NovelToon NovelToon
Dustanya Suamiku

Dustanya Suamiku

Status: tamat
Genre:Poligami / Selingkuh / Tamat
Popularitas:585.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Linda Pransiska Manalu

Hati istri mana yang tidak hancur ketika tanpa sengaja dusta suaminya terbongkar lewat medsos. Kebohongan demi kebohongan dari suaminya satu persatu terbongkar. Mampukah Tika bertahan setelah mengetahui bahwa suaminya telah menikah dan tinggal seatap dengan mertua. Bertahan atau pergi, ibarat dua mata pisau yang sama tajamnya.

Merasakan beratnya beban setelah mengetahui bahwa suaminya telah mendua hati selama ini. Apalagi Tika dalam keadaan hamil pula! Sekuat apapun dia mencoba bertahan, tapi rasa sakit itu begitu dalam melukainya.

Hingga kehadiran, Reno sang pengacara yang membantunya mengurus perceraiannya. Seorang duda tampan yang istrinya meninggal saat melahirkan , mencoba hadir dalam kehidupannya.
Mampukah Tika melupakan masa lalunya dan membuka hatinya untuk cinta sang pengacara?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Linda Pransiska Manalu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

19

Aku menerima telepon dari pak Ari, siang itu. Meminta tolong padaku supaya mau membantu seorang warganya. Pak Ari yang tak lain adalah pak Rt yang hadir saat Tika mengetahui bahwa suaminya telah menikah diam- diam kurang lebih tiga tahun. Dan istrinya adalah Rani yang di perkenalkan kepadanya sebagai saudara sepupunya Rey, suaminya Tika.

Ketika mendengar kisah rumah tangga itu, seba

gai seorang pengacara yang memberikan bantuan hukum kepada perempuan dan anak yang mengalami kekerasan rumah tangga merasa tergerak untuk memberikan bantuan. Dan aku sendiri yang turun tangan langsung.

Karena itulah aku langsung menghubungi nomor yang di berikan pak Ari padaku. Dan aku langsun

membuat janji bertemu sore harinya.

Aku sama sekali tak menduga bahwa klien ku itu adalah perempuan yang kulihat di atas jembatan yang menagus sesegukan, yang pada akhirnya membuatku salah faham. Saat ku pikir perempuan itu hendak berbuat nekad melompat ke bawah jembatan. Sehinnga aku menahan tubuhnya, yang berujung dia pingsan.

Sekalipun nama yang di sebut mengingatkan aku akan nama perempuan itu, toh aku tak curiga. Karena menurut ku banyak nama orang yang sama.

Ketika aku dan pak Ari tiba di tempat yang telah kami sepakat, kami memang sudah terlambat beberapa menit karena terjebak macet. Aku dan Pak Ari mencari sekeling memastikan apakah klienku itu sudah tiba.

Saat aku tanya petugas resepsionis cafe , menanyakan keberadaan mereka, petugas cafe mengatakan bahwa ada seorang ibu dan anak kecil menuju area taman.

" Apa dia memiliki anak kecil, Pak," tanyaku pada pak Ari. Pak Ari mengngguk.

" Iya, seorang perempuan usia tiga tahun,"

"Iya, pak benar," tukas petugas cafe. Lalu aku dan pak Ari menuju area taman.

Dan benar saja mereka ada di sana. Perempuan yang kulihat di jembatan waktu itu sedang menemani putrinya bermain. Ada getar aneh kurasakan saat melihat ibu dan anak itu tertawa lepas. Aura tawa mereka mampu membuatku tersenyum melihat polah mereka.

Ketika pak Ari hendak memanggil mereka, aku cegah.

" Tak apa pak. Kita busa menunggu mereka. Sebaiknya jangan kita ganggu," kulihat kening pak Ari berkerut. Mungkin heran kenapa orang seperti aku yang begitu ketat pada aturan dan menganggap bahwa waktu sedetik itu saja sangat berharga. Bisa mengabaikan peraturan yang kubuat sendiri.

Pak Ari sudah lama kenal denganku, jadi sedikit banyaknya beliau sudah tahu seperti apa seoak terjangku dalam bekerja.

