Lima tahun aku menikah dengan mas pramudia dan di karuniai anak satu laki laki yang sekarang berusia empat tahun, mas Pram adalah kakak angkatku lulusan teknik sipil, aku rela menjadi ibu rumah tangga setelah lulus kuliah demi menemani beliau mulai dari nol, aku meminta teman ku yang anak pengusaha untuk investasi ke perusahaan suamiku sehingga perusahaan properti mas Pram maju dan berkembang tapi setelah pamit kerja keluar kota, tiba tiba dia bawa madu untukku, kemudian dia pura pura bangkrut untuk mengurangi jatah nafkah ku dan tidak dapat harta gono gini bila menuntut cerai, dikira aku sangat mencintai dan bertahan, Karena aku tidak berpenghasilan, mereka meremehkan aku. ku bikin bangkrut beneran biar tahu rasa, laki laki seperti itu yang tidak tahu terima kasih yuk ikuti ceritanya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mama ende, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 18 pap smear
Setelah sholat magrib, Zidan mengulang ngaji dengan hafalan surat pendek, aku duduk di teras mushola sambil nunggu anakku, ada orang jual telor gulung, anakku minta beli, ya udah aku ikut beli telor gulung ternyata enak, kami bercanda sampai waktunya sholat isya datang, kami pun sholat jamaah,
" Bun ayo kita makan nasi bebek Zidan masih lapar" ajak Zidan tiba tiba
"Kita pulang ambil sepeda motor dulu sayang, kalau jalan kaki jauh nanti kamu capek minta gendong" kata ku
" Ayo Bun kita ambil sepeda motor dulu di kos" ajak dia dan dia berlari mendahuluiku
" Zidan kamu mau kemana nak" tanya ayah nya
" Mau beli nasi bebek goreng yah, Zidan lapar" jawab Zidan.
" Ayo ayah antar pinjam kunci motor sama bunda" kata dia
" Sana beli sama ayah mu saja ya" kata ku
" ogah, aku mau nya, pergi bertiga sama ayah dan bunda" jawab Zidan.
Kami pun pergi bertiga,dan Zidan ingin makan di sini bertiga, jadi aku pesan tiga porsi nasi bebek goreng dan minumnya es jeruk, ternyata Zidan minta di suapi oleh ayahnya jadi ku biarkan saja, ayahnya makan sambil menyuapi Zidan.
Nggak apa apa sebelum pisah biar lah puas bersama, nanti kalau sudah cerai mereka akan jarang bertemu, kalau Dewi marah ya biar saja.
Aku selesai makan duluan mas Pram belum selesai, Mereka makan sambil bercanda jadi lama selesainya kemudian mas Pram pesan di bungkus satu mungkin untuk Dewi,
" Dek kamu yang bayar ya mas nggak bawa uang" kata mas Pram
" Hadeh di madu nggak di kasih uang belanja tambah tekor bayar makanan madu " jawabku
" Nanti ku ganti uangnya" janji dia
" Hadeh nggak percaya aku, janji mu penuh kepalsuan" jawabku lagi
Aku pun ke kasir sambil ngedumel kemudian kami pulang dan sampai kos di sambut Dewi dengan cemberut dan ngomel, kok ada istri siri lebih galak dari istri sah pantesan di beri gelar Dewi lampir.
" Mas kalian dari mana saja aku di tinggal sendirian dalam keadaaan lapar " kata Dewi mulai drama
" Drama di mulai, itu bawa suamimu ke kamar kekepin dia biar nggak kemana mana " kata ku
" Udah kamu jangan marah aku cuma ngantar Zidan beli makan, ini buat kamu bentar aku masukan sepeda Erina dulu" kata mas Pram
Mas pram memasukan sepeda motorku di parkiran dan menguncinya kemudian kuncinya di berikan kepada Zidan.
Sebelum tidur aku dan Zidan cuci muka dan gosok gigi lebih dulu dan Zidan pun tidur, sedangkan aku kerja bikin desain, senang lihat hasil dan perkembangan kerjaanku yang semakin hari semakin banyak hasil karya ku yang di produksi. dan akhirnya aku pun terlelap.
Suara adzan subuh terdengar aku segara bangun dan mandi kemudian sholat subuh, Aku merebus air, buat mandi Zidan kasihan dia kedinginan, air mendidih, aku ambil sedikit untuk bikin kopi, air ku tuangkan di bak mandi dan Zidan segera ku gendong, biar dia mandi sendiri.
" Dek kopinya buat mas ya" kata mas Pram tiba tiba duduk di bangku panjang.
