NovelToon NovelToon
Pelacur Itu Istri Gus Azam

Pelacur Itu Istri Gus Azam

Status: tamat
Genre:Pernikahan Kilat / Obsesi / Cinta Seiring Waktu / Aliansi Pernikahan / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Angst / Tamat
Popularitas:469.1k
Nilai: 4.6
Nama Author: Ricca Rosmalinda26

Azam Wijaya, anak dari pemilik pondok pesantren Lailatul Qadar sekaligus CEO Wijaya Group. Parasnya yang tampan, akhlaknya yang baik dan kesuksesan yang ia raup di usia muda membuat banyak wanita baik itu muslim maupun non-muslim begitu mengagumi sosoknya.

Tapi, suatu kejadian membuatnya harus terlilit masalah dengan seorang model sekaligus wanita penghibur kelas atas. Sebuah amanat mengharuskan Azam yang sudah menyandang gelar ‘Gus’ harus menikahi wanita tersebut.

“Bimillahirrahmanirrahim, Allahumma inni as’aluka min khoirihaa wa khoirimaa jabaltahaa’alaih. Wa a’udzubika min syarrihaa wa syarrimaa jabaltahaa’alaih”

Doa itu berhasil keluar dari bibir Gus Azam.

Beribu rintangan datang bahkan di awal rumah tangga mereka, mampukah keduanya bertahan dalam ikatan suci itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ricca Rosmalinda26, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cemburunya Stella

Setelah makan malam bersama, Stella merasakan harus mengganti pembalutnya tapi, begitu terkejutnya ketika tidak mendapati satu pun barang itu di lemarinya.

Dia baru ingat jika tidak sempat menyimpan stok barang itu.

“Kenapa sayang?” Tanya Azam saat melihat kegelisahan sang istri.

“Emm, itu…” Stella menjeda ucapannya sebentar, “Aku tidak punya stok pembalut” bisik Stella pada suaminya lalu tersenyum dengan mata kucingnya, seperti melas dan sedih sekaligus merasa bersalah kepada suaminya.

Azam hanya bisa mengelus puncak kepala Stella, “Kita ke supermarket sekarang. Ayo” Ajak Azam, mengambil jaket untuk Stella dan pergi ke supermarket terdekat.

Saat hendak turun, Azam melihat bercak merah di bok*ng Stella, “Stella, tunggu” cegahnya.

“Ada apa, mas?” Tanya Stella bingung.

“Tunggu saja di mobil, aku akan membelikannya untukmu, di luar sangat dingin. Aku tidak menerima penolakan, ini perintah” Ucap Azam lalu keluar dari mobil, berjalan sedikit cepat menuju pintu supermarket.

Sedangkan, Stella hanya bisa melihat suaminya dengan tatapan bingung.

Di dalam supermarket, Azam dibuat bingung dengan berbagai macam merek pembalut di depannya, dia juga lupa tidak membawa ponsel, ponselnya di tinggal di rumah.

“Ada yang bisa di bantu, pak?” Tanya karyawan toko.

Azam mengangguk pelan, “Istriku sedang membutuhkan pembal*t, aku tidak tau yang biasa ia gunakan jadi, bisakah kau membantuku?” Ucap Azam pelan, takut di dengar oleh pelanggan yang lain.

Mbak-mbak toko itu hanya mengangguk, “Biasanya pakai yang sayap atau tidak, pak?” tanyanya.

Azam menggelengkan kepalanya sembari menunduk, “Aku tidak tau mbak. Pilih saja mana yang nyaman dan yang terbaik” jawabnya.

Tiba-tiba ibu-ibu datang menyapanya, “Ini gus Azam bukan?” tanyanya.

Gus Azam hanya tersenyum dan mengangguk sopan kepada wanita paruh baya itu.

“Ya ampun ternyata iya. Aduh gus, boleh minta foto tidak? Saya suka banget dengan gus Azam ini, setiap hari saya mendengarkan ceramah-ceramah yang kamu sampaikan” Ucap wanita paruh baya itu.

Kala itu supermarket sedang sedikit ramai, beberapa orang yang juga tau tentang Azam mulai mengerubungi lelaki itu, meminta foto bahkan ada juga yang minta tanda tangan.

Azam saat itu tidak bisa berkutik, pasalnya rata-rata dari mereka adalah ibu-ibu.

