NovelToon NovelToon
MY DEVIL PARTNER

MY DEVIL PARTNER

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:360.7k
Nilai: 5
Nama Author: musbich

"Kamu pikir aku memperhatikanmu? Aku hanya khawatir dengan lingkunganmu. Akan ku habiskan yang berani mengganggumu,"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon musbich, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18

DHIKA POINT OF VIEW:

Siang ini saat makan bersama di kantin bersama rekan rekan dokter yang lain nya seraya menikmati layar televise yang menempel di tembok. Entah kenapa tayangan saat ini berisi tentang Paris. Acara gossip itu menayangkan jika ‘Paris yang namanya baru saja terkenal karena membintangi beberapa iklan di televise’.

“Akting nya di setiap iklan produk benar benar keren,” kata salah satu rekan dokter laki laki sebaya denganku.

“Lihatlah, aku suka dia sangat sexy,” sahut dokter di samping nya.

Cih, sexy darimana?

Darimana letak menarik nya perempuan itu?

Dengan malas aku mengalihkan pandanganku dari televise, tapi suara suara dokter di sekitarku tentang pujian nya terhadap Paris membuat telingaku benar benar panas dan tidak bernafsu makan.

Bisa tidak mereka makan siang dengan tenang? Kenapa harus memuji seorang model sampai berlebihan begitu.

“Apa bagus nya seorang model,” celetukku datar seraya melanjutkan makan.

“Ya Tuhan, aku baru ingat. Bukan nya Paris dulu yang sering mengikuti dokter Dhika kesini kan? Dia pernah mengaku sebagai pacar dokter Dhika kan? Lalu mentraktir kami makan?” Tanya seorang perawat yang membuat semua mata jadi menatapku.

Sial sekali hidupku, acara makan siang jadi sangat terganggu karena Paris.

“Apa benar?” sahut perawat yang lain nya mulai membawa nampan nya dan duduk di depanku.

“Apa sekarang kalian masih pacaran?” Tanya nya menatapku penuh harap dan menunggu jawabanku.

“Sudah putus!” jawabku dingin.

“Kenapa kalian bisa putus?” sahut dokter di meja sebelahku dengan nada kecewa.

“Kenapa memangnya?” tanyaku dingin.

“Jika kalian masih pacaran kan kami bisa meminta berfoto dengan nya, aku suka cara nya berjalan di panggung dengan berbagai macam busana terbaru. Dia benar benar sempurna,” sahut dokter muda itu.

“Kenapa kamu tidak datang saja ke acara fashion nya jika ingin berfoto dengan nya?” sahutku datar.

“Dokter dhika tahu sendiri jika pekerjaan kita terlalu banyak, mana ada waktu untuk melihatnya langsung. Hanya bisa melihat nya melalui televise,” sahut dokter itu.

“Ya, itu benar. Jika tahu wajah aslinya, pasti lebih cantik dari yang di televise,” sahut perawat laki laki yang sedang makan di depanku.

“Biasa saja,” sahutku datar.

“Dokter Dhika kenapa merelakan nya begitu saja? Anda akan menyesal jika sudah ada yang mendekati nya nanti,” sahut perawat itu.

Aku menghentikan acara makanku dan menatapnya tajam.

“Tidak akan,” sahutku seraya mengusap mulutku dengan tissue.

Aku mulai meneguk air mineral yang ada di sampingku.

“Apa kalian putus karena model itu hamil?” Tanya dokter Vina yang membuatku menyemburkan air mineralku ke wajah perawat yang ada di depanku.

“HAMIL????” Kata perawat itu dengan suara keras seraya mengusap wajah nya yang membuat hampir semua dokter menatapku.

“Saya kan hanya mendengar model itu sedang merengek pada dokter dhika supaya bertanggungjawab, saya waktu itu juga tidak sengaja mendengar nya. Saya saja terkejut sampai menyenggol gelas hingga pecah,” kata dokter vina menatapku serius.

“Apa benar dia hamil?” Tanya dokter Vina memastikan.

“Bukan urusanmu,” kataku datar seraya meninggalkan tempatku.

“Apa benar model itu hamil?” bisik yang lain nya.

“Apa dia menggugurkan kandungan nya?” bisik yang lain nya masih bisa ku dengar.

“Dokter dhika keterlaluan, habis manis sepah dibuang,” komentar terus berlanjut.