Setelah beberapa menit, baru ku ijinkan pak Ari memanggil mereka.

Tentu, wajah itu sepertinya terkejut saat melihat kami. Sama sepertiku juga karena tak menduga bahwa perempuan itu adalah Tika.

Masih dengan wajah bingung Tika menghampiri kami. Ekspresinya sangat berbeda saat melihatku. Antara kaget dan kesal menyatu lekat dalam tatapan matanya. Tapi hanya sekilas, mengingat pak Ari yang ada di antara kami.

Atau karena dia lebih mengutamakan tujuannya datang ke tempat ini. Sehingga rasa kesalnya tidak ia perlihatkan.

Dan yang paling membuatku heran adalah, gadis kecilnya yang begitu cantik dengan bola matanya yang bulat besar telah mengubah kedukaanku.

Wajah polosnya itu begitu menghipnotisku. Sehingga aku lebih peduli dan lupa sesaat tujuan semula.

Dan entah kenapa, saat aku menyapa Nadia, dan terlihat akrab. Aku melihat sekilas kabut di mata Tika yang berusaha ia sembunyikan sedemikian rupa.

Rasa ingin tahuku tentang kehidupannya dan juga keinginan untuk membantunya membuat semangat hidupku juga serasa bangkit dari keterpurukan setelah kehilangan istriku tercinta.

***

Aku telah melayangkan surat panggilan untuk suaminya Tika, untuk memenuhi panggilan soal perceraian mereka.

Karena setelah mempelajari berkas- berkas dan cerita serta bukti- bukti pernikahan Rey yang telah melanggar beberapa ketentuan hukum.

Kemungkinan besar masalah ini akan segera selesai.

Kalau Rey menolak bercerai, akan banyak pasal yang di kenakan untuk menjeratnya. Memalsukan data untuk memuluskan pernikahannya. Orang- orang yang terlibat dalam pernikahnnya. Akan banyak yang akan terseret oleh kasus ini.

Hanya saja, Tika tak berniat memperpanjang lagi urusan itu. Dia hanya ingin selekasnya bercerai dari suaminya. Hanya satu nantinya yang akan menyulitkan Tika. Karena ia tengah hamil, bisa

saja akan mempengaruhi keputusan hakim untuk segera menuntaskan perceraiannya.

Setidaknya keputusan bisa menunggu samapai Tika melahirkan. Karena itulah aku berusaha melobi beberapa teman, agar semua urusan berjalan lancar.

Tapi sampai aku telah melayangkan surat panggilan yang ketiga, tidak ada respon dari pihak Rey!

***

Suara keras di pintu akibat di gedor, membuat Tika buru- buru membuka pintu. Tika yang tadinya tengah memasak tak begitu mendengar suara pintu digedor. Belum lagi suara musik tetangga sebelah sangat keras.

Sebelum membuka pintu, Tika lebih dulu mengitip lewat jendela. Kira - kira siapa yang begitu kasarnya datang bertamu ke rumah pagi ini.

Ternyata, Bang Rey!. Deg! Tak urung hati Tika kecut. Sejak kejadian tempo hari , inilah pertama kalinya Tika melihat suaminya.

Sebenarnya Tika ragu membuka pintu. Tapi mengingat dia perlu juga bicara, tak urung pintu

itu dia buka juga.

" Apa- apaan sih, Bang! " teriak Tika seraya membuka pintu. Begitu pintu terbuka Rey, lantas melesak masuk rumah. Tak menduga sikap kasar Rey, Tika mengikuti langkah Rey masuk

" Apa apaan ini Tika!" hardik Rey seraya mengibaskan amplop coklat tepat di hidung Tika. Tika menduga mungkin itu adalah surat panggilan dari pengacaranya. " Kamu pikir aku akan semudah itu melepasmu!" sentaknya kasar lantas menyeret tubuh Tika ke kamar.

Tak menduga sama sekali perlakuan dari suaminya, Tika tak bisa mengelak ketika tubuhnya di seret masuk ke kamar mereka.

" Kamu kenapa sih, narik- narik aku sakit tau gak!"

" Mana surat- surat itu ?" sergah Rey kasar sembari melepaskan cekalannya. Tika meringis mengusap lengannya yang memerah.

