NovelToon NovelToon
Tunangan Palsu

Tunangan Palsu

Status: tamat
Genre:Komedi / Chicklit / Tamat
Popularitas:635.4k
Nilai: 5
Nama Author: Lisa

Lisa di minta menyamar menjadi seorang gadis kaya dengan bayaran yang mahal. Awalnya seru, tapi lambat laun muncul konflik dari masing-masing orang yang berkaitan dengan gadis bernama Yora itu.

Orang yang membencinya, orang yang mencintainya ... satu persatu dari mereka bermunculan membuat Lisa seringkali terpaksa menjadi diri sendiri dengan sampul nama Yora. Hingga suatu saat, orang yang di cintai Lisa pun bahkan muncul di tengah-tengah kehidupannya menjadi Yora.

Apa yang akan di lakukan Lisa?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 19 Tidak sengaja bertemu

Sejak menandatangani perjanjian dengan nyonya Anne, Lisa berhenti bekerja sampingan. Karena Nyonya Anne bisa saja memanggilnya sewaktu-waktu. Dan itu membutuhkan banyak waktu luang.

Soal uang saku juga rekening Lisa bertambah dengan sendirinya saat mengikuti perintah Nyonya Anne. Rekening yang di buat khusus untuk perjanjian ini. Dan dia juga bisa tenang soal pembayaran rumah sakit Ayahnya.

Karena dia menyetujui perjanjian dengan Nyonya Anne, otomatis uang yang di bayarkan untuk biaya pengobatan Ayah Lisa akan hangus. Semua di anggap sudah terbayar. Keluarga Lisa di bebaskan atas pembayaran tersebut. Tapi tentang ini masih belum di ketahui oleh keluarga Lisa. Dia belum bisa mengatakannya. Belum waktunya.

Sepulang sore ini Sera, mengajak Lisa untuk berbelanja di Mall. Lisa menyetujuinya karena dia juga ingin membeli sesuatu di sana.

Jalan-jalan sore hari itu menyenangkan. Suasana yang sudah tidak lagi terik membuat kita tidak malas untuk keluar rumah. Awalnya Lisa santai saja saat berjalan masuk ke gedung Mall, tapi tidak berapa lama, kedamaiannya berubah saat kedua mata Lisa terbelalak melihat seorang lelaki.

Lelaki itu mengenakan setelan jas hitam mahal yang sangat pas di tubuhnya. Berjalan di temani beberapa orang dengan setelan jas juga. Mungkin mereka sekretaris dan bawahan lainnya.

Berjalan sambil memperhatikan sekeliling dengan tatapan matanya yang tajam. Semua karyawan yang menjaga counter pakaian itu saling memandang takjub ke arah lelaki itu.

Ya, dia adalah Aksa Candika. Dia memang tinggi, tegap, dan tampan. Tipe idaman semua wanita. Mungkinkah Aksa adalah CEO mall besar ini? Lisa tidak paham. Yang dia paham adalah dia harus bersembunyi dari laki-laki itu. Dia harus menghindar dari orang itu. Dia tidak boleh ketahuan. Bisa gawat kalau identitasnya terkuak.

Sera juga tampak sibuk memandang takjub ke arah lelaki itu. Begitu pula orang-orang yang berbelanja dan tak sengaja melihat ke arahnya. Mereka takjub akan visual menawan dari seorang Aksa.

"Sa, lelaki itu tampan sekali," desis Sera kagum. Lisa mengangguk saja tanpa melihat. Dia sibuk bersembunyi. Dengan tangan sedikit menutupi wajahnya, Lisa berharap Aksa akan segera berlalu saat melewatinya.

Ternyata tidak, justru mereka berhenti di sana, di dekat Lisa dan Sera berdiri. Mereka berhenti tepat di belakang Lisa. Dengan rasa tegang, Lisa berdiri membelakangi mereka. Sementara itu Aksa dan pegawainya masih ada di sana sedang berdiskusi.

Ponsel lelaki itu berdering,

"Halo Marissa, kamu sedang berada di sini? Dimana kamu? Di depanku?" Kedua mata Aksa mencoba mencari sosok perempuan yang sedang meneleponnya itu.

Lisa terkejut mendapati Aksa melihat ke arahnya. Lisa jadi parno. Dengan cepat dia langsung masuk ke dalam counter salah satu pakaian wanita. Mencoba menutupi dirinya di balik baju-baju yang di gantung di tempatnya. Dan berbaur dengan para pengunjung counter.

"Kalian lanjutkan, aku ada perlu. Kau tangani dulu," kata Aksa menyuruh sekretarisnya menggantikannya. Pria itu mengangguk paham. Dan gadis itu terkejut saat Aksa justru melangkah masuk ke dalam counter dimana dia bersembunyi.

Gawattt!!

"Lis! Lisa!" Sera mulai sadar temannya sedang tidak berada di sebelahnya. Dan Lisa masih saja sibuk bersembunyi. Sera melihat gadis itu di balik baju-baju pajangan. Sera ikut masuk ke dalam counter.

