NovelToon NovelToon
Cinta Rasa COVID-19

Cinta Rasa COVID-19

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: ruby kejora

Elias merupakan sosok lelaki idola di kampus, dan ia adalah seorang playboy.
Cyara adalah mahasiswi baru di UI Kediri. Mereka bertemu saat Masa Orientasi Siswa baru. Cyara jatuh hati pada Elias.

Elias menjadikan Cyara kekasihnya, namun tidak lama kemudian putus setelah Cyara mengetahui bahwa semuanya adalah settingan.

Setelah putus dari Cyara, Elias baru menyadari jika dia menyukai Cyara yang juga masih memendam rasa untuknya. Mereka bertemu lagi di Rumah Sakit karena Elias terinfeksi corona virus. Akankah Elias sembuh, dan apakah dia menyadari kesalahannya di masa lalu, bisakah ia menaklukkan kembali hati Cyara dan bersaing dengan Fandy untuk mendapatkan hatinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ruby kejora, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps.18 Foto Cyara

Sembilan puluh menit berlalu. Elias tidak terlalu mendengarkan materi yang di berikan dosen. Dia sibuk memandangi layar ponselnya. Hingga saat materi usai dam dosen meninggalkan kelas, ia masih memegang ponsel di tangannya.

Aldi menepuk bahu Elias keras yang membuatnya tersadar.

"Bangun ! Mau sampai kapan kamu begitu, kelas sudah selesai. Bu Maria juga sudah pergi tiga puluh menit yang lalu."

"Aldi... kau tidak perlu sampai menepuk bahuku keras, cukup bicara saja aku bisa mendengarmu." kata Elias menoleh ke Aldi.

"Ayo keluar dari sini. Atau kau memang ingin jadi penunggu kelas ini." kata Aldi tertawa terkekeh melihat tingkah Elias.

"Iya...aku berdiri sekarang." kata Elias sambil berjalan ke luar kelas.

Aldi dan Elias berjalan menyusuri lorong kampus menuju tempat parkir.

"Kau mau ke mana setelah ini ?" tanya Aldi yang melihat Elias kembali ceria setelah mendapat foto Cyara.

"Aku mau edit sesuatu..."

"Maksudmu, foto tadi yang mau kau edit ?"

"Bisa jadi... aku tidak tahu mau aku apakan foto ini."

"Kau apa akan begini terus, kau akan tenggelam dalam kehampaan lebih dalam. Kau harus segera keluar dari bayangan Cyara."

"Ah...masalah itu biar mengalir saja seperti air. Kau tidak main ke rumahku ?"

"Tidak, aku ada janji dengan dosen pembimbing jam satu. Aku balik dulu." kata Aldi meninggalkan Elias dan menaiki motornya.

Elias melihat Aldi keluar dari pintu keluar kampus dan berjalan menuju mobilnya.

Elias mengendarai mobil dengan pelan menuju ke rumahnya.

Elias memarkir mobilnya. Kemudian ia mengambil air dan membawanya ke kamar, menaruhnya di meja. Ia mengeluarkan laptop dari laci dan menata di lantai, menyambungnya dengan printer.

"Di mana ponselku ya, "kata Elias mencari dalam saku jaket, dan tidak menemukan nya, lalu mencari dalam tas, "ini dia ketemu."

Elias menyalakan laptop, mengaktifkan share it, aplikasi transfer data pada laptop dan ponselnya. Kemudian dia mengirim beberapa file foto ke laptop.

"Selesai..." kata Elias mematikan share it pada laptop dan ponselnya.

Elias membuka photoshop, aplikasi edit foto, lalu mengedit foto Cyara, menghaluskan, mencerahkan dan mengganti dengan berbagai background nya.

Elias mencetak nya dalam ukuran empat kali enam senti meter dan ukuran tiga R.

"Lumayan hasilnya, aku akan mencoba mengedit nya lagi." kata Elias mengambil kertas foto dan melihat hasilnya.

