NovelToon NovelToon
My Cold Police

My Cold Police

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Cintapertama / Tamat
Popularitas:874.1k
Nilai: 4.7
Nama Author: Wulan Jadhoo

" Aku pikir dengan dengan hangat ku, aku mampu mencairkan hatimu yang beku... Hingga aku tak sadar ketika dingin mu menyapa nyaris membuat hati ku mati rasa "

Kiana Ainara tak pernah tahu kapan ia mulai jatuh cinta kepada seorang polisi yang merupakan Kakak sepupu nya sendiri.

Tapi Karena sikapnya yang periang dan selalu berisik berbanding terbalik dengan Raynand yang lebih pendiam dan tegas, hingga Kiana kesulitan mengikis jarak di antara mereka.

Mampukah Kiana membuat Raynand jatuh hati padanya ?

( Sequel dari I Hate You Mr.Police & Our Feelings )

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wulan Jadhoo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bertemu lagi

Nampak kerumunan Mahasiswa didepan fakultas Teknik. Banyak dari mereka yang penasaran dengan pengumuman yang di tempel disana. Yah, sebab ada pemberitahuan bagi Mahasiswa semester genap tentang masa KKN yang di adakan 2 Minggu lagi, dan pembagian tempat mereka masing-masing.

Kiana Raisha dan Dika baru tiba di kampus pagi itu. Mereka menyaksikan banyak kerumunan disana. Kiana yang sangat antusias ingin mengetahui mengenai papan informasi itu langsung ingin berlari kesana.

" Eh, mau kemana ? " Raisha dengan sigap menarik lengannya yang sudah hampir terbang di antara kerumunan itu

" Mau kesana lah, liat informasi " jawabnya

" Ish,, padat banget di sana Ki,, kamu mau apa berdesak-desakan di situ,, kalau aku sih ogah " Dika ikut berkomentar

" Yah, nggak apa- apa sih Dik " balas Kiana, Dia memang gadis yang tak bisa menunggu lama.

" Udah lah Ki,, kita tunggu sampai orangnya berkurang,, nanti kita pasti bakal liat informasi itu " kata Raisha

" Ho oh, betul kata Raisha,, lagi pun pengumuman itu nggak bakal di copot kan, bakal ada di situ sampai kita pergi ke tempat KKN nanti " Dika menimpali

Kiana menarik nafas kasar, ia begitu malas sebenarnya jika harus menunggu.

" Oke lah " jawabnya pasrah

Sambil menunggu, Dika kemudian mengajak dua sahabat gadisnya ke kafe atas.

Setibanya di kafe, Dika langsung memesan minuman dan makanan berat, seperti nya pria itu sedang kelaparan di pagi hari. Sementara Kiana dan Raisha hanya memesan coklat hangat dan cemilan ringan.

" Dik,, makan mu banyak banget,, emang tadi kamu nggak sarapan " tegur Kiana

" cuma makan selembar roti sama air putih " jawab Dika sambil menyantap lahap makanan yang baru saja tiba

" Loh, kenapa? memangnya di rumah kamu nggak ada yang masak ? " Raisha ikut pernasaran

" Nggak ada, Mamah aku lagi ke rumah Kakek, terus Bi Wati nggak masuk beberapa hari karena anaknya lagi sakit " ujar Dika

" Lah, biasanya kamu masak sendiri, tumben sekarang malas " kata Kiana

" Iya,, biasa nya kamu paling rajin bereksperimen di dapur " Raisha ikut bicara

" Aku lagi malas aja,, "

tak ada obrolan lagi setelah itu. Sampai pada saat mereka kembali ke fakultas.

**

Siang ini Raynand dan kawan-kawan nya sedang melakukan operasi zebra. Penjagaan ketat di lakukan di lampu merah.

Dan hari ini entah ada angin apa, semua pengguna jalan sangat patuh, bahkan tak ada satupun yang mendapat teguran dari petugas.

Andaikan saja setiap hari seperti itu, masyarakat semua mau patuh pada peraturan lalulintas, pasti para petugas merasa sangat bahagia.

Raynand meneguk air minum dengan botol kecil. Cuaca siang ini begitu sangat terik menyengat, sehingga ia berkali-kali merasa kehausan.

" Panas banget yah Bang " ujar Aryan, yang memang bertugas di lalu lintas sebelum Raynand pindah ke kota ini.

" Iya,, sepertinya akan ada hujan badai, biasanya kalau cuaca panas seperti ini pasti nanti akan hujan " balasnya

"Hem, semoga saja " kata Aryan. Pria blasteran Pakistan Indonesia itu mengajak senior sekaligus rekan bisnisnya dalam mengelola kafe baru. Mereka memang terlihat begitu akrab meski status mereka sebagai senior dan junior di kepolisian, namun karena Aryan sosok pria pekerja keras dan punya jiwa bisnis, makan Raynand merasa punya teman sefrekuensi.

