NovelToon NovelToon
Karma Sang Pelakor (Sistem Balas Dendam)

Karma Sang Pelakor (Sistem Balas Dendam)

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Transmigrasi / Sistem
Popularitas:2.4k
Nilai: 5
Nama Author: Ucum_alattas

Di saat dunia memilih memihak yang kuat, Seline hadir bersama Sistem Balas Dendam untuk menghukum mereka yang lolos dari hukum.

Ia akan merayu pria yang paling dicintai targetnya, meruntuhkan kepercayaan, mematahkan kesetiaan, lalu membiarkan para pelaku menyaksikan kebahagiaan yang mereka bangun di atas penderitaan orang lain runtuh dengan tangan mereka sendiri.


Ia bukan malaikat. Bukan pula iblis.
Ia adalah keadilan yang gagal diberikan dunia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ucum_alattas, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

5 (Revisi)

“Tunggu aku, aku akan mengantarmu ke kampus,” ucap Maxime yang membuat Selina yang baru saja berdiri tertegun.

Matanya terlihat gelisah. Namun, Helena yang mendengar itu malah tersenyum puas.

“Ya, ini lebih baik. Aku akan jauh lebih tenang jika adikku bersamamu,” ucap Helena yang membuat Maxime mengangguk.

Selina yang mendengar itu menunduk. Ia tampak seperti gadis pemalu. Membuat Maxime yang sejak semalam gelisah karena terus terusan memikirkan kata kata Helena itu tak bisa menahan diri.

“Kak, aku bisa berangkat sendiri,” cicit Selina pelan.

Namun, Helena sama sekali tak peduli. Yang ada dipikirannya saat ini, ia harus menarik perhatian Maxime.

Maxime yang mendengar cicitan itu melirik Selina dengan tatapan dalam. Tak mempedulikan cicitan itu, ia langsung mengambil tas kerja yang disiapkan Helena.

“Ayo,” ajaknya yang membuat Selina semakin cemas.

Helena tersenyum lebar. Ia langsung mendorong Selina, tak mempedulikan keberatan adiknya dan terus tersenyum.

“Hati hati, ingat, jangan merepotkan kakak iparmu. Patuhi apa pun yang diperintahkan kakak iparmu padamu,” ucapnya lembut. Namun, masih bisa di dengar Maxime.

Maxime yang mendengar kata mematuhinya tanpa sadar mencengkram pegangan tas kerjanya itu.

Pandangannya menyapu Selina yang tampak ingin mengatakan sesuatu tapi menahannya.

Tak perlu waktu lama, Selina benar benar di dorong masuk ke dalam mobil. Maxime bahkan tidak menggunakan supir, membuat mereka benar benar terjebak berdua.

Helena yang melihat itu sama sekali tak menyadari sesuatu yang aneh.

Pengalamannya menggoda para pria di luar sana benar benar tidak setajam dulu. Bahkan, dia mengabaikan fakta, jika sekali pun Selina masih gadis berusia delapan belas tahu, gadis itu memiliki kecantikan yang luar biasa.

Bahkan, di masa lalu, ia bisa menjadi simpanan tutornya saat berusia tujuh belas tahu. Membuat istri tutornya meninggal keguguran saat melihatnya sedang berhubungan 1nt1m dengan tutor itu di ranjang pernikahan mereka.

***

“Aku mendengar semuanya,” ucap Maxime memecah kesunyian.

Selina tak bersuara. Namun, tangannya mencengkram erat tas kuliahnya.

Maxime yang melihat reaksi itu menghela nafas panjang.

“Aku tidak tahu, kakakmu memiliki pemikiran seterbuka itu,” lanjutnya yang membuat Selina cemas.

Maxime yang melihat Selina terus saja diam tak bisa menahan diri. Ia memutar setir mobilnya, membuat Selina yang menyadari jika jalan yang Maxime ambil berbeda dengan jalan tempat ia kuliah merasa panik.

“Kakak ipar, ini bukan jalan menuju tempat kuliahku,” ucap selina cemas.

Maxime tak mempedulikan Selina sama sekali. Ia terus memacu mobil semakin jauh, membuat Selina yang menyadari jika tempat yang dituju Maxime adalah tempat sepi merasa cemas.

Namun. Dalam hati ia dengan jelas mendengar teriakan histeris sistem di telinganya.

Entah mengapa semenjak ia menyetujui misi menaklukkan Maxime, sistem berubah cerewet.

[“Ya Tuhan, tuan rumah. Apakah pria ini akan membawa anda ke tempat sepi. Kemudian melakukan adegan mobil bergoyang itu. Benar benar luar biasa!”] teriak sistem yang sama sekali tak dipedulikan oleh Selina.

Sebaliknya, Selina mendalami peran sebagai adik ipar yang manis dan polos. Jejak ketakutan dan kegelisahan terlihat jelas di wajahnya.

