seorang gadis cantik berkulit putih berdiri menatap penampilan pada sebuah cermin...
Rambut di kepang dua, mengunakan kaca mata tebal, wajah nya natural tampa riasan make up tebal seperti gadis lainnya....
Bahkan baju yang di kenakannya kebesaran sehingga menutupi body aslinya....
" Satu hari sejuta impian, semangat Jasmine
kamu pasti bisa" gumam nya tersenyum manis
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RalenS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Filosofi Anggrek putih
Seharian Jasmine bekerja tiba saatnya untuk pulang
" Jasmine ini kunci satunya untuk kamu,mulai besok bibi jika bibi lambat kemari kamu bisa membuka toko ini" ujar Tamara
" Baik bibi" ujar Jasmine
Jasmine mengendarai sepeda motor nya tapi saat di perjalanan tiba-tiba saja motor nya mogok, Jasmine yang panik mencoba menyalakan tapi hasilnya nihil
" Ya Tuhan bagaimana ini,aku harus minta tolong pada siapa" ujar Jasmine panik...
Jasmine melihat sebuah mobil berjalan dan berhenti tidak jauh dari nya, seorang gadis yang tidak asing baginya...
" Jasmine" panggil gadis itu yang ternyata adalah Rose
Rose menghampiri Jasmine diikuti oleh kedua orang tua nya
" Rose ternyata benaran kamu " ujar Jasmine merasa lega
" Jasmine kenalkan ini Momy dan Daddy " ujar Rose
Jasmine awalnya ragu untuk menyalami kedua orang rose yang terlihat sangat jauh berbeda dengan nya
" Jadi kamu yang bernama Jasmine, Rose sudah menceritakan semuanya tentang kamu,kamu cantik nak seperti nama mu" puji Bella dengan tulus
Sementara Albert tersenyum ramah pada Jasmine dan Albert juga sudah mengetahui tentang Jasmine dari cerita istri nya...
" motor kamu kenapa Jasmine?" tanya Rose
Jasmine menceritakan semuanya dan Momy dan daddy rose memutuskan untuk mengantar nya pulang dan motor Jasmine akan di bawa ke bengkel oleh bawahan nya....
" Terimakasih banyak nyonya,tuan dan Rose " ujar Jasmine setelah tiba di rumah nya..
" panggil saja tante Jasmine" ucap Bella
" Jasmine jadi ini rumah kamu , boleh tidak aku ke rumah mu jika kamu tidak sibuk?" tanya Rose
Jasmine menginjinkan Rose, setelah rose dan kedua orang tua berpamitan
Saat Jasmine ingin melangkah ke dalam rumah, Jasmine seperti melihat bayangan orang di pinggir jalan dekat sebuah pohon
" Mungkin hanya perasaan ku saja" ujar Jasmine lalu bergegas masuk
Tanpa Jasmine tahu jika memang benar seseorang sedang memantau nya dari jauh
" Tuan nona sudah sampai ke rumah" ucap nya pada seseorang melalui sambungan Telepon
" Baik, tetap awasi dia jika dia mengalami kesulitan seperti tadi kamu harus lebih dulu menolong nya" ucap Wiliam
Sebenarnya saat motor Jasmine mogok orang suruhan Wiliam sudah ingin membantu nya hanya saja saat rose dan kedua orang tua nya lebih dulu menghampiri Jasmine, sehingga anak buah Wiliam mengurungkan niatnya dan hanya bisa memantau sampai Jasmine tiba di rumah nya....
Keesokan harinya Jasmine tiba di toko bunga dan mulai membersihkan ruangan dan menata setiap bunga , Jasmin mengecek stok dan mencatatnya
Tiba' pintu toko itu terbuka dan masuklah seorang pria yang membuat Jasmine sangat terkejut
" Tuan muda Wiliam " gumam Jasmine dalam hatinya
Seketika bayangan Wiliam membunuh orang saat itu kembali melintas, tubuh nya bergetar Jasmine tanpa sadar mengeratkan genggaman nya pada meja di depannya....
" Saya ingin mencari bunga anggrek" ujar Wiliam tanpa menatap nya
Jasmine berusaha tenang dan menatap Wiliam yang sedang memperhatikan sekeliling seakan benar' ingin mencari bunga
" Saya ingin bunga Anggrek" ujar Wiliam lagi
Jasmine berusaha mengendalikan diri nya dan mencari bunga anggrek permintaan Wiliam...
