NovelToon NovelToon
Menikah Dengan Adik Ipar

Menikah Dengan Adik Ipar

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:509.6k
Nilai: 4.8
Nama Author: uutami

Manis menggeliat , tubuhnya terasa panas . Kecupan ringan terasa menguliti tubuh nya netra nya terpejam , ia menikmati sentuhan hangat disetiap inci tubuhnya . Hembusan hangat menelisik kedalam tubuh nya . Nikmat dunia yang membuatnya berada diatas awan . Apakah ini mimpi ? Jika mimpi pun ia enggan untuk bangun ..

Ditinggal pas lagi sayang sayang nya tu sakiitt banged . Manis juga begitu . Raga nya mungkin terpisah . Namun hatinya masih bertaut .
Dalam desakan keadaan Ia terpaksa harus menikah dengan sang adik ipar . Tanpa tau ia tengah hamil 4 bulan .
Bagai mana cerita keduanya ?
Dan anak siapa yang ia kandung ?

bantu up ceritaku ya , dengan like dan komennya biar aku semangat ..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon uutami, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 18 Tingkah Daniel

Terdengar suara pintu mobil ditutup . Manis melongok mendongakkan kepalanya . Daniel tak ada .

" Iisssshhhh.... Pake keluar lagi dia . Apa sih mau nya . " Batin Manis jengkel .

Terdengar suara obrolan diluar . Manis menunggu dengan hati dagdigdug . Ia mengeluarkan ponsel nya . Lalu mengetik

[ " Ngapain sih ?! " ]

Pesan dikirim , centang biru .

Tampak dilayar Daniel sedang mengetik .

[ " Bentar ! Sini kalau mau gabung . " ]

" Iiissshhh... Gila . Aku aja ngumpet malah disuruh gabung . " Batinnya menggerutu .

Manis mulai mengetik lagi ,

[ " Buruan Niel . Perutku sakit banged !! " dengan dibubuhkan emot menangis ]

Tak berapa lama Daniel masuk dan mobil mulai bergerak keluar dari areal Anchor . Manis menegakkan punggungnya dan bersandar di kursi . Mata nya terpejam .

Daniel menepikan mobilnya begitu sudah berjarak dari gerbang Ancor . Ia menoleh kebelakang , tampak wajah cemas dan bersalah nya , menatap Manis .

" Maaf Nis ! " Ucap nya lirih , " Sakit banged !? " Suaranya terdengar cemas .

" Huuuhhh ,, syukurin. Tadi pake keluar keluar segala . "

Tak ada respon .

" Aku bawa keklinik aja lah . "

Kembali Daniel mengemudikan mobil nya , agak kencang . Dan berhenti didepan klinik yang masih dikawasan industri itu .

" Kok berhenti sih ?! " Protes Manis .

" Tadi bilang perutnya sakit banged . "

Manis melirik suaminya yang tampak cemas itu . Lalu tersenyum ,

" Tapi bo'ong ! " Ia bergerak maju dan pindah ke kursi penumpang depan .

Dia menatap Daniel dengan wajah penuh kemenangan .

" Kamu nii..... Bikin orang cemas aja dehh.. ! "

" Siapa suruh jail !? Pake berenti segala , mana keluar lagi , ngobrol apaan sih kalian . Nggak tau apa disini aku mati-matian ngumpet . " Gerutu Manis panjang lebar .

" Aku ngopi dulu Nis , biar nggak ngantuk dijalan . "

" Tau sendiri aku nyetir , bawa ibu hamil lagi . "

" Ya udah . Ayok pulang ! " Sela Manis ,

" Dah ngantuk nih ! " Lalu memejamkan mata .

Mobil meluncur, tak ada percakapan diantara mereka. Hanya suara musik soft sebagai pengiring.

" Daniel ? " suara lirih Manis dengan mata terpejam nya .

" Heemmm ... "

" Bisa kah kita tetap merahasiakan ini !? "

Daniel terdiam ... Ia mencoba mencerna maksud ucapan Manis .