" Cepat keluar bang! " hardik Tika, seraya menunjuk ke arah pintu. Bukannya keluar malah Rey mendekatinya

" Aku tidak akan pergi sebelum mendapatkan kembali surat- surat itu," Rey membuka paksa pintu lemari pakaian istrinya. Dan mengacaukan isinya. Tapi yang ia cari tidak ada.

" Cepat keluar kamu, bang sebelum aku teriak maling!" ancam Tika. Karena tak menemukan yang ia cari, kini Rey mendekati istrinya. Lalu menatapnya dengan tajam.

"Ternyata kamu licik juga. Aku menyesal pernah mencintaimu,Tika. Tapi tak apa,semuanya sepadan dengan apa yang kunikmati selama ini, kamu benar- benar perempuan bodoh. Yang begitu mudah di tipu dan diperdaya,"

"Plak..!" tanpa sadar Tika menampar wajah dj hadapannya. Cukup keras juga hingga ada darah di sudut bibir, Rey. Rey mengusap bibirnya yang berdarah. Tatap matanya berkilat ke arah Tika.

"Tenagamu cukup kuat juga,ya Tika. Sekuat apa kamu kini melayaniku. Kamu benar- benar membuatku ber***rah. Dengan kasar Rey mengunci tubuh istrinya.

Tak menduga sama sekali perlakuan suaminya, membuat kemarahan Tika memuncak.

" Dasar tak tau malu! Kamu pikir aku ini apa, hah! Aku bukan Rani pela**rmu itu." sentak Tika. Ketika Rey mendaratkan beberapa ciuman kasar pada istrinya. Semakin Tika berontak, semakin gairah Rey memuncak. Tika terus berontak dan memberi perlawann, membuat Rey semakin kalap.

Sekali sentak tubuh Tika telah terjatuh di tempat tidur. Dan Rey mengunci tubuh Tika di bawahnya.

Tika ketakutan, dia tau apa yang akan dilakukan suaminya pada tubuhnya. Beberapa kali Tika hendak teriak tetapi selalu gagal karena Rey membungkamnya dengan ciuman kasar.

Tika berontak terus, hingga beberapa benda jatuh kena tendangannya, sehingga suara gaduh di kamar membuat Nadia yang masih tertidur, terjaga.

Suara jeritan mamanya yang hilang timbul membuat gadis kecil itu menuju kamar mamanya. Dan tepat saat itu, Rey hendak memperk***a istrinya. Rey yang sedang di pengar

ruhi setan benar- benar sudah lupa keadaan.

" Papah! Jangan pukul mamah," jerit Nadia membuat Rey menghentikan niatnya. Kesempatan itu dipergunakan Tika untuk bangkit

Tika menendang di bawah pusar Rey membuat lelaki itu menjerit kesakitan.

Dengan sisa kekuatannya Tika keluar dari kamar dan menyeret Nadia untuk keluar rumah menyelamat diri.

Tepat saat Tika membuka pintu, sebuah tangan juga tergantung hendak mengetok pintu rumah. Dan sosok itu terkejut melihat keadaan Tika saat itu, yang sungguh membuat miris hati.

Rambutnya yang berantakan dan baju atasnya yang robek, serta sudut bibirnya yang merah dan mengeluarkan darah. Bekas tamparan Rey yang sempat kalap karena Tika berontak terus.

" Pak Reno, tolong..." suara lemah itu, dan rasa sakit itu seolah berpindah kini ke tubuh Reno. Tika yang berlindung ke balik tubuh Reno, begitu ketakutan. Belum sempat Reno bertanya apa- apa, muncullah Rey dari kamar dengan langkah terseok.

Mata Reno terbeliak kaget, dan hampir saja ia melompat menerjang lelaki biadab itu. Tapi karena Tika memegangi kakinya, membuat Reno tak bisa melangkah.

Rey juga tak kalah kaget saat melihat ada seorang pria di depan pintu, dan istrinya berlindung di balik tubuhnya.

" Apa yang telah kamu lakukan pada istri kamu. Aku pastikan, kamu akan membayar semua perlakuanmu ini, dan membusuk di penjara! " ancam Reno penuh penekanan.