" Silakan di pilih tuan,ini adalah stok bunga anggrek yang tersedia saat ini" ujar Jasmine dengan suara bergetar tanpa berani menatap Wiliam
Wiliam yang sebenarnya hanya asal menyebut bunga, akhirnya bingung harus memilih yang mana
" Menurutmu mana yang bagus?" tanya Wiliam pada Jasmine
Jasmine mengangkat wajahnya seakan mencerna perkataan Wiliam...
" Saya ingin kamu yang memilih nya karena saya tidak begitu paham tentang bunga anggrek" tutur Wiliam dengan kalimat panjang yang hanya bersama kedua orang tua nya dan Jasmine saja dia bisa bicara seperti ini...
Jasmine melihat beberapa bunga anggrek dengan beberapa warna seperti putih,ungu,merah dan pink yang ada di depan nya.....
Pilihan Jasmine pun jatuh pada anggrek berwarna putih
" sepertinya anggrek berwarna putih ini bagus tuan" ujarnya Jasmine suaranya tidak lagi bergetar walaupun belum berani menatap Wiliam
Mendengar nada suara Jasmine yang tidak lagi bergetar Wiliam tersenyum kecil sangat kecil bahkan orang pun tidak akan tahu dirinya sedang tersenyum....
" Disini ada banyak warna kenapa kamu memilih anggrek Putih?" tanya Wiliam penasaran
Jasmine sebenarnya sangat ingin Wiliam segera pergi tapi seakan Wiliam ingin berlama-lama di sini,dan sekarang menanyakan Perihal bunga ini ingin Jasmine tidak menjelaskan tapi teringat jika setiap bunga dalam toko ini memiliki makna tersendiri bagi pelanggan dan itu artinya Jasmine harus menjelaskan tentang bunga jika ada yang bertanya seperti Wiliam saat ini....
" Anggrek Putih melambangkan kemurnian ,kesucian dan keanggunan,dan menurut saya ini sangat cocok di berikan kepada ibu atau kekasih anda tuan karena juga melambangkan kasih sayang" ucap Jasmine
" sekalian berikan catatan ucapan yang manis karena ini adalah pesanan mama untuk papa" ucap Wiliam dengan asal
Wiliam akhirnya memilih anggrek Putih itu, dengan cekatan Jasmine menyiapkan pesanan Wiliam

( Anggrek Putih)
Wiliam membayar pesanan nya dan sempat memberi tip untuk Jasmine walaupun Jasmine sudah menolaknya tapi Wiliam tetap memaksa agar di terima..
Jasmine menatap kepergian Wiliam dengan perasaan lega...
Wiliam tanpa sadar tersenyum mengingat tingkah Jasmine...
Sementara Jasmine mencoba fokus dengan pekerjaan tak lama Tamara pun datang mereka saling bekerja sama dan satu persatu Pelanggan pun datang tapi tak membuat semangat Jasmine padam justru dirinya sangat bersemangat menyambut mereka....
William memasuki rumah nya dengan membawa bunga anggrek di tangan nya
Smith yang sedang bersantai mengerutkan keningnya melihat apa yang di bawa Wiliam...
"Wiliam bunga untuk siapa itu nak?" tanya Smith mendekat padanya
Helena yang saat itu baru saja menuruni ikut mendekat
" Bunga Anggrek" ujar Helena
Wiliam memberikan itu pada mama nya
" Sekarang bunga ini milik mama" ucap Wiliam
" Mama sangat bingung dalam rangka apa kamu memberikan mama bunga, tapi tunggu tapi kok kata' justru untuk papa" ujar Helena
Smith ikut melihat tulisan itu dan saling berpandangan dengan istri nya karena bingung
" Anggap saja hadiah dari aku untuk mama dan papa" ujar Wiliam
Walaupun masih bingung tapi Helena dan smith menerima...
" Mama sebenarnya masih bingung dalam rangka apa kamu memberikan bunga ini,jika untuk aniversary pernikahan mama dan papa itu masih jauh Wiliam" ucap Helena
Tanpa ingin menjawab lebih banyak Wiliam pun segera pergi sementara Helena dan smith hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat tingkah putra mereka
" Bukankah ini perkembangan yang bagus mungkin saja Wiliam ingin belajar untuk menyenangkan istri nya nanti,ah putra kita yang sangat dingin itu ternyata punya sisi romantis juga hehehe " ucap Helena
" Ya semoga saja mah, papa sih berharap sikap dingin Wiliam pada wanita bisa sedikit berkurang " ujar Smith