Elias kembali menatap layar laptopnya, berimajinasi dan berkreasi. Dia mencari beberapa foto dirinya terbaru dan menggabungkan dengan foto Cyara.

"Yang ini pose nya tidak serasi...coba foto yang ini, kelihatannya lebih pas." kata Elias mengganti fotonya dengan pose berdiri dekat dengan Cyara yang menatap ke arah nya, lalu menambah kan sebuket bunga mawar merah pada tangan Elias.

Elias melihat lagi foto hasil editannya, dan menghaluskan agar terlihat seperti foto asli.

"Sudah sempurna..." kata Elias kembali melihat dan mencetak nya dalam ukuran empat kali enam senti meter dan ukuran tiga R.

Elias mengambil semua foto yang sudah di cetak, lalu mengguntingnya. Dia memasukkan satu fotonya bersama Cyara berukuran empat kali enam senti meter ke dompetnya, foto ukuran tiga R ke pigura, dan menaruh sisanya ke album foto.

Elias mematikan laptop, mengembalikan printer dan membersihkan guntingan kertas. Ia membawa foto Cyara dalam pigura ke atas kasur. Ia merebah kan badannya memandangi foto itu.

"Aku tidak tahu bagaimana perasaanmu padaku, apakah kau masih menyukaiku atau semakin membenciku..." kata Elias menyentuh foto Cyara.

Elias merasa mengantuk, ia menaruh foto Cyara di atas dadanya, lalu memeluknya dan tertidur.

Materi kuliah Antropologi Kesehatan selesai, dan berakhir lah jam kuliah hari ini. Ayesha dan Rianti keluar dari kelas.

"Rasanya materi hari ini membuat ku pusing..." kata Rianti berjalan menuju tempat parkir sambil memegang kepala nya.

"Apa kau ingin mendinginkan kepala mu ?"

"Kau mau mengajak ku ke mana ?"

"Bagaimana kalau kita ke bioskop malam ini ?"

"Filmnya apa ?"

"Hakikat Cinta dan Teror Pocong."

"Film romance dan juga horor ya, tidak ah... aku tidak suka genrenya, lebay dan tidak masuk akal."

"Lalu apa yang ingin kau lihat ?"

"Action... atau fantasi action boleh lah..."

"Film action dan fantasi akan tayang lusa."

"Kalau begitu, lusa saja kita ke bioskop, jangan hari ini."

"Bukan nya pusing nya hari ini, jika lusa kau pasti sudah tidak pusing lagi tentunya." kata Cyara mencubit lengan Rianti.

Cyara dan Rianti sampai di tempat parkir sepeda motor.

"Cyara... aku pulang dulu ya. Kau hati-hati lah di jalan." kata Rianti menaiki motor nya dan melaju keluar kampus.

Cyara berjalan menuju motor nya. Ada sesuatu yang berkilau dari dasbor motor nya.

"Ada apa ya di dasbor ku, apa aku meninggalkan barangku di sana ?" kata Cyara kemudian melihat dasbornya.

Cyara melihat ada gantungan kunci separuh matahari berwarna emas dan ada tempelan magnet di sisi kirinya.

"Sepertinya ini gantungan kunci sepasang, dan masih baru walaupun tidak ada plastik pembungkusnya. Punya siapa kira-kira.

Gantungan kunci ini terjatuh atau ada seseorang yang sengaja menaruh di dasbor ku, aku tanyakan scurity saja." kata Cyara berjalan mendekat ke security di dekat pintu keluar.

"Pak permisi, Bapak tahu tidak ini gantungan kunci milik siapa ?"

"Tidak tahu Non."

"Atau Bapak melihat ada seseorang yang memasukkannya dalam dasbor motor saya ?"

"Bapak juga tidak melihat, Non. Dari tadi di sini tidak ada yang melapor kehilangan atau mencari gantungan kunci itu."

"Jika Ada yang mencari gantungan ini, Bapak hubungi saya. Terima kasih, Pak. Saya kembali dulu." kata Cyara berjalan ke tempat parkir motor dan naik di atas motornya.