“Ibu-ibu dan mbak-mbak sekalian, maafkan saya ya. Istri saya sudah menunggu di mobil, kasian jika dia menunggu terlalu lama” Ucap Azam, berharap segera keluar dari lingkaran wanita-wanita itu.

Tapi, sepertinya itu justru membuat para wanita di sekitarnya heboh.

“Sejak kapan gus Azam sudah menikah?”

“Bukannya masih single ya, gus?”

“Menikah dengan siapa, gus?”

Kira-kira begitu pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan padanya.

“Mbak, tolong ya dua saja” ucap Azam pada mbak-mbak kasir.

Lelaki itu akhirnya keluar masih dengan beberapa wanita yang mengejarnya.

Stella yang tadi cemas karena suaminya tidak kunjung keluar, saat melihat hal itu membuatnya naik pitam, rasa cemasnya langsung tandas ketika menatap suaminya sedang di kerubungi oleh wanita-wanita.

“Bagus ya. Awas kau nanti” Gumam Stella lalu membuang muka, menatap ke luar jendela.

Bahkan sampai Azam masuk, wanita itu tidak lagi mau menengok apalagi berbiacra.

“Maafkan aku, sayang. Aku tidak tau jika mereka bisa mengenaliku dan bertindak seperti tadi” Ucap Azam, mencoba menjelaskan kepada istrinya.

Hening.

Tidak ada jawaban dari Stella, wanita itu malah menyilangkan kedua tangannya di dada tanpa mau menoleh pada suaminya.

“Sayang, kau kenapa?” Tanya Azam khawatir, dia mencoba mmembuat wanitanya menatapnya tapi, nihil. Amarah Stella lebih besar rupanya.

Azam hanya tersenyum, dia sudah mengerti dengan situasi ini.

“Kita pulang dulu ya, ngobrolnya nanti di rumah” Ucap Azam, menghidupkan mesin mobilnya dan meluncur ke rumah.

Azam membukakan pintu untuk sang istri, seperti saat berangkat tadi. Begitu manis perilaku Azam kepada istrinya.

Lelaki itu bahkan membawakan pembalut yanh tadi di beli sampai ke dalam kamar pribadi mereka, menutupi bok*ng Stella agar bocornya sang istri tidak dilihat satpam rumah mereka.

“Pakai ini dulu, sudah tembus tadi ketika di supermarket” Ucap Azam memberikan kantong plastik di tangannya,

Stella sedikit terkejut dengan penuturan suaminya jadi, sejak tadi dia Azam sedang melindunginya agar tidak malu karena haid-nya tembus?

Karena gengsinya yang tinggi, Stella hanya mengambil kantong plastik itu lalu pergi berlalu begitu saja.

“Duduk dulu sini” Ucap Azam setelah Stella keluar dari kamar mandi, lelaki itu menepuk ruang kosong di sebelahnya. Sengaja menunggu sang istri di ranjang.

Stella masih tidak bicara tapi, juga menuruti perkataan san suami.

“Kau cemburu hm?” Tanya Azam sembari memeluk Stella, dia juga mengecup pelan kening Stella.

Entah kenapa, sepertinya mengecup kening istrinya kini menjadi hobi yang begitu ia sukai.

“Tidak” Jawab Stella cuek.

“Aku punya cerita tentang wanita dan perasaannya, dimana secerdas-cerdasnya wanita, jika sudah menggunakan perasaan, maka hilang sudah akalnya, apalagi ketika wanita sedang cemburu.

Contohnya kisah Sayyidah Aisyah, beliau adalah wanita tercerdas sepanjang zaman, beliau juga merupakan ummul mukminin dimana itu adalah gelar kehormatan yang diberikan kepad istri Nabi Muhammad SAW tapi, ketika beliau cemburu, kau atau apa yang dilakukannya?” Azam menjeda ucapannya dan Stella menggelengkan kepala sebagai jawaban.

Azam mengelus puncak kepala sang istri, membawa kepala wanita itu ke dalam sandaran bahunya.

“Beliau pernah membanting piring di hadapan Rasulullah yang sedang bersama tamunya” Ucap Azam.

“Lalu apa yang beliau lakukan?” Tanya Stella, merasa penasaran dengan kisah Rasulullah yang bahkan ada perihal kecemburuan begini.

