NovelToon NovelToon
Ecstasy

Ecstasy

Status: tamat
Genre:CEO / Cinta Terlarang / Hamil di luar nikah / One Night Stand / Tamat
Popularitas:2.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: NuKha

Tiga minggu sebelum acara pernikahan, Brandon Brooks membuat sebuah pesta untuk melepas masa lajang. Namun, ada salah satu temannya yang secara sengaja memberikan sebuah obat terlarang.

Efek samping yang dirasakan membuat Brandon berhalusinasi dan hasrat bercinta meningkat. Dia melihat seseorang yang mirip dengan calon istrinya pun dengan brutal menarik paksa serta menghujam wanita itu dengan kasar.

Setelah efek obat itu hilang, ternyata Brandon baru sadar kalau yang dijamah semalam adalah calon kakak iparnya, Selena Eisten.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NuKha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 19

Setelah mendapatkan perawatan eksklusif selama satu bulan penuh, Selena dinyatakan sembuh total baik fisik maupun psikisnya. Wanita itu sudah tak takut lagi pada Brandon, dan luka di area sensitif sudah tak dirasakan lagi.

“Kau yakin mau pulang sekarang?” tanya Aldrich.

Selena menganggukkan kepala. Dia mengajak sang adik untuk kembali ke tanah air karena sudah tidak ada lagi yang bisa dilakukan. “Ya, terlalu lama di sini akan membuat keluarga kita khawatir karena tak kunjung pulang.”

“Baiklah, kemasi barangmu, aku akan pesankan tiket.”

Selena segera masuk ke dalam kamar, mengambil koper dan memasukkan barang bawaan ke dalam sana.

“Penerbangan paling awal ada dua jam lagi, apa kau mau?” Dari luar kamar, Aldrich sedikit berteriak mengajukan pertanyaan.

“Ya, tak masalah.

“Baiklah.” Tak lama kemudian, Aldrich mengatakan kalau tiket sudah berhasil dibeli.

Selena dan Aldrich membawa koper masing-masing. Keduanya siap untuk ke bandara. Saat membuka pintu, keduanya bisa melihat ada Brandon yang hendak memencet bel.

“Kalian mau ke mana?” tanya Brandon dengan alis sedikit terangkat.

“Pulang,” jawab Selena singkat.

“Kenapa tak tinggal di sini saja?”

“Di sini bukan tempatku.”

“Akan menjadi tempatmu kalau kau mau menerima tawaranku untuk menikah.”

Tapi, Selena menggelengkan kepala. Bukannya dia tidak mau menghargai Brandon yang sudah berniat untuk tanggung jawab. “Aku tak mau Alceena berpikiran buruk padaku. Apa lagi kalian baru saja batal menikah.” Itulah alasannya. “Permisi.” Mendorong koper melewati pria yang sudah mengambil mahkotanya secara kasar, ia berjalan mendahului menuju lift.

“Kenapa kau selalu memikirkan perasaan dan pemikiran orang lain? Sekali saja egois tak masalah,” ucap Brandon seraya menyusul Selena.

Tangan Aldrich menepuk pundak Brandon supaya pria itu berhenti mendesak Selena. “Berikan dia waktu, kakakku memang seperti itu, selalu memikirkan kepentingan adiknya dibandingkan diri sendiri. Jadi, kau harus maklum.”

“Tolong bantu yakinkan dia, aku akan selalu merasa bersalah seumur hidup kalau tak bertanggung jawab atas kesalahan yang ku perbuat,” pinta Brandon dengan sangat tulus.

“Pasti dia mau menikah denganmu karena ada rasa yang selama ini dipendam. Tapi, semua butuh waktu dan proses, sabarlah.” Aldrich berpamitan pulang, menyusul Selena yang sudah terlebih dahulu masuk ke dalam lift.

Brandon buru-buru berjalan cepat hampir setara dengan lari kecil supaya tidak tertinggal oleh dua orang tersebut. “Aku akan antarkan ke bandara,” ucapnya seraya melirik Selena yang berdiri dengan pandangan lurus terus ke depan. Menanti apakah wanita itu akan menolak atau tidak.

Karena Selena diam saja, Brandon memencet tombol menuju basement di mana mobilnya terparkir.

“Biar aku yang bawakan,” tawar Brandon, mengambil alih koper Selena karena ia sedikit memaksa.

Brandon memasukkan barang bawaan tersebut ke dalam bagasi.

Selena hendak masuk ke bagian belakang. Tapi, Aldrich sudah mendahului. “Kau duduk di depan, temani Brandon.”

Menghela napas pelan, Selena akhirnya memilih di depan daripada berdebat.

Sepanjang perjalanan, Selena mengalihkan pandangan ke luar jendela. Dia tidak tahu harus bagaimana menghadapi Brandon untuk saat ini. Apa lagi ia tahu kalau pria yang dicintai melakukan rencana buruk untuk menjatuhkan nama baik adik tirinya, Alceena. Meskipun niat aslinya baik, tapi sudah pasti akan melukai keluarganya.

‘Kenapa jalan hidupku harus serumit ini ya Tuhan,’ gumam Selena dalam hati. Ingin membenci Brandon, tapi ia tak bisa melakukan hal itu seratus persen karena ada rasa yang sampai detik ini masih tersisa di lubuk hati. Namun, sifatnya yang selalu memikirkan perasaan orang lain, membuat dia tidak bisa berlaku egois.

1
Si Memeh
bagus thor
ayu cantik
suka
Mochimolala
kacian Selena jadi korban..
Asa Asa
wah ternyata Selena korban di sini ya
Hamda Bakkas
menantu tdk ada akhlak nee darius /Facepalm//Facepalm/
Hieny Firman
Luar biasa
Naztra Yaya
sedih yaaa..pernah merasa cinta yg terpendam ni. sakit sekali rasanya..kalau di ingat2,🥺🥺🥺
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Suginah Ana
bagus,,q suka semua novel mu thor
Anisatul Azizah
takutnya 30 polisi Intel itu ternyata berpihak ke bosnya Alex😔
Anisatul Azizah
butuh biar ada yg ngurus pperusahaan agar terjamin hidupnya sama ada yg ngurusin waktu sakit😮‍💨😮‍💨😮‍💨
Anisatul Azizah
aaaahsudahlah, aku g jadi mello..
Anisatul Azizah
gak ada kapoknya bikin Dariush kecelakaan dg syarat pernikahan yg g masuk akal??
Anisatul Azizah
ketika anak berbuat salah, inginnya dirangkul agar kembali ke jalan yg benar🥺
Anisatul Azizah
Brandon satu2nya tokoh novel pria yg pernah kubaca, yg mudah meneteskan air mata saat sedih🥰
Anisatul Azizah
thor, kenapa g diceritakan masalah Brandon sama Alex? penasaran sm orang jahat satu itu🙄
Anisatul Azizah
oh syukurlah ...
Anisatul Azizah
poor Brandon🥺
Anisatul Azizah
jahat banget si Alex, ngasih g tanggung2 langsung 4. Itu bukan buat nyobain, tapi biar jadi pecandu
Anisatul Azizah
lah yg ngasih ide bahkan Aldrich tapi yg kena hukum cm Brandon?
sampai akhir sepertinya jg g terungkap deh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!