NovelToon NovelToon
Terpaksa Menikahi Bos Kejam (Forced To Marry A Cruel Boss)

Terpaksa Menikahi Bos Kejam (Forced To Marry A Cruel Boss)

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Cintamanis / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:969.3k
Nilai: 5
Nama Author: kenniken

Revisi ulang cerita semua bab/episode !!

Seorang gadis yang terpaksa di jual oleh kekasihnya kepada Ceo Besar tanpa sepengetahuan dirinya, bahkan dirinya tidak mengetahui apa yang sebenar nya terjadi, Siapa sangkah dirinya harus menerima semua perlakuan yang di berikan kepadanya.

Namun sebuah penderitaan yang di berikan kepadanya, bisa terbalaskan dengan sebuah perasaan.

bagaimana kisah selanjutnya kalian bisa langsung baca saja ceritanya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kenniken, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kehadiran Ardan

Di sisi lain Ardan yang sudah tiba di Gorden Kartival bersama Nadia, segera menemui kedua orangtuanya.

"Ardan, kau tampak tampan malam ini" ucap Nadia seraya melingkarkan tangannya di lengan Ardan.

Ardan tak menjawab perkataan Nadia, dan masih terus berjalan menghampiri kedua orang tuanya.

"Ternyata kau juga hadir malam ini ya Ardan?" Ucap seseorang kepada Ardan, Ardan segera mengalihkan pandangannya kepada orang itu.

terlihat Fian yang tengah berdiri di hadapannya bersama seorang gadis di sampingnya, Ardan menatap Fian yang kini berjalan mengahampirinya.

"kau sudah sangat berubah ya Ardan!" Ucap Fian seraya memegang pundak Ardan, namun di tepis begitu saja.

"hemm jika tidak ada keperluan penting lebih baik aku pergi sekarang" ucap Ardan seraya ingin pergi.

"Ardan Azhendra?? Ck tampaknya kau begitu tidak mengerti arti dari sopan santun di usia mu yang sekarang" timpal Fian dengan senyum Smrik

"ahh.. benarkah, maafkan aku jika sikap ku itu membuatmu tersinggung." sahut Ardan yang kini melanjutkan perjalanannya.

namun saat dirinya hendak berbalik tiba tiba pandangannya teralihkan dengan sosok yang begitu tak asing di pikirannya.

Ardan menatap keberadaan gadis yang selama ini di carinya, namun saat hendak melangkah tiba tiba Ardan melihat seseorang yang kini berada di samping gadis itu.

"Liam?" Ucap Ardan tak percaya melihat keberadan Liam bersama Arin yang menjadi pasangannya.

Nadia menatap Ardan dengan bingung dan seraya melihat kearah tatapan Ardan.

"Ardan? Siapa dia?" Tanya Nadia kepada Ardan yang masih menatap gadis itu bersama Liam dengan tatapan tajam penuh amarah.

namun disisi lain Arin yang seketika melihat keberadaan Ardan dengan gadis yang waktu itu memanggilnya seorang pelayan juga berada disana.

Arin seketika kaget dan merasa takut, dan segera ingin pergi dari sana.

"Liam a aku ingin ke toilet sebentar" tukas Arin bergegas pergi dari sana.

tanpa menunggu jawaban dari Liam, Liam menatap heran wajah Arin yang begitu seperti ketakutan.

***

Arin berlari menuju luar Gorden dan hendak memanggil taxi, namun tiba tiba langkahnya terhenti karena seseorang menahan tangannya, Arin tersentak kaget dan melihat kearah orang itu.

"Romi?" Ucap Arin dengan wajah yang masih ketakutan.

"Nona.. kau tidak boleh pergi lagi" ucap Romi seraya ingin menggendong tubuh Arin.

"tidak kumohon jangan bawa aku kembali ke pria itu, Romi!!" Ucap Arin dengan wajah takut.

Romi tak menghiraukan perkataan Arin dan segera membawanya pergi dari sana dan menuju Villa.

namun dari kejahuan Liam melihat kejadian itu dan berteriak memanggil Arin.

namun percuma kini mobil yang Romi kendarai melaju dengan cepat meninggalkan Gorden Kartival menuju Villa.

"breng*** siapa dia, kenapa dia membawa Arin seperti itu?" Ucap Liam yang kini melihat kearah jalan tol.

tak lama dari dalam Gorden terlihat Ardan keluar dari sana dan segera menuju mobilnya, saat Liam tengah melihat kesana kemari.

tiba tiba...

pandangannya teralihkan kepada Ardan yang menuju kemobilnya.

