NovelToon NovelToon
Cinta Terlarang Putri Raja Dan Anak Penempa Pedang

Cinta Terlarang Putri Raja Dan Anak Penempa Pedang

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Cintapertama / Fantasi
Popularitas:761
Nilai: 5
Nama Author: Ayyasy Asy-Syaif

Di sebuah kerajaan yang megah dan disegani, hiduplah Celestia, putri bungsu Raja David. Sebagai anak ketiga sekaligus putri terakhir dari tiga bersaudara, Celestia selalu hidup dalam kemewahan dan aturan kerajaan yang ketat. Berbeda dengan kedua kakaknya yang telah terbiasa dengan kehidupan istana, Celestia diam-diam mendambakan kehidupan bebas tanpa harus selalu memikirkan statusnya sebagai seorang putri.

Di sisi lain kerajaan, hiduplah seorang pemuda yatim piatu bernama Zass. Sejak kecil ia hidup seorang diri dan bekerja sebagai anak penempa pedang. Walaupun berasal dari kalangan rakyat biasa dan hidup sederhana, Zass memiliki keahlian luar biasa dalam menempa pedang. Ia tidak memiliki keluarga ataupun gelar bangsawan, tetapi ia memiliki tekad untuk menjadi seorang penempa pedang terbaik.

Takdir memperte

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayyasy Asy-Syaif, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lembah Petir Kuno

Perjalanan menuju wilayah timur menempuh waktu berhari-hari menembus gurun pasir terik, bukit-bukit batu terjal, hingga akhirnya vegetasi gersang berganti menjadi hamparan tebing tinggi yang diselimuti kabut tebal berwarna keabu-abuan. Bau ozon yang terbakar dan hawa statis yang menyengat kulit langsung menyergap kelima anggota party begitu mereka menjejakkan kaki di perbatasan luar Lembah Petir Kuno.

Di atas tebing-tebing batu yang menjulang tinggi bagaikan pilar pahlawan raksasa, kilatan-kilatan petir alami berwarna-warni menyambar tanpa henti. Dentuman gemuruhnya bergema terus-menerus, menggetarkan tanah di bawah telapak kaki mereka. Ini adalah wilayah terlarang yang dijauhi oleh sebagian besar petualang biasa—sebuah tempat di mana alam menunjukkan kekuasaannya yang paling murni dan ganas.

Zass berjalan di paling depan. Jubah karung goninya berkibar diterpa angin kencang bercampur percikan listrik statis. Setiap kali ia mengambil napas, hawa pekat di tempat ini membuat aliran darah di dalam tubuhnya mendidih. Liontin belah ketupat ungu di dadanya merespons atmosfer sekitar, memancarkan pendar redup yang selaras dengan irama petir di langit.

"Gila... atmosfer tempat ini benar-benar tidak main-main," ujar Ken seraya mengibaskan tangannya. Bulu-bulu di tangannya berdiri tegak akibat aliran listrik statis yang sangat pekat di udara. "Baru di pintu masuk saja Petir Kuning milikku sudah merespons seolah ingin meledak keluar."

Ryu meneliti sekeliling dengan tatapan waspada. "Petir Oren-ku juga merasakan tekanan yang sama. Tampaknya kabut di lembah ini bukan kabut air biasa, melainkan uap energi petir yang terkondensasi selama ribuan tahun."

"Ingat nasihat Paman Robert," pangkas Okta seraya mengencangkan ikatan pelindung tangannya. "Lembah ini adalah tempat mendiang Paman Lion mengasah Petir Ungu hingga mencapai bentuk terkuatnya. Di dalam sana, bukan hanya cuaca yang akan menyerang kita, tetapi juga binatang-binatang sihir yang telah bermutasi akibat menyerap energi petir kuno selama berabad-abad."

Kayla melangkah mendekati Zass, menatap gulungan kabut tebal di hadapan mereka. "Bagaimana, Zass? Rasanya seperti pulang ke rumah?"

Zass memejamkan matanya sejenak, meresapi desakan energi yang seolah memanggilnya dari dasar lembah. "Energi Petir Ungu di dalam tubuhku merasa sangat tenang di sini... sekaligus lapar. Tempat ini memang ditakdirkan untuk kita."

Pemuda itu memegang gagang pedang besinya, lalu melangkah mantap menembus gulungan kabut abadi Lembah Petir Kuno, diikuti oleh keempat rekannya.

Makin jauh mereka melangkah ke dalam lembah, medan pertempuran yang mereka hadapi makin tak masuk akal. Jalan setapak terdiri dari batuan kristal hitam yang sanggup menghantarkan arus listrik tegangan tinggi. Di kiri dan kanan mereka, jurang-jurang terjal membentang tanpa dasar, dihiasi badai petir yang menyambar secara acak.

Zzzzt! Bzzzzzt!

Tiba-tiba, dari balik dinding kabut tebal, belasan pasang mata berwarna merah menyala bermunculan. Suara geraman rendah yang bergetar hebat menyelimuti lorong batu.

"Musuh datang!" teriak Ryu.

Sekelompok serigala raksasa berkulit kristal pelindung melompat keluar dari balik semak batu! Tubuh mereka dialiri percikan listrik liar, dan kecepatan gerak mereka melampaui monster-monster yang pernah Zass temui sebelumnya. Ini adalah Thunder Fang, monster predator asli Lembah Petir Kuno.