" Eh, Bang aku boleh nanya nggak ? "

Raynand berbalik " tanya apa ? "

" Adik Abang cantik, udah punya pacar belum ? " tanya Aryan

" Hm'? kamu tertarik ? " bukannya menjawab malah pria itu kembali mengajukan pertanyaan

" Gadis semanis itu siapa sih yang nggak tertarik " jawab Aryan

Raynand tertawa kecil " Sayangnya Raisha sudah ada yang punya Ar, kamu cari yang lain saja " ucapnya

" Hah, bukan Raisha Bang, yang aku maksud itu Kiana " kata Aryan

Raynand di buat berpikir sejenak " Kiana ? " katanya, dan mendapat anggukan dari Aryan

" Iya, Kiana,, bukannya dia itu adik Abang juga, adik sepupu " kata Aryan

Raynand di buat melongo, entah saat ini ia sulit mencerna kata-kata Aryan atau apa. Ucapan Aryan seolah-olah membuatnya merasakan sesuatu yang beda. Apa itu ? ia juga tak paham.

" Emmm, aku nggak tau kalau Kiana,, kamu bukannya teman sekolah Raisha sama Kiana? kenapa nggak cari tau sendiri "

" Yah, aku cari tau ke Abang dulu lah,, mana tau Abang tau kan,, dan kalau bisa bantuin gitu biar bisa dekat sama Kiana " ujar Aryan seolah membujuk

Raynand berdecak malas " Kamu usaha sendiri lah Ar, masa mau PDKT minta bantuan "

Aryan seketika meringis " Bang Ray ini nggak tau, Kiana itu meski ramah sama semua orang, tapi dia tipikal cewek yang susah di taklukkan, waktu masa sekolah saja, dari kakak kelas sama ketua OSIS nggak ada yang bisa meluluhkan Kiana "

Raynand seperti kurang percaya mendengar cerita Aryan. Apa lagi jika mengingat bagaimana agresif nya gadis itu ketika berada di dekatnya. Bahkan Kiana secara terang-terangan menunjukkan rasa ketertarikan nya pada dirinya.

susah diluluhkan apanya kalau seperti itu?

Hingga tak terasa waktu sudah hampir petang. Artinya hari akan segera berganti lagi. Padatnya jalan raya menunjukkan bahwa ini waktunya para pekerja dan pencari nafkah kembali ke rumahnya masing-masing.

Ponsel Raynand tiba-tiba berdering, saat ia sedang siap-siap ingin pulang

" Raisha " gumamnya.

" Halo,, kenapa Dek "

" Halo Bang,, Abang udah pulang ? " tanya Raisha dari balik ponsel

" Ini baru mau pulang, kenapa? "

" Abang jemput Raisha di kampus dong "

" Loh,, memangnya motor yang kamu pake ke kampus tadi pagi mana? "

" Motor Kiana mogok Bang, nggak bisa di nyalain, kita baru aja bawa motor itu ke bengkel dekat kampus "

" Kenapa nggak pesan taksi online aja sih Dek?"

"Malas lah Bang,, Abang mau jemput apa nggak nih ? "

" Iya iya, Abang jemput, tunggu 15 menit yah, bye "

Raynand segera melajukan kendaraannya ke kampus Raisha.

Di kampus.

Raisha Kiana dan Dika nampak sedang menunggu di bawah pohon. Dika sudah duduk manis di atas motor nya. Sementara Kiana dan Raisha duduk di kursi tembok di bawah pohon.

" Tumben kamu Dik bawa motor, biasanya pake mobil " kata Raisha

" Iya tuh,, andaikan kamu pake mobil kita nggak bakal nunggu begini tau " omel Kiana

" malas aku Ki, kamu tau kan kalau sore jalan macetnya bikin istighfar " balas Dika

Kiana tak menanggapi.

Rencananya Dika akan boncengan dengan Kiana nanti setelah Raynand tiba.

Tak lama kemudian, Raynand sudah datang dari arah gerbang masuk. Motor gede berwarna hitam mengkilat menjadi pusat perhatian para mahasiswi yang masih berada di sekitar kampus itu. Apa lagi yang mengendarai motor itu terlihat keren dari postur tubuh nya yang tinggi besar dan atletis.

Belum sempat menyapa sang adik dan kedua sahabatnya. Perhatian Raynand teralihkan oleh seorang gadis yang sedang berjalan ke arahnya.

Raynand lalu membuka helm yang membungkus kepalanya. Seketika senyum pria itu terkembang kala gadis itu makin mendekat.

" Melani " sapa nya

Gadis yang merasa bahwa namanya telah di sebut menghentikan langkahnya tepat di samping motor Raynand.