Telingaku yang sudah memanas berbalik arah dan mencengkeram kerah baju perawat yang mengomentariku keterlaluan.

“Memangnya kalau dia hamil kenapa?” tanyaku dingin.

“Ya dokter Dhika harus bertanggung jawab,” sahut nya ketakutan.

“Itu urusanku, buktinya perutnya sekarang masih rata!” kataku tidak terima.

“Apa dokter dhika menyuruh nya untuk menggugurkan kandungan?” Tanya nya masih ketakutan.

Ya Tuhan, apalagi ini???

“Sekali lagi kamu menilai negative tentangku, tanganku tidak akan memaafkanmu!” kataku penuh ancaman dan melepas kerah baju nya karena tubuh nya mulai gemetar.

Perawat laki laki masa kini terlalu mengikuti infotainment, apa mereka sudah tertular perempuan?

Aku berjalan menuju ruanganku dan mengganti bajuku dengan baju operasi untuk melakukan autopsy siang ini. Kenapa semua orang jadi benar benar menyebalkan untuk hari ini!

***

Sekitar pukul 21.30 malam, aku berulangkali melihat pesan yang dikirim Paris tadi sore. Dia memberitahu sedang berada di club tempat dia berada. Dia berjanji akan kembali tepat pukul 9 malam dan menyuruhku menunggu di tempat kerja supaya bisa pulang bersama dan tidak menimbulkan kecurigaan dari mamaku.

Tapi ini sudah lebih dari setengah jam dan dia belum datang. Bolak balik ku lihat jam tanganku. Hingga ku putuskan untuk pergi ke club tersebut untuk mencari nya.

Aku melaju dengan kecepatan tinggi untuk mencapai club tersebut karena merasa khawatir, siapa tahu ada yang ingin memanfaatkan nya?

Setelah sampai, aku segera memarkirkan mobilku di halaman club.

Aku sedikit tercengang dengan suasana yang ramai dan temaram. Hilir mudik orang dengan pakaian yang bermacam macam gaya, mulai dari yang biasa hingga punggung terbuka, dari yang mengenakan jeans panjang hingga rok mini, semuanya melintas di depan mata.

Aroma parfum dan rokok menyengat memenuhi ruang nafas. Sementara hentakan music dari dalam terdengar sangat keras.

Aku menuju meja tiket, membeli tiket masuk yang juga menjadi tiket pertunjukan salah satu penyanyi ibu kota yang akan mengisi di malam ini.

Ada petugas wanita yang menawariku komplemen tiket, mau pilih rokok atau softdrink. Setelah mendapatkan tiket, barulah aku bisa masuk.

Tapi geliat kehidupan malam yang penuh sesak dengan orang ini membuatku cukup kesulitan untuk mencari Paris. Di access masuk, petugas bahkan memeriksa hanya untuk memastikan jika aku tidak membawa kamera. Ada banyak petugas keamanan berbadan tegap.

Ruangan yang tak terlalu luas ini, ada beberapa sofa di pinggir dan beberapa kursi menghadap ke panggung. Tak ada lampu terang, hanya sorot lampu aneka warna yang menembak kesana kemari. Sebuah lampu disko berputar di tengah ruang dengan music disko yang hentakan nya sangat keras hingga rasanya tak bisa mendengar apa apa lagi, berteriakpun rasa nya tak ada yang mendengar.

Terlihat beberapa orang menari di lantai dengan saling berhadapan antara laki laki dan perempuan.ada yang menari dengan saling berangkulan, tapi tak juga ku temukan Paris. Ada juga yang menari seraya membawa gelas minuman.

Hingga pada akhirnya, mataku tertuju pada sebuah sofa yang terdiri dari beberapa orang perempuan dan laki laki. Aku melihat Paris di sana dalam keadaan mabuk berat. Entahlah sudah berapa gelas yang dia minum, tapi pipinya terlihat memerah. Bahkan rasa nya laki laki yang ada di samping nya sekarang mulai berani memeluk nya.

Aku segera menghampiri nya dan menarik tangan Paris yang sedang mabuk berat itu, bahkan mata nya tidak bisa terbuka dengan jelas. Paris mencoba melihatku dari dekat dengan memicingkan mata nya.

“Suamiku,” racau nya.

“Ayo kita pulang,” kataku mulai memapah nya.

Tapi laki laki yang daritadi bersama Paris menarik paksa Paris dan menatapku tajam.