"Hei, kenapa ada di sini?" tanya Sera membuat Lisa kaget.

"I-iya," jawab Lisa gugup.

"Kenapa jadi gagap sih? Kamu seperti sedang bersembunyi?" Sera mengucapkannya dengan agak keras membuat Lisa semakin panik. Aksa yang sedang mencari seseorang di sana terusik dengan tingkah pembeli yang berputar-putar di sekitar baju itu. Melihat sekilas dan mengatakan sesuatu ke salah satu pegawainya.

Seorang pramuniaga mendekati mereka berdua dengan maksud ingin bertanya. Menanyakan kebutuhannya dan akan melayaninya.

"Ada yang bisa saya bantu?" tanya seorang pramuniaga kepada Sera.

"Tidak. Anu ... Saya sedang mencari teman saya," jawab Sera malu. Karena dia ke sini sebenarnya karena Lisa. Bukan sengaja mau membeli sesuatu.

Lalu Sera menghampiri gadis itu karena tiba-tiba menghilang dari sampingnya yang sedang mengagumi visual lelaki tampan itu. Sementara itu Lisa sedang berusaha menghindari lelaki tampan berjas rapi yang bingung mencari seseorang.

Lisa memainkan jarinya dengan dramatis untuk memanggil Sera. Raut wajahnya di tekuk untuk menunjukkan ekspresi takut ketahuan. Sera tidak paham ada apa dengan Lisa. Namun akhirnya dia mengikuti langkah kaki Lisa yang bersembunyi di ruang ganti counter kemeja wanita itu.

"Apaan sih, Lis? Kok kayak penjahat. Kayak buronan?" tanya Sera gemes-gemes sebel.

"Ada mantan," kilah Lisa asal.

Mantan? Terasa geli menyebut kata itu. Lisa itu bukan masih polos. Hanya saja dia masih ragu untuk mengenal cinta. Enggak banget kan ... Zaman gini enggak kenal cinta? Sok polos nih.

Bukannya Lisa tidak pernah jatuh cinta. Pernah. Hanya saja dia tidak terlalu antusias soal itu. Menurutnya, dia tidak punya sesuatu yang bisa bikin cowok suka ke dia. Apalagi gaya serampangannya yang menonjol. Jadi saat ada orang yang bilang suka ke dia malah dia nasehati.

"Jangan suka ke aku deh. Soalnya aku orangnya enggak asik. Nanti kamu gak nyaman," ucapnya sambil tersenyum. Begitulah Lisa. Jadi kalau bilang soal mantan itu sebenarnya tidak mungkin. Tidak ada. Tidak pernah ada.

"Yang mana mantanmu? Jadi penasaran." Sera justru bersemangat saat Lisa bahas mantan. Padahal Lisa ngaco saja ngomong tadi.

Lisa melihat lelaki itu mendekati ruang ganti. Srek! Lisa langsung segera menutup pintu kamar pas. Sera terbengong-bengong dengan sikap temannya itu. Dan lagi Lisa menutup pintu dengan cara seperti itu membuat Sera seperti terabaikan.

_____

TUNANGAN PALSU

1
Maria Magdalena
aksa 11 12 seperti biema suaminya paris😁
Mang Ming
Luar biasa
Githa Anggraeni
sudah wkty kah mereka?????
Riaaimutt
kenapa ribet sih..
aksa sm noah sama2 cucu kakek
harusnya ga ada bedanya yg penting jd mantu nya kakek
Sofia Gisheilla
wkwkkkk
Riaaimutt
gila yang keren
ah baiklah.....
Rini Kayla
tumben sekali kakak ku laris, 🤣🤣🤣
Rini Kayla
🤣🤣🤣🤣
Mbah Edhok
kehidupan palsu dimulai ...
melting_harmony
Luar biasa
ms. S
cerita yg sangat seru... alurnya lambat tapi mengena...tiap tokoh punya peranan walau tampil sedikit. sayang banget kalo viewernya dikit padahal novelnya bagus banget ..
nyit nyit
cerita nya bagus banget ...kok cuma sedikit yg nge like...ayo donkkk semuanya baca dijamin pasti GK menyesal
Janah Husna Ugy
Luar biasa
Janah Husna Ugy
Lumayan
Adelia ZahrotusShifa
terus semangat berkarya thoooor
Khasanah Mar Atun
ya ampuun, aku tahan napas baca ini. ayolah lisa...cb tanya perasaanmu,kamu mulai menyukai aksa kan??
Khasanah Mar Atun
lisa sm arka aj ya..please...lebih tulus arka dr aska sepertinya
Khasanah Mar Atun
ojo muni arka ya tmn lisa..bisa mawut2 nanti urusannya ... tambh seru nih
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘🤩🤩🤩🤩🤩🤩🤩🤩🤩🤩🤩🤩🤩
Evi Yuliana
di sini yg sangat terluka lisa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!