“Beliau tidak marah, beliau hanya bersikap tenang bahkan beliau membersihakan pecahan-pecahan piring itu. Setelah itu beliau berkata kepada para tamunya ‘Maafkan istriku, dia sedang cemburu. Itulah kenapa wanita bisa hilang akal ketika termakan oleh perasaannya, membuat kecerdasan dan kepintarannya langsung tenggelam serta larut di dalam perasaannya sendiri’ begitu ceritanya, indah bukan?” Ucap Azam.

“Jadi, itu alasanmu hanya diam saja ketika aku tidak mau berbicara kepadamu?” Ucap Stella.

“Ya, karena alasanmu melakukannya adalah kecemburuan. Jika misal itu karena masalah lain maka, aku akan membicarakannya seperti ini kepadamu. Karaktermu adalah seseorang yang keras, jika aku meladeni amarahmu tadi, mungkin sekarang kita tidak bisa berpelukan seperti ini” Sahut Azam diiringi dengan kekehan di akhir kalimatnya.

“Kenapa kau begitu sabar menghadapi sikapku yang begini hm?”

“Karena ketika ada kobaran api, hendaklah kita menyiramnya dengan air dingin bukan malah menyiramkan minyak yang membuat apinya semakin berkobar” Sahut Azam.

Lelaki itu selalu memiliki jawaban yang tepat untuk setiap pertanyaan yang dilontarkan oleh Stella.

“Aku tidak ingin menuntut banyak hal padamu, karena tugasku adalah membimbingmu ke jalan Allah SWT. Wajar saja jika lelaki kadang dibuat rumit dengan sikap wanita karena memang ibu hawa di ciptakan ketika nabi Adam tidak ada, begitu pula sebaliknya wanita tidak bisa mengerti lelaki, karena ketika nabi Adam diciptakan, ibu Hawa masih belum ada” Lanjut Azam.

Stella akhirnya mengeratkan pelukannya kepada sang suami.

“Sudah tidak marah?” Tanya Azam pada sang istri.

Stella menggelengkan kepalanya, “Tidak. Terimakasih sudah bersabar dan membuatku mengerti dengan kalimat-kalimat sederhanamu” ucapnya.

Azam mengangguk, “Ayo tidur”

Azam membawa sang istri untuk tidur di bantal masing-masing, dengan posisi keduanya masih saling memeluk.

1
juwita
mampir
Shin Raecha
Terimakasih banyak sudah membaca dan mengambil hikmah dari ceritaku. Semoga cerita ini menjadi pengingat baik untuk kita semua ❤.
Hana Fitria
masya allah thor bagus sekali ceritamu banyak pelajaran ttg agama di dalamnya 😍
Shin Raecha: Terimakasih banyak sudah membaca dan mengambil hikmah dari ceritaku. semoga cerita ini menjadi pengingat baik untuk kita semua ❤.
total 1 replies
Siti Sidah
terimakasih Thor
banyak ilmunya
Umi Badriah
ya Allah jadikanlah putraku seperti Azam,skrg masih menimba ilmu dipondok pesantren
Shin Raecha: Amiin... Semoga putranya selalu diberi keberkahan ilmu, menjadi anak yang saleh dan bermanfaat bagi banyak orang seperti doa bunda yaa ❤.
total 1 replies
Zakyandra
Alhamdulillah, sangat menarik ceritanya thor/Rose/
Umi Badriah
Azam suami idaman
Fatur Rohman
cakep
Fatur Rohman
lanjuut
Fatur Rohman
lanjutt
mince
bagus sangat mendidik dan mengispirasi
Fatur Rohman
keren nih azam
mince
kisah ini sangat bagus di dalamnya terdapat banyak pelajaran
mince
bikin iri Gus Azzam
mince
bagus kak ceritanya
apajalah
🍁🍂🍂🌹
Alyanceyoumee: Assalamualaikum.
Kaka, Boleh coba baca karya ku berjudul "Parting Smile" siapa tau Kaka suka.
insyaallah seru ko... xixi
di tunggu ya ☺️🙏
total 1 replies
apajalah
👌🍂🤔🍁
Semua orang yang
So yeah aku
Rose Reea
🥰
Ita rahmawati
kalo stella gk mau nerima kamu dn keluarga berarti stella udh gila zam 🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!