NovelToon NovelToon
Tuan Muda Mengendalikan Hidupku

Tuan Muda Mengendalikan Hidupku

Status: tamat
Genre:Percintaan Konglomerat / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Cintapertama / Tamat
Popularitas:228.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: KOHAPU

"Belum ketemu juga!? Kalian akan mati jika tidak menemukannya!" Bentak Rafanda Airen, mengacaukan acara pertunangannya sendiri.

"Rafa, semua orang---" Kalimat Titania disela.

"Aiyue menghilang. Jadi jangan menggangguku dengan acara konyol ini." Pemuda yang melangkah hendak meninggalkan area ballroom.

"Dia hanya sekretaris! Asisten! Pembantu! Aku calon istri yang setara denganmu!" Teriak Titania, memegang jemari tangan Rafanda, bersamaan dengan beberapa pengawal yang menghalanginya pergi.

"Bukan! Aku yang memberinya nama Aiyue, sedangkan namaku Airen." Rafa tertawa dalam tangisannya mengeluarkan senjata api dari dalam jasnya.

Dor!
*
Bagaimana tentang seorang anak berusia 7 tahun, yang tersenyum dengan sengaja memilih bayi mungil untuk menemani hidupnya. Memberinya nama Giovani Aiyue, serupa dengan namanya Rafanda Airen.

Mengendalikan hidupnya bagaikan boneka, Aiyue adalah boneka kecil dalam kendalinya. Boneka yang pada akhirnya retak meninggalkannya,karena telah memiliki hati.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KOHAPU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19. Lost

Alunan suara musik terdengar, para musisi sudah beberapa kali membalik partitur mereka. Pesta yang benar-benar berkelas, sejujurnya Rafa tidak merasa nyaman sama sekali. Matanya melirik, tepat di sudut ruangan seorang wanita dengan gaun hitam putih berada di sana.

Terbiasa diikuti oleh gadis itu. Tapi kali ini tidak lagi, Aiyue menjaga jarak darinya. Berada di tempat berbeda.

Usianya kini sudah menginjak 30 tahun. Wajar-wajar saja jika memiliki kebutuhan psikologis untuk tidur dengan wanita. Tapi satu tahun belakangan ini, gadis itu selalu muncul dalam mimpi dan imajinasi liarnya. Itulah alasan Rafa mengapa dirinya harus segera menikah dengan seseorang yang memiliki status yang sama dengannya.

"Setelah ini aku akan menjalani kehidupan seperti biasanya." Gumamnya, berfikir dapat melampiaskan napsunya pada istrinya. Hubungannya dengan Aiyue juga akan kembali seperti semula. Kehidupan yang sempurna bukan?

Acara belum dimulai mengingat baru 50% tamu yang datang. Sudah 45 menit berlalu dari dirinya memasuki area ballroom. Berbicara dengan beberapa relasi bisnisnya. Namun, ada yang aneh dengan Aiyue hari ini, gadis itu hanya diam di sudut. Tidak makan atau minum, bahkan bicara pada satu orang pun di tempat ini.

"Selamat ya? Pada akhirnya Aiyue bisa melepaskan mu. Aku dapat mencariku jodoh yang baik untuknya." Rury menepuk bahu kakaknya kemudian memberikan kotak kecil berisikan hadiah jam tangan pasangan.

"Melepaskanku?" Rafa terkekeh."Selamanya Aiyue akan ada bersamaku."

"Kakak, jangan meninggikan egomu. Hargai perasaan orang lain. Sudahlah aku ingin menghibur pacarku (Aiyue) dulu. Dimana dia?" tanya Rury pada sang kakak.

"Wanita yang berada di arah barat daya, memakai gaun hitam putih." Jawab Rafa, meminum wine miliknya. Sembari menunggu acara akan dimulai.

"Kakak, ini hanya pendapatku. Apa kakak yakin 'itu'mu bisa berdiri di hadapan Titania?" Kalimat yang membuat Rafa terbatuk-batuk mendengarkan pernyataan adiknya.

