NovelToon NovelToon
Ibu Tunggal

Ibu Tunggal

Status: tamat
Genre:Single Mom / Hamil di luar nikah / Keluarga / Romansa / Tamat
Popularitas:457.6k
Nilai: 5
Nama Author: Bunda SB

Menjadi ibu tunggal bukanlah hal yang mudah bagi Aluna, karena terlalu percaya dengan bujuk rayuan sang kekasih Aluna menyerahkan mahkotanya pada Abizar lelaki yang baru 6 bulan menjalin hubungan dengannya. Akibat perbuatan itu Aluna positif hamil di usianya yang masih 17 tahun, Aluna meminta pertanggung jawaban dari kekasihnya Abizar tapi bukan kabar baik yang Aluna dapatkan, Abizar malah tidak mau bertanggung jawab dan berkata bahwa dia belum siap jadi seorang ayah. Aluna yang sedang bingung dan kalut memutuskan untuk kembali ke rumahnya tapi sayang saat masuk ke dalam rumah Aluna malah disambut oleh tamparan dari sang ayah. Ayahnya yang murka langsung mengusir Aluna saat itu juga tapi nasib sial masih setia mengikuti Aluna diusir dari rumah, selalu berpindah tempat tinggal karena ketahuan hamil diluar nikah, belum lagi cacian dan hinaan dari masyarakat sekitar yang mengetahui Aluna hamil sebelum menikah.
Bagaimana nasib Aluna selanjutnya?
Yang penasaran terus pantengin dan baca ya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bunda SB, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19 - Koma

selesai sarapan Aluna dan Wati kembali menunggu pintu ruang UGD terbuka dengan perasaan yang sudah bercampur aduk, sekian lama menunggu 30 menit kemudian pintu ruang UGD pun terbuka dan keluarlah seorang dokter dari dalam

Aluna dan Wati langsung bangkit dari duduknya dan mendekat ke arah dokter yang baru keluar tadi

" bagaimana kondisi anak saya dokter? " Tanya Aluna yang sangat mengkhawatirkan kondisi putri kecilnya

" mohon maaf putri anda saat ini dalam keadaan koma dan kami harus memindahkannya ke ruang ICU agar kondisinya dapat terpantau dengan intensif! "

jedeeerrrr

seperti tersambar petir di siang bolong, Aluna kaget tubuhnya hampir limbung terjatuh mendengar penjelasan dari dokter, untung Wati dengan sigap menangkap tubuh Aluna agar tidak terjatuh ke lantai

" Kiaraaa... " Aluna kembali menangis histeris

" dokter tolong lakukan yang terbaik untuk keponakan saya! " pinta Wati yang ikut mengeluarkan air matanya

" kami akan berusaha semaksimal mungkin, untuk keluarga di harap segera membayar biaya administrasinya! kalau begitu saya permisi dulu, mari! " pamit sang dokter yang segera meninggalkan ruang UGD

setelah dokter pergi Wati langsung memeluk Aluna dengan sangat erat

" Kiara mbak kenapa semua ini harus terjadi sama Kiara, andai saat itu Aluna gak mengizinkan Kiara pergi mungkin Kiara tidak akan kecelakaan dan sampai koma seperti ini mbak! " ucap Aluna sambil menangis tersedu sedu

" Aluna menyesal mbak andai Aluna lebih tegas melarang Kiara mungkin Kiara sekarang masih sehat dan masih ada di sini bersama kita mbak! "

" ini semua salah Aluna mbak ini semua salah Aluna! " ucap Aluna uang terus menyalahkan dirinya sendiri

" sudahlah Aluna, tidak ada gunanya menyalahkan diri sendiri ini semua sudah menjadi ketentuan dari Allah Aluna. " ucap Wati menasehati

" sekarang apa yang harus Aluna lakukan mbak Aluna bingung, jika bisa Aluna rela menggantikan posisi Kiara mbak, gak apa apa Aluna yang sakit tapi yang terpenting Kiara selalu sehat! "

" istighfar Aluna kamu harus kuat, Kiara di dalam sedang berjuang untuk sembuh kalau kamu saja tidak kuat bagaimana dengan Kiara? "

" yang Kiara butuhkan adalah semangat dan doa dari kita terutama dari kamu ibunya! sekarang kamu tunggu disini mbak mau bayar biaya administrasinya dulu! " ucap Wati lalu meninggalkan Aluna sendirian di depan ruang UGD

setelah membayar biaya administrasinya Wati segera kembali ke depan ruang UGD

" gimana mbak apa uangnya cukup? tanya Aluna

" untuk sementara ini sih masih cukup Aluna tapi kalau untuk kedepannya mbak gak bisa menebaknya! "

" gimana kalau Aluna cari kerja mbak? " usul Aluna

" emangnya kamu mau kerja apa Aluna?