“Kakak ipar_”

Selina yang melihat mobil terhenti tiba tiba, dan hampir membuat kepalanya terbentur jika tidak ada tangan Maxime yang menghalanginya tertegun.

Maxime yang melihat wajah Selina yang pucat menghela nafas panjang.

“Apa kau baik baik saja? Maaf, aku terlalu ceroboh.”

Selina memejamkan mata, seolah meredam ketakutannya. Ia menolehkan kepala. Matanya bertemu dengan tatapan Maxime yang terlihat berbeda.

“Kaka ipar_”

“Panggil aku Maxime!” sela Maxime cepat.

Selina tiba tiba menjauhkan diri. Matanya menatap Maxime penuh kewaspadaan.

“Tidak, kau suami kakakku!” tolaknya tegas.

Maxime mengusap wajahnya kasar. Kata kata ‘suami kakakku’ benar benar mengganggunya. Tapi, ia tidak bisa menampik fakta itu.

“Kata kata kakakmu tidak salah.”

Selina semakin menatap Maxime waspada. Maxime yang melihat itu sama sekali tak tersinggung.

“Aku tahu, kau pasti merasa tak nyaman karena kejadian malam itu. Tapi Selina, semua sudah terjadi_”

“Kakak ipar, sudah aku katakan, kita akan menganggap tidak ada yang terjadi malam itu!” sela Selina cepat.

Namun, Maxime menggelengkan kepala. “Aku tidak pernah menyetujuinya!” tolak Maxime cepat.

Mungkin, jika Selina mengucapkan kalimat ini sebelum ia mendengar kata kata Helena, ia akan mengangguk setuju, meskipun merasa berat.

Tapi, kata kata Helena benar benar membuat ia sedikit terkejut. Jika istrinya bisa berpikiran seterbuka itu, seharusnya, istrinya tidak akan marah jika pada akhirnya dia akan bersama Selina kan?

Seperti kata Helena, hanya wanita yang tidak dicintai lah yang layak disebut simpanan.

“Kaka ipar?”

“Aku menyukaimu! Malam itu, aku benar benar tidak bisa melupakannya!” ucapnya tagas tanpa keraguan.

Selina dibuat tercengang. Sementara sistem dalam hatinya sudah bertepuk tangan meriah. Seolah benar benar bahagia karena berhasil menaklukan Maxime, bahkan tanpa banyak usaha.

“Tidak bisa, kita tidak bisa seperti ini. Ini akan menyakiti kakak,” tolaknya yang membuat Maxime mengerutkan kening.

“Tidak, kakakmu tidak akan sakit hati. Bukankah kakakmu sendiri yang mengatakannya. Kita tidak melakukan kesalahan apa pun!” tegas Maxime yang membuat Selina tercengang.

“Tapi ... tapi aku tidak menyukaimu,” lirihnya yang langsung menundukkan kepala.

Maxime yang melihat itu terkekeh. “Aku tidak percaya!”

Selina mendongak.

“Jika kau tidak menyukaiku, kau tidak akan membantuku malam itu,” lanjut Maxime yang membuat Selina benar benar terdiam.

Maxime yang melihat itu menghela nafas panjang. Tangannya diam diam memegang tangan Selina.

“Selina, dengarkan aku. Kau menyukaiku, jangan mencoba mengingkarinya hanya karena aku suami kakakmu. Kau perlu tahu, aku menikahi kakakmu semua hanya karena pengaturan keluarga. Aku akan menceraikan kakakmu, dan menikahimu. Selain itu, aku belum pernah menyentuh kakakmu.”

Selina sedikit terkejut, matanya menatap Maxime tak percaya. Namun, ia tak menarik tangannya yang digenggam oleh Maxime.

“Tapi ... kak Helena menyukaimu. Jika kau menceraikannya, itu akan menyakitinya,” ucapnya jujur.

Maxime mengerutkan kening. “Lalu, bagaimana denganmu?”

Selina terdiam. Ia bahkan membuang muka, enggan menatap Maxime terlalu jauh.

Namun, diamnya membuat Maxime merasakan patah hati.

“Apa kau benar benar rela mengorbankan perasaanmu demi kakakmu itu?”

Selina menunduk. Matanya memerah. Setitik air mata mulai berjatuhan, membuat Maxime yang melihat itu merasakan sakit hati.

“Jangan menangis, itu membuatku tak nyaman,” ucap Maxime lembut.

Selina perlahan mendongak. Matanya yang memerah bertemu dengan tatapan mata Maxime yang lembut itu.

“Tolong, jangan ceraikan kakakku. Itu ... itu akan menyakitinya. Selama ini, hanya kakaku yang peduli padaku. Aku akan sangat berdosa jika membuatnya kehilangan orang yang dicintai.”