Dia memasukkan gantungan kunci itu ke dalam tasnya. Selama perjalanan dia memikirkannya.

Jika tidak ada yang kehilangan, berarti gantungan kunci itu sengaja di letakkan di dasbor. Jika ingin memberiku, kenapa harus diam-diam begini. Tapi siapa yang telah memberiku. Tak banyak orang yang tahu jika aku suka benda bermotif matahari, entahlah, kata Cyara dalam hati.

Cyara sampai rumah dan memarkir motor nya. Ia masuk ke kamar nya dan menaruh tas di meja. Ia mengambil gantungan kunci matahari tadi dan melihatnya.

"Aku pakai saja gantungannya, jika ada yang kehilangan dan melihatnya, aku akan mengembalikannya. Gantungan ini bagus dan susah mencari barang seperti ini." kata Cyara melepas gantungan kunci lama dari kunci motor dan mengganti dengan gantungan matahari.

Cyara melihat gantungan kunci di tangan nya, tiba-tiba teringat pada Elias.

"Apakah ini dari Elias... tidak mungkin, dia tidak tahu jika aku penyuka benda berbentuk atau bermotif matahari.

Ia kembali teringat pada Elias yang telah memberinya tas marun dan sekarang tas itu ia simpan dalam lemarinya.

Cyara merebah kan badannya di kasur dan kembali teringat pada Elias.

1
©heezyyy ®ich
/Heart/
©heezyyy ®ich
Go!go!🔥
©heezyyy ®ich
semangat!
©heezyyy ®ich
/Good/
©heezyyy ®ich
/Drool/
©heezyyy ®ich
/Heart//Heart/
Mat Grobak
👍👍👍
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
gak Rela Tamat neh cerita.
kok Elyas sama Cyara blom sampai pelaminan
🌻Ruby Kejora: Siap kk... Terima kasih dukungannya kak😘😘
total 5 replies
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
wah kyak,y Author nulis sambil nyanyi neh🤓🤭
🌻Ruby Kejora: Tahu z kk.... Klo sambil nyanyi🤭
total 1 replies
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
Tasya perusak cerita Novel🤭eh salah
maksud,y hubungan orang.
cerita,y keren 👍 semakin menegangkan
🌻Ruby Kejora: Makasii kaka saf...❤️❤️
total 1 replies
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
Banyak kata tertulis d sini
Penuh arti dan juga makna
Semua karyaMu kan kagumi
Jika memberi kesan sempurna
🌻Ruby Kejora: Makasii banyak kk... ❤️❤️❤️
total 1 replies
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
gk kerasa udah ikutin Cerita lewat suara Pimoy, ampe episode ini pengen baca tp, entar hilang rasa penasranku. jd baca sambil tunggu suara si imut deh👍.

maaf ya Author cerita,y ku suka dan pengen kejutan. biar berasa nyata.
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢: entar nunggu yg satu ini kelar dulu.✌️😉
total 2 replies
mialika
mampir thor
🌻Ruby Kejora: Makasii kk❤️❤️
total 1 replies
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
ciuuu cweeet bingit seh
gemessss😁
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
kyak,y ak udah kena virus covid 19 neh, dan terisolasi tepat pd Novel ini.
👍
Lilis Afrini
kakak aku mampir...
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
waktuku habis, tepat pd titik rasa penasaran yg tinggi.
_ _ _
🌻Ruby Kejora: Iya kak... Semoga hilang penasaran nya tar

.
total 1 replies
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
Author, kau membawa
pikiran ku terhantut.
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
Fandy bkn cinta hanya ter'Obsesi semata.😔
hrus,y kn klo cinta bahagia mlihat seseorang yg d cintai,y bahagia.
_ _
ak aj bahagia pdahal ak salah satu mantan Elyas🤫
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
penasaran buatku tk sabar nunggu Pimoy Up d Ab.
🤫
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!