" kerja apa saja Aluna mau mbak yang penting punya penghasilan untuk tambahan biaya pengobatan Kiara!

" ya sudah nanti mbak akan cari info lowongan pekerjaan dan nanti mbak juga akan bantu kamu kerja! " sahut Wati

" biar Aluna saja yang kerja mbak, mbak gak usah kerja tapi Aluna titip Kiara ya mbak? "

" kamu yakin mau kerja sendiri Aluna? tanya Wati memastikan

" yakin mbak kalau kita berdua kerja nanti siapa yang akan jaga Kiara?

" ya sudah jika itu mau kamu, nanti mbak akan bantu cari informasi kerja! "

Tidak lama dua orang suster keluar mendorong ranjang Kiara

" Kiara! " ucap Aluna dan Wati bersama

mereka pun mengikuti dua orang suster yang akan membawa ranjang kiara menuju ke ruang ICU, sampai di ruang ICU mereka hanya bisa melihat dari balik dinding kaca, setelah suster keluar barulah Aluna di izinkan masuk ke dalam untuk melihat Kiara

saat berada di dalam hati Aluna kembali hancur berkeping keping saat melihat kondisi putri kecilnya yang saat ini sedang koma, Aluna berjalan perlahan lahan menguatkan kaki agar tidak tidak luruh ke lantai, menguatkan tekad agar tidak menangis di hadapan putrinya

" assalamu'alaikum putri cantiknya mama! " ucap Aluna saat berada di sebelah ranjang anaknya

" Kiara kenapa jadi seperti ini nak! Kiara ngambek ya sama mama, makanya Kiara boboknya lama? mama minta maaf ya sayang kalau mama salah? "

" tapi Kiara boboknya jangan lama lama ya! mama rindu sekali sama Kiara, rindu bobok bareng Kiara, rindu main bareng Kiara, rindu menjawab semua pertanyaan dari Kiara yang masyaallah tidak pernah ada habisnya! " ucap Aluna lagi sambil berusaha menahan lajunya air matanya

" Kiara cepat bangun ya, kalau Kiara bangun nanti mama akan masakin sup ayam kesukaan Kiara! "

" maaf Bu waktu jenguknya sudah habis! " ucap salah satu suster penjaga ICU

" sayang mama keluar dulu ya nanti mama akan kesini lagi buat jengukin Kiara, mama sayang sekali sama Kiara. " ucap Aluna lalu mengecup kening putri kecilnya

" Sus tolong jagain anak saya! segera hubungi saya kalau ada kabar apa pun tentang putri saya! " pinta Aluna dengan mata yang berkaca kaca

" ibu tenang saja saya pasti akan melakukan yang terbaik! " jawab suster tersebut

sementara di luar ruangan Wati sudah menangis sedih melihat interaksi antara Aluna dan Kiara, Wati dapat melihat dengan jelas kasih sayang yang sangat luar biasa dari seorang ibu muda seperti Aluna

" sudah jenguknya? " tanya Wati dan Aluna hanya mengangguk

" sekarang kita cari kontrakan dulu yuk yang dekat dekat sini saja. " ajak Wati

" Kiara gimana mbak? "

" InsyaAllah Kiara aman disini kita harus pulang, kita butuh istirahat supaya tetap sehat dan kamu juga katanya mau kerja!

" ya sudah mbak ayo! " ucap Aluna menyetujui

Wati dan Aluna mulai berjalan meninggalkan ruang ICU tapi Aluna masih saja terus melihat ke arah belakang karena tidak tega meninggalkan putri kecilnya di sana sendirian

" ayo Aluna nanti selesai istirahat kita bisa ke sini lagi buta jengukin Kiara! "

akhirnya dengan berat hati Aluna pergi meninggalkan rumah sakit menuju ke parkiran

" ini gimana cara bawanya mbak? gimana kalau Aluna jalan kaki aja mbak yang bawa motornya! "

" emangnya gak apa apa kamu jalan kaki? "

" gak apa apa mbak duluan saja nanti mbak kabari Aluna aja kontrakannya dimana! "