" Jangan ada yang tau dengan pernikahan kita . Aku Adalah karyawanmu , dan kamu adalah bosku . Aku ingin berkarir di Anchor . Aku ingin kemampuanku diakui . Tanpa embel embel istri seorang Daniel . "

Daniel terdiam . Dia memancangkan pandangan nya pada arah kemana ia berkendara . Walau desiran aneh yang terus menyayat hati nya, terus timbul , mendengar permintaan Manis .

Sesekali , Daniel melirik Manis yang sudah memejamkan mata .

Hingga mobil coklat itu terparkir rapi digarasi . Mereka sampai dirumah.

" Nis ?! "

Hening ..

" Manis ... "

Daniel terdiam . Dilepaskan nya sabuk pengaman perlahan . Dan menatap lekat di wajah Manis . Perlahan wajahnya mendekat , semakin dekat . Lalu mengecup pelan bibir Manis , menyesap nya dan menggulum nya sesaat .

▪▪▪▪▪

Pagi itu Manis membuka matanya . Dan langsung disetori wajah tidur Daniel . Matanya membulat , dan duduk terbangun . Dia memandang sekeliling . Itu bukan kamar nya , jadi , dia tidur dimana ?!

Manis berjalan keluar dari kamar Daniel dan menuju pintu kamar nya . Terkunci .

" Loh kok ?! " Batinya , " Iissshhhttt .... "

Dia berbalik , menghadap kearah meja persegi . Matanya tertuju pada tas ransel milik nya yang tergeletak di atas meja . Ia mendekat dan mengambil kunci kamar nya .

Setelah mengambil handuk dan membersihkan diri , dia menyambangi dapur . Memasak sudah jadi rutinitas . Terdengar suara cangkir beradu , Manis menoleh .

Dilihat nya Daniel yang telah selesai mandi dengan rambut yang basah , dan hanya berbalut handuk dipinggang nya , meracik kopi .

Manis kembali membalikkan tubuhnya . Nafas nya terasa sesak , Ia menahan nafas terlalu lama , melihat penampilan Daniel yang menggoda itu .

Ia mengipas wajah nya yang terasa panas dengan mengibaskan telapak tangan nya . Lalu mengatur nafas .

" Tenang lah Nis .. Tenang ! Pengaruh hormon memang menyebalkan . "

Dia mengusap perut nya .

Tiba-tiba Daniel sudah berpindah posisi satu meter disamping nya dengan tubuh yang bersandar pada meja beton yang membentang sepanjang dapur . Dengan menyeruput kopi nya .

Jantung Manis hampir melompat keluar . Padahal dia sudah sengaja berbalik agar tak melihat Daniel , orangnya malah mendekat dan berdiri menghadap nya.

" Perut mu sakit !? " tanya nya , menatap lembut wajah Manis . Tampak ada sedikit kekawatiran di matanya .

" Enggak ! "

" Kok diusap terus perut nya ?! "

" Aaa... Dedek nya minta di elus .. " Tukas Manis asal ngeles .

Daniel meletakan cangkir kopi nya di meja beton dibelakangnya . Dia semakin mendekat . Dan mengulurkan tangannya , ikut mengelus perut Manis yang tampak sedikit menyembul .

Tatapan Daniel tertuju pada perut nya , membuat Manis semakin gugup . Ia mematung .

" Gosong tuh . " Daniel menarik tangan nya ,

Manis menatap wajan didepan nya , tampak tahu yang ia goreng sudah berubah warna . Buru-buru ia membalik nya .

" Duuhh... Malu nya , padahal didepan mata . Aku kelamaan bengong . " Jerit batin Manis dengan pipi yang sudah memerah.

Daniel masih berdiri disamping nya dengan tubuh yang masih menghadap kearah nya . Dan masih hanya berbalut handuk dipinggangnya .

Daniel bersedakep lalu ia bersenandung kecil .

" Kacau deh , bukannya pergi malah nyanyi lagi . " Batin Manis . Ia jadi salah tingkah dan canggung . " Pengaruh hormon . Pengaruh hormon Nis !! "

Kembali Manis mengelus perut nya .