" Iya ambil saja, aku bisa bikin lagi, kamu jelek banget kusut seperti ngak mandi tujuh hari" kata ku
" Aku bingung menghadapi Dewi, wong kehamilannya lemah tapi selalu marah marah, selalu nuntut keadilan dia sangat agresif dan selalu minta jatah, kan aku takut dia keguguran gimana coba" kata mas Pram
" Kamu kalau habis hubungan itu mandi, badanmu di kerubuti lalat pasti bau" jawabku
" Kamu nggak cemburu dek aku bilang gini" tanya dia
" Aku sudah mati rasa sama kamu, kalau aku bertahan, apa yang ku harapkan dari kamu, udah selingkuh sekarang miskin dan aku sudah nggak minat sama burung kecilmu, sana bercinta sama Dewi, dia kan jago goyang, kamu kan nggak suka sama aku kerena aku bermain sopan" jawabku
" Bunda aku sudah selesai mandi" kata Zidan.
" Gendong ayah ya nak" kata mas Pram
" Jangan! kamu bau cairan nanti Zidan kena najis sana mandi" kataku sarkas
" Dek kamu sekarang berubah jahat dan ketus ke suami, padahal kan aku masih suami mu" kata dia sewot.
Badannya Zidan ku lilit dengan handuk, kemudian ku gendong dan sekarang ku taruh di kasur, kemudian ku kasih minyak telon dan bedak di tubuh nya, rambutnya ku olesi dengan hair lotion dan kuciumi dia wangi bedak,dan minyak telon aku suka.
Aku pakaikan seragam sekolah "sayang kamu minta sarapan apa pagi ini" tanyaku.
" Nasi sama ayam bunda" kata dia
" Tunggu bentar ya, bunda belikan di warung depan" kata ku
Aku kewarung depan aku beli nasi dengan lauk ayam kecap, tambah telur dadar dan perkedel kentang, ngak pakai sayur, kerena yang makan Zidan, sampai di kos Zidan aku suapi sambil rebus air buat aku bikin kopi, mas Pram sudah tidak ada di bangku panjang mungkin dia mandi.
Ku suapi Zidan, kami makan nasi satu bungkus berdua Zidan tidak akan habis makanan sebanyak ini sambil aku minum kopi.
" Mana kunci sepada dek aku panasi dan aku siapkan" kata mas pram
Ku berikan kuncinya dan sepeda motorku di panasi dan di lap dan di siapkan di depan kos dan sekarang dia sudah mandi.
Dulu sebelum bawa pulang Dewi, dia sangat perhatian dan selalu seperti itu
" Sana kamu pamit dan Salim ayah mu" kata ku pada Zidan
Mas param mendekat kemudian dia memaksa mau menciumku tapi ku tepis " Maaf mas aku masih marah sama kamu" kata ku ketus.
Aku segera menjalankan sepeda ku dan sekarang sudah sampai ke sekolah Zidan, Zidan ku antar masuk ke kelasnya dan ku titipkan pada gurunya dan aku berpesan nanti di jemput pak Bayu lagi
Aku melajukan sepeda ku ke rumah sakit karena hari ini ada jadwal pap smear dan aku sudah daftar, takut kalau nanti pulang nya kesiangan, jadi Zidan di jemput Bayu, Sampai di rumah sakit aku antri kerena memang hati ini ada jadwal pap smear dan ada discount,
Ya aku di rekomendasikan oleh dokter yang praktek di laboratorium tempat aku periksa, dan alhamdulilah periksa kemarin hasilnya negatif jadi aku nggak ketularan penyakit kelamin yang di takutkan.
Ternyata banyak yang antri di sini aku dapat nomer antrian tiga puluh, dan dokternya belum datang jadi aku duduk di tempat antri sambil scrol hp dan melihat desain orang lain untuk inspirasi.
Jam sepuluh dokternya datang kami di panggil satu persatu untuk di periksa, jam sebelas lebih giliranku di panggil dan sekarang aku masuk di ruang dokter kandungan dan aku di suruh berbaring seperti orang melahirkan dan di ambil cairan ku dengan alat khusus, selesai cairan di masukkan ke tabung reaksi kemudian di kasih namaku, dan hasilnya nanti di hubungi lewat wa.
Aku segera membayar di kasir ternyata lima ratus ribu, dan akupun pulang lewat UGD rumah sakit ini.lho kok ada ibu mertua duduk di tempat tunggu ruang UGD ku sapa dia
" Lho bu kok ada di sini?" tanya ku
" Eh kamu er kok disini, er siapa yang sakit jangan jangan Zidan" tanya mama mertua khawatir.
" Nggak ma aku periksa pap smear dan ini sudah selesai Zidan sekolah dan di jemput Bayu dan ku titipkan Mita" jawabku
" Itu madumu pendarahan, syukurin tadi mama di telephon sama pram dan tadi mama ke kos kalian, tapi kamu tidak ada pasti kamu ngantar sekolah Zidan" jelas mama
Bersambung
terimakasih sudah update 😀👍
penasaran gmn nasib pram klo udah beneran bangkrut