" ya sudah kalau gitu mbak duluan ya kamu hati hati! " sambung Wati yang langsung pergi dengan mengendarai motornya

Wati keluar dari lingkungan rumah sakit menuju jalan besar tidak terlalu jauh dari rumah sakit Wati melihat tulisan rumah di kontrakan langsung saja Wati menghubungi nomer ponsel hang tertera di situ

" Halo selamat sore! ini saya bicara dengan siapa ya? " tanya seorang wanita paruh baya di sebrang sana

" maaf ibu nama saya Wati saya berminat untuk menyewa rumah kontrakan ibu yang berada di dekat rumah sakit Mutiara Jakarta saat ini saya sudah berada di depan kontrakannya kalau ibu tidak keberatan saya ingin menempatinya hari ini juga! "

" ya sudah mbak tunggu sebentar ya saya akan segera ke sana?

" iya bu saya tunggu! " sahut Wati yang langsung memutuskan sambungan telfonnya

tidak lama dari itu datang ibu ibu dengan bergaya nyentrik datang menghampiri Wati

" dengan mbak Wati ya! " sapa ibu ibu tersebut

" iya bu saya Wati! "

" perkenalkan saya Ira pemilik kontrakan ini, mari mbak kita liat liat dulu kontrakannya! " aja bu Ira

Wati pun mengikuti bu Ira masuk ke dalam kontrakannya dan melihat lihat isi dalam kontrakan tersebut yang ternyata sudah lengkap beserta furniturnya

" gimana mbak apa mbak jadi mau kontrak rumah ini? " tanya bu Ira

" jadi bu saya ambil 3 bulan dulu dan ini uangnya! " sahut Wati sambil menyerahkan uang kontrakannya

" ini kuncinya mbak, semoga betah ya! "

" terimakasih bu! " ucap Wati dan bu Ira pun segera pergi dari kontrakan tersebut dengan senyum yang mengembang lebar

1
Ayu
Akhir nya tamat sdh. berakhir dgn kebhgiaan. mksh thor crita nya bagus. smgt dan sukses sl
Ayu
,Wati ketemu Bara.. deg2 an aku. psti mereka terkejut dan bhgia jg
Ayu
Bu Sarah sdh terlanjur malu dgn kluarga Abizar. payah km Mona. nasib mu sm dgn Aluna yg di usir orang tua nya
Ayu
Kenapa gk cr bukti di Hotel Mona nginap. kan bs lht CCTV nya
Ayu
Gk jdi pkai W O bu Sarah dong ya. kan mereka sdh cemarkan nm baik Abizar sekeluarga. jdi dadakan cr W O baru tentu nya ya thor. dan persahabatan bu Widya sm bu Sarah putus jdi nya gr2 ulah Mona
Ayu
Kpn Wati ketemu sm Bara nih thor
Ayu
Thor.. bu Widya kok jdi bu Anggun. ngantuk ya thor
Ayu
Thor.. dulu kan Abi hbs pisah sm Aluna trs sm Mona. skrg Mona nya di mn
Ayu
Cpt bgt Aluna memaafkan Abizar ya. tapi gkpp. semua kan demi Kiara. smg aja orang tua Abi dot menerima mereka
Ayu
Thor..yg di syg kan.. knp ibu angkat Aluna di buat meninggal. psti nanti Kiara tanya kakek nenek nya din. dan kbr Anisa sm suami nya gimana thor
Ayu
Semoga Kiara cpt sembuh nanti klau ketemu pp nya ya
Ayu
,Baizan kok mirip crita nya sm Wati. tapi nm pacar Wati bkn Baizan kan thor. Akhir nya Abizar ketemu Aluna nanti di kantor
Ayu
Di tinggal ke Jakarta. trs usaha warung nya gimana tuh
Ayu
Yg ada nanti gk sengaja Kiara ketemu pp nya. bs jdi mereka bersatu lg dgn penyesalan Abizar
kalea rizuky
gini doank endingnya setelah menderita diterima dengan gampang
kalea rizuky
laki pengecut pecundang awas aja ampe balikan lo lun jangan mauu
Sri Supeni
aq suka krn logika ada
Rismawati Damhoeri
gampang sekali ya memberi maaf..setelah 4 th lebih menderita sendiri..
Kasmawati S. Smaroni
sumpah ini aluna kesannya wanita jablai
Kasmawati S. Smaroni
di mana2 wanita yg dalam novel sebagian besar miskin,di hamili di buang lalu di buat bucin.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!