" Siapa kamu, jangan turut campur urusanku,"

" Aku pengacara, Tika," wajah Rey seketika pias mendengar jawaban itu.

***

1
Maria Christanti
Sy suka karya2 othor. Tetap semangat dlm berkarya.👍💪
Junita Lempoi
bagus banget ceritanya.alurnya ok banget
luar biasa karyanya thor.Salam Kasih dan diberkati Tuhan kemampuan menulisnya/Pray/
Linda pransiska manalu: makasih dukungannya Bun.
total 1 replies
Sri Muryati
Lumayan
hariini
puas rasany, rasain loh rey
Junita Lempoi: lanjut thor.bagus ceritanya
total 1 replies
Surati
bagus ceritanya 👍
cinta semu
nah biarin tu dua wanita adu otot sampai lemas...lagian mertua ama menantu sm2 cap benalu
cinta semu
perempuan kalo dah berpikir waras.. ampun badai pun di libas... apalagi macam badai bang Rey... tinggal di buang di got aja 😁😁
cinta semu
lama amat ... bangkit ny ...padahal dpt info dah separoh jalan tu...
cinta semu
hemmm...dah dpt info ...gercep bertindak & jgn mau di buat bodoh lagi Tika
cinta semu
ya itulah suami yg doyan selingkuh jadi pandai memanipulasi...
Endang Supriati
aduh sitika punya anak perempuan dr rey! anak peremouan ygbakan menerima perbuatan zholim bpknya.
Endang Supriati
dibuat keguguran aja si tika bikin ribet punya anak dua.
Endang Supriati
jual semua tika,pulang kampung di jawa barat.pasti banyak lahbkerabat. orang sunda dan jawa hampir sama kerabatnya banyakk. sekampunng biasanya kerabat semua.
Endang Supriati
1.perzinahan kuhp 284 pidana 9 bln penjara suami dan wanitanya ada saksi dan bukti bisa gugat cerai.

2. pernikahan diam diam tanpa izin istri pertama dan sah kuhp 279 ayyat 1 pidana 5 thn penjara suami dan wanitanya. ada saksi dan bukti biisa gugat cerai.

ketika akan menikah! ini prosedur secara negara. secara islam biasanya laki2 ituu menikah ditempat perempuan.
dan laki2 akan minta surat pengantar dr RT,RW,kelurahan untuk menumpang nikah ditempat mempelai wanita.
dr pihak wanita domisil pihak kua akan meminta surat pernyataan status dr pihak mempelai laki2.
1. lajang
2.duda/ janda cerai
3.duda/ janda cerai mati
4. kawiin

itu RT kokk bisa2nya tdk tahu klu rey sdh nikah dgn istri pertama. nemang dulu waktu nikah pertama tdk minta surat pengantar dan surat pernyataan Bahwa dia masih Lajang.
kok bisa2nya dikasih surat bahwa rey duda.

semua status diatas yg mengeluarkan surat adalah instansi departemen agama.
hanya surat kematian yg mengeluarkan pihak rt rw kkelurahan.
Endang Supriati
jd org memdam rasa begitu ! sakit senddiri lalu mati dahhh
Endang Supriati
cari dan ambil sertifikat rumah barunya, gadaikan, bpkb mobil ambil gadaikaan.seetifkat rumahnyg ditempati dirimu juga. dgn tempo 4 bln.
ambil ktp suamimu.
gadaikan sama rentenir.
setelah itu pura2 tdk tahu.
sherly
ya aku heran si Rey kok bisa2 resign dr kerjaan pdhl kan dianya dah dimiskinkan Ama Tika... apa ada yg kelewat ya aku bacanya
sherly
mau minggat tp pakai acara nawar besok aja... hahahahahha
sherly
dahlah kalian sesama parasit tak perlulah saling adu mulut...
sherly
wow ngk salah tu yg serakah Tika? helloooo situ yg serakah dah tau laki org mau aja jd yg kedua dah gitu ngk sadar kalo sampai pesta nikahanmu tu dr duit hasil tipu Rey ke Tika... dasar pelakor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!