"Katrin, kamu lebih baik diam," bentak suaminya ketika melihat Bagaskara akan membuka mulutnya dengan aura wajah kembali diselimuti kemarahan.

Istrinya terpaksa ngga membantah karena wajah suaminya sudah memerah akibat menahan marah.

*

*

*

Malam ini Shakira dan teman teman perawatnya sedang menonton acara di viral di chanel favorit mereka sambil ngemil.

Karena pada jomblo, penghuni kost putri ini hanya menghabiskan waktu menonton TV dan makan cemilan. Yang punya pacar sudah pada ngilang sejak tadi.

"Kir, gimana rasanya merawat pasien tampan dan kaya raya?" tanya Sita sambil bersila di atas kursi.

"Manja," decih Shakira ngga minat.

"Wajarlah. Kaya raya begitu," tawa Dena berderai.

Shakira hanya berdecih melihatnya.

Tapi kemudian mereka terkekeh melihat acara TV di depan mereka.

Mereka memang membutuhkan banyak kelucuan dan hal hal yang mengandung tawa setelah seharian tadi lelah bekerja.di rumah sakit. Melihat orang sakit, korban kecelakaan, pasien yang sampai meninggal, bahkan keluarga pasien yang marah marah.

Setelah otak merefreshnya, besok mereka bisa bekerja dengan semangat yang baru lagi. Tanpa terganggu kejadian buruk hari ini.

TING TONG

"Kir, buka pintunya." Dengan enteng Dena menyuruh Shakira yang tampak enggan menurutinya.

"Ya."

Padahal lagi seru serunya, batin Shakira mengomel.

TING TONG

Tamu siapa, sih, ini! Ngga sabar sekali, omelnya daam hati sambil mempercepat langkah kakinya.

TING TONG!

Begitu pintu rumahnya terbuka, Shakira yang niatnya akan mengomel malah jadi terpaku ketika melihat siapa yang sedang berdiri di hadapannya dengan senyum smirknya.

"Lama banget buka pinrunya."

1
sugita cahyani
Suka certanya keren ❤️❤️
Lia Kiftia Usman
rumitnya tunangan kontrak mu shakira 🤭
martina melati
jd ingat dulu pacaran... cowo yg dtg (ngapel) rapi yg ddtgi cewek malah acak2n, baju kaos kgedean dan celana yg lututny sobekkk/Facepalm/
martina melati
bukanny pucuk ulam tiba nih.../Facepalm/
martina melati
biar kaya bingit tetap aja hrs kerja... ingat, kaya itu hanya julukan saja... gk selamany yg kaya tetap kaya
caca
suka jalan ceritanya...just info, utk membersihkan luka gak pake kapas alkohol, tapi dg kasa yg dibasahi cairan NaCl..lucu aja klo tiap shakira bersihin luka pake kapas alkohol pastilah sakit banget
Siti Sarifah
Luar biasa
Titek Farming
ceritanya bagus tott
Rahma AR: makasih ya
total 1 replies
Sulis Tiyeas
Bagus. Alur ngalir dan tidak bertele2. Bab nya sedikit tapi isi padat.
Sulis Tiyeas
aku suka dng sakhira dlm menanggapi bastian.
falea sezi
berarti sam pernah enak enak ma cwek lain donk hadeh dapet bekas donk katanya cinta jaga diri aja gk bs dasar sam
falea sezi
najis sam bekas jalang
falea sezi
sam goblok
falea sezi
kn bner zaleta pernah mas sam. murahan kasian donk dpet bekas kek sam
falea sezi
sam ama jaleta uda pernah ngamar berarti wah dpet bekas donk males
falea sezi
jd zaleta uda pernah ehem ehem ma tunangannya wah
Fatchi
ngapain sam gk terima padahal sam jg udah gituan sama zaleta harus nerima dong , wanita dituntut prwn pdhl lakinya aj gk bujang
Deandra Putri
bahagianya.... makasih ya kak rahma udh kasih banyak2 bahagia secara gratis...🌷🌷🌷
Deandra Putri
ohhh,,sammm😭😭😭
Deandra Putri
rindunya sam.sama shakira sampe sini...sakiiiittt bgt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!