Kevin O'Leary adalah seorang CEO dingin dan berwibawa yang sangat disukai oleh wanita manapun. Tapi sayangnya ia belum pernah menjalin hubungan dengan wanita manapun
Kimberly Kane adalah seorang ballerina profesional yang sangat terkenal didunia. Ia pernah jatuh cinta kepada satu pria tetapi hubungan itu kandas hingga akhirnya ia tidak pernah menjalin hubungan lagi dengan pria manapun.
Apa jadinya jika mereka bertemu secara tidak sengaja? Dan bagaimana nasib mereka ketika ada yang ingin menghancurkan hubungan mereka?
No plagiat❕❕
Instagram : xylv.ia_
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon XylviA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
17 (revisi)
Kevin balik ke kantornya dan ternyata tidak ada kerjaan yang menunggunya. Ia langsung duduk di kursinya dan menghadap ke pemandangan kota New York yang sangat indah dan ramai.
Ia langsung menelepon sahabatnya dan memintanya untuk datang kesini. Tentu saja Michael dengan senang hati datang ke sana. Mumpung dia juga baru saja selesai makan siang bersama Fiona.
Setelah menelepon sahabatnya, Kevin langsung menaruh handphonenya di atas meja dan terus menatap pemandangan. Menurutnya pemandangan kantornya sangat menenangkan.
Ia memanggil Jessica untuk masuk ke kantornya dan meminta Jessica untuk membelikannya dua gelas kopi. Jessica menuruti permintaan Kevin dan keluar dari ruangannya.
Tanpa menunggu lama Jessica pun balik dengan dua gelas kopi bersamaan dengan datangnya Michael. Jessica menaruh kopinya di atas meja dan undur diri. Michael langsung duduk di atas sofa di kantor Kevin.
"Tumben kau meneleponku dan menyuruhku untuk kesini. Biasanya kau tidak mau aku datang dan selalu mengusirku."
"Temani aku."
"Kenapa kau seperti ini? Apa kau ada masalah dengan Kim? Apa kau tidak jadi mengejarnya?"tanya Michael.
Kevin langsung bangkit dari tempat duduknya membawa fua gelas kopi. Yang satunya dia taruh dimeja dan yang lainnya Ia membuat postur seperti akan menyiram kopi itu kepada sahabatnya. Michael secara refleks langsung menghindar.
"Kau pikir aku semudah itu menyerah? Jangan buat aku mengusirmu,"ucap Kevin sambil memberikan kopi itu kepada Michael. Michael terkekeh pelan dan menerima kopinya.
"Jadi bagaimana makan siangmu?"tanya Michael.
"Entahlah. Makan siang hari ini lebih canggung dari yang semalam."
"Kalian sama-sama pendiam. Tentu saja akan canggung. Kalau dia pendiam maka kau harus bisa memulai sebuah percakapan."
"Sudah kucoba. Dia juga memulai percakapan duluan. Tapi tetap saja terasa canggung."
"Kalian hanya belum terlalu kenal. Sering-seringlah ketemu."
"Minggu depan dia sudah ke Moscow. Apa yang harus ku lakukan?"
"Fiona juga mengatakannya kepadaku dan tentu saja aku akan datang. Kau datang?"
"Aku akan berusaha untuk datang. Kau tau sendiri pekerjaanku pasti banyak. Hari ini saja yang sedikit."
"Kosongkan saja jadwalmu. Mudah kan." Ucap Michael dengan santai. Kevin hanya mengangguk karena tidak memikirkan hal itu sebelumnya. Mereka lanjut mengobrol tentang pekerjaan dan sedikit tentang Kimberly dan Fiona.
...***...
Kimberly dan Fiona sudah selesai latihan dan mereka sedang di ruangan loker. Mengambil barang-barang mereka.
"Kim, kulihat hari ini ada film baru di bioskop. Kau mau ikut?"
"Tentu saja. Film apa itu?"
"Film horror. Kau pasti suka. Aku tau film horror adalah genre film kesukaanmu."
"Baiklah. Jam berapa?"
"Sekarang saja. Kita sekalian metime berdua."
Mereka langsung pergi ke mall yang biasa mereka datangi dengan mobil masing-masing tentunya. Dua mobil itupun langsung pergi melaju.
Setelah sampai mereka janjian untuk ketemuan didepan bioskop. Mereka langsung membeli tiket. Karena jam tayang mereka masih sekitar 1 jam lagi, mereka memilih untuk berjalan-jalan berkeliling mall tersebut. Membeli Snack atau melihat-lihat buku di toko buku.
15 menit sebelum film dimulai, mereka sudah balik ke bioskop untuk membeli popcorn dan minuman. Karena antrian panjang, setelah membeli merekapun langsung pergi ke teater tempat film mereka akan diputar.
Mereka duduk di tempat duduk mereka yang berada di barisan A. Biasanya bioskop akan memutar beberapa iklan dan trailer dari film yang akan ditayangkan.
Film yang ditunggu akhirnya diputar. Karena itu film horror ada beberapa adegan yang menyeramkan dan mengagetkan para penonton. Fiona beberapa kali terlihat ketakutan sedangkan Kimberly terlihat biasa saja bahkan mendalami. Tidak ada rasa takut karena dia suka dengan film horror jadi sudah biasa untuknya.
Film itu akhirnya selesai juga. Semua penonton yang keluar asik membicarakan film yang baru saja mereka tonton. Ada beberapa yang ke toilet termasuk Fiona. Kimberly hanya menunggu didepan.
Mereka pun langsung pulang ke rumah Fiona untuk makan malam. Jadi Kimberly dan Fiona langsung pulang. Mereka akan memasak makan malam bersama.
Mereka naik mobil masing-masing dan langsung keluar dari mall tersebut dan pergi ke rumah Fiona, mereka sudah lapar sehingga ingin cepat-cepat sampai.
Setelah sampai Kimberly dan Fiona menggantung tasnya di gantungan depan pintu masuk rumah Fiona. Mereka langsung berjalan ke arah dapur.
Mereka sepakat untuk membuat ayam panggang. Mereka kemudian mengeluarkan bahan-bahan yang mereka butuhkan. Kimberly membuat saus untuk ayamnya dan Fiona yang memasak ayamnya.
Setelah selesai tidak lupa mereka pun memfoto hasil masakan mereka dan langsung duduk untuk menyantapnya. Benar-benar enak dan setelah selesai mereka bekerja sama untuk membersihkan dapur. Kim tugasnya mengelap sedangkan Fiona tugasnya mencuci.
Setelah selesai Kimberly istirahat sebentar kemudian Ia pamit pulang. Setelah Kimberly pulang, Fiona pun menyiapkan makan malam untuk Dexter.