"Kakak?" Ucap Liam kepada Ardan dari kejauhan, Liam ingin beranjak menemui Ardan namun percuma kini Ardan telah melajukan mobilnya menuju jalan tol.

Liam memandang jauh kepergian Ardan "kakak?" Ucapnya lagi dengan wajah lesuh.

Di Villa

kini Romi sudah berada disana, dan segera membawa Arin menuju dalam Villa.

Arin berteriak memberontak untuk meminta Romi melepaskannya, Romi berjalan masuk kedalam kamar dan menurunkan Arin di sana.

"sudah ku bilang, aku tidak akan tinggal disini lagi!" Ucap Arin yang kini berada di dalam kamar utama.

Romi hanya menatap Arin dengan wajah yang terlihat lelah.

"Nona, ku mohon jangan kabur lagi, Tn pasti akan marah besar nanti." Ucap Romi yang kini mencoba menenangkan situasi.

"biarkan aku pergi" ucap Arin seraya ingin beranjak dari sana namun seketika langkahnya terhenti melihat apa yang ada di hadapannya saat ini.

"Mas Ardan?" Ucap Arin kepada seseorang yang kini berada di depan kamar utama, seraya berjalan masuk kedalam kamar itu,

Arin seketika membulatkan kedua matanya dan berjalan mundur.

"sudah berapa kali kau kabur dari ku hh?" Ucap Ardan yang kini berada tepat di depan Arin.

"Mas Ardan, Arin mohon.. biarkan Arin pergi, soal uang..."belum sempat Arin melanjutkan perkataanya, namun tiba tiba Ardan menyela perkataan itu.

"apa? kapan? Kapan kau akan mengembalikan uang itu, percuma.. kau tidak akan pernah bisa membawa uang itu kepadaku, baik dengan menjual harga dirimu!" Ucapa Ardan kesal.

"bagaimanapun caranya Arin akan tetap memberikan uang itu kepada mas Ardan, bagaimana pun caranya." Ucap Arin yang kini meyakinkan Ardan.

Ardan tersenyum kecut mendengar perkataan Arin.

"baiklah... hanya ada satu cara untuk mengembalikan uang itu kepadaku, menikahlah denganku?" Ucap Ardan seraya berpikir cukup lama.

"ku anggap semua permasalahan itu selesai." Timpal Ardan lagi, Arin seketika terkejut mendengar perkataan Ardan kepadanya.

"m menikah?" Ucap Arin tidak percaya.

"Mas Ardan...?" Ucap Arin.

"jangan membantah, jika kau ingin melihat kekasihmu itu tetap hidup." Sahut Ardan mengancam dan kini beralu pergi menuju kembali ke Gorden Kartival dan meninggalkan Arin yang terduduk disana.

Arin menangis tanpa henti meratapi nasibnya yang begitu menyedihkan.

Tanpa sadar Arin kini tertidur dilantai, akibat menangis seharian, Ardan yang baru saja tiba dari Gorden Kartival, hendak menemui Arin, seketika langkahnya terhenti melihat gadis itu tertidur di sana.

Ardan mendekati Arin seraya mengangkat tubuh gadis itu menempatkannya di atas kasur, Ardan memandang lama wajah Arin, di tatapnya wajah itu dengan cukup lama.

di dalam hati Ardan ada rasa kasihan namun juga amarah.

"kenapa aku malah seperti ini? Kenapa aku memikirkan gadis ini" ucap Ardan yang kini mengubah posisinya berdiri.

Ardan segera melangkahkan kakinya menuju luar namun sesaat dirinya menatap gadis itu sekilas dan beranjak pergi dari sana.

di sisi lain Liam mencoba menghubungi nomor Arin namun tidak ada tanda tanda jawaban darinya, Liam tampak frustasi dan seraya ingin memaki dirinya sendiri.

"Ck.. apa yang harus kulakukan?" Ucapnya yang kini menatap jauh kedepan.

pukul 06.00

Arin terbangun dan mendapati dirinya berada di atas kasur, Arin menatap seluruh penjuru kamar itu, dan segera turun dari tempat tidur menuju kamar mandi.

saat dirinya sudah selesai, Arin segera beranjak keluar kamar dan menuruni anak tangga.

"selamat pagi Nona?" Ucap Asisten rumah tangga itu kepada Arin, Arin seketika kaget dengan suara itu yang begitu tiba tiba.

"hemm pagi" ucap Arin kepada Asisten rumah tangga, Arin kini menatap seluruh penjuru Villa mencari keberadaan Ardan di sana.