" Eh, Pak ? " mencoba mengingat nama

" Raynand " sambung Raynand

" Eh, iya.. Maaf saya lupa " gadis itu tersenyum ramah

" Nggak apa- apa,, kamu kuliah di sini ? " tanya Rayanand

" Tidak Pak, saya kerja di sini sebagai staf di fakultas teknik " jawab Melani.

Raisha Kiana dan Dika menyaksikan obrolan dua manusia itu yang amat akrab. Terlebih Kiana yang tak melepaskan pandangannya pada mereka berdua.

Ada rasa sesak di dadanya kala melihat sikap hangat Raynand yang tak pernah ia tunjukan kepadanya. Dan ia merasa bingung, bagaimana gadis yang masih baru itu bisa mengenal Melani dengan begitu akrabnya. Apa jangan-jangan, ah Ia tak ingin menduga-duga.

Raisha mendekati Sang Abang " Abang kenal sama Bu Melani? " tanya nya

" Dia, gadis yang Abang ceritakan waktu itu " jawab Raynand. Raisha ber Oh tanpa ada tambahan kata-kata lagi.

" Em, Maaf cerita apa yah ? " tanya Melani penasaran

" Oh, itu bukan apa - apa ,, senang bisa bertemu lagi dengan kamu " ujar Raynand. Gadis itu tak menjawab ia hanya tersipu.

" Bisa saya minta nomor telepon kamu, siapa tau nanti kita ketemu dan kebetulan ada perlu "

Demi apapun, Kiana tak pernah mengira jika ucapan itu keluar dari mulut Rayanand, pria yang selama ini terkenal dengan sikap dingin dan angkuhnya. Bahkan ia yang merasa dekat dan punya hubungan keluarga tak pernah mendapat sikap ramah pria itu, kecuali sekali pada waktu itu.

Dan tentu dengan senang hati, gadis bernama Melani itu memberikan nomor ponselnya. Bagi nya berteman dengan polisi setampan dan sekeren Rayanand adalah anugrah.

" Dik,, bisa kita pulang duluan ? " ujar Kiana, namun belum mendapat jawaban dari Dika, Kiana malah langsung menariknya.

Raynand melihat Kiana yang sudah naik di belakang Dika. Mereka sempat beradu pandang. Namun dengan segera ia Kiana memutuskan tatapan matanya yang sulit di jelaskan.

" Ra,, Bang Ray kita duluan yah " ujar Dika,

Kiana tak berkata apapun, ia hanya tersenyum kecil, kemudian berlalu.

_

Jangan lupa untuk selalu dukung Author dengan cara Like komen and vote yah 😊😊🙏

1
...
dika kemana gak kelihatan
...
perasaan ini adegan nya sama dengan yang kemarin gini juga kata-kata nya
Ernawati Dewi
nyesss😭😭😭😭
Riyena
Kecewa
Phyluphyta
Luar biasa. Aq sangat menjiwai nya, senyum2 sendiri nya sapa, nangis sendiri nya dapat, ketawa ngakak nya juga dapat. Semangat yah thorr, semoga makin sukses 💪
Phyluphyta
Salah satu novel terkeren yang pernah aku baca. Senang sedihnya dapat.. Semangat yah thorr 😘💪
Muliati Muliati
Luar biasa
suharlina
udah ngak dilanjutkan y
westi
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
MissHaluuu ❤🔚 "NingFitri"
Hai kk author.. ikut gabung ya meski dah ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊 ending soalx bru nemu judulnya 🤭🤭🤗🤗🤗
adiah diah
Wah aku ketinggalan nih, makasih yah thor untuk up nya 😊😊
dewi susanti
nanti d lanjut sama cerita ny adikny bang Ray SM kiana
westi
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
suharlina
asiknya atan disayang semuanya
Tya Amelia Sianturi 💜🥰🥰🥰
betapa bahagianya Atan punya keluarga yg menyayanginy.
💪💪💪💪 Semngat Thor up ny
Dian Rahmawati
harmonis banget keluarga ini
adiah diah
Sampai lupa aku alur ceritanya thor karena kelamaan nunggu up nya, tapi syukurlah akhirnya up juga

Selamat untuk kiana atas kehamilanya bahagia dengarnya, dan selamat untuk raynand yang sebentar lagi jadi papa muda dua anak 😊😊
Tya Amelia Sianturi 💜🥰🥰🥰
Alhamdulillah..sekian purnama Thor di pantengin akhrny up juga....
yg Semngat ya Thor up ny. 💪💪💪🤭,jngan gantung2 Thor, jiwa ku meronta2 menantiny 🤭🤭🤭🤭😂🥰
suharlina
akhirnya up lagi
dewi susanti
setelan sekian purnama br dpt notip langsung gercep baca,d lanjut kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!