“Jangan sembarangan membawa perempuanku,” kata nya menatapku tajam.

“Seharusnya aku yang bilang itu padamu, jangan asal membawanya ke tempat seperti ini!” kataku geram ingin memukul nya tapi dia sudah terlebih dahulu memukulku dengan keras.

“Ke tempat seperti apa maksudmu? Terserah padaku, dia calon kekasihku,” sahut nya.

“Dia istriku!” kataku meninju nya hingga tersungkur.

Sepertinya laki laki itu kesulitan untuk bangun karena dia terlalu mabuk. Aku membawa Paris menuju mobilku meskipun dengan beberapa racauan tak penting nya itu. Aku mulai membuka pintu mobil dan meletakkan nya di mobil tapi dia malah menarik kerah bajuku.

“Kenapa kamu datang? Kamu peduli padaku?” Tanya nya dengan tertawa mengejek, dia benar benar bau alcohol.

“Jangan banyak bertingkah!” kataku seraya memasang seatbelt supaya dia tidak bisa bergerak.

Tapi dia tetap memegang kerah bajuku dan mencium bibirku, dia benar benar tidak melepaskanku. Setelah beberapa detik menciumku, dia mulai tersenyum dan melepas kerah bajuku.

“Kenapa? Apa kamu ingin ku cium lagi?” Tanya nya terkekeh.

“Kamu benar benar mabuk,” gumamku seraya menutup pintu mobil dan mengambil kendali mobil untuk pulang ke rumah.

Beberapa kali aku menelan ludah melihat leher jenjangnya yang putih sekarang jadi memerah.

Pulang? Tidak mungkin aku membawa nya pulang dalam keadaan seperti ini! Lalu aku harus membawa nya kemana?

Akhirnya ku putuskan untuk membawa nya ke hotel. Selama melewati lobby hotel, dia terus memelukku dan menciumku hingga aku kuwalahan dengan aksi gila nya. Dia benar benar sudah gila.

Setelah sampai di kamar, dia mulai menahan mulut nya untuk muntah.

“Jangan muntah di sini, aku tidak mau untuk kedua kalinya kamu mengotori bajuku” gumamku.

Aku segera membawanya menuju kamar mandi, dia langsung muntah dan syukurlah tidak terkena bajuku.

“Aku gerah,” gumam nya seraya membuka gaun nya.

“Stop! Jangan buka bajumu!” kataku memperingati.

“Aku—“

“Hey,” kataku menghentikan tangannya seraya menelan ludahku.

1
Rahmawati
bagus banget
ratna wati
suka
Cecilia Woen
Kecewa
Mhira Tzabit
hahahahahhaha
Caturtws
baik baik baiiiikkkk sangat baiiiikkkk
Caturtws
kak gimana kabarnya
Ade Jayanti
ceritanya hampir mirip Drakor justice farners. bedanya dokter d film sudah Mateng umurnya dan tidak ada drama percintaan nya. tapi hampir 60% Cerita nya mirip, karakter dokternya juga mirip, kasus2 kriminal juga mirip.
Caturtws
nunggu banget lanjutan angel in crime
Novianti Ratnasari
paris tuh terlalu di manja am pph nya am kkek nenek nya jd gt
Novianti Ratnasari
Paris ngikut jejak ibu nya😂😂😂😂
Khalisah Rochman
author pinter bgt.... semua ilmu ad di novelmu thor 😍😘😘😘
Khalisah Rochman
keren thor.... luar biasa karyamu.... the best pokokx... lope lope sekebon deh 😍😘😘😘😘❤❤❤
RINDU ⭕
Author, ceritanya bagus dan seru, maaf, penulisan nama diawali huruf besar ya, Zea
⭐⭐⭐⭐⭐🙏🙏
Indah Nihayati
bagus thor mampir nih
Nur Yuliastuti
suka dg cerita ini,, ku kesini llagi Thor 🤗

sehat sehat sll yaa 🤗
Nur Yuliastuti
baiklah Yesha,, tunjukkan pesonamu Paris 🤗
Nur Yuliastuti
🤭🤭🤭
Nur Yuliastuti
lagi 😃
Nur Yuliastuti
kangen Dokter Dhika jd kesini 😍
Riska Wulandari
lah kalo g ada Ratu ntar d panggil apa,??Mahar atau Dhika juga???🤭🤭🤣🤣
terimakasih cerita menghiburnya thor..👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!