"Nona cari Tn Ardan?" tanya Asisten rumah tangga itu kepada Arin yang masih melihat kesan kemari.

"ahh iya, mas Ardan nya kemana ya?" Tanya Arin kepada Asisten rumah tangga.

"Tn Ardan sudah pergi dari tadi pagi Non." Jawab Asisten Rumah kepada Arin. Arin menganggukan kepalanya seakan akan mengerti.

1
Neneng cinta
syukurlah ketauan kejahatan Nadia....
Neneng cinta
ky nya Denny naksir Arin...Arin..Arin....Ardan bs marah tuh kamu ga blg kamu istrinya😁
Neneng cinta
untung Arin ketemu Liam...kynya org baik....
Neneng cinta
msh nyimak....
Fe
arin kayanya sama siapa aja mau ya 🤣🤣
Fe
iya betul kurang apa ya? udah dijual, ditampar, tapi happy2 aja, jadi aneh, ke ardan nya kaya temen biasa aja
Sofi Ata
tamat
Rierudi Laras
Ya kau sudah jatuh cinta Tuan Ardan
Yulianti
lanjutinn donkk😑😑😑
💜✓: maaf kak, thor lagi lanjutin cerita yang satunya ( menikahi pria masa kecilku) jadi cerita ini ketunda dulu
total 1 replies
💜✓
𝑚𝑎𝑎𝑓 𝑠𝑡𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑘𝑖𝑎𝑛 𝑙𝑎𝑚𝑎 𝑔𝑘 𝑢𝑝, 𝑚𝑎𝑎𝑓 𝑘𝑙𝑜 𝑐𝑒𝑟𝑖𝑡𝑛𝑦𝑎 𝑔𝑎𝑘 𝑡ℎ𝑜𝑟 𝑙𝑛𝑗𝑢𝑡𝑖𝑛, 𝑎𝑢𝑡ℎ𝑜𝑟 𝑚𝑎𝑢 𝑏𝑖𝑘𝑖𝑛 𝑐𝑟𝑖𝑡𝑎 𝑏𝑟𝑢, 𝑦𝑔 𝑖𝑛𝑖 𝑔𝑎𝑘 𝑡ℎ𝑜𝑟 𝑙𝑛𝑗𝑢𝑡𝑖𝑛 𝑙𝑎𝑔𝑖, 𝑗𝑑𝑖 𝑏𝑘𝑎𝑙𝑎𝑛 𝑡ℎ𝑜𝑟 𝑎𝑚𝑏𝑖𝑙 𝑒𝑛𝑑 𝑦𝑔 𝑝𝑒𝑟𝑡𝑚𝑎 𝑎𝑗𝑎, 𝑗𝑎𝑑𝑖 𝑠𝑘𝑟𝑛𝑔 𝑡ℎ𝑜𝑟 𝑙𝑔𝑖 𝑓𝑘𝑢𝑠 𝑘𝑒 𝑐𝑟𝑖𝑡𝑎 ( 𝐺𝑎𝑖𝑟𝑎ℎ 𝑠𝑢𝑎𝑚𝑖 𝑃𝑟𝑒𝑠𝑑𝑖𝑟 ) 𝑘𝑎𝑙𝑖𝑎𝑛 𝑏𝑜𝑙𝑒ℎ 𝑐𝑒𝑘 𝑝𝑝 𝑛𝑦𝑎, 𝑡ℎ𝑛𝑘 𝑈
💜✓
mf ya, s2 ny gk thor lnjutin lgi, thor lgi fkos ke crita yg stunya " Beautiful Boy ( Menikahi Dosen Cantiku ) " mf klok critanya hrus trtunda!
siti salamah
u
uu
siti salamah
u. u. 7..7.
siti salamah
. 7.u..muu..+7.7....u.7.6.u..7.
siti salamah
... 7u..
Evelyn
akhirnya up juga setelah sekian lamanya
Herlina Lina
masih menyimak.. dan agak aneh aja udah di tampar 2kali tp setelah nya kayak ga terjadi apa" dan cara bicara nya pun ambigu.. tp entahlah mungkin hanya perasaan ku saja.. MC ny lemah mudah di tindas.. maaf thor bukan tidak menghargai🙏udah baca sampe bab ini belum dapet feell nya maaf kalo ga baca sampe selesai
Greentea
dia dah punya suami yah Ferdi, jngn berharap lebih 😌
Yunita Sinaga
pasti org tua arin
Yunita Sinaga
apa jangan jangan org Tua nya si arin
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!