"Aku tidak tau ini kutukan turun temurun atau bagaimana. Tapi menurutmu kenapa aku tidak jatuh cinta pada Aiyue yang jelas-jelas sempurna dalam segala hal? Aku sudah bertahun-tahun mencoba menjadi play boy. Tapi sayangnya aku tidak pernah jatuh cinta. Seperti biksu tidak pernah memiliki keinginan untuk melakukan hal yang aku lihat dalam video dewasa. Aku fikir diriku impoten. Tapi ternyata aku normal." Rury menghela napas kasar, kemudian berbisik pada Rafa.

"Ayah tidak mampu berhubungan dengan seseorang selain ibu. Kita mungkin tertular hal yang sama. Satu kata untukmu, mampus!" Sang adik terkekeh dengan asumsinya sendiri.

Menatap kakaknya yang terdiam, bagaikan berfikir. Ada yang aneh, saat Titania tidak memakai pakaian, di hari pertama tinggal bersama dengan wanita itu, dirinya tidak merespon sama sekali. Apa yang dikatakan adiknya benar? Jika begitu maka...

Rury berjalan cepat mendekati seseorang yang dimaksud kakaknya. Aksesoris yang aneh, ada kain tipis yang menutupi area hidung hingga mulut gadis di hadapannya.

"Aiyue?" panggilnya.

Gadis ini menunduk memilin jemari tangannya. Prilaku yang bagaikan ketakutan.

"Kenapa tidak bicara?" Rury mulai curiga semakin mendekat saja, pada gadis yang memiliki perawakan serta warna kulit yang serupa dengan Aiyue.

"Ha...halo..." Suara yang keluar dari mulut orang ini membuat Rury membulatkan matanya. Tangannya bergerak cepat menarik kain tipis yang menutupi separuh wajah gadis itu.

Wajah yang berbeda, ini bukan Aiyue. Apa yang terjadi? Dimana wanita yang akan dijodohkan nya dengan Dariel?

"Maaf, sa...saya diperintahkan Bu Aiyue untuk menggantikannya hadir. Ka... karena ada pertemuan penting dengan klien. Ja... jadi---" Kalimat karyawati itu disela.

"Lalu dimana Aiyue saat ini, klien mana yang ditemuinya di hari pertunangan kakakku?" Tanya Rury memijit pelipisnya sendiri.

Sang karyawati tertunduk, masih memilin jemari tangannya. Tidak ada jawaban sama sekali, selama beberapa saat."Sa...saya tidak tau, beliau bilang hanya ada pertemuan penting dengan klien yang tidak dapat di pending."

"Sial!" Rury menghela napas berkali-kali, melirik ke arah kakaknya yang belum menyadari situasi. Masih berbicara dengan beberapa orang yang baru hadir.

Ada banyak pertanyaan dalam benaknya. Melangkah dengan cepat tidak ingin membuat keributan sama sekali.

"Kakak..." panggilnya ragu."Apa Aiyue memiliki janji temu dengan klien hari ini?"

Rafa mengernyitkan keningnya menoleh padanya."Apa maksudnya? Semua pertemuan sudah dipending sampai besok."

"Orang itu bukan Aiyue. Dia mengatakan Aiyue ada pertemuan penting dengan klien. Jadi dia---" Kalimat Rury disela.

"Hubungi orang-orang kita. Cari di apartemen, kantor, hotel, atau restauran terdekat. Lacak sinyal handphonenya." Perintah Rafa, matanya terlihat memerah. Terdiam dalam kepanikannya, mencoba untuk tenang. Berfikir positif ini akan baik-baik saja.

Rury melangkah pergi, sedangkan Rafa hanya menatap ke arah punggung adiknya. Para tamu mulai berdatangan, matanya menelisik.

Hampir semua rekan bisnis JH Corporation hadir. Apa mungkin kerjasama proyek pengadaan perangkat elektronik? Atau mungkin proyek lain?

Tidak, hampir semuanya hadir. Sekitar 20 menit kemudian MC mulai menaiki panggung.

Berucap dengan ramah, mengundang dua tokoh utama dalam acara ini untuk menaiki panggung. Lampu sorot tertuju pada dirinya dan Nyi Pelet, maaf salah bukan Nyi Pelet tapi wanita tercantik di ballroom, Titania.