"Jangan biarkan mereka mengepung!" seru Okta. Tubuh besarnya seketika diselimuti Petir Biru yang sangat tebal. Ia melompat ke depan, menghentakkan kakinya ke tanah kristal untuk memicu gelombang kejutan petir yang menahan serbuan awal monster-monster tersebut.

Kayla menyusul dari udara. Dari jemari lenturnya, tembakan Petir Merah meluncur deras bagaikan hujan kembang api pembunuh, meledakkan barisan belakang para serigala kristal hingga serpihan batu dan percikan api memenuhi udara. Ken dan Ryu melesat cepat bagaikan dua bayangan kilat kuning dan oren, menebas taring dan cakar monster yang mencoba menerobos pertahanan Okta.

Namun, jumlah Thunder Fang terus bertambah dari balik kabut. Kulit kristal mereka yang keras mampu menyerap sebagian besar serangan elemen standar, membuat pertempuran berjalan makin sengit dan menguras stamina.

"Kulit mereka menyerap energi petir kita!" teriak Ken seraya melompat mundur setelah belatinya terpental saat mengenai leher salah satu serigala.

"Biar aku yang selesaikan," ucap sebuah suara tenang dari belakang mereka.

Zass melangkah maju menyalip barisan rekannya. Ia tidak menarik pedangnya. Pemuda 17 tahun itu hanya merentangkan kedua tangannya perlahan, membiarkan aliran energi alami dari Lembah Petir Kuno tersedot masuk ke dalam liontin ungu di dadanya.

BZZZZZZT!

Seketika, medan gravitasi di sekitar Zass berubah! Aura Petir Ungu Legendaris meledak dalam skala yang jauh lebih masif dari biasanya. Warna ungu yang begitu murni dan pekat melingkupi tubuh Zass, membentuk gelombang pusaran angin listrik yang menggulung kabut di sekeliling lembah.

Ryu, Ken, Okta, dan Kayla terperanjat, melangkah mundur beberapa tindak. Mereka merasakan tekanan aura yang begitu intimidaftif hingga membuat kulit mereka merinding.

"Inilah... kekuatan murni Petir Ungu saat berada di habitat aslinya," gumam Okta takjub.

Zass membuka matanya. Iris matanya kini memancarkan pendar cahaya ungu menyala. Dengan satu entakan kaki yang pelan, gelombang radiasi Petir Ungu menyapu lurus ke depan!

CRAAAAZZZSH!

Arus listrik ungu itu tidak menyengat dari luar, melainkan menembus ke dalam struktur kristal tubuh para Thunder Fang. Dalam hitungan detik, seluruh serigala raksasa itu membeku di tempat saat energi ungu merusak inti sihir mereka dari dalam, sebelum akhirnya hancur lebur menjadi debu pasir hitam yang hanyut diterpa angin.

Hanya dalam satu serangan tanpa menggunakan pedang, seluruh kawanan monster predator itu telah dilenyapkan total.

Kabut tebal di depan mereka perlahan terkuak akibat hempasan gelombang energi Zass, memperlihatkan sebuah altar batu kuno yang berdiri megah di dasar lembah terpencil. Di atas altar tersebut, menancap sebuah gumpalan kristal ungu raksasa yang memancarkan aura persis seperti liontin yang tergantung di leher Zass.

Zass menatap altar itu dengan napas yang teratur. Ia merasakan getaran emosi yang sangat kuat dari tempat tersebut—sebuah jejak peninggalan dan tempat latihan rahasia yang pernah ditinggalkan oleh ayahnya, Lion.

"Kita sudah sampai," bisik Zass seraya menyarungkan tangannya kembali ke dalam jubah karung goni usangnya.

Ryu menepuk bahu Zass dengan senyuman bangga. "Latihan yang sesungguhnya baru saja dimulai, Brave. Mari kita lihat seberapa jauh kau bisa melampaui legendaris ayahmu di tempat ini."

Zass mengangguk mantap. Bersama rekan-rekan party-nya, ia melangkah mendekati altar batu kuno tersebut, siap menembus batas kekuatannya demi menyongsong takdir agung yang menunggunya di masa depan.

1
Guzzie
next
Guzzie
lanjut
Guzzie
💪💪💪
Guzzie
keren
Ayyasying
TIDAKKKKK CELESTIAAA!!!
Ayyasying
lah! tiba-tiba berubah pikiran nih orang?
Ayyasying
ga ekspet ternyata temen bapaknya
Ayyasying
bau bau adventure nih
Ayyasying
celestia mimpin perang? terkejut aku wak
Ayyasying
kapan romance nya bg
Ayyasying
akhirnya ketemu arwah bapaknya
Ayyasying
segala di puyengin Ama labirin
Ayyasying
🔥🔥🔥🔥
Ayyasying
update terus bang. resep bet ceritanya
Ayyasying
rasain lu David! malu malu sonoh
Ayyasying
apakah zass bakalan sama celestia lagi?
Ayyasying
si bro pake nama samaran euy
Ayyasying
woy lah! hampir aja itu!
Ayyasying
semangat zass!!!🔥🔥🔥
Ayyasying
zass kuat kuat ya😢
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!