" Dedek nya minta dielus lagi !? "

" I- iya . " Manis gelagapan .

Daniel mematikan kompor dan mengelus perut Manis lagi .

" Kok dimatiin !? " Protes Manis .. Ia hidupkan lagi kompor gas nya .

" Ntar gosong lagi kek tadi . " Daniel mematikan nya lagi , lalu kembali mengelus perut Manis .

" Iissshhh... Mau masak juga . Ntar nggak mateng- mate.... "

Wajah Daniel sudah mendekat dan mencium lembut bibirnya . Mata Manis membulat , ia yang terkejut reflek membuka sedikit mulut nya , yang tak disia-siakan Daniel untuk memperdalam ciumannya .

Tangan Daniel yang semula mengelus perut Manis bergeser kepinggang nya . Lalu menyudahi ciuman nya , Ia menatap wajah Manis dengan muka yang memerah . Lalu berjalan cepat kearah kamar nya .

Sarapan pagi itu hening . Tak ada percakapan diantara mereka . Hanya suara sendok dan piring yang beradu terdengar .

Daniel melirik Manis yang ternyata dia juga sedang melirik nya , hingga pandangan mereka beradu . Daniel tersenyum malu sekaligus senang .

" Kenapa.... " Manis membuka suara setelah kesunyian . Daniel menoleh menatap nya

" Kenapa aku bisa tidur dikamar mu !? "

" Kita kan suami istri . Wajar kan kalau kamu tidur dikamar ku !? "

Manis menyipitkan matanya .

" Kamarmu terkunci . Aku nggak tau dimana kamu menyimpan nya , jadi aku bawa aja kekamarku . " kata Daniel santai , " Aku juga udah ngantuk banged . "

" Kok nggak bangunin aku aja !? "

" Ya nggak tega lah . kamu nya aja tidur pules banged ... " ucap Daniel

" Sampai kucium dua kali aja nggak bangun ." sambungnya dalam hati .

" Ahh , sialan . Baru keinget semalam aja juniorku dah bangun . "

Daniel memejamkan matanya dan mengatur nafas . Ia membuka matanya , dalam sekali membuka , hanya tampak bibir penuh Manis . Bergerak perlahan seolah menggodanya .

" Sialan .. " batinnya mengumpat . Ia jadi salah tingkah . Lalu masuk kekamar nya .

Manis yang sedang mengunyah sarapan nya , bingung sendiri melihat tingkah Daniel yang tak biasa . Lalu menggelengkan kepala .

" Kenapa dia !? " Gumam nya geli .

1
selvysurya inten
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Lina Carolina
selalu bagus ceritanya
🥰Ary Ambar Kurniasari Surya🥰
mana balas dendam gqdis mafia kok nggak ad, apa masih nanti
🥰Ary Ambar Kurniasari Surya🥰
lucu kok tamat sih, bagus tau thor, haruse tambahin kelucuan2 lagi pas hamil adiknya mavin, bikin boncap dong thor
Fi Fin
terlalu kasar kalo sampai ludahi suami
mety
manis nya kurang manizzzzz Thor 😭
Cinta_manis: astaga... kakak ke sini juga🤭🫣 jadi malu nih🫣
btw, makasih udah mampir dimari😍
total 1 replies
DEWI MULYANI
Luar biasa
Dian Ihsan
Biasa
Dian Ihsan
Kecewa
Sarah Yuniani
maksudnya ?
Sarah Yuniani
ternyata ini artinya.. kalo fyp apa thor
Sarah Yuniani
umur berapa ni pada ?
Siti Halamah
Luar biasa
Fayra
Tks thor akhirnya selesai jg🙏👍👍
Cinta_manis: makasih udah membaca🥰
total 1 replies
Fayra
Luar biasa
Sophia Aya
mampir thor
Cinta_manis: makasih, semoga suka☺️
total 1 replies
Niar Zahniar
bagus thor
Yunita aristya
aku berharap anak Kevin ,biar ada kenangan nya buat keluarga
Yunita aristya
kayak nya kantor nya Daniel ni
Yunita aristya
mewek😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!