Apa yang terjadi? Rafa menatap ke arah wanita itu. Kakinya gemetar wajahnya berusaha tersenyum. Bagaikan ada beban berat dalam dadanya.

Dirinya dipisahkan dengan seseorang yang dicintainya? Tidak dirinya yang memisahkan diri.

"Aku sudah gila!" Gumamnya tertunduk dengan suara kecil.

Memaksakan dirinya melangkah ke panggung. Imajinasi indahnya entah kenapa berubah menjadi suram. Menikah dengan Titania, menempatkan Aiyue untuk berbalik dari sisinya. Apa itu keinginannya?

Matanya melirik ke arah wanita itu. Benar-benar bukan Aiyue, Aiyue tidak ada disini tersenyum seperti biasanya. Mengatakan pendapat dirinya adalah kebenaran, apa pendapatnya salah? Itulah yang ada dalam fikiran Rafa saat ini.

Entah apa yang diucapkan MC, dirinya tidak mendengar dengan tepat. Kala seorang wanita membawa nampan berisikan dua kotak cincin berlian.

"Rafa kenapa kamu diam saja?" Tanya Titania, mengambil cincin.

Tatapan mata pemuda itu kosong. Aiyue menghilang dari hidupnya, hanya itu yang ada dalam otaknya saat ini.

Hingga Rury menghubunginya. Bagaikan dunianya teralihkan sesaat. Jika Aiyue tidak menyukai pertunangannya, maka dirinya akan membatalkannya, itulah janjinya.

Mengangkat panggilan kala berada di atas panggung. Hal yang aneh sekaligus memalukan bukan? Tapi bagaikan otak dan hatinya yang mengendalikannya senada. Bagaimana dirinya dapat hidup tanpa gadis itu?

Gadis yang menemani hidupnya hampir 24 jam. Tersenyum, setuju, dan selalu mendukung pendapatnya. Rekan? Aiyue lebih dari itu.

"Kakak, apa tidak ada tempat lain yang mungkin dia datangi? Handphonenya di apartemen dalam kondisi tidak aktif. Kantor kosong. Orang-orang kita juga memeriksa beberapa restauran dan hotel di wilayah ini tapi tidak ada hasil." Suara Rury dari seberang sana.

Bibir Rafa bergetar satu hal yang diketahui olehnya."Dia meninggalkanku..."

1
✨Susanti✨
😩😩 ga ada lanjutannya kah kak?
✨Susanti✨
ga kebayang malunya gimana 🤣
✨Susanti✨
drama keluarga ini benar-benar membagongkan 🤣
✨Susanti✨
ini dia hiu megalodonnya 🤣
✨Susanti✨
🤣🤣🤣🤣🤣
✨Susanti✨
🤣🤣🤣🤣
✨Susanti✨
ya ampunn bengekk 🤣🤣🤣😭
✨Susanti✨
semua baru berasa kalo dah hilang
✨Susanti✨
🤣🤣🤣🤣
✨Susanti✨
hadirrr
sukensri hardiati
dah tamat aja...
sukensri hardiati
itu istrimu bau matahari krn ikut cari nafkah...nggak pantes jadi guru...
sukensri hardiati
ketahuan sama yoshida
Dila Dilabeladila
ko ngegantung ceritanya
...
kisah ponakan nya Dimas di cerita Valentino
mimief
huaaaa
masa tamat begitu aja🙄😭😭😭

but
aku puas banget,Rafa ketulah sama omongannya sendiri ya ttg bapaknya

nice ending
beautiful story'
love full buat othorrrrr
aku makin padamu
mimief
mending jangan senyum ini orang
malah jadi takut kita
mimief
wah rame .
aku suka keributan ini
kuaci udah abis Ama othor,CK
bentar lagi farell Dateng
makin serruuuu
Fitri ahmad: benar kak kalau ayah dtg.... aq suka keributannn
total 1 replies
mimief
kalau mau nyari alesan..ada 1001 alesan buat selingkuh
tapi kalau mang dr sana nya kau setia
ada 1001 alesan buat kau setia
hidup itu pilihan bukan,sekali lagi?
mimief
lagian kampung yg aneh yaa
biasa pada celap celup sama bini orang apa
kok kyk gitu di normalisasi kan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!