Maxime yang mendengar itu menatap selina dengan tatapan terluka. “Tapi aku tidak menyukainya. Jika pernikahan ini terus berlanjut, itu hanya akan berakhir buruk.”

Namun, Selina menggelengkan kepala. “Tidak, kak Helena sudah lama menginginkan pernikahan ini. Jika kakak tahu kau akan menceraikannya hanya karena aku, itu sama saja membunuh kakaku. Aku tidak ingin menjadi penjahatnya.”

Wajah Selina basah, membuat penampilannya terlihat begitu menyedihkan. Maxime yang awalnya masih kekeh untuk menceraikan helena dan menikahi selina merasa tak nyaman.

“Jangan menangis.”

Selina menggelengkan kepala.”Aku tidak bisa berhenti menangis sebelum kau berjanji tidak akan menceraikan kakak.”

Maxime yang mendengar permintaan itu benar benar merasa tercekik. Di satu sisi, ia benar benar tak ingin bersama dengan wanita yang tidak dicintainya, tapi ... di sisi lain, ia juga tak bisa melihat Selina menangis seperti ini.

“Aku mohon, jika kau benar benar menyukaiku, jangan ceraikan kakakku,” mohonnya penuh harap.

Maxime menelan ludahnya yang terasa pahit. Melihat tatapan memohon Selina, ia tak bisa menahan diri lagi dan langsung memeluk wanita itu.

“Baiklah, aku berjanji. Aku tidak akan menceraikan kakakmu. Tapi kau haru tahu, semua ini demi dirimu,” bisik Maxime dengan tangan yang memeluk tubuh Selina erat.

Sistem yang mendengar semua itu benar benar marah.

[“Tuan, kenapa anda tidak membiarkan Maxime menceraikan istrinya. Bukankah itu akan membuat Helena hancur? Kenapa kau masih membiarkan Helena menjadi istrinya.”]

Selina mencibir. “Bodoh, apa kau tahu, misiku apa? Menghancurkan Helena, seperti Helena menghancurkan wanita wanita itu. Jika Helena langsung diceraikan, bukankah itu terlalu mudah? Dia harus merasakan bagaimana perasaan korbannya yang diperlakukan seperti orang bodoh. Ditipu oleh orang orang yang paling disayanginya.”

Sistem yang mendengar itu tersentak kaget. Setelah itu, suara gemuruh penuh kebahagian terdengar. Menunjukan, betapa puasnya sistem dengan balas dendam yang direncanakan Selina.

"Kau itu semakin cerewet, tapi iq mu ikut turun," gumamnya yang membuat sistem langsung diam karena tersinggung.

1
irena
sedikit banget thor... nanti deh saya simpan dulu episodenya... klo perlu sampai tamat baru saya baca lagi...
irena: iya makanya.. saya tunggu selesai dulu.. habis klo satu bab dibaca.. bikin greget
total 2 replies
irena
sedikit banget thor..
Althoza_$: udah 1000 kata lebih itu KK 🙈
total 1 replies
irena
kapan terbongkar busuknya Helena.. supaya mamanya max semakin menyesal krn sudah memilih Helena..
Althoza_$: besok KK, sabar ya 😄
total 1 replies
irena
saya jadi ga suka thor,. klo ceritanya kayak gini.. si Helena sama mamanya max menang... saya ingin si mama max kapok dan Helena dipermalukan... bukan menang karena disentuh sama max sesuai obsesinya..
Althoza_$: tunggu bab selanjutnya, KK 😄 maaf ya kalau bikin emosi bab ini
total 1 replies
irena
klo sampai si Helena tidur sama max.. berarti Helena menang krn dia memang ingin sekali tidur sama suaminya.. kan itu obsesinya
irena
jangan dong thor.. sampai tidur dengan maxim.. harusnya datangkan saja dokter yg pernah mengoperasi keperawana si Helena.. supaya si max jijik. jng sampai menyentuh Helena.. jadi ga seru dong klo tersentuh sama Helena.. max sudah pernah tidur sama si selena yg gadis..
irena: ok... 💪💪💪
total 2 replies
irena
harus terbongkar sifat pelakor nya dulu Helena.. supaya mamax max tau.. klo Helena sudah dua kali jd pelakor.. dan dia bukan perawan.. tapi sudah operasi
irena
biar ibunya max jijik sama Helena... dan menganggap karma buat helena
irena
bongkar kebusukan Helena.. klo perlu di viralkan.. yg harus tau lebih dulu ibunya max
irena
kenapa ga dibongkar sekalian kelakuan si Helena kalo dia juga pernah jadi pelakor dia kali.. bahkan sengaja jadi pelakor untuk sahabat nya.. klo perlu si max cari tau tentang Helena.. supaya dia bisa semakin membuat Helena tertekan ga bisa melawan
Althoza_$: tunggu part terbongkar nya ya kk
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!